
Disisi lain....
Bruk!
Cullen tidak sengaja menabrak seorang wanita
pasalnya ia sedang menelpon seseorang hingga tidak melihat apa yang ada didepannya
"Eh... maaf mbak saya----"Ucap Cullen menggantung ketika melihat wajah cantik,putih dengan mata teduh wanita itu yang mampu membuatnya terhipnotis
Wanita itu membenarkan bajunya lalu tersenyum ke arah Cullen "Gapapa saya juga gak liat-liat kalau jalan"Ucap wanita itu kemudian berlalu pergi
Cullen terkejut tidak biasanya wanita seperti itu hanya meninggalkan dirinya begitu saja biasanya para wanita mengajaknya berkenalan atau semacam meminta nomor telepon tapi ini berbeda.Menarik!
Cullen tersenyum miring lalu mengejar wanita itu "Hey!"Panggil Cullen,wanita itu menoleh
"Iya?"
Lagi-lagi Cullen terpana dengan senyum wanita itu "Eemmm boleh kita berkenalan?"Tanya Cullen mengulurkan tangannya "Cullen"Memperkenalkan diri
Wanita itu berfikir sejenak lalu menerima uluran tangan Cullen "Jessica.Panggil aja Chika"Ucap wanita yang bernama Jessica itu
Cullen mungut-mungut tanpa melepas genggaman tangannya "Tangan yang halus dan lembut"Batin Cullen
Jessica menginyit tangannya tidak dilepas juga "Mas! mas!"Ucapnya melambaikan tangan depan muka Cullen yang membuat lamunan pria tampan itu buyar
"Ah i-iya maaf"Cullen melepaskan tangannya
"Kalau gitu saya pamit dulu ya"Jessica kembali melangkah
Cullen menatap punggung Jessica "Sepertinya saya tertarik dengan kamu"Ucap Cullen jujur baru kali ini Cullen berkata terang-terangan suka pada seorang wanita, Jessica menghentikan langkahnya
Jessica berbalik badan lalu tersenyum "Jika kita bertemu lagi berarti semesta menginginkan kita bersama"Ucap Jessica berlalu pergi
...πππ...
Lain cerita lain tempat...
"Cabenya jangan banyak-banyak Yang!"Cegah Andra mengambil botol cabe di tangan Bintang yang menuangkan terlalu banyak
Bintang berdecak menghirup sedikit kuah baksonya,ia rasa ini cocok dengan lidahnya.Bintang makan dengan lahap hingga Andra yang melihat menggelengkan kepala
Sepuluh menit kemudian Bintang juga belum selesai makan ia malah menambah satu mangkok lagi sementara suaminya masih setia menunggu
"Excuse me sir, miss I want to ask if you know where the rose road?" ?(Permisi tuan,nona saya ingin bertanya apa kalian tau jalan mawar dimana?)"Tanya seseorang yang tiba-tiba datang,pria itu tampak bukan dari Indonesia terlihat jelas dari wajahnya yang asing
"Road of roses? sorry sir, I am not from here, you should just ask this man (Jalan mawar? maaf tuan,saya bukan orang daerah sini sebaiknya tanya pada bapak ini saja"Jawab Andra menunjuk penjual bakso itu
__ADS_1
"Okay then thank you (Baiklah kalau begitu terimakasih)"Ucap Pria itu berlalu pergi
"Just a second! Are you from Korea? (Sebentar! apa tuan berasal dari negara korea?)"Tanya Bintang merasa tidak asing dengan wajah pria itu mungkin ia pernah melihat di salah satu drama yang ditontonnya
Pria itu menghentikan langkahnya
"Ne,jeoleul al-a bolkayo? (Iya,kau mengenaliku?)"Tanyanya dengan bahasa korea
"Ani..,moleugess-eo, neoui eolgul-i naege igsughan geos ppun-iya (Tidak,saya tidak mengenali tuan hanya saja wajah anda tidak asing bagi saya)"Jawab Bintang dengan bahasa korea juga
"Wooaahh hangug-eo hal jul aseyo? (wah kau bisa berbahasa Korea?)"
Andra: ???
"Ne,jogeum (Iya, sedikit)"
Andra mengerutkan dahinya apa ini? istrinya bisa berbahasa korea? dengan sangat fasih? dan apa yang dia bicarakan? pikirnya
"Geuleohdamyeon naega dangsin-eol aleg doelkkayo? (kalau gitu boleh saya berkenalan dengan anda?)"
"Mullon je ileum-eun Bintang-igoige je nampyeon-ui ileum-eun Andra (Tentu saja,namaku Bintang dan ini suamiku Andra)"Bintang memperkenalkan Andra tanpa ia sadari suaminya itu sedang melongo tak percaya
"Beolsseo gyeolhon hasyeosneyo.sogaehae deulilgeyo Seou-Kun i mannaseo bangawoyo (Ternyata kau sudah bersuami, perkenalkan aku Seou-kun senang bisa berkenalan dengan anda)"Ucap pria yang bernama Seou-Kun itu membungkukkan badannya
Andra: ???
"Nado (Saya juga)"Sahut Bintang menganggukkan kepalanya
Andra menatap tajam istrinya yang melanjutkan makan baksonya "Bicara apa kamu?"Tanya Andra
"Kenalan"Jawab Bintang apa adanya
"Belajar bahasa Korea dari siapa?"
Bintang meminum teh esnya lalu menatap suaminya yang saat ini penasaran setengah mati "Gak belajar sama siapa-siapa"
"Terus kamu kok bisa bahasa korea?"
Bintang tersenyum "Aku kan peri mau bahasa Thailand pun aku juga bisa"Bisik Bintang yang membuat Andra menelan ludahnya
"Kenapa bisa gitu ya?"Tanya Andra pada dirinya sendiri
"Bisalah peri itu bisa mendeteksi bahasa dipikirannya, bahasa negara mana pun aku juga ngerti dan bisa ngomong kecuali bahasa daerah"Jelas Bintang kembali menyuap bakso kedalam mulutnya
Andra tampak mungut-mungut mengerti
"Watashi wa shinjimasen (Aku tidak percaya)"Ucap Andra masih tidak percaya Bintang bisa berbicara berbagai bahasa jadi ia coba pakai bahasa Jepang yang hanya sedikit ia ketahui
__ADS_1
Bintang tertawa terbahak-bahak mendengar Andra berbahasa Jepang aneh saja mendengarnya "Hahaha Shinjirarenainara daijΕbudesu (Kalau tidak percaya yasudah)"Balas Bintang dengan bahasa yang sama
Seketika mata Andra membulat "Huft...."Ia hanya bisa membuang napas
...π¦§π¦§π¦§...
~Pemakaman X~
"Pah... Mah... apa kabar kalian disana? Dika disini baik-baik saja"Lirih Dika sambil memegang kayu Nisan orang tuanya sementara Netta merangkul Dika memberinya kekuatan "Sekarang Dika punya istri pah mah maaf sebelum Nikah Dika gak mampir kesini dulu,ini istri Dika namanya Netta...,istri Dika cantikkan pah mah? semoga kalian merestui hubungan kami"Dika mengelus tangan Netta kemudian mengecupnya singkat,bulir bening jatuh di pipi Dika yang cepat-cepat ia menyekanya
"Pah... Mah... kenalin saya menantu kalian semoga kalian bahagia disana... terimakasih telah melahirkan anak seperti Dika,dia baik sama Netta,dia mau menerima Netta apa adanya bahkan saat Netta dalam keterpurukan dia menyemangati Netta untuk tidak larut dalam kesedihan dan kesengsaraan.Terimakasih sudah hadir dalam hidupku"Netta tersenyum menatap suaminya yang mengusap kepalanya
Setelah menyiram makam orang tua Dika dengan bunga kini mereka beralih pada makam orang tua Netta
Netta mengelus kayu Nisan yang bertulisan nama ayahnya "Yah... Netta kangen ayah,ayah yang tenang ya disana,Netta disini udah ada yang jagain ayah gak usah khawatir,Netta sudah nikah sama orang yang Netta cintai seperti ayah dulu bilang"Netta tersenyum berusaha tidak mengeluarkan air mata namun apalah daya hatinya sakit teringat masa-masa ia dengan sang ayah
"Netta sayang! kamu dimana nak?"
"Ayah ada es cream"
"Mana yah...?"
"Taaraaa ketemu!"
"Ayah curang!"
"Hehehe iya nanti ayah beliin es creamnya"
"Sekarang!"
"Baiklah tuan putri,ayok naik! ayah gendong"
"Oke!"
Netta tersenyum air matanya luntur ketika mengingat masa kecilnya "Ayah udah ketemu bunda ya? pasti bunda senang liat ayah.Netta kangen sama ayah bunda..."Lirih Netta
Dika mengelus punggung istrinya memberi kekuatan lewat sentuhan lembut tentunya ia juga ikut merasakan apa yang istrinya rasakan saat ini"Ayah... saya janji akan selalu menjaga dan membuat anak ayah bahagia.kami akan selalu mengirim doa untuk kalian..."
...πππ...
.
.
.
.
__ADS_1
.
...LIKE KOMEN VOTE KASI KOPI BIAR MELEK TERUS!...