Istriku Seorang Peri

Istriku Seorang Peri
BAB 47: Sertifikat and Nasi Kucing


__ADS_3

Jam makan siang tiba Bintang memutuskan untuk datang kekantor Andra membawakan makanan yang telah ia beli, sebelumnya Bintang sudah memberi tahu Andra bahwa dia akan ke kantornya untuk makan siang bersama


Di kantor Bintang di sapa ramah oleh karyawan Andra ia pun tidak sungkan untuk membalas sapaan mereka diiringi dengan senyumnya yang membuat para karyawan menyukai istri bosnya karena keramahan yang Bintang miliki tidak seperti sang pemilik perusahaan yang dingin dan tegas


Sampai di ruangan Andra ia masuk begitu saja tanpa mengetuk pintu, ia merasa tidak enak karena ada seorang pria yang sedang berbicara pada Andra yang nampaknya berbicara serius


Andra memandang istrinya yang di pandang menganggukan kepala mengerti seakan tau arti tatapan suaminya yang menyuruhnya duduk dulu, ia duduk di sofa yang lumayan jauh dari Andra dan mulai menyajikan makanan di atas meja


"Tuan Andra saya tidak mau tau pabrik anda yang berada di desa X akan saya gusur"Ucap pria yang berbicara pada Andra yang bernama Zian itu


"Sekali lagi saya minta maaf Tuan Zian,tapi saya akan membeli tanahnya berapapun yang anda mau"Ucap Andra memohon


"Sayangnya saya tidak butuh uangnya tuan! saya hanya ingin tanah saya kembali!"Ucap Zian berbicara tegas


Bintang yang sedang menyiapkan makanan pun jadi terganggu dengan ucapan tegas dari Zian pada suaminya


"Maaf saya menyela---"Ucapnya melihat Zian sejenak "lelaki itu?"Batin Bintang "Ada masalah apa ini? kenapa anda berbicara tinggi sekali dengan suami saya?"Tanya Bintang


"Maaf nona ini bukan urusan anda"Tegas Zian melihat Bintang


"Iya Bintang kamu sebaiknya duduk saja"Suruh Andra membawa istrinya kesofa namun Bintang menolak


"Katakan ada masalah apa?"Tanya Bintang tak kalah tegasnya,Andra ingin menghentikan ucapannya namun Bintang sudah mengisyaratkan Andra untuk diam


"Baiklah jika anda memaksa, jadi suami anda ini telah ditipu seseorang dengan menjual tanah saya padanya dengan sertifikat palsu dan sertifikat aslinya ada pada saya"Jelas Zian


Bintang menaikan alisnya sejenak "Kenapa kamu gak beli aja Lee tanahnya?"Tanya Bintang pada Andra


"Aku sudah menawarkan untuk membeli tanahnya dengan harga 1,5Miliar lebih tinggi dari harga sebelumnya, tapi tuan Zian ini tidak mau,ia ingin menggusur pabrik kacang kedelai yang telah aku bangun dan jika pabriknya di gusur otomatis perusahaan akan rugi besar bahkan ratusan miliar"Jelas Andra


Pandangan Bintang beralih pada Zian yang menunjukkan raut datar dan keseriusan "Aneh.... uang segitu gak sedikit kenapa dia tolak? bahkan dia bisa membeli tanah lagi sepertinya ada yang tidak beres!"Batin Bintang menduga-duga menajamkan matanya menatap Zian


"Jika pabrik itu di gusur anda ingin membangun apa di sana?"Tanya Bintang


"Saya akan membangun tempat wisata"Jawab Zian


"Jika hanya ingin membuat tempat wisata saya ada tanah di daerah sana yang lumayan luas,kalau anda mau anda bisa mengambilnya dan letaknya pun strategis yang biasa dilalui oleh orang-orang"Andra.


"Keputusan saya sudah bulat tuan Andra,saya akan menggusur pabrik anda"Zian.


"Saya curiga kalau anda penipu,kenapa anda bersikeras sekali ingin menggusur pabriknya?"Celetuk Bintang yang membuat Andra dan Zian kian melotot bagaimana bisa Bintang menuduh Zian seorang penipu


Zian terkekeh "Anda lancang sekali nona, bagaimana bisa tuan Andra menikah dengan perempuan yang tidak mempunyai etika seperti ini!"Ledeknya tertawa remeh

__ADS_1


Andra pun mulai terbakar emosi dengan perkataan Zian yang menyebut Istrinya tidak punya etika namun Bintang lagi-lagi menahannya untuk tenang


"Oke saya tidak punya etika, sekarang saya minta sertifikat asli dan palsunya"Bintang menadahkan tangan pada Zian yang langsung menyodorkan sertifikat asli dan palsu itu


Bintang mengamati kertas itu yang hampir tidak ada bedanya "Disini yang palsu ada lambang titik kecil tapi di asli tidak ada"Ucap Bintang yang membuat Andra ikut melihat sertifikat itu


"Iya ini ada lambang kepolisian sementara yang asli tidak ada, seharusnyakan ada di yang asli"Ucap Andra ikut mengamati


"Berapa lama anda memiliki tanah ini?"Tanya Bintang menatap Zian dengan tatapan menelisik


"10 tahun lamanya saya memiliki tanah itu nona"Jawab Zian seperti gelagapan


Bintang mengerutkan dahi "10 tahun? berarti sudah lama ya sertifikat ini di tangan anda tuan Zian"Bintang mungut-mungut remeh "Tapi sertifikat ini sepertinya baru di Copy mulus dan seging gini umurnya 10 tahun? sementara yang palsu di ujung kertasnya sudah terlipat dan sedikit lonyok"Selidik Bintang sambil mengibas-ngibaskan sertifikat itu


"Saya menyimpannya dengan baik nona"Ucap Zian berusaha santai


"Ouh... kalau saya boleh tau anda menyimpannya di mana? di rak sepatu? di kulkas? di lemari? sepertinya tidak dilemari karena keburu dimakan rayap Oh jangan- jangan di bawah tanah"Seloroh Bintang sedikit bercanda,Andra yang melihat itu jadi tersenyum kali ini ia mendukung istrinya


"Tidaklah sayang kan sertifikatnya jadi kotor kalau di bawah tanah"Ucap Andra yang membuat Zian kesal tapi ia hanya menunjukkan wajah datarnya,jujur saja ia juga curiga dengan pria yang seperti tidak asing ini


Zian melihat jam tangan yang tersemat di tangannya "Maaf Tuan Nona kalian membuang waktu saya dengan perdebatan yang tidak penting ini, keputusan saya sudah bulat pabrik anda akan saya gusur"Tegas Zian menunjuk Andra setelah itu melangkah pergi


"Jadi anda mau urusan ini akan panjang?"Tanya Bintang membuat Zian menghentikan langkahnya "Anda memilih mengaku atau memilih urusan ini akan panjang lewat jalur hukum?"Tanya Bintang tegas menghampiri Zian yang kini mematung


"Bagaimana tuan Zian? saya jamin urusan ini kalau lewat jalur hukum akan selesai di anda kena penjara atas kasus penipuan!"Tegas Bintang melipat tangannya di dada dengan gaya menantang


"Bukti sudah jelas tuan Zian! sertifikat andalah yang palsu karena tidak ada lambang kepolisian di sudut kertas itu dan sertifikat macam apa baunya seperti bau cat? umurnya 10 tahun lagi,sementara yang asli baunya seperti kayu yang sudah rapuh dan seperti masih lama,ckckck sepertinya anda yang tidak mempunyai etika yang memutar balikkan fakta Tuan!,mengakulah anda hanyalah seorang tukang parkir di dekat hotel Onixy bukan?"Tanya Bintang dan tentu saja Bintang tau karena hotel Onixy berada di depan butiknya maka dari itu ia seperti mengenal Zian yang tidak asing menurutnya


Dan seketika Zian langsung berlutut di kaki Bintang "Ampuni saya nyonya,jangan penjarakan saya,saya hanya di suruh seseorang maafkan saya nyonya"Ucapnya memohon


Andra langsung melotot melihat hal itu "Ternyata kau ingin menipu ku hmm?"Ucapnya mengangkat kerah baju Zian


"Ma-maafkan saya tuan"


"Udah Lee"Bintang menghentikan Andra yang mencengkram kuat kerah baju Zian


"Katakan siapa yang menyuruhmu!"Tegas Andra berusaha mengontrol emosinya


Zian menunduk takut "Saya tidak tau tuan,orang itu laki-laki ia selalu menutup wajahnya dengan masker dan dia tidak memberi tau namanya tuan"Jelas Zian


"Argh... pergi kau sana!"Kesal Andra,Zian pun melangkah pergi tapi buru-buru di tahan


"Tidak semudah itu ferguso! kau harus mendengarkan ocehan gratis dariku dulu! tadi kau bilang aku apa? ha? tidak mempunyai etika?"Zian bergeming menunduk tak berani melihat mata Bintang yang mengeluarkan api kemarahan

__ADS_1


"Dan kau bilang aku dan suamiku menghabiskan waktumu yang sangat-sangat berharga itu? yang kau sering lantunkan 'Terus.... terus... terus... stop! stop! oke pas' gitu? justru kau yang menghabiskan waktuku dan suamiku yang sebenarnya kami akan makan siang dan karena kau makanan kami jadi dimakan kucing! sekarang aku minta kau memakannya!"Gerutu Bintang yang akhirnya meluapkan emosi yang sejak tadi ia tahan


Tanpa leha leho Zian menjawab "Iya Nyonya"Ucapnya duduk di sofa kemudian makan satu persatu ayam bakar yang telah di makan kucing


Andra yang tadinya emosi jadi tersenyum akibat ulah istrinya "Good girl!"Ucapnya mengusap kepala Bintang yang tersenyum bangga


"Berterima kasihlah karena aku sudah memberimu makanan! walaupun sisa di makan kucing dari pada ku suruh kucingnya yang kau makan"Seloroh Bintang masih tidak puas mencaci maki Zian yang saat ini tersedak mendengar ucapan Bintang dan sialnya tidak ada air minum di sana


"Kamu tau sayang?"Tanya Andra yang dijawab gelengan dari Bintang "Ini yang dinamakan nasi kucing"Ucapnya melihat makanan yang dimakan Zian


"Emang ada nama makanan nasi kucing? apa buatnya pakai daging kucing?"Tanya Bintang polos


"Sepertinya sih begitu, tapi yang lebih mengenaskan makanan sisa dimakan kucing itu rasanya gimana ya? pasti tawar-tawar gitu"


"Tanya aja sama orang yang pernah makan Lee"


"Janganlah dia lagi enak-enaknya makan jangan diganggu"


"Bodoh amatlah soal rasa yang penting gue kenyang"Batin Zian melahap abis ayam bakar


...🍁🍁🍁...


Catatan penulis!


🙃:Plis jangan nanya di perusahaan ada kucing ya thor?


😑:Bukan itu yang ingin saya tanyakan thor


🙃:Apaan?


😑:Kucing bisa naik lip thor?


🙃:Lu pikir kucing bisa nekan tombol lantai? ya kali tangannya nyampe


😑:Ceritanya gak masuk akal thor


🙃:Di paksa masuk aja! lu kalau gak like sama vote gue cium onlen nih mau?😘


😑:Gak ah,mulut othor bau


🙃:"Kok dia tau?" "Enak aja gini-gini mulut othor bau bunga mawar campur melati kali,btw othor besok gak up ya! jadi ganti malam ini aja"


...LIKE KOMEN VOTE GRATIS!...

__ADS_1


__ADS_2