Istriku Seorang Peri

Istriku Seorang Peri
BAB 17


__ADS_3

Bintang POV


Aku sedang menunggu seseorang yang menjemputku di ruang tamu sambil memainkan ponselku,tak lama kemudian terdengar suara klakson motor menandakan seseorang itu sudah berada di depan rumah


Aku membuka pintu ruang tamu dan bejalan ke arah Angga yang bersandar di motor dan kedua tangan di masukan ke dalam saku celananya, penampilannya sangat berbeda malam ini kelihatan lebih cool dari hari biasanya


"Hai"Sapanya


"Hai"Jawabku "Kita naik motor?"Tanyaku berbasa-basi


"Iya,maaf aku belum punya mobil"Jawabnya,padahal aku sangat suka naik motor karena dapat merasakan embusan angin malam yang membuatku damai


"Iya gapapa aku senang kok bisa naik motor"Ucapku sambil tersenyum


"Ya udah ayo naik"Aku mengangguk dia menyodorkan helm padaku lalu aku memasangnya, kemudian dia menaiki benda besi itu, motornya tinggi sekali sehingga aku susah menaikinya


"Pegangan yang erat"Ucapnya aku hanya memegang bajunya agar aku tidak kehilangan keseimbangan "Kamu gimana sih nanti jatoh gimana?"Aku terkejut dia tiba-tiba menarik tanganku ke perutnya sehingga tidak ada jarak antara aku dan Angga lalu ia mulai melajukan motornya entah kemana aku tidak tahu


Hingga sampailah di sebuah taman yang indah dengan lampu kelap-kelip berwarna warni berbentuk love dan disana juga ada meja makan yang dihiasi bunga ditengah-tengah meja itu, selain itu ada juga makanan yang disajikan di meja yang tertata rapi,aku tidak tahu maksud semua ini apa, pastinya Angga mempersiapkan semua ini untukku


"Silahkan duduk"Ucapnya menyuruhku duduk di depannya "Ayo dimakan makanannya"Aku masih bingung apa maksud semua ini kukira dia mengajakku jalan-jalan kemall ternyata pemikiranku salah,lalu aku mulai memakan satu persatu daging kebetulan aku juga lapar


"Kamu gak makan?"Tanyaku dari tadi dia hanya memperhatikan ku makan sehingga aku jadi terganggu


"Kamu cantik malam ini"Aku terkejut dia tiba-tiba meraih tanganku yang sedang memegang garpu lalu ia berkata "Bintang..."Lirihnya "Pertama kali aku melihatmu aku mulai tertarik sama kamu,kamu perempuan sederhana,kamu mudah tertawa,kamu murah senyum, tapi kadang-kadang galak aku suka itu,jadilah kekasihku Bintang, kamu mau?"Ungkapnya


Aku seperti dilempar petasan yang meledak hingga mengejutkanku, aku tidak tau harus menjawab apa? aku tidak menyangka dia menyukaiku dan aku tidak memiliki perasaan apa-apa dengannya aku hanya menganggap dia sebagai teman tidak lebih,Aku harus menjawab apa? aku tidak tega membuatnya kecewa tapi kalau aku terima bagaimana dengan Lee (Panggilan Andra)


"Maaf Ngga aku gak bisa,dalam waktu dekat ini aku akan menikah"Jawabku

__ADS_1


"A-apa? menikah?"Kejutnya, sungguh aku tidak tega


"Iya maaf,aku gak bisa balas perasaan kamu,kamu bisa cari wanita lain yang lebih baik dari pada aku"Muka yang tadinya terus tersenyum sekarang menjadi muka putus asa


"Kalau boleh aku tau calon suami kamu siapa?"Ohh tidak aku harus jawab apa?


"Mas Andra bos kamu"Jawabku pasrah


"Kamu bohong Bintang,kata kamu,kamu gak punya hubungan apa-apa dengan pak Andra tapi nyatanya?"Aku jadi merasa bersalah


"Maaf..."Hanya itu yang ku katakan


"Lo jahat Bin.... hati gue sakit, lo tega sama gue,lo harus tanggung jawab sama hati gue yang lo buat terluka Bin" Yah... jadi Lo Gue nih... Ingin rasanya aku tertawa mendengar perkataanya,kok bisa ya dia ngomong terang-terangan sama yang udah nolak cintanya,dia bilang sakit pula hahaha


"Caranya?"Berusaha tidak tertawa


"Iya gimana caranya?"


"Kalau gue gak jadi pacar lo setidaknya gue jadi sahabat lo aja yang selalu ada buat lo mau senang ataupun susah"Huaa jadi terhura


"Hahaha lo ada-ada aja deh,bukannya itu membuat hati lo lukanya makin dalem liat gue yang lo suka dan cinta ini selalu ada buat lo? bukanya sembuh malah menambah luka baru"Sekarang giliran aku yang pake Lo Gue hehehe


"Biarin Bin,biar hati ini selalu terluka dan tesayat-sayat hingga hati ini hancur tanpa sisa buat perasaan gue ke lo,dan ketika hati ini hancur perasaan gue ke lo akan hilang dengan sendirinya"Lirihnya sedu jadi pengen nangis aku "Huaa hiks... hiks..." Ya dia malah nangis


"Gak usah nangis Ngga,gue yakin perempuan diluar sana masih banyak yang mau sama lo"Ucapku sok menyemangati


"Gue nangis bukan gara-gara lo tolak, tapi gue nangis gak dapat perjuangin lo karena saingan gue berat Bin huuaa sakit hati gue Bin"Ooallah saingan berat rupanya


"Ya udah si ah,kaya gini aja kan gapapa lo bisa sama gue setiap hari kok"

__ADS_1


"Ya beda lah Bin"Ya beda tapi tetap satu jua hahaha


"Udah ah,balik aja yuk"Ajakku


Kini aku sedang di dalam perjalanan menuju pulang, rupanya naik motor tidak seindah yang ku bayangkan pinggangku terasa mau patah menaikinya karena aku tidak seperti tadi yang menaikinya sambil memeluk Angga, sekarang aku hanya berpegangan pada baju Angga, tiba-tiba aku kehilangan keseimbangan karena Angga menabrak lubang di jalan membuatku refleks memeluk Angga


"Ya Allah Bintang kalau kaya gini gimana gue mau iklhas kan lo sama orang lain"Ucapnya


"Maaf gue refleks"


Baru saja aku turun dari motor pinggangku terasa ingin remuk,patah,dan tanggal aku seakan berjalan seperti kangguru berwujud manusia huuhh sakit sekali


"Makasih udah antar aku sampe rumah"Ucapku


"Iya aku juga berterima kasih sudah membuat luka di hatiku yang ada namamu mungkin nama kamu masih tebal di hatiku, ku harap aku segera melupakanmu hingga namamu menjadi pudar dihatiku"Yah... dia malah puitis


"Iya sama-sama"Jawabku


L


I


K


E


KOMEN! VOTE!


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2