Istriku Seorang Peri

Istriku Seorang Peri
BAB 58:Jam Tangan


__ADS_3

Dika dan Netta yang berada di atas pelaminan dengan gaun pengantin yang terpasang di badan pengantin baru itu membuat keduanya memancarkan sinar kebahagiaan,para tetangga dan teman terdekat Netta juga datang ikut hadir semuanya sudah memberikan selamat, bersalaman bahkan diantaranya ada yang memberi kado kini acara hampir selesai


"By aku mau kebelakang dulu ya"Ucap Netta yang dijawab anggukan oleh Dika


"Memangnya kamu mau kemana?"Tanya Dika


"Pipis"Jawan Netta


Tak lama kemudian Netta selesai membuang hajatnya,ia membuka pintu toilet dan hendak melangkah namun ada seseorang yang menghadang jalannya,pria itu memakai masker dan hoodie berwarna hitam sehingga Netta tidak mengenali wajahnya


"Siapa kamu?"Tanya Netta waspada nampaknya orang ini ada niat jahat terhadapnya pikir Netta


Pria itu mendekati Netta yang refleks mundur "Kamu cantik sekali Anetta! aku semakin gila karenamu ayolah kembali padaku!"Ucap pria itu mendekati Netta


"Mau kamu apa? jangan macam-macam!"Seragah Netta menepis tangan pria itu


Pria itu tersenyum di balik maskernya "Mau aku apa? AKU... MAU... KAMU!"Ucapnya semakin mendekat hingga tubuh Netta mentok didinding toilet itu


"Kamu siapa?"Tanya Netta dengan suara mulai meninggi "Saya bisa teriak ya!"Ancam Netta "Tolong.... mbkk mbkk"Mulut Netta di bekap dengan kain yang mengandung obat bius alhasil Netta pingsan jatuh ke pelukan pria itu yang menyeringai lebar


Sementara itu...


Sudah setengah jam Netta juga belum menampakkan dirinya,Dika jadi merasa khawatir akan terjadi apa-apa pada istrinya.Ia melihat jam tangannya yang menunjukkan pukul 11.25 dan akhirnya ia memutuskan mencari sang istri ke toilet


"By...!"Panggil Dika "Netta! Netta kamu dimana?"Panggilnya lagi namun tidak ada sahutan dari pemilik nama


"Apa dia diluar sama Bintang ya?"Gumamnya bertanya pada diri sendiri


Dika keluar mencari keberadaan Netta...


"Bin kamu liat Netta gak?"Tanya Dika pada Bintang


"Loh bukannya tadi sama kakak ya?"Tanya Bintang balik nanya


"Iya,tadi dia izin ke toilet bentar aku tungguin sampai setengah jam gak balik-balik"Jelas Dika kemudian pandangannya beralih pada Cullen dan Tamella yang sedang mengobrol "Kalian ada liat Netta gak?"Tanya Dika


"Nggak tadikan dia sama elu Ta"Jawab Cullen

__ADS_1


yang membuat Dika semakin panik


"Mungkin dia lagi istirahat ke kamarnya"Selidik Bintang


"Enggak mungkin,kalau pun dia ke kamar,dia pasti ngabarin aku dulu"Ucap Dika


"Ya udah mending kita cari dulu Netta dirumah ini"Usul Andra


Mereka berpencar mencari Netta ke seluruh sudut rumah Dika namun hasilnya nihil,Netta juga tidak di temukan


"Gimana?"Tanya Dika yang saat ini panik setengah mati


Cullen,Andra dan Bintang menggeleng "Nggak ada"Jawab Bintang mewakili Cullen dan Suaminya


"Atau jangan-jangan Netta di culik!"Celetuk Cullen menduga-duga


"Kalau gitu kita cek Cctv!"Usul Andra


"Memangnya di rumah ini ada Cctv kak?"Tanya Bintang pasalnya semenjak ia tinggal di rumah itu ia jarang menemukan atau melihat Cctv


Dika menggeleng "Enggak, Cctv-nya cuman ada di halaman depan sama garasi"Jawab Dika, lagian buat apa pasang Cctv di rumah sedangkan rumahnya itu dalamnya tidak ada barang yang berharga atau semacamnya


"Netta bawa jam tangan warna putihnya gak kak?!"Seru Bintang yang membuat ketiga lelaki itu terkejut


Dika berfikir sejenak berusaha mengingatnya "Aku tau yang ada di pikiran kamu!"Ucap Dika segera merogoh jasnya mengambil ponselnya melacak keberadaan Netta melalui ID yang ada di jam tangan Netta "Ketemu!"Seru Dika


(Ini bukan jam tangan anak kecil yang mereknya Immmo atau apalah itu ya, Bintang tau hal ini karena ia juga memiliki jam yang sama dengan Netta yang mereka beli beberapa bulan yang lalu)


Mereka semua langsung bergegas menuju lokasi tersebut...


...🍁🍁🍁...


Di sebuah gudang yang dalamnya terdapat kardus-kardus tersusun rapi dan ada beberapa kursi yang sudah rapuh tidak lama di pakai.Perlahan-lahan Netta membuka matanya samar-samar ia melihat lampu yang redup dan banyak sarang laba kepalanya tiba-tiba pusing akibat obat bius tadi


Apa ini? dia diikat? siapa yang menculikku? pikir Netta yang saat ini tubuhnya dikelilingi tali yang mengikat erat tubuhnya,Netta meronta sehingga mengeluarkan bunyi kursi yang didudukinya


"Hai Netta... akhirnya kamu bangun juga"Ucap pria itu dengan seringai licik di bibirnya

__ADS_1


"Rio?"Kejut Netta ketika melihat pria yang menculiknya adalah tetangganya sendiri


"Iya aku Rio Rechanct!"Bentaknya membuat Netta terperanjat memejamkan matanya,Pria yang bernama Rio itu menyelipkan anak rambut Netta ke telinganya kemudian mengelus pipi Netta yang kini hanya bisa diam dengan jantung yang tak karuan "Kenapa kau menolak ku Netta? kenapa kau bisa memilih pria sok tampan itu dari pada diriku? aku tidak kalah tampan dengannya bahkan aku mempunyai segalanya! aku kaya! aku pintar dan aku akan menuruti apa saja kemauanmu jika saja kau milikku, tapi tidak lama lagi kau akan jadi milikku Netta sayang!"Masih dengan mengelus pipi dan rambut Netta jarak muka Netta dan mukanya hanya tiga inci


Netta memalingkan wajahnya,ia tersenyum miring "Bodoh! kau sangat bodoh Rio! ternyata aku salah menilaimu selama ini! kau sangat licik! bahkan lebih dari kata itu! apa tadi kau bilang? kau kaya? kau pintar hahaha kau itu lucu sekali sudah tau memiliki segalanya kenapa kau bisa memilih ku hah? bahkan kau bisa cari wanita lain yang lebih baik dari pada aku!"Caci Netta diiringi ketawa sebagai ejekannya


"Itu karena aku sangat mencintaimu Netta sayang!"Rio masih membelai lembut rambut Netta lalu berpindah pada bibir Netta


Dengan sigap Netta mengigit tangan Rio yang berada di di bibirnya "Shit! kurang ajar!"Ucapannya mengibaskan tangannya lalu...


PLAK!


Satu tamparan keras mendapat di pipi Netta yang pelakunya adalah Rio


Netta tersenyum rasa sakit di pipinya tidak ada apa-apanya dibanding rasa sakit ia di usir dari rumahnya sendiri,Netta terkekeh "Kau bilang kau mencintaiku! tapi kau malah menyakiti orang yang kau cintai! hahaha katanya pintar tapi tidak punya etika! yang hanya bisa bermain kasar dengan wanita! omong kosong!"Ada satu cairan bening jatuh dari matanya


PLAK!


Lagi-lagi Rio menampar Netta


"HENTIKAN!"Teriak seseorang yang berhasil mendobrak pintu gudang itu


"Wah... wah... pahlawan kesiangan sudah datang rupanya!"Decak Rio melepas ikatan Netta membawa kedekapannya dengan pisau yang berbeda di depan muka Netta yang siap merobek lehernya "JANGAN MENDEKAT! ATAU NYAWA PENGANTIN BARU KALIAN INI AKAN MELAYANG!"Ancam Rio


Dika,Cullen dan Andra tampak terkejut sedangkan Bintang berlindung di balik tubuh suaminya, ketiga pria itu refleks mundur mereka tidak tau harus melakukan apa


.


.


.


.


.


Catatan penulis!

__ADS_1


Oh... maygod othor benar-benar tidak bisa memikirkan konfliknya harus bagaimana gengs, Othor yang bernama SARWINDA DSIAWATI ini masih sekolah SMP jadi harap maklum kalau penulisan atau penjelasannya kurang jelas berantakan argh kehabisan kata-kata aku😭 tetap setia terus ya para pendukung othor yang masih junior ini,Bab selanjutnya akan ada gemparan antara Bintang dan Andra ok sampai jumpa!


__ADS_2