I Love You, Bodyguard-ku

I Love You, Bodyguard-ku
Bab 64


__ADS_3

"Dia? Oh, maksudmu Xavier, ya?" Jasmine menaikkan sebelah alisnya seraya memasang senyum miring, seolah-olah sedang menggoda lawan bicaranya itu. "Tentang dia aku bisa mengurusnya dengan cepat dan mudah. Lagipula walau dia juga memiliki perasaan yang berbeda terhadapku, lelaki yang satu itu juga tahu betul bahwa apa yang aku lakukan ini hanya untuk membuatmu merasa kesal dan cemburu." Wanita yang memiliki tubuh yang terlihat tinggi dan ramping tersebut menghela napas panjang, kemudian menepuk-nepuk pundak Marshel yang berada di hadapannya. "Tenang saja, soal hubunganku dengan Xavier, biar aku saja yang urus."

__ADS_1


Lelaki yang memiliki tubuh yang terlihat kekar dengan rambut yang memiliki warna cokelat dan mata yang memiliki warna hijau tersebut menatap Jasmine dengan tatapan khawatir, mau bagaimana pun juga, rasanya sangat-sangat tidak etis saja jika Marshel sampai dianggap sebagai perebut wanita orang, dan penyebab utama di balik hancur dan kacaunya hubungan Jasmine dengan sang Chief Executive Officer alias Xavier. "Benarkah, nona muda? Saya merasa khawatir bahwa anda- dan saya diangggap sebagai perebut wanita orang dan penyebab utama di balik hancur dan kacaunya hubungan anda dengan tuan muda Xavier."

__ADS_1


"Heum, yang kamu katakan itu memang ada benarnya, Marshel, tetapi jika pun sampai apa yang kamu takutkan itu terjadi, mungkin saja aku akan meletakkan pembelaan kecil atau juga mungkin membuat skandal kecil. Jalan keluar paling bodoh, memang, tetapi jika dipikir-pikir, ini memang ide yang bagus untuk aku dan Xavier, di mana aku bisa mendapatkan atensi publik yang lebih banyak, dan Xavier bisa mendapatkan sedikit pengakuan yang tentu saja akan berguna banyak untuk bisnis lelaki yang satu itu ke depannya," jelas wanita cantik yang memiliki wajah kaukasia yang terlihat benar-benar menggemaskan dengan rambut yang memiliki warna kuning nyaris putih dan mata yang memiliki warna biru laut tersebut kepada sang bodyguard yang berada tepat di hadapannya itu.

__ADS_1


Sang bodyguard lantas menghela napas panjang, menatap Jasmine dengan tatapan lembut lalu mengusap kepala wanita yang satu itu dengan sangat-sangat lembut. "Ada baiknya jika anda tetap menikah dengan tuan muda Xavier untuk menghindari masalah yang tidak perlu, lagipula rasanya tidak pantas bagi saya untuk mengisi posisi sebagai suami anda kelak, nona muda Jasmine. Maafkan saya." Sang bodyguard lantas memasang senyum tipis, menatap lawan bicaranya dengan tatapan yang tidak bisa diartikan sebelum akhirnya menarik Jasmine ke dalam pelukannya sendiri,  memeluk erat sang nona muda penuh dengan perasaan.

__ADS_1


__ADS_2