Istri Cantik Suami Bucin

Istri Cantik Suami Bucin
Pengantin pengganti


__ADS_3

Papa dan Mama angkat Jenny terbelalak kaget saat melihat Jenny dan pria itu dengan tegas keberatan dengan pernikahan itu.


Mama Jenny langsung mencubit punggung Jenny dengan kuat, bahkan sampai melukai kulit punggung gadis cantik itu.


"Akkhh.... sshhh sakit Ma," lirih Jenny.


"Berani sekali kami macam macam dengan kami !!" bisik Mama Jenny yang sudah malu di depan tamu undangan, terkhususnya di depan mempelai pria.


"Apa maksudnya ini? lalu kau gadis, kenapa kau keberatan dengan pernikahan ini hah? orangtuamu sudah setuju, dasar kau anak pungut tidak tau diri!!!" bentak Pak Subroto, jika pria hidung belang berwajah pas Pasan ini sudah berbicara, para warga tidak berani berkutik karena dia orang terkaya di kampung itu.


"Sa.. saya tidak bus," jawab Jenny pelan, tiba tiba keberaniannya menciut apa lagi saat melihat wajah Papa angkatnya yang sudah masam, dia berdiri di samping anak anak kandungnya sambil menatap Jenny dengan tatapan mengancam.


Jenny tentu tau dengan arti tatapan itu, pasti Papa angkatnya mengancamnya dengan menggunakan adik adiknya itu.


"Tidak ada yang keberatan!" ucap Pak Harto Papa angkat Jenny, " Lanjutkan pernikahan!" ucapnya.


"Saya keberatan !!" teriak Bastian dengan suara lantang sampai membuat semua orang menatap ke arah pria itu.


"Kau siapa hah!!" bentak Bu Vero Mama Kenny.


"Saya orang yang keberatan dengan pernikahan ini, saya tidak setuju, bukankah ini pemaksaan hah?" ucap Bastian dengan nada tegas.


Semua orang yang menatapnya benar benar terkejut karena Bastian begitu berani menentang pernikahan yang sebenarnya tidak boleh diusik ini, apalagi kalau sampai terlibat dengan pak Subroto.


"Beraninya kau!!" teriak Pak Harto marah.


"Ma, Pa!!!" pekik Jenny, kini giliran gadis itu yang bersuara.


"Jenny gak mau nikah sama orang ini, aku gak suka sama dia aku gak mau!!" ucap Gadis itu sambil menangis tersedu-sedu, dia benar benar kesal bercampur marah saat ini.


"Loh bagaimana kalian ini Pak, Bu? kalian bilang Jenny menyukai saya, kenapa sekarang dia malah menolak pernikahan ini, saya sudah keluarkan banyak uang untuk ini semua, dan lagi uang yang kalian terima juga sangat banyak!!" ucap Pak Subroto dengan wajah kesal.


Papa dan Mama Jenny seketika berwajah pias mendengar ucapan Pak Subroto.


"Tidak Pak, dia mau kok, iya kan Jenny kamu mau kan," ucap Mama Jenny sambil mencubit punggung gadis itu dari belakang membuat kulitnya terluka apalagi gaunnya terbuka di bagian belakang.


"Jika kau tidak mau aku tidak akan memberitahukan siapa orang tua kandung mu!" bisik Mama Jenny hang membuat Jenny terbelalak.


"Tapi... aku ti..." Jenny terdiam.


"Saya sudah katakan kalau saya tidak setuju dengan pernikahan ini!" ucap Bastian yang malah geram, dia langsung menarik tangan Jenny dan mendekapnya.

__ADS_1


"Berani sekali kau mengacaukan acaraku hah,!! jika dia tidak mau menikah dengan Pak Subroto maka Dia harus mengganti rugi semua persiapan ini dan membayar hutang-hutangnya selama hidup dengan kami!!" teriak Pak Harto


"Hutang? bukankah kalian yang mengangkatnya menjadi anak kalian? kenapa kalian menuntut banyak ?" ucap Bastian.


"Ck... sialan, itu bukan urusanmu," ucap Mama Jenny.


"Ayo Jen kita pergi dari sini, kau tak harus menikah dengan orang seperti itu!!" ucap Bastian sambil menarik lengan Jenny.


"Kau tidak boleh kemana mana, apa jadinya wajah keluarga ini nanti kalau pernikahan ini batal Jenny? kau harus tau balas Budi!!" ucap Mama Jenny.


"Tapi aku gak mau nikah sama dia!" ucap Jenny sambil menangis.


"Apa kurangnya aku, aku akan membahagiakanmu gadis manis ,aku menyukaimu," ucap Pak Subroto sambil melirik Jenny dari atas sampai ke bawah seraya menjilat bibirnya.


"Jika kau tidak mau menikah dengan Pak Subroto maka kau harus menikah dengan orang lain yang mampu membayar semua hutangmu pada kami, kau harus membayar sebanyak 3 Miliar!!!" ucap Pak Harto yang berusaha mengancam Jenny dengan melilitnya dengan utang dan balas Budi.


Deghh....


"Tiga milliar? ba...bagaimana bisa... aku tak punya yang sebanyak itu, kenapa? kenapa kalian seperti ini padaku!!!" pekik Jenny sambil menangis.


Bastian merasa kasihan pada Jenny, ternyata gadis itu selama ini mengalami banyak hal menyakitkan.


"Dan lagi mereka, tidak akan hidup tenang jika kau menolak!" ancam Wanita itu sambil menunjuk empat anak kecil yang menunduk ketakutan.


Para tamu undangan sampai bergunjing mengenai hal itu.


"Tapi aku tak punya uang sebanyak itu!" ucap Jenny sambil menangis tangannya masih dipegang oleh Bastian.


"Oleh karena itu menikahlah denganku sayang," ucap Pak Subroto sambil menarik tangan Jenny di sisi yang lain dan mengusapnya dengan sensual.


"Lepaskan aku!!" pekik gadis itu.


Bughh....


"Bajingan!" ucap Bastian sambil melayangkan satu pukulan telak di wajah pria itu.


Brukk...


Pak Subroto terjatuh ke tanah, sudut bibirnya terluka dia menatap kesal dan marah ke arah Bastian.


"Berani sekali pria itu memukul pak Subroto, bisa habis dia nanti di hajar anak buahnya," bisik para tamu undangan yang sangat mengenal pak Subroto dan segala sifat jahatnya.

__ADS_1


"Aku akan bertanggungjawab atas gadis ini, aku akan menikahinya menggantikan pria tua itu, dan..." Bastian mengeluarkan selembar cek.


"ini kalian isi jumlah uang yang kalian inginkan, tapi ingat setelah kalian mengambil uang itu, kalian tidak ada hubungan lagi dengan Jenny, dia resmi menjadi milikku dan tanggungan ku!!" ucap Bastian dengan berani dan Lantang.


"Tapi pak... jangan lakukan itu, mereka... mere.." Bastian menaruh jarinya di bibir Jenny.


"Biarkan saja, kau mau kan menikah denganku? kita selesaikan masalah ini dengan cepat, kalau kau menolak aku bisa apa tapi mereka akan terus meneror mu dan mengganggumu karena telah merusak nama baik mereka," ucap Bastian.


"Selain itu mereka pasti akan melakukan hal ini lagi, mungkin kau akan dinikahkan pada pria beristri, atau kakek Kakek atau orang aneh pokoknya pada orang kaya," tambah Bastian sediiit melebih lebihkan hingga membuat Jenny takut.


"Tapi pak... saya... saya tidak mau memberatkan bapak," lirih Jenny sambil menunduk.


"Tidak ada tapi tapian cepat Nikahkan mereka dengan begitu semua uang ini akan menjadi milik kami," ucap Pak Harto yang entah sejak kapan memegang lembar cek itu dengan mata berbinar binar.


"Jahat... kenapa begini," gumam Jenny yang masih bisa di dengar oleh Bastian.


"Jadi apa acara bisa kita mulai?" tanya pembawa acara.


"Bisa pak silahkan dimulai, dengan senang hati acara dapat dilaksanakan," ucap Mama Jenny dengan senyum sumringah setelah menerima cek kosong itu.


"Sialan kau, Ck.... hei pak Harto ingat untuk membayar seluruh kerugian ku!!" ucap Pak Subroto dengan wajah kesal, dengan a berdiri dan meninggalkan lokasi itu sambil bersungut-sungut.


"Akan kami bayar, toh ini lebih besar dari yang kau berikan hahahahh," ucap Pak Harto dengan bangganya.


"Manusia macam apa mereka ini!" umpat Bastian dengan wajah kesal.


Akhirnya mau tidak mau, Jenny dan Bastian menikah di hari itu juga.


Sebenarnya Bastian sangat senang karena tanpa berusaha berlebihan dia resmi menjadikan Jenny sebagai miliknya.


"Aku tak akan pernah melepaskanmu Sayang, eh panggil sayang ya sekarang hahahah, aku senang sekali!!!" batin Bastian berteriak.


.


.


.


like, vote dan komen 😉


nikah dadakan hahahha

__ADS_1


__ADS_2