Istriku Seorang Peri

Istriku Seorang Peri
BAB 68: Pernikahan Cullen


__ADS_3

Beralih cerita tentang kehidupan pria tampan dan mempesona yang kini sudah melepas masa lajangnya di hotel X.Resepsi pernikahan berlangsung lancar dan tidak ada kendala apapun pria yang pernah menjadi mantan play boy atau buaya darat itu saat ini sudah merubah statusnya sebagai seorang suami.


Tepat sekali tebakan kalian! pria itu tiada lain adalah Cullen Quirky dan wanitanya adalah seorang gadis biasa yang tidak sengaja bertemu di POM bensin,unik kan? karena saat gadis yang bernama Elsa itu sedang kesusahan menghidupkan mesin motornya.Cullen yang melihat itupun dengan senang hati membantu Elsa menghidupkan motor dan akhirnya Cullen memutuskan untuk pergi ke bengkel terdekat karena motor itu rusak parah tidak bisa dihidupkan, dan alhasil Cullen mengantar gadis itu ke rumahnya.Tanpa di duga mereka di pertemukan kembali dan itu tidak hanya sekali tapi berkali-kali mereka tanpa sengaja bertemu,Cullen pun memutuskan untuk mengenal lebih jauh gadis itu yang artinya mereka berteman dan seiring berjalannya waktu benih-benih cinta tumbuh di hati keduanya hinggalah sampai detik ini hubungan mereka sudah sah menjadi suami istri.


"Hey bro! akhirnya Suneo kampret gue nikah juga!"Seru Dika menepuk bahu Cullen kemudian memeluknya singkat.


"Dasar Nobita sialan!"Umpat Cullen seraya tersenyum mendengar celetukan Dika.


"Gue kesini gak kasi selamat tapi kasi lo ini"Dika menyodorkan sebuah benda berbentuk petak yang tidak terlalu besar dan berbungkus kertas kado bergambar Love.


Cullen menaikan alisnya sebelah menebak-nebak apa yang di kasi sama Nobitanya itu,kalau kaya gini pasti isinya aneh-aneh pikirnya kemudian Cullen mengambil kado itu "Ahh Nobita sayang... seharusnya lo gak usah repot-repot bikin kado kaya gini cukup nyumbang duit aja tapi isinya jangan 100ribu,1 juta aja boleh"Seloroh Cullen dengan tawa kecilnya "Tapi gapapalah makasih"Sambungannya,Dika menganggukan kepala menanggapi dan berlalih pada Elsa mengucapkan selamat kemudian turun.


"Selamat"Singkat Netta dengan wajah datarnya.


"Hmmm"Balas Cullen juga memasang wajah datar.Dua orang itu memang ada masalah tapi hanya masalah kecil Netta saja yang membesar-besarkan, Cullen pun juga tidak mau mengalah karena menurutnya ia tak salah.


"Selamat ya! buat kamu kalau si buaya kering ini macam-macam tendang aja selangkangnya"Ucap Netta menautkan pipinya ke pipi Elsa,Cullen yang mendengar pun hanya memutar bola matanya.


Elsa hanya mengangguk kecil dan tersenyum menggapainya, Netta turun sekarang giliran keluarga Andra yang memberikan selamat.


"Eh ada abang sepupu,Dia mana?"Tanya Cullen yang melihat Bintang dan Andra tidak membawa anaknya.


"Di rumah"Jawab Bintang.


Andra mengulurkan tangannya yang langsung diterima oleh Cullen "Selamat"Ucapnya singkat.


Mata Cullen melebar mendengar ucapan singkat dari sepupunya "Singkat banget? gak ada doa apa gitu?"Sewot Cullen.


Andra tidak menjawab pertanyaan Cullen ia langsung mengatupkan kedua tangannya ke arah Elsa dan mengucapkan kata 'Selamat' kemudian langsung turun.


Cullen mematung sejenak hingga tangannya di raih oleh Bintang "Selamat"Ucap Bintang menyalami Cullen singkat.


"Selamat ya! ini kado pernikahan buat kalian"Bintang menyalami Elsa dan menyodorkan sebuah kado yang bentuknya hampir sama dengan punya Dika.

__ADS_1


"Terimakasih"Ucap Elsa menerima kado tersebut.


"Mereka kesambat apa tiba-tiba kompak gitu? ngucapin selamat aja gak ada ikhlas-ikhlasnya"Batin Cullen melirik kado yang di berikan Andra dan Dika.


"Hay! babang Cullen yang paling tampan sejagad raya! selamat atas pernikahan kalian ya! semoga menjadi keluarga sakinah mawadah warohmah dan untuk kakak Elsa ati-ati jiwa buaya kak Lin masih buas entar di terkam terus isdeat!"Celetuk Laura menggebu-gebu seraya menyalami Cullen dan Elsa dengan gaya yang heboh.


Cullen awalnya tersenyum bangga Laura mengatainya paling tampan sejagad raya dan senyumnya itu langsung pudar mendengar kalimat terakhir Laura "Bocah tengil!"Cullen mengacak-acak rambut Laura yang kini sudah kabur Sambil merapikan rambutnya.


...🍁🍁🍁...


Hari semakin merayap malam...


"Bosen!"Keluh Elsa yang saat ini menonton TV bersama sang suami.


"Kalau mau tidur,tidur duluan aja"Ucap Cullen seraya menyelipkan anak rambut Elsa ke telinganya.


Elsa menggeleng,pandangannya beralih ke sudut kamar dimana ada tumpukan kado disana"Apa kita buka kado aja ya?"Tanyanya


"Hmmm tapi jangan buka yang dari Dika sama Andra ya"


"Pokoknya jangan dibuka, bisa-bisa rumah ini meledak"


Elsa terkekeh "Masa iya isinya bom?"


"Kali aja"


Elsa mengangkat bahunya tidak peduli kemudian ia melangkah menuju sudut kamar membuka satu persatu kado yang isinya rata-rata bag caver,baju tidur couple, sandal couple dan alat untuk beribadah.


"Buka gak yah?"Gumam Elsa melihat dua kado yang berasal dari Dika dan Andra,ia melihat Cullen yang sedang memainkan ponselnya "Dari pada penasaran mending buka,gak mungkin juga kan isinya bom?"Terkanya mulai membuka pembungkus kado.


Seketika matanya melebar melihat isi kado dari Dika itu,Glek! ia menelan ludah "Ini lebih dari pada bom!"Gumam Elsa menggeleng-gelengkan kepalanya.


Cullen yang melihat Elsa yang tampak terkejut pun mengerutkan dahinya "Kenapa? kamu buka kado dari mereka?"Tanya Cullen yang di jawab anggukan oleh Elsa.

__ADS_1


"Kan udah aku bilang jangan di buka,emang isinya apa?"


"Ini"Dengan polosnya Elsa menjawab ia memperlihatkan lingerie yang ..... (Othor masih polos jadi tergantung imajinasi kalian aja haha) "Ini mah sama aja gak usah pake baju kalau nerawang gini,apa penjahit bajunya kurang kain ya? kok kurang bahan gini?"Ucap Elsa polos seraya membolak-balikan baju itu sampai-sampai ia mendekatkan baju itu ke lampu.


Kini giliran Cullen yang meneguk ludahnya "Nobita kurang ajar!"Umpatnya dengan muka memerah,ia memalingkan wajahnya "Buang jauh-jauh baju haram itu!"Titah Cullen dengan suara tegas.


"Oh namanya baju haram"Elsa nampak mengangguk-ngangguk mengerti "Eh kalau ada baju haram berarti ada dong baju halal?"Tanyanya yang membuat Cullen ingin menelan hidup-hidup istrinya saat ini juga jika tidak mengingat Elsa sedang kedatangan tamu tak diundang.


"Ada"Jawab Cullen yang tidak mau memperpanjang urusan karena ia tau Istrinya itu polos dan seperti anak kecil yang tidak mengerti dan akhirnya bertanya-tanya sampai ia mengerti,jika saja ia menjawab 'Tidak' makan ia pastikan Elsa akan bertanya 'Lalu kenapa ada baju haram?'.


Elsa mengangguk mengiyakan "Lalu ini apa?,eh bentar-bentar kaya pernah liat tapi dimana ya? ohh...."Serunya yang baru mengingat benda apa itu "Ini teh kaya tisu galon bukan ya?"Tanyanya membolak-balikan benda pergi itu.


"Tisu galon?"Gumam Cullen yang kemudian langsung melotot "Jangan-jangan!"Ia cepat-cepat berlari dan mengambil benda itu dari tangan Elsa yang baru saja ingin membaca di balik benda itu.


"Astaghfirullahalladzim"Ucap Cullen mengelus dadanya.


"Kenapa? itu tisu galonkan? tapi kok ada gambar wanitanya?"


"Iya tisu galon, karena ini.... ini.... ini...."Ucap Cullen menggantung tidak tahu harus menjawab apa "Ini itu tisu galon untuk di lapkan ke galon bagi yang ngelapnya itu wanita"Jawab Cullen sembarangan.


Elsa mungut-mungut "Kalau tisu untuk wanita ada, yang laki-laki juga ada?"Tanya Elsa yang membuat Cullen ingin sekali mencakar-cakar hingga menggigit dinding kalau bisa ia menghilangkan diri dari sana.


.


.


.


.


.


Catatan penulis!

__ADS_1


OMAYGAT! OTAK POLOSKU..... ASTAGFIRULLAH BTW MAAF UP LAMA SOALNYA OTHOR SEKOLAH DAN NGERJAIN TUGAS YANG TIADA HABIS-HABISNYA GAK DI GAJI LAGI.


...GAK USAH VOTE LIKE AJA UDAH SEDIH HATI OTHOR LIAT LIKE MENURUN...


__ADS_2