Istriku Seorang Peri

Istriku Seorang Peri
BAB 28:Salim


__ADS_3

Pagi ini Andra bangun dengan badan yang segar dan lebih baik dari pada kemarin,karena Bintang selalu menyuruhnya terus-terusan berbaring ketika ia hendak ke dapur pun Bintang tidak memperbolehkannya berjalan dari ranjang kecuali ke kamar mandi bahkan ia memaksa Andra memakan yang ia buat sampai habis


Hari ini seperti biasa Andra kembali berangkat kerja dan juga Bintang ikut berangkat bersama,kali ini Andra menyuruh Dika yang menjemputnya kini mereka bertiga di perjalanan menuju Butik tempat Bintang bekerja


Sesampai di Butik Bintang yang hendak turun dari mobil melihat Andra sejenak lalu menadahkan tangannya ke Suaminya itu Andra mengerutkan dahi tidak mengerti maksud istrinya,Mungkin meminta uang pikirnya lalu ia merogoh saku celana kemudian mengeluarkan uang 100rb lima lembar menyerahkannya pada Bintang


"Bukan minta uang Lee"Bintang mengambil uang yang ada ditangannya dengan tangan sebelah kiri


"Minta apa?"Tanya Andra bingung


"Mau jadi istri Solehah"Jawab Bintang,Andra yang baru mengerti pun mengulurkan tangannya lalu Bintang mencium punggung tangan suaminya,Andra pun tidak menyia-nyiakan kesempatan langsung mencium puncak kepala Bintang, yang di cium hanya tersenyum


"Gak liat gak liat"Batin Dika menutup matanya


"Bilang gitu salim gak usah pake bahasa isyarat segala aku gak ngerti"


"Itu bukannya kata-kata gue ya?"Batin Bintang seperti kenal dengan kata-kata yang barusan Andra ucap


"Eh ini duitnya aku udah punya duit sendiri"Bintang menyerahkan uang merah itu kearah Andra kemudian ditariknya lagi "Eh gak usahlah lumayan buat beli cilok"Ucapnya memasukkan uang itu ke saku celananya


Andra hanya menggeleng melihat kelakuan istrinya yang agak-agak gesrek itu "Kalau udah pulang WhatsApp aku"Ucapnya, Bintang mengangguk kemudian membuka pintu mobil dan menutupnya


...🤗🤗🤗...


Hari ini Bintang merasa sangat senang dengan pekerjaan barunya yang semakin semangat ia bekerja bagaimana tidak? di tempatnya bekerja semua karyawan sangat ramah terhadapnya dan lagi semua alat-alat yang ia perlukan lengkap dan suasananya membuat ia nyaman


Waktu makan siang telah tiba Bintang memilih untuk beristirahat sejenak di Caffe My heart is broken yang berada tidak jauh dari Butik, sebenarnya ia bisa saja ke restoran untuk makan siang oleh karena ia malas kesana ia lebih memilih yang dekat saja


Bintang melamun sambil mengaduk aduk jus apelnya yang semakin lama semakin kandas sesekali ia menusuk kentang dan sosis dengan garpu tanpa melihat apa yang di makannya entah apa yang menggangu pikirannya kali ini seketika lamunannya itu buyar oleh kedatangan wanita cantik, putih dan langsing seperti model


"Permisi apa aku boleh duduk disini? meja lain sudah penuh"Ucap wanita itu


"Iya silahkan"Jawab Bintang ramah


Wanita itu duduk di depan Bintang lalu meminum sedikit minumannya "Aku Anetta Tasha Libran panggil aja Netta"Ucapnya memperkenalkan diri sambil mengulurkan tangannya

__ADS_1


Bintang tersenyum menerima uluran tangan Netta "Bintang"Jawabnya


"Sepertinya kamu sedang memikirkan sesuatu?"Ucap Netta menereka-reka "Ah lupakan saja"Netta jadi tidak enak "Oh iya apa kita boleh berteman? sepertinya umur kita tidak jauh berbeda"


"Tentu saja aku senang memiliki teman"Bintang tersenyum dan kembali memasukan sosis ke mulutnya


Bintang yang mudah bergaul dengan orang-orang dan Netta juga ramah dan tidak sungkan-sungkan dalam berbicara membuat keduanya saling akrab,kini mereka larut dalam percakapan bahkan mereka saling bertukar cerita tentang kehidupan mereka


...🌝🌝🌝...


Di restoran Andra dan Dika yang sedang menunggu pesanan mereka datang sambil memainkan ponsel mereka,Andra yang sedang menoleh kekiri dan kekanan seperti mencari seseorang yang tidak kunjung datang mendengus kesal


"Cari Bintang ya?"Tanya Dika


Andra mengangguk "Dia kenapa gak kesini ya Dik? apa dia makan siang di tempat lain?"Lirih Andra


"Emang sejauh apa sih hubungan kalian? aku liat kalian ada kemajuan pake acara cium tangan segala lagi"Ucapnya setengah bercanda


"Gue gak tau Dik hubungan gue sama Bintang seperti apa,gue takut kalau dia ninggalin gue Dik gue gak tau kenapa kalau dia dekat sama yang pria lain gue gak terima sebenarnya kenapa sama aku Dik?"Desak Andra


"Kaya dia pernah jatuh cinta aja"Cibir Andra


"Weeh jangan salah gini-gini gue pernah jatuh Cinta meski dalam mimpi"Celetuk Dika yang kemudian tertawa "Kalau gue liat di sinetron yang gue tonton nih ya kalau laki-laki yang tidak suka pasangannya dekat dengan pria lain itu namanya cemburu dan arti cemburu itu Cinta ada tuh lagunya 'Cemburu tanda Cinta marah tandanya sayang' "Cerocos Dika sedikit menyanyikan lagu


Andra mungut-mungut menanggapi "Ngomong sama korban sinetron memang susah ya apa-apa bawaannya sinetron mulu"


"Eh Ndra ada sinetron baru tau judulnya 'Ayahku ternyata suami ibuku' beuh ceritanya sedih Ndra anaknya tuh ketabrak truk dan mati, pas lagi di Yasinin mayatnya hidup lagi terus---"


"Stop! udah jangan di lanjutkan cerita lo yang tidak berfaedah itu pusing gue mikirnya"Potong Andra memijit pelipisnya,Dika terdiam dan kembali mengutak-atik HPnya


"Apa iya aku jatuh cinta?"Batin Andra


...🥀🥀🥀...


Malam hari tiba Bintang yang terlalu asik dengan pekerjaannya sampai tidak sadar hari mulai menjelang malam,kini ia sedang di halte bus menunggu taksi yang lewat bahkan kendaraan pun tidak ada yang berlalu di jalan kala itu

__ADS_1


"Lee aku mau pulang,aku tunggu di halte"


Lima menit kemudian Andra baru membalas pesan Bintang


^^^"Kemungkinan malam ini aku pulang sedikit malam karena pekerjaan yang aku tinggal kemarin masih numpuk jadi aku minta Dika saja yang menjemputmu"^^^


"Tidak usah aku naik ojek online saja"


^^^"Iya hati-hati"^^^


Kemudian Bintang memasukkan ponselnya ke dalam tas sambil melihat ke kiri dan ke kanan menunggu ojek pesanannya, tiba-tiba datanglah dua orang laki-laki yang berbadan besar yang satunya kurus berambut gondrong


"Hai cantik sendirian aja"Ucap laki-laki berambut gondrong dengan pakaian yang kusut dan acak-acakan mendekat kearah Bintang


Bintang yang tau niat orang itu jahat sedikit mundur "Kalian mau apa?"Tanya Bintang berusaha santai "Kalau kalian mau uang ini untuk kalian ambil saja sama tas-tasnya,uang di dalam tas itu tidak banyak tapi tasnya yang banyak harganya 250jt yang kalau kalian jual dapat dua buah mobil jadi kalian sana jangan ganggu aku"Bintang memberi tas berharganya ke preman itu


"Uwaaww mahal sekali tapi sayangnya aku tidak mau ini tapi mau...."Kata preman itu menggantung melihat Bintang dari bawah sampai atas yang menurutnya menggiyurkan preman itu bahkan menolak mentah-mentah tas yang di berikan Bintang yang bisa membeli segalanya


"Bos gimana sih masa tas mahal gitu di tolak!"Sewot preman yang bertubuh besar,Si rambut gondrong itu tidak memperdulikan kata temannya ia justru mendekati Bintang


Bintang mundur satu langkah aba-aba melarikan diri dan Bintang lari sekencang-kencangnya dari preman itu namun langkahnya kalah cepat kedua preman itu berhasil mencengkeram erat tangannya


💚


💚


💚


💚


💚


Maaf di gantung lanjut besok ya! jangan lupa Like, Komen Dan Vote


IG Author: Sarwinda_dswt2

__ADS_1


__ADS_2