Istriku Seorang Peri

Istriku Seorang Peri
BAB 56:Yang!


__ADS_3

Setelah perdebatan antara dua tuyul itu mereka menikmati makanan yang sudah tersedia di atas meja meskipun perdebatan itu di akhiri dengan sentilan dari Cullen ke telinga Dika,ya sepertinya saat ini Cullen masih dendam


"Kak!"Panggil Bintang


"Hm"Sahut Dika menatap Bintang


"Kenapa kalian tiba-tiba mendadak besok nikah?"Tanya Bintang,yang lainnya hanya menjadi penyimak mungkin pertanyaan itu sudah di wakilkan


"Sebenarnya gak mendadak, ini sudah kami rencanakan dari tiga hari yang lalu,cuman aku aja baru kasi tau kalian"Jelas Dika yang di jawab anggukan serta 'Oh' dari Bintang


"Terus kalian nikahnya dimana?"Sambung Cullen ikut berkomentar


"Di rumah, kita gak buat acara besar-besaran cuman ngundang tetangga sama keluarga temen dekat aja iya kan By?"Ucap Dika meminta dukungan dari Netta yang di jawab 'Iya'


"Oh By! By! By! By!"Ledek Cullen yang mendapat sikuan dari Dika sementara Andra dan Bintang masih dengan ekspresi datarnya


"Jadi aku mau kalian malam ini ikut aku ke rumah ibunya Netta buat minta restu sekaligus berkenalan,itu pun kalau kalian tidak keberatan untuk ikut"Pinta Dika dengan suara lembut,Ya biar bagaimanapun juga Netta masih mempunyai keluarga apa lagi ia perempuan tidak baik nikah tanpa ada wali satupun


Cullen tiba-tiba merasa iba dengan sahabatnya yang tidak memiliki keluarga ini,ia merangkul bahu Dika memberinya kekuatan ia tau perasaan Dika saat ini "Gue ikut!"Seru Cullen


Andra yang berada di samping Cullen tiba-tiba pindah ke samping Dika ia juga merangkul temannya itu "Gue juga ikut! ternyata korban sinetron kawin juga"Goda Andra yang mendapat tatapan sinis dari Dika,Kini tiga pasang mata tertuju pada Bintang yang belum memberikan jawaban


"Apa?"Ketus Bintang merasa di pandangi


"Wih... bumil sensi amat"Celetuk Cullen


"Kamu ikut nggak?"Tanya Dika


"YA PASTI IKUTLAH LO KAN KAKAK GUE,SUAMI GUE AJA IKUT"Seragah Bintang tiba-tiba emosi


Semua mata langsung melebar melihat Bintang tiba-tiba seperti orang marah "Woi! santai aja kali gak usah nyolot!"Ucap Cullen juga terbawa emosi


"Bin lagian lo kenapa sih jawabnya kaya gitu?"Tanya Netta sambil mengusap punggung Bintang


"Gak tau pengen esemosi aja"Jawabnya kali ini lebih santai


"Emosi!"Ralat Cullen,Dika dan Andra serentak


"Ah sama aja"Kesal Bintang


"Beda itu O----"Cullen.


"Udah-udah harap maklum bumil emosi sama moodnya naik turun jadi gak usah di lawan mending ngalah"Ucap Netta menghentikan perdebatan yang tidak jelas itu


"Iya,iya yang waras ngalah"Ucap Cullen yang mendapat mata yang mau keluar dari tempatnya


"MAKSUD LO APA HAH?"Seragah Bintang dengan suara naik satu oktaf


(Kalau dilanjutkan tidak akan selesai jadi skip!)

__ADS_1


...🍁🍁🍁...


Hari mulai gelap matahari sudah tidak menampakkan dirinya lagi kini sudah berganti cahaya bulan dengan bintang yang bertaburan di langit yang indah dan cerah itu


"Yang!"Panggil Bintang dengan sebutan baru sambil bercermin


Andra yang sedang sibuk dengan ponselnya menoleh Bintang "Dih sejak kapan panggilannya berubah?"Tanya Andra


"Sejak tadi aku nonton Film romantis,terus kekasihnya itu manggil cowoknya 'Yang' begitu juga sebaliknya,manis tau dengernya"Ucap Bintang sembari memoles wajahnya dengan bedak "Mulai detik ini kita manggilnya kaya gitu juga ya"Pinta Bintang


Andra jadi mendelik geli meskipun ia kadang-kadang memanggil Bintang sayang dan kadang-kadang juga pake nama, tapi kali ini beda istrinya sendiri yang minta demi untuk membuat sang istri senang,iyakan ajalah pikirnya "Hm"Jawabnya singkat


"Kok jawabnya gitu doang?"


"Ya terus mau gimana?"


" 'Iya Yang' gitu"Jawab Bintang dengan nada manja yang membuat Andra semakin geli sendiri


"Iya Yang"Ucap Andra secepat kilat singkat padat dan jelas


"Yang!"Panggil Bintang lagi,Andra menoleh


"Aku gemukkan gak sih?"Tanya Bintang sambil memutar-mutar tubuhnya depan cermin


"Nggak"


"Boong ah orang aku gemukkan gini"


Tok... tok... tok...


Suara ketukan Pintu yang membuat suami istri itu melepas pelukannya,Andra membuka pintu mengecek siapa yang datang


"Lama banget sih! kalian lagi ngapain di dalam?"Tanya Cullen yang sudah menunggu lama di bawah bersama Dika dan Netta, Sepertinya tuyul yang satu ini tidak sabaran dan juga tidak suka menunggu karena menunggu itu sakit menurutnya dan juga menurut yang nulis cerita ini


"Sebentar!"Ucap Andra lalu membalikkan tubuhnya "Bintang... kamu udah siap?"Tanya Andra sedikit berteriak


"Udah"Ucap Bintang sambil menenteng tasnya "Aku bilang tadi apa? panggil 'Yang' kamu mah"Kesal Bintang


"Iya,iya"Sahut Andra pasrah sementara Cullen memutar bola matanya melihat drama patsuri itu


...🍁🍁🍁...


Tiba dirumah Ibu tiri Netta...


Kenapa disebut rumah ibu tiri Netta? karena Netta tidak menganggap itu rumahnya lagi dan semua harta Ayahnya pun sudah diwariskan oleh adik laki-lakinya yang merupakan anak dari ibu tirinya dan ayahnya


Netta melangkah menuju pintu rumah yang sangat bersejarah baginya itu dan kini hanya tinggal kenangan,kenangan ia di besarkan di rumah ini,kenangan tertawa bersama sang Ayah dan bunda dan kenangan dia diusir dari rumah ia sendiri


Netta tersenyum mengikhlaskan semuanya, tangan Netta dingin seolah takut untuk masuk kerumah itu lagi,Dika yang berada di samping Netta menggenggam erat tangannya seakan memberi kekuatan dan kehangatan

__ADS_1


"Kamu tenang aja"Ucap Dika menatap bola mata hitam milik Netta,Netta tersenyum kemudian mengangguk


Cullen menekan tombol bel rumah "Assalamualaikum"Ucap Cullen sambil menekan tombol bel berkali-kali namun tidak ada jawaban


"Assalamualaikum"Ucap Dika sambil mengetuk pintu


Tak lama kemudian keluarlah seorang wanita paruh baya "Siapa sih yang malam-malam begini berta---"Ucap wanita itu menggantung ketika membuka pintu


Wanita itu seperti mendapat undian berhadiah jutaan rupiah melihat tamunya itu tampan-tampan semua, ia tersenyum mempersilakan tamunya masuk dan seketika senyumnya itu pudar ketika melihat anak tirinya datang bersama tiga orang pria tampan itu


"Mau apa lagi kamu kesini?"Tanya Wanita yang tiada lain ibu tiri Netta


"Maaf bu boleh kami duduk dulu?"Tanya Andra sopan


"Oh iya silahkan"Jawabnya membimbing mereka duduk


"Bi! tolong bikinin minuman"Ucap Wanita itu


yang di jawab 'Iya Nyonya' dari pembantu rumah


"Sebelumnya saya memperkenalkan diri dulu (Andra memperkenalkan diri bersama Bintang dan Cullen)"


"Saya Nita"Ucap wanita yang bernama Nita itu "Tujuan kalian kesini ada apa ya? dan kenapa kalian membawa anak ini?"Tanyanya menunjuk Netta


Netta tersenyum getir tapi hatinya tersayat-sayat mendengar kata 'anak ini?' hah dasar wanita bermuka dua! saat ayahnya ada dia sangat bersikap manis dan lembut terhadap Netta ckck ayah kau salah pilih pikir Netta


"Sebenarnya kedatangan kami kesini untuk meminta restu ibu dan keluarga agar merestui pernikahan Netta dengan adik saya namanya Dika,kalau ibu berkenan ibu bisa datang ke acara pernikahan mereka dan membawa anak lelaki ibu sebagai wali dari pihak perempuan"Jelas Andra


Kenapa Andra bisa tau kalau Netta memiliki adik laki-laki? dan kenapa malah Andra yang menjelaskan bukan Dika? karena ini sudah di rencanakan di perjalanan menuju kerumah tersebut


.


.


.


.


.


Bersambung...


...🍁🍁🍁...


Catatan penulis!


Mau nanya kalian bosan gak si sama cerita ini?


masih tertarik gak? kalau enggak othor cepet-cepet tamatin ceritanya, othor juga mau bikin cerita baru setelah tamat ini

__ADS_1


...LIKE KOMEN VOTE DUKUNGAN! ...


__ADS_2