Istriku Seorang Peri

Istriku Seorang Peri
BAB 11


__ADS_3

~Malam Harinya~


Bintang baru saja bersiap - siap akan pergi bersama Andra untuk bertemu dengan orang tuannya dengan make up tipis dan polesan lipstik yang natural menambah aura kecantikannya,meskipun ragu - ragu untuk bertemu tapi entah mengapa Bintang sangat bersemangat bertemu orang tua Andra


"Tok... tok... tok..."Suara langkah kaki yang turun dari tangga


"Wiidiihh mau kemana? cantik amat?"Ucap Dika yang ada di ruang tamu melihat Binatang menuruni tangga


"Kakak lupa? aku kan mau pergi sama temanmu itu"Ucap Bintang malas menyebut nama Andra


"Sini dulu kakak mau ngomong"Ucap Dika menepuk sofa yang kosong di sebelahnya, Bintang pun langsung duduk di sebelah Dika sambil menunggu Andra menjemputnya


"Kamu serius mau nikah sama Andra?"Ucap Dika menatap Bintang serius


"Sebenarnya aku gak mau kak,hati aku bilang tidak mau, tapi mulut aku bilang mau, seakan bukan aku yang berbicara,lagian aku hanya membantunya saja"Ucap Bintang enteng


"Kenapa masalahnya serumit ini? aku pikir Andra dan Bintang menolak saranku yang konyol itu,padahal aku hanya sekedar bercanda"Batin Dika menyesali perbuatannya


"Kamu bilang 'membantunya saja'? ha? kamu gak mikir perasaan kamu setelah kamu menikah dengannya lalu dicampakkan begitu saja?, Pernikahan jangan kamu anggap main - main Bintang! setelah kamu menikah kamu akan menjadi istri, apalagi istri dari CEO Biantara sedang kan kamu hanya pelayan restoran,bukan maksud aku merendahkan mu,tidak sama sekali,mereka berasal dari keluarga terpandang sedang kamu..."Ucap Dika berhenti sejenak


"Apa lagi orang tuannya Andra tidak akan begitu mudah menerima orang asing masuk ke keluarga mereka, pasti mereka akan mencari bibit bobot keluargamu"Ucapnya lagi


"Kakak aku di dunia ini hanya sementara, setelah dua tahun aku akan pergi, jadi aku ingin merasakan seperti apa menjadi manusia yang memiliki suami dan aku menjadi istri,meskipun dengan cara seperti ini"Ucap Bintang sendu


"Bintang jangan berbicara seperti itu aku tidak mau kehilangan mu,aku menyayangimu Bintang"Ucap Dika sedih memeluk Bintang, Bintang pun membalas pelukan Dika yang dianggapnya kakak sendiri


"Aku juga menyayangimu Kak"


"Baiklah terserah kamu saja yang mana yang baik buat kamu, tapi ingat! suatu saat nanti kamu pasti menghadapi masalah yang rumit jika kamu menikah dengan Andra karena menjadi istri seorang CEO itu tidak mudah pasti akan banyak orang yang iri denganmu mendapat suami seperti Andra,apalagi Siska pasti dia akan sakit setelah mendengar Andra menikah denganmu"Dika seakan tahu setelah apa yang terjadi jika Bintang menikah dengan Andra


"Aku akan menanggung semua resikonya dan membuat mereka menerima diriku"Bintang percaya diri


Tiba-tiba


"Tit... tit..."Suara klakson mobil terdengar tanda Andra sudah menjemput

__ADS_1


"Sepertinya dia sudah datang aku pergi dulu ya kak"Pamit Bintang bangkit dari duduknya menuju keluar


"Kenapa lama seka..."Ucap Andra terpotong melihat penampilan Bintang berbeda dari biasanya yang selalu memakai seragam kerja saat ia temui berbeda dengan malam ini Bintang terlihat elegan dengan memakai baju lengan sepotong berwarna hitam dan menggunakan rok panjang berwana putih dengan sandal tinggi yang Dika belikan untuknya


"Cantik..."Batin Andra, Bintang yang mendengarnya tersenyum tipis


"Masuklah"Ucap Andra mempersilakan masuk ke mobilnya


~Mobil~


Di mobil, Bintang hanya terdiam saja suasana hening tercipta diantara mereka hanya ada suara sepeda motor yang berlalu lalang memecahkan keheningan sedangkan Andra hanya fokus menyetir mobil


"Buat apalah susah... cari kesana kesini... sudah didepan mata... kamulah takdirku..."Bintang bernyanyi kecil untuk menghilangkan rasa bosannya,Andra yang mendengar Bintang bernyanyi dengan tenang menarik sudut bibirnya


"Jika kau memang takdirku Bintang aku tidak akan melepaskanmu"Batin Andra memandang Bintang


"Dan jika kau takdirku maka kau harus siap melepaskanku suatu saat nanti dan pergi selamanya"Batin Bintang membalas batin Andra


"Kita mau ke restoran?"Tanya Bintang melihat mobil Andra berbelok ke arah restoran tempatnya bekerja


"Iya mama sama papa minta aku bertemu di restoran saja"Ucap Andra lalu mobilnya berhenti di lobby restoran


"Ih itukan Bintang yang kerja pagi sampai sore kok dia sama pak Andra?"Tanya karyawan A ke karyawan B


"Oh iya itu Bintang sama pak Andra ngapain ya mereka? eh ngomong-ngomong Bintang cantik juga ya"Jawab karyawan B


"Hasil merayu bos kali ihh gak nyangka"Ucap karyawan A


"Kamu gak usah Suuzon"


Bintang yang melihat mereka berbisik-bisik sambil melihat dirinya mengabaikan mereka saja"Ini baru awal Bintang,belum nikah saja orang pada memperhatikanku seperti itu gimana udah nikah"Batin Bintang,tidak terasa mereka sudah sampai di meja Private dimana ada orang tua Andra


"Pah,Mah kenalin ini Bintang"Ucap Andra memperkenalkan Bintang ke orang tuanya


"Hai Om,Tante, Bintang"Ucap Bintang memperkenalkan dirinya mengulurkan tangannya tetapi tidak dibalas oleh mama Andra hanya papa Andra yang membalasnya lalu Bintang menarik tangannya kembali

__ADS_1


Neissa melihat Bintang dari atas sampai bawah hingga menatap Bintang tatapan tidak suka, Bintang yang merasa ditatap Neissa membalasnya dengan senyuman


"Apa kau yakin dan serius untuk menikahinya Andra?"Tanya Niel Papa Andra


"Andra yakin dan serius Pa"Ucap Andra tegas


"Papa setuju aja dengan pilihan kamu,selama kamu bisa bahagia dengannya,dan papa akan membatalkan perjodohan kamu dan Siska"Ucap Niel pada Andra


Karena Niel dan Neissa belum mengatakan kepada keluarga Siska bahwa Andra akan segera menikahi anaknya, karena Andra sendiri menolak perjodohan itu,jadi Niel memutuskan untuk menunggu keputusan Andra saja dia tidak mau memaksa anaknya


"Terimakasih Pa"Ucap Andra


"Kalau Mama gimana?"Tanya Niel pada istrinya


"Mama sih tidak setuju,tapi mama harus apa kalau itu pilihannya"Ucap Neissa


"Permisi ini makanannya pak,bu"Ucap Angga tiba - tiba datang mengantar makanan,karena pelayan lainnya sibuk mengantar makanan karena banyak orang berkunjung malam Minggu, maka dirinya lah harus mengantar makanan "Selamat menik,mati"Ucap Angga terjeda sebentar saat melihat Bintang disana lalu ia pergi "Itu Bintang kan? dia cantik sekali dan apa hubungannya dengan keluarga pak Andra? ah nanti kutanyakan saja"Batin Angga


Kemudian Bintang dan keluarga Andra berbicara soal pernikahan mereka yang akan dilaksanakan bulan depan sambil memakan makanan yang dihidangkan,mama Andra tampak tidak menyukai Bintang hingga ia hanya berdiam saja saat Andra dan papanya berbicara soal pernikahan


.


.


.


.


.


.


.


Maaf gays kalau penjelasannya kurang jelas,Author lagi pusing jadi agak ngelantur

__ADS_1


Bersambung....


LIKE KOMEN!


__ADS_2