
Keesokan Harinya
Di tempat kediaman Andra dan keluarganya sedang ada acara perjodohan antara Andra dan Siska bersama orang tuanya. Sebenarnya Andra tidak mau di jodohkan oleh Siska yang manja dan sering menghabiskan waktu dengan berbelanja itulah yang Andra tidak sukai dari Siska, ia berencana untuk membatalkan perjodohan ini dengan cara apapun karena pernikahan Andra dan Siska akan dilaksanakan satu bulan lagi
Saat orang tua Andra dan Siska berbincang Andra memilih untuk diam saja karena percuma kalau Andra berbicara mereka tahu Andra tidak menginginkan perjodohan ini
"Assalamualaikum"Ucap Dika tiba-tiba datang ditengah perbincangan mereka dan tentunya ia kesana sudah biasa untuk menjemput Andra "Maaf ganggu, Ndra gue tunggu di luar aja kalau udah selesai"Ucapnya tidak enak
"Gak usah Dik langsung pergi aja"Ucap Andra bangkit dari duduknya "Pah Mah,Om Tante aku pamit dulu mau kerja"Pamit Andra
"Andra ini belum selesai"Teriak Neissa mama Andra
"Maaf Mah Andra ada meeting sebentar lagi"Ucap Andra
~Mobil~
"Ndra lo kenapa mukanya di tekuk gitu?"Tanya Dika yang sedang menyetir
"Gak ada apa-apa"Jawabnya singkat
"Oke kalau lo gak mau cerita,tapi gue tau lo sedang ada masalah,kalau lo butuh apa-apa gue siap jadi pendengar dan penasehat lo"Ucap Dika,lalu Andra memandang Dika sejenak
"Gue dijodohin sama Siska Dik,gue gak tau harus gimana,gue gak mau nikah sama orang yang gue gak cinta apalagi Siska bukan tipe gue"
"Kenapa lo gak nolak aja? kan beres"
"Gue udah nolak Dika.... tapi mereka tetap maksa gue nikah sama Siska, tolong gue Dik gue gak mau nikah sama Siska"
"Hmmm gimana ya?"Ucap Dika berusaha berfikir "Gimana lo minta waktu sama orang tua lo buat lo nyari perempuan yang lo cintai, dan bilang tuh sama mereka kalau lo belum menemukan cinta lo maka lo akan nikah sama Siska dan mau tidak mau lo harus nikah dengannya"Usul Dika
"Tapi gimana caranya? gue aja sama cewek cuek dan dingin, gue tuh mau cewek yang nerima gue apa adanya tanpa melihat harta gue dan gue juga mau cewek yang mandiri dan cantik tentunya, kenapa ya kalau gue deket sama cewek tuh keliatan galak dan cuek banget gak kaya sama lo santai kaya gini"Ucap Andra menyadari kesalahannya
"Nah itu masalah lo sendiri gue gak tau apa-apa,lagian sih lo sok-sokan jadi cowok dingin"
"O,iya Dik lo kok bisa sama wanita gila itu di mall malam tadi?"Tanya Andra mengalihkan pembicaraan
"Wanita gila?"Ucap Dika kebingungan
"Iya... siapa namanya itu lupa gue"
"Dih kok sama? jangan-jangan kalian jodoh"
"Apanya yang sama?"
"Kata-katanya, Bintang sering juga lupa nama lo dan bilang kaya gitu"
"Nah itu namanya Bintang tepukang"
"Lintang tepukang Ndra"Ralat Dika
"Terserah lo deh,jadi lo pacaran sama dia Dik?"
__ADS_1
"Enggak, gue angkat dia sebagai adik gue,kasian dia gak punya keluarga lagian gue juga gak punya jadi gue angkat sebagai adik gue aja nemenin gue dirumah"Ucap Dika, seketika wajah Andra berubah "Jangan berfikir yang aneh-aneh dulu gue masih waras"Ucapnya seakan mengerti pikiran Andra
~Perusahaan Biantara~
11.55
"Dika!"Teriak Andra
"Ada apa bos?"Tanyanya
"Tolong pesan makanan restoran seperti biasa,aku lagi sibuk tidak sempat makan di restoran"Suruh Andra
"Baik"Ucap Dika
Tidak berfikir panjang Dika langsung menelfon Bintang untuk menyuruhnya memesankan makanan Andra dan mengantarnya ke perusahaan
"Hello Bin tolong aku!"Ucap Dika yang ingin membuat Bintang panik
"Hello kak? kakak kenapa? minta tolong apa?"Ucap Bintang diseberang sana ikutan panik
"Pesanin Capcay dan antar ke alamat yang aku kirim"
"Lah... kirain kenapa"
"Cieee khawatir... aku gak papa kok, anterin ya?"
"Imbalannya apa?"
"Serius?"Bintang kesenangan
"Duh salah ngomong nih gue"Batin Dika
"Eh... iya kalau ada waktu"
"Oke,oke"
Sambungan berakhir
Tidak butuh waktu lama untuk sampai perusahaan Bintang kini sudah menginjakkan kakinya di lobby menuju masuk
"Permisi mbak saya mau antar makanan ini ke orang yang namanya Dika,dimana ya ruangannya?"Tanya Bintang pada resepsionis perusahaan
"Mbak tinggal naik ke lantai 4 dan disitu ruangannya mbak"Ucapnya mengarah lift
"Oh iya terimakasih mbak"
Kemudian Bintang berjalan menuju lift sebenarnya ia bingung cara menggunakannya bagaimana dan kebetulan ada seseorang karyawan juga yang sedang menuju lantai 4 ia menekan tombol lantainya dan kemudian lift itu bergerak, Bintang yang melihat hal itu hanya mungut-mungut tanda 'Oh gitu caranya'
"Tok... tok... tok..."Ketukan pintu
"Masuk"Ucap Dika
__ADS_1
"Kak ini makanannya"Ucap Bintang menyerahkan kantong plastik berisi makanan
"Itu bukan buat gue tapi buat Andra diruangan sebelah"
"Ya udah nih kakak aja yang kasi"Ucap Bintang yang ingin menghindari muka Andra yang sombong menurutnya
"Gue ada kerjaan lo aja"Dengan langkah yang malas dan membuang nafasnya ia pun pergi keruangan sebelah dimana Andra berada
"Tok... tok... tok..."
"Masuk!"Ucap Andra tanpa mengalihkan pandangannya ke laptop,lalu Bintang pun membuka pintu
"Permisi pak ini pesanan bapak"Ucap Bintang meletakan beda itu di meja Andra,lalu Andra melihat Bintang bergantian dengan kantong plastik yang ia bawa
"Kenapa hanya makanan saja? minumannya mana?"Tanya Andra terdengar dingin
"Karena kak Dika hanya...."
"Cukup! saya tidak mau mendengar alasan kamu, sekarang juga kau pergilah dan belikan saya jus jeruk!"Ucap Andra penuh penekanan
"Bapak boleh menyuruh saya,tapi bisa tidak bapak menyuruh saya dengan berbicara baik-baik bukan sepertinya seperti itu"
"Berani sekali kau berbicara seperti itu emangnya kau siapa? mengatur saya? kau bisa kehilangan pekerjaanmu kalau kau berani melawan saya"
"Kenapa enggak? kenapa saya harus takut? kita juga sama-sama manusia, juga sama-sama makan nasi jadi untuk apa takut? kalau bapak mau pecat saya hanya masalah sepele seperti ini silahkan saya bisa cari kerjaan lain, bukankah restoran bapak lagi kekurangan karyawan?"Ucap Bintang, ia kesal dengan sikap Andra yang semena-mena hanya karena ia pelayan restoran bukan berarti ia harus perlakukan seperti itu
Andra mendengar perkataan Bintang terhenyak sekaligus takjub dengan perempuan yang dibilangnya wanita gila,baru kali ini ia di lawan seorang wanita apa lagi wanita itu hanya pelayan restoran
"Baiklah sekarang tolong belikan saya minuman jus jeruk,ini uangnya"Ucap Andra dengan lembut tersenyum paksa Sambil memberikan uang lalu Bintang mengambilnya
dan beranjak pergi
"Tunggu dulu!"Ucap Andra
.
.
.
.
.
.
.
.
Yah gantung besok lagi ya
__ADS_1
Bersambung....