Istriku Seorang Peri

Istriku Seorang Peri
BAB 63:Hari Patah Hati Cullen


__ADS_3

Matahari berganti dengan bulan sabit yang redup di tutupi oleh awan hitam yang nampaknya langit ingin menumpahkan kesedihannya malam ini


~Ruang Tengah~


"Mas Andra kemana sih? kok belum pulang juga?"Gumam Bintang yang sedang menunggu kedatangan sang suami yang tak kunjung menunjukan batang hidungnya padahal hari sudah menunjukkan pukul 08.05 biasanya Andra pulang sore atau setelah magrib


"Bentar lagi kak Andra juga pulang kak, tunggu aja sebentar lagi"Ucap Laura yang melihat kakak iparnya gelisah sejak tadi "Oiya kak kado buat kakak besok ya,soalnya barang itu lagi dibungkusin"Lanjut Laura yang di balas anggukan dan senyuman dari Bintang


Tak lama kemudian terdengar suara deru mesin mobil masuk ke area garasi, Bintang pastikan itu suaminya ia berjalan menuju pintu tidak sabaran untuk bertemu sang suami


"Yang!"Panggil Bintang menghambur pelukan ke Suaminya


Andra tersenyum membalas pelukan istrinya "Maaf... nunggu lama yah?"Tanya Andra yang dijawab anggukan kecil dari istrinya


Setelah selesai bermanja-manja pada sang suami Bintang memberi makan pada peliharaan berbulunya, seperti biasa satu paha ayam "Selamat makan Loly!"Seru Bintang memberi Loly makan


"Hmmm Makasih"Ketus Loly


Andra yang sudah biasa melihat hal itu hanya diam menatap istrinya "Pemalas yang tiga ekornya lagi mana? gak di kasih makan?"Tanya Andra


Bintang tiba-tiba teringat tiga ekor kucing yang masih berada di bawah "Oiya Yang! Munah,Jubai sama Ujang masih di bawah belum aku masukin ke rumah Loly,kira-kira mereka berantem gak ya kalau di satuin?"


Ya Loly saat ini memiliki rumah mini yang di lapisi kaca transparan, rumah kecil mungil itu terbuat dari kayu yang berwarna cokelat.Kalian taulah itu ide siapa


Andra mengangkat bahu tidak tau "Kalau mereka satu spesies sih seharusnya gak berantem,coba aja siapa tau mereka akur"


"Bentar dulu ya Loly aku ambilkan teman baru kamu,kalau bisa jadi istri kamu"Ucap Bintang mengelus kepala Loly


Bintang mengambil tiga ekor kucing yang bernama Munah, Jubai dan Ujang itu.Tak lama kemudian Bintang datang dengan membawa hewan menggemaskan itu


"Nih keluarga kamu,kalian jangan berantem ya!"Ucap Bintang memasukan Munah kedalam rumah Loly melihat reaksi keduanya dulu "Loly kenalin ini namanya Munah kamu bisa jadikan dia istri kamu,ini anak-anaknya Munah namanya Jubaidah dan Ujang"Melihat Munah dan Loly tidak berantem Bintang memasukan Jubai dan Ujang


"Bintang gak seru ah!"Protes Loly


"Loh kenapa? kamu gak suka?"Tanya Bintang melihat reaksi Loly kecewa


"Masa aku di kasi yang bekas?"


"Bekas apanya?"Bintang tidak mengerti


"Itu loh masa aku di kasi yang janda anak dua?"Celetuk Loly dengan muka datar dan murungnya.benar-benar kucing gak ada akhlak!


Seketika tawa Bintang pecah ternyata hewannya yang satu ini punya pikiran seperti manusia "Maksudnya kamu mau yang perawan gitu?"Tanya Bintang berusaha menghentikan tawanya

__ADS_1


"Kenapa yang?"Sambung Andra penasaran apa penyebab Istrinya tertawa keras seperti tadi


"Itu loh Yang, Loly katanya gak mau punya bini janda anak dua hahaha"Tawa Bintang kembali pecah


Andra hanya menggelengkan kepalanya dalam pikirannya kok bisa gitu ya? kucing mah kucing aja gak udah ada manusianya.Udah pemalas, nyusahin gaya lagi gak mau yang janda.


"Eh tapi di cantik walaupun janda Bin,gayanya bohaiiii,matanya cantik biru-biru anaknya juga unyu-unyu"Ucap Loly


"Tuh kan apa aku bilang! 'Perawan memang menawan Janda lebih aduhaiii' "Kelakar Bintang sedikit menyanyikan bait lagu yang berjudul Perawan atau Janda (Pokoknya jangan nanya si peri bisa nyanyi lagu dangdut tahun 2013 juga ya?)


"Punya istri kok gini amat ya?"Batin Andra lagi-lagi menggelengkan kepalanya


"Sikat ajalah!!"Seru Loly mulai mendekati sang betina yang tampak malu-malu (Bayangin aja sendiri)


...(Skip yang abstrud! kita melangkah yang serius dan sedih)...


...🍁🍁🍁...


Di kediaman rumah Andika Pratama dengan sang istri kini mereka seperti biasa menonton sinetron di televisi bersama.Dika yang saat ini sedang serius menonton TV sementara sang istri juga menonton dengan cemilan di pangkuannya.


Ting... tong... ting... tong...


"Siapa By?"Tanya Netta ketika mendengar bel rumah berbunyi,Dika mengangkat bahunya yang artinya tidak tahu


Lagi-lagi bel berbunyi berkali-kali "Iya sebentar!"Teriak Dika sembari membuka pintu


Dika terkejut melihat sahabatnya dengan keadaan berantakan rambut acak-acakan,pakaian obrak-abrik dan jalan sempoyongan.Orang itu Cullen


Cullen tiba-tiba ambruk menjatuhkan badannya ke arah Dika yang kini menopang tubuhnya "Yo! lo kenapa Yo?"Ucap Dika menepuk-nepuk pipi Cullen mengembalikan kesadarannya


Dika membawa Cullen ke ruang tamu...


"By! tolong ambilkan air minum!"Teriak Cullen


Netta yang mendengar teriakan sang suami berlari menuju ruang tamu.Netta langsung melotot melihat Cullen terkulai tak berdaya,tanpa ba-bi-bu lagi Netta segera mengambil air ke dapur


"Cullen! lo kenapa?"Tanya Dika, tidak biasanya Cullen seperti ini dia kenapa? apa sedang ada masalah? tapi tidak mungkin hanya karena masalah di sampai seperti ini pikir Dika


FLASHBACK ON


Hari ini sebenarnya hari bahagia bagi Cullen karena ia sudah memantapkan hatinya untuk melamar sang kekasih untuk menikah dengannya namun hari itu malah sebaliknya.Hari yang ia harapkan akan bahagia malah menjadi hari terburuknya


Cullen bertekuk lutut di hadapan Chika yang selama dua bulan ini menjadi kekasihnya

__ADS_1


"Aku tidak percaya orang sepertiku bisa jatuh cinta,tapi aku tetap manusia biasa yang butuh pendamping hidup dan butuh kasih sayang, jadilah istriku... Will you marry me?"Sebuah untaian kata-kata keluar dari mulut Cullen yang tulus dari hati Sambil menyodorkan satu buah cincin di hadapan Chika yang kini sok terkejut


"Tapi----"


"Tapi.... sayangnya Chika tidak bisa menerima lamaranmu bocah ingusan!"Celetuk seorang pria berbadan besar perut buncit dan kalung perak di lehernya tampaknya pria itu tidak pantas di sebut pria lebih tepatnya Om-om.Laki-laki itu merangkul bahu Chika yang tersenyum ke arah (Yang othor sebut Om itu)


Deg!


Jantung Cullen seakan berhenti berdetak,ia harap yang dilihatnya ini hanya mimpi.Tidak mungkin Chika seperti itu! tidak mungkin dia menghiyanatiku! katakan ini mimpi!.Cullen masih tidak percaya apa yang telah dilihatnya


Cullen melempar ke sembarang arah cincin yang ada di tangannya itu semua tidak berarti lagi baginya "Jelaskan apa maksud semua ini Chika?"Tanya Cullen berusaha santai melihat raut wajah Chika santai tanpa dosa "Dan kau siapa?! berani-beraninya mengataiku bocah ingusan? kau sendiri tidak ingat umur! kau lihat uban di kepalamu itu sudah beranak!"Gerutu Cullen masih sempat mencaci-maki lelaki itu


Lelaki itu tampak marah pada Cullen terlihat jelas di matanya yang sudah memerah "Baby kau jelaskan padanya siapa aku sebenarnya!"Seragah Lelaki itu pada Chika


"Cih baby!"Umpat Cullen geli sendiri mendengar kata itu


"Kenalin dia suamiku"Ucap Chika memperkenalkan lelaki itu yang adalah suaminya


Cullen terkekeh geli.Ini menurutnya lucu sekali namun tawanya itu tak berlangsung mengingat Chika wanita pertama yang telah membuatnya jatuh cinta.Dengan menahan rasa sesak di dadanya Cullen berkata "Aku baru sadar bahwa semesta tidak menginginkan kita untuk bersama tapi semesta mempertemukan kita hanya untuk memberikan pelajaran pada huniannya untuk mengingat kata-kata 'Kenal dulu lebih baik baru bertindak' "Cullen tertawa, bukan karena semua ini lucu tapi ia mentertawakan dirinya sendiri menyesal karena telah jatuh cinta pada orang yang salah


Cullen bedecak tidak habis pikir apa yang telah ia lakukan "Ternyata selama ini aku salah menilaimu! muka aja sok polos tapi hati seperti duri sama halnya dengan lebah!"Cibir Cullen


"Wah manis dong"Ucap Chika tanpa rasa bersalah(Kan lebah makan madu ya gak si)


Cullen menggelengkan kepala tidak menyangka Chika yang lembut dan manis satu jam yang lalu kini telah berubah total ke wujud aslinya "Iya manis dibibir tapi di belakang bawa duri!" Cullen berusaha tidak berlaku kasar pada Chika apalagi masih ada cinta di hatinya walaupun masih sedikit tapi ini menyakitkan! kata-kata maminya selalu tersimpan di benaknya Jangan berbuat kasar pada wanita walaupun dia menyakitimu


"Oh.... oke kalau itu mau kamu ini hukuman buat orang penghianat sepertimu"Cibir Cullen menghadiahkan Chika siraman jus jeruk bak seorang istri memergoki sang suami selingkuh kemudian ia berlenggang pergi dengan hati yang tersayat-sayat


FLASHBACK Off


Hari ini aku mendapat pelajaran bahwa tidak semua orang baik bahkan mereka menipu dengan wajah! Cih hari ini sangat memalukan! tapi hatiku sakit! agrh... Ya allah aku merasa Dejavu.Apa ini rasanya diselingkuhi? tapi bukan aku yang di selingkuhi tapi suaminya!,apa ini rasanya sakit hati? kalau begitu maafkan aku para mantanku!, eh tapikan mereka gak cinta sama aku,mereka hanya memanfaatkan ketampananku arghh pusing!.Di sepanjang jalan Cullen menggerutui dirinya sendiri


.


.


.


.


.


Catatan penulis!

__ADS_1


Mau ketik tentang Chika Bab ini akan panjang dong, yaudah lah ya intinya Chika itu suka selingkuh sama pria manapun yang mau jadi kekasihnya tapi itu semua dapat izin dari suaminya sendiri,aneh memang! pokoknya yang gak masuk akal masukin aja.jangan di pikirin entar pusing sendiri.


__ADS_2