
Bintang POV
Hari ini hari terakhir kami di Bali akhirnya aku bisa balik ke Jakarta lagi,aku rindu rumah dan rindu pada si gembul berbuluku yang biasanya setiap pagi dan malam aku kasi makan dua paha ayam yang membuat suami tercintaku itu mengoceh Karena dia bilang 'Pemalas tidak tau diri kerjaannya makan tidur,makan tidur dia kira hotel apa? yang siap sedia tempat tidur dan makanan' itu yang selalu ia bilang setiap kali aku memberi makan Loly dan mengajaknya berbicara dan Loly pun juga bilang padaku 'Bodo amatlah yang penting aku kenyang' gitu katanya
Saat ini aku sedang di bandara bersama yang lainnya dan tentunya aku memakai sandal jepit swallow berwarna oranye sesuai permintaan Cullen dan aku pun jadi pusat perhatian orang-orang di bandara bagaimana tidak? pakaianku yang serba mewah dan elegan gini tapi pas dilihat bawahnya pake sandal jepit, ini baru pake sandal jepit bagaimana Cullen menyuruhku nyeker? bisa-bisa orang ngira aku orang kaya baru yang kehabisan stok sandal
"Mana sini koper kalian aku yang susun"Tawar Kak Dika ketika kami berada di pesawat semuanya memberikan koper pada kak Dika "Eh gembel mana koper lu?"Tanyanya spontan gila aku di katain gembel,ah sudahlah aku lagi malas berdebat
"Aku dan Lee cuman bawa satu koper"Jawabku santai ya kami memang membawa koper cukup besar untuk berbagi pakaian lagian liburan gak sampe seminggu
Setelah acara susun menyusun koper kami duduk di kursi masing-masing dan tentu saja di sampingku ada Lee,pesawat mulai terbang aku memejamkan mata sambil bergelayut dilengan suamiku mencium parfum khasnya yang sangat aku suka,aku mendongak melihat wajahnya,matanya menyipit yang menyatakan ia sedang tersenyum padaku karena mukanya tertutupi masker
Netta POV
Hoooaaamm rasanya aku mengantuk hari ini aku bangun pagi sekali aku tidak terbiasa bangun pagi paling telat jam sembilan aku baru bangun, berulangkali aku menguap mataku berat sekali untuk diangkat hingga tanpa sadar aku terlelap entah siapa yang menahan kepalaku yang pastinya dia mencoba membangunkanku tapi mata ini susah untuk diangkat dan akhirnya aku terjun dalam mimpi...
Author POV
Dika menarik kedua sudut bibirnya menatap Netta yang sedang tidur di bahunya entah kenapa jantungnya berdetak cepat melihat Netta berada dekat dengannya,ia mengambil jaketnya kemudian menutupi tangan Netta yang kelihatan wanita itu sedang kedinginan
"Cantik"Gumamnya melihat wajah cantik wanita yang sedang tertidur nyenyak itu
...???...
__ADS_1
Sesampai di Jakarta mereka semua sudah dijemput oleh taksi masing-masing Andra,Bintang dan juga Laura di jemput oleh pak Ali,disepanjang perjalanan mereka hanya terdiam sepertinya malas untuk berbicara karena mungkin kelelahan
Tiba di rumah mereka bertiga di sambut oleh kedua orang tua Andra yang baru kemarin pulang dari Malaysia ketiganya menyalami Niel dan Neissa bergantian
"Happy New Year sayang!"Ucap Neissa pada Laura yang kini sedang berpelukan
"Happy New Year juga mah!"Sahut Laura
"Selamat tahun baru pah mah"Ucap Bintang tersenyum yang dijawab anggukan serta senyuman dari Niel dan Neissa hanya menjawab deheman
Bintang yang sudah biasa dengan sifat sang mama mertua hanya bisa tersenyum "Pah mah Andra sama Bintang ke kamar dulu ya"Pamit Andra yang dijawab anggukan oleh Niel dan Neissa,Andra merangkul Bintang membawanya ke kamar mereka sambil menyeret koper yang di pegang oleh Bintang
Ceklek...
"PLAK..."Bintang menjatuhkan koper yang di pegangnya ketika melihat Loly kucing kesayangannya terkulai lemas tak berdaya, badannya juga kurus kelihatan jelas tulang-tulang dadanya
"LOLY!"Teriak Bintang histeris segera memeluk hewan berbulu itu kemudian menciumnya berkali-kali "Bagaimana bisa seperti ini Loly!,aku meninggalkan mu dalam keadaan sehat gemuk hiks... dan kenapa kau malah jadi kurus dan lemas begini?"Tanya Bintang menggebu-gebu diiringi isak tangisnya
Sementara Andra merangkul Bintang membawa kedekapannya mengurangi tangis istrinya,ia sebenarnya bingung segitu berharganya pemalas itu bagi Bintang sehingga membuat istrinya menangis sampai seperti ini padahal ia pun sanggup membeli 100 kucing pun untuk Bintang jika ia mau
"Peri Bintang... akhirnya kau datang juga... sepertinya hidupku tidak lama lagi,jaga dirimu baik-baik ya"Ucap Loly melemah
"Tidak Loly kau tidak akan pergi! katakan! siapa yang membuatmu seperti ini!"Geretak Bintang penuh amarah
__ADS_1
"A-aku diracuni oleh seseorang Bintang,aku ti,tidak tau siapa yang meracuniku dia memakai topeng di wajahnya"Ucap Loly berusaha kuat untuk bertahan "Shiikk jaga dirimu baik-baik Bintang"Ringis Loly yang kemudian menghembuskan napas terakhirnya
"LOLY!"Teriak Bintang histeris memeluk tubuh Loly mengecupnya berkali-kali "Tidak Loly! kau tidak boleh pergi dulu! tugas mu belum selesai! Loly bangun kumohon! Loly! Loly!"Tangis Bintang mengguncang tubuh Loly yang kini tidak bernapas
"Sudahlah sayang kita beli kucing yang baru saja"Ucap Andra enteng memeluk Bintang Sambil mengusap kepalanya
Bintang menjauh melepaskan pelukan Andra kasar "Kamu bilang beli yang baru ha? kamu kira kucing seperti Loly akan ada?,Loly itu berbeda! dia yang selalu menemaniku susah senang aku dengannya,dia yang selalu ada buat aku! dan sekarang... liat lah dia sudah tidak berdaya lagi! tidak ada lagi yang mendengarkan ku curhat! tidak ada lagi yang memberiku saran! hiks"Bentak Bintang kesal menangis menatap Loly yang terkulai lemah
Andra terkejut baru kali ini Bintang membentak dirinya hanya karena gara-gara si pemalas itu mati,ia hanya terdiam membiarkan istrinya meluapkan tangisnya
"Hiiikk... hiiikkk... hiiikkk"Tiba-tiba Loly bangun dan terbatuk-batuk
Bintang yang mendengarnya langsung menghentikan tangisnya "Lo-Loly!"Serunya menyeka air matanya
"Bi-Bintang tadi a,aku bertemu dengan ibu peri,dia bi,bilang satukan cincin yang i,ibu peri kasi ke kepalaku ag-agar aku bisa sembuh"Ucap Loly terbata-bata
Dengan secepat kilat Bintang melepas cincin bermata ungu yang berada di jari manisnya kemudian melekatkannya pada kepala Loly yang kini tubuhnya mulai segar tapi masih lemas tidak separah tadi
Andra yang melihat hal itu menginyit bagaimana bisa Istrinya itu menghidupkan kembali kucing yang telah mati? dan kekuatan apa yang Bintang miliki? kenapa bisa seperti itu? saat ini banyak pertanyaan di kepala Andra yang hanya bisa ia pendam karena tidak mungkin ia bertanya pada istrinya di situasi seperti ini
...🍁🍁🍁...
...LIKE KOMEN VOTE GRATIS!...
__ADS_1