Istriku Seorang Peri

Istriku Seorang Peri
BAB 46:Garukin!


__ADS_3

Andra POV


Malam ini cukup berbeda dari biasanya semenjak kejadian tadi Bintang mendiamkan dirinya ia sama sekali tidak berbicara atau mengoceh seperti biasa,apa aku ada salah? atau menyakiti dirinya? sebaiknya aku harus meminta maaf saja walaupun aku tidak salah apa-apa


Aku menatapnya yang sedang berbaring di sebelahku sambil menonton film entah film apa yang ia tonton yang kudengar bahasanya bukan bahasa Indonesia sesekali ia senyum-senyum sendiri kadang juga meneteskan air mata entah apa yang menggangu dirinya sampai ia nangis seperti itu


"Sayang"Panggilku memeluknya dari belakang karena posisinya sedang memunggungiku


"Hmm?"Sahutnya singkat tanpa berbalik kearahku


"Kamu marah?"Tanyaku lembut


"Nggak"Jawabnya singkat lagi,huhh sabar


"Terus dari tadi kenapa diam?"


"Jadi kamu mau aku ngoceh gitu?"Ucapnya sedikit menaikan suaranya sepertinya aku salah ngomong


"Ya enggak aku kira kamu marah,kalau kamu marah maaf ya"Ucapku memohon


"Iya aku maafin tapi bisa minta tolong gak?"Tanyanya yang membuat alisku bertaut emang dia minta tolong apa?


"Iya minta tolong apa?"


"Itu di punggungku kayanya ada nyamuk gigit gatel banget tolong dong garukin!"Aku langsung melotot rupanya dia menyuruhku menggaruk punggungnya huh... untung cinta kalau gak udah kutendang dia ke Afrika Selatan


"Emang gak bisa sendiri?"Tanyaku masih tidak terima


"Tanganku gak nyampe Lee"Aku mendengus aku seperti berbicara dengan punggung yang berbicara dia khayal sekali nontonnya,Dengan perlahan aku memasukan tanganku ke punggungnya yang di lapisi baju


"Eh-eh mau ngapain?"Tiba-tiba dia berbalik menepis tanganku,dia nanya mau ngapain? apa dia amnesia mendadak? barusan dia menyuruhku menggaruk punggungnya


"Emangnya kamu kira aku mau ngapain?"Tanyaku balik nanya


Dia memutar bola matanya kemudian meraih tanganku lalu menamparnya yang sebenarnya tidak sakit tapi aku mengaduh kesakitan biar dramatis gitu "Tangannya kebiasaan! tuman! disuruh garuk punggung malah masuk dalam baju! kamu jangan mencari kesempitan dalam kesempatan ya!"Ucapnya menggerutui tanganku yang tidak salah apa-apa eh tapi dia sih yang salah kan dia yang nakal

__ADS_1


"Kebalik sayang kesempatan dalam kesempitan"Ralatku membenarkan ucapannya


"Hah sama saja!"Sungutnya berbalik memunggungiku lagi


Aku berdecak setelah beberapa lama dia asik menonton film sedangkan aku hanya menunggunya selesai menonton ingin bertanya sesuatu tapi dia bakal marah lagi gak ya "Sayang"Panggilku dia bergeming


"Suamimu ini sedang berbicara tidak baik,tidak memperdulikannya"Kesalku dari tadi dia hanya berdiam,ku lihat ia mematikan ponselnya dan meletakkan benda itu ke nakas kemudian berbalik menghadapku,mataku dan matanya bertemu membuat jantungku berdebar padahal inikan sudah biasa


"Kenapa sih suamiku ini hem?"Ucapnya gemas mencubit pipiku yang kini memerah


"Aku boleh nanya gak?"Tanyaku was-was takut salah ngomong


"Ya tanya aja kali gak usah pake izin segala"


"Hmmm kalau misalnya kamu di suruh memilih antara aku dan Loly,siapa yang akan kamu pilih aku atau Loly?"Tanyaku ragu-ragu,ia tampak merubah raut wajahnya senyumnya memudar ketika mendengar pertanyaanku


Ia diam sejenak mungkin sedang berfikir harus menjawab apa "Aku tidak bisa memilih Lee"Jawabnya melemah yang membuatku berkerut kening segitu berharganya pemalas itu sampai Istriku tidak memilih aku atau pun dia


"Kenapa?"Tanyaku penasaran


Aku tersenyum menganggukkan kepala "Iya"Jawabku mengecup keningnya


...🍁🍁🍁...


Author POV


Tidak terasa hari begitu cepat berputar kini malam sudah berganti pagi lagi Bintang dan Andra seperti biasa sarapan pagi dan setelah itu Bintang memberi makan Loly yang kondisinya lumayan baik dari kemarin.


Usai memberi makan Loly sepasang suami istri itu berangkat kerja bersama dengan di jemput oleh Dika,ya Andra kembali bekerja setelah tiga hari berlibur ia tidak menyentuh pekerjaannya sama sekali hingga tugasnya numpuk


"Selamat bekerja suamiku"Ucap Bintang sembari menyalami Andra yang mendaratkan ciuman di dahinya


Andra tersenyum "Selamat bekerja juga Istriku"Sahut Andra sepertinya dia sudah mulai bucin-bucin yang membuat supir pribadi didepannya mendelik geli sekaligus juga merasa bahagia melihat adiknya dan suaminya seperti itu


Andra menatap punggung istrinya yang sedikit demi sedikit jauh dari pandangannya sampai masuk kedalam butik ada seulas senyuman di bibirnya

__ADS_1


"Ekhem pak bisa kita lanjutkan perjalanannya?"Tanya Dika dengan sopan sambil melihat Andra di spion mobil yang menganggukkan kepala


...🍁🍁🍁...


"Pagi bu"Sapa karyawan Bintang sedikit menundukkan kepalanya yang sedang berlalu di hadapan mereka


"Pagi"Sahutnya ramah sambil tersenyum "Oh iya gaun pengantin yang saya desain kemana? kok gak ada?"Tanyanya sedikit terkejut melihat gaun pengantin yang merah marun itu tidak ada lagi di tempat kaca yang bening transparan dan besar itu tidak ada isinya


"Oh itu bu sudah di beli seseorang sebelum ibu pergi ke Bali,kami baru saja ingin memajangnya tapi ada seseorang yang ingin membeli gaun itu dengan nilai jual yang sangat tinggi melebihi harga jual aslinya"Ucap karyawan yang bernama Icha itu


"Maaf bu kami belum sempat menghubungi ibu karena pembelinya bersikeras untuk membeli gaunnya apalagi dengan harga yang sangat tinggi"Tambahnya lagi,memang Bintang memberi harga gaun itu tidak mahal hanya 55juta sesuai keinginannya sendiri


Ia sedikit terkejut mendengarnya "Emangnya dia membeli gaun itu dengan harga berapa?"Tanya Bintang


"350juta Bu,uangnya sudah masuk ke rekening ibu"Jawab Icha


Seketika Bintang membulatkan matanya terkejut bagaimana bisa harga gaunnya murah jadi naik berkali-kali lipat begitu? "Biasanya harga gaun pernikahan itu berapa sih?"Tanya Bintang penasaran


"Ada banyak macam bu tergantung penampilan gaunnya ada juga yang 150juta ada yang 200juta bahkan 500juta pun ada bu, sebelumnya maaf bu kalau boleh saya kasi saran gaun pengantin merah marun itu sebenarnya terlalu murah jika harganya 55juta dan itu seharusnya harga gaun pesta seperti ini"Ucap Icha memperlihatkan gaun pesta berwarna hitam berkilau "Maaf saya lancang bu"Lanjutannya merasa tidak enak mengajarkan atasnya


"Tidak apa-apa terimakasih sarannya"Ucap Bintang kembali melangkah menuju ruangan desainnya


"Masa iya gaun kaya gitu mahal banget harganya? dan gaun pesta harganya setara dengan harga jual yang aku kasih ke gaun pernikahan? jika harga gaunnya 350juta yang modelnya belum ada apa-apanya gimana dengan harga yang aku pakai kemarin waktu nikah sama Lee secara itukan mewah banget?"Batin Bintang berfikir keras


"Terus buat apa uangnya? masa di simpan aja di kartu? sementara uang Lee yang di kasi ke aku aja belum aku pakai sama sekali"Gumamnya berbicara sendiri


...🍁🍁🍁...


Catatan penulis!


Sabar ya! ini babnya masih bab 46 waktunya masih panjang jadi jangan terburu-buru dan author juga punya kesibukan apalagi author seorang pelajar yang harus mengerjakan tugasnya jadi harap maklum kalau upnya telat,lama atau kurang panjang


Dan sebenarnya othor tidak mengerti dengan harga gaun pernikahan hahaha othor cuman menebak-nebak saja,maaf jika harganya berlebihan


...LIKE KOMEN VOTE! 10 POINT SANGAT BERHARGA BAGI AUTHORπŸ™‚...

__ADS_1


__ADS_2