
Hari yang sangat panjang Itu sudah berlalu, kini rembulan tidak memancarkan sinarnya lagi telah diganti dengan cahaya mentari yang hangat menerangi kembali bumi dengan hawa yang damai
Hari mulai siang saat ini jam dinding menunjukkan pukul 09.30 masing-masing dari mereka belum ada yang bangun dari tidurnya karena kelelahan orang-orang yang sedang tidur lelap itu masih setia berbaring di kasurnya
Di saat lagi enak-enaknya sepasang suami istri itu terlelap dalam mimpi tiba-tiba ponsel sang suami berdering,dengan malas Andra meraba nakas tanpa melepas pelukannya dari sang istri yang kini masih tertidur pulas di pelukan suaminya
"Ada apa?"Tanya Andra pada penelepon yang belum sempat ia lihat siapa pemilik nomor telepon itu
"Maaf Den ini bibi,bibi cuman mau kasih tau kalau kucing kesayangannya Non Bintang tiba-tiba lemas dan susah bergerak"
"Ya ampun Bi? bibi? nelpon aku cuman ngasih tau si pemalas itu lemas?"
"Iya Den kucingnya jadi kurus padahal Bibi udah kasih makan"
Andra mendengus "Yaudah bibi bawa kedokter hewan atau kemana pun terserah bibi yang penting pemalas itu sembuh"
"I-iya Den"
Sambungan terputus
Andra kembali memeluk Bintang lagi dan melanjutkan tidurnya tiba-tiba Bintang membuka matanya yang sudah ada wajah tampan suaminya di depan mata,ia menarik sudut bibirnya menelusuri wajah yang sangat ia suka itu
"Kamu udah bangun?"Tanya Andra mengelus tangan Bintang yang sedang menelusuri wajahnya
Bintang hanya tersenyum "Morning my husband"Ucapnya berbicara kecil
Andra tersenyum menampakkan deretan gigi putihnya "Morning is my wife too"Balasnya mempererat pelukan
"Manis banget sih suami aku"
"Jangan diliat-liat entar diabetes"
"Nggak akan mungkin diabetes kan aku udah manis, semanis apa?"Tanya Bintang menyuruh suaminya melanjutkan kata-katanya
Andra lagi-lagi tersenyum "Semanis madu dan gula"Ucapnya mencubit kecil hidung Bintang
Bintang melepas pelukannya dan beranjak dari ranjang mengikat rambutnya tinggi "Mau kemana?"Tanya Andra tidak rela istrinya yang sangat dicintainya itu menjauh
"Kamar mandi"Jawabnya "Ini udah siang kamu gak laper?"Tanya Bintang
"Hmmm yaudah aku mau mandi juga"Andra juga beranjak dari ranjang menuju kamar mandi
"Eh-eh mau ngapain?"Tanya Bintang gelabakkan menghadang Andra masuk
"Kamu kira aku mau ngapain?"
"Aku dulu yang mandi,gantian"
"Gak mau ah,kamu mandinya lama"
"Gak lama kok cuma 20 menit doang"
__ADS_1
"Itu lama sayang..., yaudah kita mandi bareng aja"Andra mengangkat tangan Bintang yang menghadang pintu masuk
"Enak aja, yaudah kamu duluan aja gih"Bintang kembali berjalan ke ranjang meninggalkan Andra yang tersenyum jahil
...👁️👁️👁️...
Setelah selesai makan siang Netta menarik tangan Bintang masuk ke kamarnya diikuti juga dengan Kylla dan Laura untuk menagih hukuman yang dilakukan oleh Bintang sedangkan ketiga pria tampan itu duduk di gazebo bercengkrama sesekali mereka bernyanyi
"Okey kita mau apain nih gays kak Bintang yang hatinya sedang musim bunga-bunga?"Tanya Laura pada Netta dan Kylla membuat Bintang tersipu sekaligus pasrah apa yang mau mereka lakukan terhadapnya mumpung dia lagi bahagia
"Emm ini baju yang udah aku siapin buat lo Bin"Netta menyerahkan baju kodok jumpsuit berbahan lepis dengan dalaman berwarna pink itu ke Bintang yang langsung menerimanya
(Anggap aja dalamannya warna pink ya!"
"Hmmm aku pake dulu"Bintang membawa baju itu menuju kamar mandi,Netta,Kylla dan Laura yang melihat Bintang menurut tersenyum penuh kemenangan kemudian menyatukan telapak tangan mereka (Tos)
Tak lama kemudian "Ta bukannya ini kependekan ya?"Tanya Bintang merasa tidak nyaman memakainya,jujur saja Bintang selalu berpakaian tertutup sekali pun tidak pernah memakai celana pendek
"Gak kependekan cuman kamu aja yang gak terbiasa"Jawab Netta, Bintang mengangguk mengiyakan
"Cantik banget kak!"Puji Laura
Kemudian Netta menyuruh Bintang duduk yang didepannya ada cermin besar menghadap ke arahnya, ketiganya asik mengerjai Bintang habis-habisan sesuai permintaan Dika rambut Bintang harus dikepang dua, Laura mengepang sebelah kanan sedangkan Netta mengepang sebelah kiri sementara Kylla memoles muka Bintang dengan make up tipis yang dikerjai hanya bisa pasrah
"Sempurana!"Decak Netta ketika sudah selesai memprintil rambut temannya
"Eh kalian gak ada yang bilang pake kaca mata ya!"Kali ini Bintang protes tidak terima
"Kalau gitu sebagai permintaan aku kak Bintang harus pake kaca mata,kan aku belum mengajukan permintaan"Ucap Laura tersenyum sambil mengedipkan matanya sepertinya ia memang sengaja tidak mengajukan permintaan malam tadi
Dengan menghela napas berat Bintang mengangguk mengiyakan,Laura pun dengan semangat merogoh tas ranselnya mengambil kacamata yang berbentuk bulat miliknya yang selalu ia bawa, kemudian mengenakan kacamata itu ke Bintang
"Perfecto!"Decak Laura menyatukan jempol dan telunjuknya sehingga berbentuk O
"Puaskan kalian!"Kesal Bintang
"Puas buanget!"Seru Netta, Kylla dan Laura bersamaan
...⭐⭐⭐...
"Lo Ndra yang main gitarnya gue yang nyanyi, dan lo Ta gendang-gendang baskom itu tuh"Ucap Cullen menunjuk baskom hitam di tepi gazebo,Dika menurut mengambil baskom hitam itu
"Siap ya 1 2 3"Cullen mulai bernyanyi diiringi dengan gitar dan tepukan baskom yang menjadi penambah iringan lagu
Kala ku pandang kerlip bintang nun jauh di sana
Sayup kudengar melodi cinta yang menggema
Terasa kembali gelora jiwa mudaku
__ADS_1
Karena tersentuh alunan lagu semerdu kopi dangdut
Api asmara yang dahulu pernah membara
Semakin hangat bagai ciuman yang pertama
Detak jantungku seakan ikut....
Tiba-tiba Cullen berhenti bernyanyi ketika melihat empat orang wanita cantik menuju ke arahnya begitu juga dengan Andra dan Dika berhenti menganga lebar
Laura memakai dress berwarna ungu muda selutut dengan rambut pendeknya yang berterbangan tertiup angin,Kylla yang memakai baju potongan berjalan sok seksi dengan kacamata petaknya yang melekat sempurna di matanya,Netta yang memakai dress putih selutut ditambahi selendang putih menutup bahunya yang putih mulus itu dengan kacamata hitam yang bertengger dihidung mancungnya membuat siapapun terpesona.... (Aku... terpesona...)
Hanya satu hal yang berbeda yang menarik pusat perhatian ketiga lelaki itu tidak lain adalah Bintang yang berpakaian seperti orang culun tapi imut dengan baju kodoknya yang menampilkan setengah paha,rambut yang dikepang dua dengan pita merahnya dan tidak lupa kacamata bulatnya yang melekat sempurna di hidung kecil dan mungilnya
Andra melotot "Astaga! kalian apain istri gue!"Kejut Andra sepertinya ia mulai tidak bersifat hangat didepan Kylla dan Netta
"Gimana? Cantikkan istri lo Ndra?"Goda Dika
Andra melihat Bintang yang mengedip-ngedipkan matanya centil membuat dirinya mendelik kemudian tersenyum merangkul bahu Bintang "Imut"Ucap Andra mencubit hidung Bintang yang di cubit mengulum senyum
"Eh kalian tadi ngapain? nyanyi?"Tanya Netta menurunkan sedikit kacamatanya
"Iya"Jawab Dika
"Cocok banget!"Seru Kylla
Cullen Dika mengerutkan Dahi"Cocok apa?"Tanya Cullen Dika serempak
"Cocok ngamen dilampu merah hahaha"Seloroh Netta dan Kylla yang membuat Andra,Cullen dan Dika merubah raut wajahnya
"Tapi ada satu yang kurang emmm apa ya?"Ucap Laura melihat sekitar mencari sesuatu "Nah itu dia!"Seru Laura mengambil botol hijau sisa malam tadi kemudian memberikannya pada Cullen yang bingung
"Nah ini tambahnya"Bintang ikut berkomentar memberikan satu sendok makan
"Ginikan enak ayo nyanyi lagi"Suruh Netta
"Sialan!"Umpat Cullen
"Kampret!"Umpat Dika
Sementara Andra hanya tersenyum ia bersyukur tidak memainkan barang murahan itu
...🍁🍁🍁...
Belum ada konflik ya gengs karena aku buat novel komedi jadi lebih banyak lucunya, konfliknya nanti saat tiba di Jakarta,kalian bisa tebak gak masalahnya apa? kalau bisa kalian hebat!
...LIKE DOANG VOTENYA ENGGAK!...
...KOMEN YA!...
IG Author: Sarwinda_dswt2
__ADS_1