Istriku Seorang Peri

Istriku Seorang Peri
BAB 54:Sate Buaya


__ADS_3

Bintang POV


Dengan perlahan-lahan aku membuka mata yang di kejutkan oleh cahaya terang yang membuat bola mataku silau oleh cahayanya, aku mengedarkan pandanganku ke sekeliling di ruangan bercat putih dengan dipolesi warna coklat? aku dimana? shkktt... auh tanganku? aku merintih kesakitan di area tanganku yang sudah terpasang selang infus sepertinya aku sedang di rumah sakit,rasa sakit di kepalaku mulai berkurang tidak berdenyut hebat seperti tadi


Tak lama kemudian terdengar suara pintu terbuka apa itu Lee? yah tebakkan ku benar dia datang dengan wajah berbinar muka datarnya tidak ia timbulkan lagi kenapa ya? apa dia senang melihatku sakit?


Dia menatapku sejenak tatapannya sulit diartikan ada rasa bahagia? terharu? ahh aku jadi risih ditatap seperti itu dan tanpa aba-aba dia langsung memelukku sehingga aku terkejut membelalakkan mataku dia kenapa? ih ih dia menghujani wajahku dengan ciuman dia kenapa sih?


"Terimakasih"Ucapnya yang membuatku bingung


"Bu-buat apa?"Tanyaku sedikit gugup


"Kita akan jadi orang tua"


Deg!


Jantungku seakan ditabrak sesuatu hingga terasa tidak berdetak jadi orang tua? maksudnya aku hamil? aku mematung tatapanku lurus dan kosong,bagaimana ini? sekarang ada manusia di perutku? a-ku jadi seorang ibu? aku akan melahirkan? sungguh ini tidak terpikirkan olehku oh ya Tuhan gimana ini? jika aku pergi siapa yang akan menjaga dan merawat anakku?


"Sayang? kamu kenapa? kamu gak suka kita punya anak?"Tanyanya tiba-tiba membuyarkan lamunanku


"Su-suka kok kamu nanya kok kaya gitu? mana ada orang di dunia ini tidak suka punya anak?"Ucapku berusaha tenang,ya sebenarnya aku senang memiliki anak tapi... jika aku pergi gimana nasib anakku? aku menghembuskan napas panjang sebaiknya aku jangan memikirkan hal itu dulu,aku akan nikmati saja kenyataan ini walaupun berakhir pahit karena aku harus kembali keduniaku


Dia tersenyum kembali mengecup puncak kepalaku "I Love You"Ucapnya yang membuatku tersenyum


"Aku juga"Balasku


"Gimana? keadaan kamu? udah baikkan?"Tanyanya yang aku jawab dengan anggukan "Kata dokter kamu harus istirahat yang cukup gak boleh kerja yang berat-berat karena rentan bagi ibu hamil dan mulai sekarang kamu gak usah kerja lagi"Kenapa jadi begini? huh... inilah yang aku tidak suka darinya mengambil keputusan seenaknya saja


"Tapi...."Dia memotong perkataanku_-


"Gak ada tapi-tapian sayang"Menyebalkan_-


"Jika...."Oh bagus kalau saja aku badanku sedang tidak lemah sudah ku sempal mulutnya itu yang selalu memotong perkataanku

__ADS_1


"Jika aku tidak bekerja,apakah aku diam dirumah aja gitu? jadi orang bodoh yang tidak mempunyai pekerjaan?"Oh ternyata dia meniru perkataanku sekaligus gaya bicaraku hemmm mataku menyipit memandangnya


"Bagus hapalkan lagi dialognya!"Ucapku meniru perkataannya juga


"Kamu pikir aku artis disuruh menghapal dialog segala!"Ini suami menyebalkan banget sih sampai hapal semua kata-kataku


Aku tersenyum singkat yang membuatnya tertawa apanya yang lucu? oh no jangan sampai aku ikut ketawa juga melihatnya tertawa seperti kakak Dika yang gini 'Xixixixi' itu kedengaran sangat lucu hahaha akhirnya aku ketawa juga


...🐻🐻🐻...


"Kamu ingin memakan sesuatu?"Tanya mas Andra ketika kami dalam perjalanan pulang,ya kata dokter aku sudah boleh pulang


Kenapa dia nanya seperti itu? emangnya aku mau makan apa? "Makan sesuatu?"Tanyaku mengulangi perkataannya


"Iya biasanya ibu hamil seperti kamu itu ngidam sesuatu atau makan yang aneh-aneh gitu"Ngidam? apa itu? aku seperti pernah mendengarnya tapi dimana ya? kalau gak salah di salah satu sinetron yangku tonton


Sebenarnya aku tidak ingin makan apa-apa sih tapi suamiku sendiri yang menawarkan tentu saja aku tidak menolak "Emm makan.... sate buaya gak mau tau harus ada"Ucapku yang ingin mengerjainya


Dia langsung melotot hahaha lucu banget ekspresinya "Yang bener aja sayang mana ada sih sate buaya, yang ada cuman sate ayam,sapi,kambing masa iya ada sate buaya"Hahaha mungkin sekarang yang ada dipikirannya mengumpat diriku hahaha


Dia menghembuskan napas "Iya kita cari dulu"Iya cari aja sampai besok pun juga gak ketemu hihihi


...🍁🍁🍁...


Disisi lain dua orang yang sedang dilanda kecanggungan itu saling diam Dika yang asik sendiri dengan laptopnya sambil membaca laporan perusahaan dan wanita yang duduk manis disofa sambil mengutak-atik hpnya ya siapa lagi kalau bukan Anetta namanya, Dika terpaksa membawa Netta karena wanita itu tidak ingin dirumah sendirian


Sesekali Netta mencuri-curi pandang ke arah Dika yang kini sangat serius mengutak-atik benda persegi itu,kaca mata bulat yang bertengger di hidungnya membuat Netta jadi ingin menatap pria yang sebentar lagi menjadi suaminya itu


"Kalau diliat gini kok dia manis banget ya!"Batin Netta tersenyum melirik Dika tapi tangannya sibuk sendiri menggeser wallpaper handphonenya


Dika menyadari kalau dia sedang di perhatikan ia menurunkan sedikit kacamatanya menoleh ke Netta yang gelabakkan mengalihkan pandangannya ke ponsel yang tidak ada istimewanya di benda itu


Dika mengerutkan kening membenarkan kacamatanya lalu kembali fokus ke laptop

__ADS_1


Lagi-lagi Netta melirik Dika dengan seolah-olah dia sedang memainkan ponsel tapi matanya tetap melirik-lirik pria yang sedang sibuk itu


Dika melirik sekilas ke arah Netta ada seringgai tipis di bibirnya ia tiba-tiba mengedarkan pandangannya tiba-tiba ke Netta yang gelabakkan nekan-nekan ponselnya yang sebenarnya sedang menekan layar kosong


"Iya hello ini dengan mbak Layla?,Oh iya-iya makasih ya"Ucapnya berpura-pura menelfon seseorang yang bahkan nama yang ia sebut itu nama sembarangan yang terlintas di pikirannya


Dika menggeleng "Sinting"Batinnya bagaimana tidak? Netta tidak menyadari kalau ponsel yang di pegangnya itu terbalik dan malah menampilkan wallpaper bergambar Doraemon dan alpikasi lainnya


Netta melihat ke arah Dika sekilas kemudian membuka ponselnya memainkan game Fruit yang biasa ia mainkan,tak lama kemudian ia merasa bosan di ruangan itu dan untuk ketiga kalinya ia melirik Dika lagi ia langsung membulatkan matanya diiringi tegukan ludah ketika melihat wajah tampan Dika persis di depan matanya yang sedang menatap dirinya dengan intens


"Cieee yang diam-diam merhatiin"Godanya mendoel hidung Netta


Tidak dapat dikatakan lagi ekspresi Netta saat ini mukanya bagaikan tomat yang sangat merah kedua pipinya bersemu,ia mengerjap mengembalikan kesadarannya "Si-siapa yang merhatiin kamu? GR!"Sangkalnya beranjak berdiri namun baru saja ia melangkah kakinya tidak sengaja menyenggol meja didepannya alhasil ia kembali jatuh ke sofa dengan tangan Dika menopang tubuhnya


Mata mereka bertemu menatap lekat 1 detik, 2 detik,3 detik, 4 detik dan detik berikutnya Netta mengerjap menegakkan tubuhnya


"Makanya kalau jalan itu hati-hati"Sewot Dika


"Aku itu jalan udah hati-hati mejanya aja salah tempat bla bla bla"


.


.


.


.


.


Catatan penulis!


Nih aku dobel up,kaget yah? denger Bintang tiba-tiba hamil hahhaha maap ya othor masih belum cukup umur untuk membahas yang berbau vulgar

__ADS_1


...LIKE KOMEN VOTE JANGAN LUPA KOPI HITAMNYA ...


__ADS_2