
Andra memilih kartu yang bertulisan Menggombal semuanya jadi penasaran siapa yang akan di gombali oleh orang yang berwajah datar itu,dengan deg degan Laura memutar botol itu dan sayangnya botol itu mengarah pada istrinya sendiri,Netta dan Kylla mendengus kesal karena botol itu tidak mengarah pada mereka kapan lagi bisa di gombal oleh Ceo perusahaan Biantara yang dikenal tegas dan dingin itu iya kan?
"Hayo Andra... pasti bisa! jangan mau kalah sama istri sendiri!"Celetuk Cullen bersemangat
Dengan percaya diri Andra menatap Bintang penuh cinta sembari tersenyum samar yang hanya bisa dilihat oleh Bintang kemudian Andra meraih tangan Bintang,yang di gombal mukanya memerah malu semua yang melihat itu jadi iri merasa menonton adegan film
Netta menggigit ujung jarinya,Laura menopang kepalanya dengan tangannya,Kylla bergelayut dilengan Cullen sementara Dika dan Cullen menuggu perkataan yang keluar dari mulut Andra alias penasaran
"Kamu bilang,kamu mau jadi bintang dan bulan sungguhan untuk menyinari malamku yang gelap bukan?"Tanya Andra dengan lembut dan manis yang membuat Netta dan Kylla meleleh bagaikan es krim yang manis terkena matahari
Bintang mengangguk mengiyakan "Kalau gitu aku yang akan menjadi pelanginya yang selalu membuat hari-harimu penuh warna"Gombalnya membuat Netta dan Kylla susah bernapas sementara Dika dan Cullen melongo tidak percaya karena setahu mereka Andra tidak tahu menggombal "Dan aku akan membuat bibir kamu yang indah ini seperti pelangi"Sambil menyentuh bibir Bintang sekilas "Yang selalu melengkung"Lanjutnya
Nasib Bintang gimana? ia terdiam jantungnya berdetak tidak karuan ia berusaha mengontrol dirinya untuk tidak teriak guling-guling atau pun memeluk Andra ingin sekali ia melakukan itu tapi mau gimana? ia malu di depan mereka semua
Laura langsung jatuh pingsan Maklum anak sekolah baperan dan bangun lagi dengan muka putus asa,Netta mendadak sesak napas sementara Kylla masih bergelayut manja di lengan Cullen menurut nya kekasihnya itu lebih tampan dan pandai juga dalam menggombal
"Beb... mau di gombal kaya gitu juga"Ucap Kylla manja
"Iya beb tunggu giliran nanti kalau aku kena kamu langsung deh terjun ke langit"Seloroh Cullen yang membuat semuanya terkekeh
"Jadi gimana? di antara kita gak ada yang bersorak atau bertepuk tangan artinya garingkan?"Celetuk Dika berharap bisa mencoret muka Andra kapan lagi bisa mengerjai bosnya itu iya kan? "Oke aku yang mulai coretnya ya"Dika membuka tutup spidol dan mulai mengarahkan ke muka Andra
"JANGAN!"Cegah Bintang dan Netta serentak
"Lah... kenapa?"Tanya Dika
"Jangan nanti wajah suamiku yang tampan ini jadi dakocan,lagian gombalannya gak garing kok cuman kalian terkejut aja suamiku bisa menggombal iyakan?"Ucap Bintang membuat lelaki yang di sampingnya tersipu
"Iya Dika janganlah gu-gue rela kok gantiin kalau muka Andra yang tampan ini akan dicoret,kata-katanya udah bikin gue sesak napas Dika"Keluh Netta memelas
"Janganlah wajah kamu terlalu cantik jika di dicoret"Gombal Dika yang membuat Netta mengulum senyumnya
"Udah lanjut gak nih?"Tanya Laura
"Lanjut"Ucap Cullen dan Dika bersamaan,Laura mulai memutar botol lagi kini giliran Netta yang yang memilih kartu dan mendapat tulisan gereget
"Kemarin gue liat berita mantan gue masuk lubang buaya"Ucap Netta dengan suara merendah dan seketika semua pasang mata tertuju pada Cullen
"Ngapain lu pada liatin gue? mantan Netta itu gak cuman gue ya!"Sewot Cullen tidak terima membuat semuanya tertuju pada Netta lagi
"Terus?"Tanya Laura menyuruh Netta melanjutkan kata-katanya
"Ya udah gitu doang"Jawab Netta santai
"Lah... terus mantan lo gak kena terkam buaya gitu?"Tanya Dika polos menganggapnya serius
"Ya enggak kan dia sama-sama buaya,masa iya buaya makan buaya?"Seloroh Netta membuat semuanya tertawa terbahak bahak kecuali Cullen yang merasa dirinya disindir Secara tidak langsung
"Xixixixixixixi"Tawa Dika yang berbeda dari pada yang lainnya
"Netta... kalau mau nyindir jangan depan orangnya,kan yang tersindir jadi diam"Celetuk Bintang
"Ouh... emang aku lagi nyindir ya? emang siapa sih yang tersindir? orangnya aja kali yang baperan"Tukas Netta pura-pura polos
Cullen semakin terpojokkan"Emmm lanjut lagi Laura"Ucapnya mengalihkan perhatian,Dika,Netta dan Bintang menahan tawa mendengarnya
Permainan masih berlanjut kini Laura memutar botolnya lagi dan mengarah ke Cullen yang mendapat kartu bertulisan Menggombal dan sialnya ia harus menggombal sahabatnya yang bernama Andika Pratama
Dengan gaya sok cool Cullen menatap Dika yang menahan tawanya merasa aneh saja Cullen menatapnya begitu intens lalu Cullen berkata"Bintang yang katanya ingin menjadi bintang dan bulan untuk menerangi malam Andra yang gelap,dan Andra membalas ingin menjadi pelangi untuk Bintang yang selalu menemani hari-hari Bintang penuh warna dan---"
__ADS_1
"Bentar-bentar lo lagi menggombal atau lagi baca puisi? panjang bener dah"Potong Dika
BUG....
Cullen melempar jagung yang sudah selesai di makan ke arah Dika dan sialnya kena lengan Dika yang saat ini mengaduh mengusap lengannya, bisa-bisanya Dika memotong pembicaraannya yang sedang manis-manisnya berkata
"Astaga... gue susah payah merancang kata-katanya lo malah merusaknya O'on"Gerutu Cullen kesal
Dika terkekeh "Ya maap gue gak tau"Ucap Dika dengan entengnya
"Ganti deh kan jadi basi kata-katanya"Ucap Cullen di jawab anggukan oleh Dika
Cullen menghela napas mengurangi emosinya dan berkata "Sepatu bisa digantiin sandal,bantal bisa digantiin guling,kayu bisa digantiin bambu tapi ada satu hal yang harus kamu tahu"Ucap Cullen berhenti
"Apa itu?"Tanya Dika malu-malu
"Gak akan pernah ada yang bisa gantiin kamu"Lanjutnya
"Huuuuuu hoax! hoax! bullshit! bullshit!"Sorak Bintang,Netta dan juga Laura
...🦊🦊🦊...
Kini permainan selesai dan yang kalah di permainan itu adalah Bintang karena gombalan dan geregetnya selalu garing dan saat ini muka Bintang penuh dengan coretan
"Sekarang kak Bintang kena hukuman dan hukumnya harus menuruti permintaan kami"Ucap Laura
"Hukuman apa ya?"Tanya Bintang mendadak amnesia
Laura tidak menjawab pertanyaan Bintang "Dimulai dari Kak Kylla mau minta apa sama kak Bintang?"Tanya Laura
"Emmm minta apa ya?,besok aku minta beliin martabak ajalah"Ucap Kylla, Bintang jawabnya dengan berkata 'Oke'
"Minta cium"Jawab Cullen spontan sembari menunjuk pipinya
PLETAK!
Andra langsung menjitak kening Cullen yang kini mengaduh mengusap keningnya
"Auh... bercanda doang Ndra,yaelah sensi amat sih"Cullen.
Cullen memutuskan meminta Bintang memakai sandal jepit ketika mereka balik ke Jakarta dan Bintang mengiyakan selagi ia memakai sandal dari pada tidak,Dika meminta Bintang besok rambutnya harus di kepang dua Bintang juga mengiyakan selagi itu tidak merugikan dirinya,sedangkan Netta meminta Bintang besok memakai baju yang ia berikan Bintang juga mengiyakan selagi ia memakai baju
"Kak Andra minta apa?"Tanya Laura pada Andra yang bergeming dari tadi
"Nanti aja di kamar"Jawab Andra dingin yang membuat semuanya jadi penasaran
Bintang langsung menelan ludahnya "Jangan yang macam-macam"Ancam Bintang
"Aku gak macam-macam cuman macan-macan"Andra.
"Wah apaan itu?"Tanya Dika menduga-duga yang tidak-tidak
"Wooaahh gays! ini udah jam 11.50 bentar lagi tahun baru yeay!"Seru Laura
Tidak lama kemudian
"1"Laura
"2"Netta
__ADS_1
"3"Bintang
"HAPPY NEW YEAR!"Seru ketiganya bersamaan
"DOR! DOR! DOR!"Dika dan Cullen meledakan balon di dekat Andra yang langsung terkejut
"HAPPY BIRTHDAY!"Teriak semuanya mengelilingi Andra
"Selamat ulang tahun suamiku..."Ucap Bintang membawa kue dengan lilin yang menyala kemudian memeluk Andra lalu mencium pipi suaminya yang mendapat sorakan 'Cie' dari Netta dan Laura, Andra yang mendapat kejutan langsung tersenyum ia tidak dapat menyembunyikan kebahagiaannya lagi
"Terimakasih"Ucap Andra mencium puncak kepala Bintang
"Tiup dulu lilinnya"Suruh Bintang menyodorkan kue ulangtahun yang bertulisan 'Happy Birthday My Husband' itu ke Andra yang mau meniupnya
"Eits doa dulu"Cegah Dika melindungi lilin dari tiupan Andra
"Semoga di tahun yang baru ini aku dan Bintang selalu bersama"Ucap Andra membuat Bintang menoleh Dika yang menganggukkan kepala mengerti
"Ikut aku"Andra menarik tangan Bintang membawanya ke tepi pantai
Mereka duduk di batu besar tangan mereka masih tergenggam erat,menikmati angin malam di pantai dan rembulan yang masih setia bersinar diiringi hiasan kembang api di langit-langit membuat dua sepasang suami istri itu terus melukis senyum saling menatap satu sama lain,Andra mendekat, semakin dekat,lebih dekat
"Aku gak bisa Lee"Ucap Bintang diiringi gelengan kepalanya
Andra mengerutkan dahinya "Kenapa?"Tanyanya
"Kamu belum mengatakan apa-apa padaku"
Andra tersenyum lalu mendekati Bintang "Aku mencintaimu"Bisik Andra di telinga istrinya
Deg!
Bintang melotot tidak percaya jantungnya tiba-tiba berhenti berdetak "Ulangi?"Ucapnya menajamkan pendengarannya
"Aku mencintaimu"Ucap Andra sedikit keras
"APA?"Pekik Bintang merasa tidak puas
"Aku mencintai Shopia Bintang Nindia Putri Vishcania"
Detik itupun air mata Bintang luntur begitu saja mendengarnya ia langsung memeluk Andra erat "Aku juga mencintaimu Lee"Ucapnya
Andra tersenyum membalas pelukan Bintang "I Love You Bintang"
Bintang semakin mempererat pelukannya sambil menangis sesenggukan "I Love You Lee"Melepas pelukannya
"Tapi bagaimana dengan perjanji---"Ucap Bintang terpotong oleh jari telunjuk Andra
"Shuuutt anggap saja itu awal dari kisah cinta kita"
Bintang tersenyum kembali memeluk tubuh suaminya yang sangat ia cintai itu
...🐻🐻🐻...
"Aku tidak tau kisah cinta kita akan sampai dimana aku takut kamu kecewa,aku takut kehilangan kamu,berasa hari ini sangat membahagiakan bagiku yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata dimana hari ini yang akan menjadi awal tahun dan awal dari kisah cinta kita,maaf aku mencintaimu jika suatu saat nanti aku pergi kumohon jaga selalu hatimu untukku,saat ini aku hanya bisa menikmati hari-hariku bersamamu Aku Mencintaimu Andra Putra Biantara"
^^^-Bintang^^^
Bersambung...
__ADS_1