Istriku Seorang Peri

Istriku Seorang Peri
BAB 66: Melupakan?


__ADS_3

Empat Bulan Berlalu...


Hari berganti hari bulan pun berganti tidak terasa waktu begitu cepat berputar,waktu seakan berputar 1 jam 60 detik.Kini matahari sudah di ambil alih oleh cahaya bulan yang sangat terang benderang menghiasi malam ini.


Acara 7 bulanan setelah magrib berjalan dengan lancar,para tetangga dan teman terdekat yang mengucapkan selamat serta doa sudah tersampaikan kepada yang mempunyai acara yaitu Andra dan Bintang.


"Ya ampun cantik banget istrimu Ndra!"Puji Iyana yang memang pertama kali bertemu Bintang "Semoga anak kalian lahir dengan selamat ya"Doa Iyana Sambil mengelus perut Bintang yang buncit dan besar itu.


"Aamiin"Jawab Andra dan Bintang serentak "Terimakasih doanya Mi"Ucap Andra yang di jawab anggukan oleh Iyana,Andra memang memanggil Iyana dengan sebutan Mami juga karena waktu kecil ia sering dititipkan pada Iyana sewaktu orang tua Andra keluar negeri.


"Bintang sehat-sehat yah jangan kerja yang berat-berat"Saran Iyana "Kalau gitu mami mau ketemu mama kamu dulu ya"Ucap Iyana yang di jawab anggukan oleh Bintang dan Andra,Iyana mengelus singkat perut Bintang lalu beranjak pergi.


"Ekhem...."Dehem Niel yang baru saja datang dari bandara.


"Eh papah!"Seru Andra menyalami papahnya kemudian memeluk singkat Niel.


Bintang juga ikut menyalami ayah mertuanya "Papah apa kabar,sehat?"Tanya Bintang


"Alhamdulillah sehat"Jawab Niel.


Andra menganggukkan kepala menanggapi "Oya ini buat kalian papah sempat beli tadi sama mamah di Malaysia"Niel menyodorkan paper bag ke arah Bintang yang langsung menerimanya.


"Terimakasih pah"Ucap Bintang seraya tersenyum.


"Kira-kira siapa ya nama cucu papah?"Tanya Niel pada Bintang dan Andra yang saling tatap.

__ADS_1


"Rahasia!"Jawab keduanya bersamaan.


Niel mungut-mungut "Baiklah kalau kalian tidak mau kasih tau, semoga anak kalian lahir dengan selamat bersama ibunya"Doa Niel yang mereka jawab dengan 'Aamiin'.


Setelah itu ada banyak doa dan selamat dari Cullen,Netta,Dika dan para rekan bisnis Andra dan karyawan Bintang.


...🍁🍁🍁...


Semilir angin malam yang berhembusan membuat rambut seorang wanita berterbangan, ia sedang berdiri di balkon kamar sambil memandangi langit malam yang bertabur bintang di dampingi juga oleh bulan yang bulat sempurna malam ini.


Sambil mengelus perutnya yang besar ia tersenyum lembut, ternyata begini rasanya jadi manusia yang sedang mengandung,ia tidak percaya sebentar lagi ia akan menjadi seorang ibu yang melahirkan seorang anak.


Wanita itu mengalihkan pandangannya ke langit menikmati angin malam yang membawa terbang rambutnya,jika aku pergi bagaimana dengan anakku? dia membutuhkan seorang ibu,apa mas Andra akan mencari penggantiku untuk menjadikannya ibu dari anakku? pikir wanita itu.


"Yang!"Bintang mengelus rambut suaminya yang meletakkan kepala di bahunya.


Andra mengecup singkat pipi istrinya "Mikirin apa?"Tanyanya lembut.


"Nggak mikirin apa-apa"Dalih Bintang.


Andra berdehem menanggapi padahal ia tau Bintang sedang memikirkan sesuatu "Masuk yuk nanti masuk angin"Andra menarik halus tangan Bintang membawanya ke dalam kamar.


...🍁🍁🍁...


"Apa aku boleh jadi manusia seutuhnya Loly?"Tanya Bintang pada Loly yang saat ini sedang di pangkuannya sementara Andra sedang di bawah ada yang mau diurus katanya.

__ADS_1


"Tidak boleh! ingatlah kau ke dunia ini hanya di hukum selama dua tahun jadi jangan berharap lebih karena ibu peri tidak akan mengizinkan para perinya menjadi manusia seutuhnya"Jawab Loly tegas, Sebenarnya ia juga kasihan pada Bintang yang harus meninggalkan cinta dan anaknya nanti namun Loly tetap pada pendiriannya yang di utus ibu peri untuk memperingatkan Bintang.


Bintang membuang napas saat ini ia benar-benar putus asa waktunya tidak akan lama lagi "Tapi bagaimana dengan anakku nanti Loly? dia pasti membutuhkan seorang ibu"


"Suamimu tidak bodoh Bintang,dia pasti akan mencari pengasuh bayi atau kalau dia bisa melupakanmu dia akan mencari penggantimu"Jawab Loly


Hati Bintang terasa tertusuk pisau tajam mendengar kata Loly,melupakan dirinya? itu tidak mungkin! suaminya tidak akan pernah merupakan dirinya!.Bulir bening lolos dari tahanan di kelopak matanya ia hanya bisa menerima kenyataan pahit ini.


.


.


.


.


.


Dobel up hanya singkat ya!



Mampir dulu disini siapa tau menarik!


...LIKE KOMEN VOTE DAN DUKUNGANNYA!...

__ADS_1


__ADS_2