Istriku Seorang Peri

Istriku Seorang Peri
BAB 21


__ADS_3

"Tunggu sebentar aku cek dulu di luar siapa tau ada yang konslet"Ucap Andra beranjak dari ranjang melepaskan pelukan Bintang namun dengan cepat Bintang menarik tangan Andra


"Jangan tinggalin aku hiks.. ,disini aja"Lirih Bintang


"Sebentar doang"


"Gak mau"Rengek Bintang diiringi gelengan kepalanya


"Ya udah pake senter Hp aja"Andra meraba-raba Hpnya yang ada di nakas kemudian menghidupkan senter lalu kembali meletakkannya dengan lampu senter yang menyala "Kamu kenapa? tadi tiba-tiba teriak terus nangis?"Andra duduk di samping Bintang tanpa sadar tangan mereka masih tergenggam erat


"Ta-tadi hiks... ada kecoa huuaaa"Bintang kembali menangis


Andra tertawa kecil "Aku kira kamu tidak takut apa-apa masa sama kecoa aja takut"Ejek Andra yang langsung mendapat pukulan kecil dilengannya


"Mau kemana?"Tanya Bintang melihat Andra beranjak dari ranjang


"Tidur"Jawab Andra datar


"Tidur disini aja"Ucap Bintang memohon ia takut jika kecoa itu merayap ketubuhnya lagi apalagi dia takut dengan kegelapan meskipun sudah di terangi senter Hp yang redup tetap saja kegelapan masih ada di kamar itu


"Katanya gak mau tidur sama aku"Elak Andra sebenarnya ia senang jika bisa tidur dengan Bintang


"Em... itu kamu gak takut kalau kecoa itu ganggu kamu?"Bintang berusaha menakuti Andra


"Enggak"Jawab Andra sebenarnya ia juga takut dengan binatang yang di takuti hampir seluruh umat manusia itu,Bintang mendengus mulai mengerucutkan bibirnya niatnya yang menakut-nakuti Andra tidak berhasil


"Plisss tidur disini aku takut kalau kecoa itu ganggu aku lagi"Ucap Bintang dengan nada memohon


Andra yang mendengar permohonan Bintang pun tersenyum penuh kemenangan dan tidak menyia-nyiakan kesempatan Andra pun langsung naik keranjang merebahkan tubuhnya"Baiklah"


Sekarang posisi mereka saling membelakangi Andra yang masih terbuka matanya sambil melirik-lirik Bintang yang matanya tertutup bukan karena tidur tapi karena ia tidak bisa tidur, oleh karena itu Bintang berusaha untuk tidur dengan cara memejamkan matanya tapi tetap saja tidak bisa entah apa sebabnya, Bintang mulai gelisah miring kanan,miring kiri telentang juga tidak bisa membuatnya tidur


Andra yang terganggu pun langsung menarik Bintang kepelukannya "A-apa yang kamu lakukan?"Pekik Bintang terkejut


"Shttt ini sudah jam 1 pagi jangan berbisik"Andra semakin erat memeluk Bintang


"Lepas!"


"Dari tadi kamu gak bisa diam,tidurku jadi terganggu,makanya aku peluk supaya kamu diam"Ucap Andra dengan mata terpejam


Bintang hanya dapat menghembuskan napasnya mau lepas dari pelukan Andra pun dia tidak bisa melawan karena tenaga Andra lebih kuat darinya akhirnya ia pasrah menikmati pelukan Andra yang menciptakan kehangatan ditubuhnya detik berikutnya ia pun terlelap


Andra yang mendengar hembusan napas yang beraturan pun Menegakkan kepalanya melihat Bintang yang sudah tertidur dipeluknya.Di kecupnya pucuk kepala Bintang lalu ia pun ikut menyusul Bintang dalam mimpi

__ADS_1


...🍁🍁🍁...


Pagi harinya Bintang terbangun ia merasa ada sesuatu yang berat ditubuhnya,dibukanya mata dengan perlahan lalu matanya tertuju pada tangan kekar yang melingkar ditubuhnya kemudian menengok keatas yang sudah ada wajah tampan Andra yang sedang tidur dengan rambut acak-acakan


"Kenapa liat dari dekat gini ganteng banget,bulu matanya yang lentik,hidungnya mancung,bibirnya juga tipis"Batin Bintang terus menatap wajah Andra tanpa sadar ia menarik sedikit sudut bibirnya dan kembali sadar apa yang telah ia lakukan "Yaampun Bintang lo gak boleh bawa perasaan kamu kedalam pernikahan ini, pernikahan ini hanya sementara setelah enam bulan pernikahan setelah itu aku akan dicampakkan olehnya"Bintang menggerutui dirinya sendiri


Di angkatnya secara perlahan tangan Andra yang masih melingkar di pinggangnya agar Andra tidak terbangun namun usahanya sia-sia Andra semakin erat memeluknya, Bintang menghela nafas ia tidak tahu harus melakukan apa lagi dan mau tidak mau ia harus membangunkan Andra


"Lee... Lee... bangun!"Ucap Bintang Sambil memainkan jari-jari Andra, merasa tidak ada jawaban dari Andra Bintang pun menaikan suaranya "Lee!"Teriak Bintang


"Apa sih!"Ucap Andra dengan mata terpejam


"Aku mau ke toilet ini tangan lepasin!"Bintang menepuk pelan tangan Andra, kemudian Andra membuka matanya melepaskan pelukannya


Bintang beranjak dari ranjang menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya tak lama kemudian ia keluar yang sudah berpakaian rapi karena sebelum ia kekamar mandi mengambil baju ganti terlebih dahulu


"Kamu gak ke kantor Lee?"Tanya Bintang


"Nggak"Jawab Andra singkat "Kamu mau kemana?"Tanyanya melihat Bintang menuju keluar kamar


"Masak"Jawab Bintang lalu melanjutkan langkahnya


"Bibi masak apa?"Tanya Bintang pada pembantu di rumah Andra


"Eh Non bibi masak sup ayam Non"Jawab Bi Nia


"Gak usah Non biar bibi aja, Nanti nyonya marah kalau liat Non bantu bibi"


"Nggak kok bi aku senang bisa bantu bibi biarin aku yang masak yah"


"Iya Non"Bintang pun memasang celemek ditubuhnya dan mulai bertempur dengan alat masak


"Bibi ayamnya satu di goreng ya bi"Pinta Bintang


"Iya Non"Bibi pun mulai memanaskan minyak goreng


lima menit ayam telah selesai di goreng


"Ini Non"Ucap Bi Nia menyodorkan piring berisi ayam


"Makasih Bi"


Kemudian Bintang melepaskan celemeknya lalu berjalan menuju kamar Andra

__ADS_1


"Ceklek..."


"Yaampun istri aku perhatian banget sih tau aja suaminya lagi laper"Ucap Andra disangkanya Bintang membawa makanan untuknya


"GR... banget orang mau kasi makan Loly wleeek"Ejek Bintang sembari berjalan ke sudut kamar Andra dimana Loly berada dengan sangkar mininya


"Hay Loly unch... kamu makin gemuk aja ini makanan buat kamu,selamat menikmati"Ucap Bintang yang membuat Andra bergidik ngeri


"Aish... kucing di ajak ngomong dasar aneh! di kasi makan lagi enak banget tu kucing bisa dielus-elus Bintang coba aku jadi kucingnya"Batin Andra


"Kau tau Bintang semalam aku dapat mainan baru"Ujar Loly sambil memakan ayam


"Wah... bagus dong,berati kamu dapat teman baru"Ucap Bintang tersenyum senang kalau temannya mendapat mainan karena Loly selalu mengadu kalau ia bosan


"Tapi sayangnya mainanku sudah mati"


"Emang mainan kamu seperti apa?"Tanya Bintang


"Itu dia"Ujar Loly menyodorkan binatang itu kearah Bintang dengan tangannya


"Aaaaakkkk"Teriak Bintang membuat Andra terkejut menghampiri dirinya


"Kenapa?"Tanya Andra panik


"I-itu ke-kecoa Lee"Ucap Bintang terbata-bata sambil menutup mata dengan tangannya


Andra yang melihat kecoa di dekat kucing itu pun mengeluarkan ide jahilnya "Mana gak ada?"Ucapnya sambil memberanikan diri meraih antena kecoa itu


"Masa sih? tadi ada disini"Bintang membuka matanya


"Gak ada tuh"Andra mulai mendekatkan kecoa yang ada di tangannya ke arah muka Bintang dan....


🔥


🔥


🔥


🔥


🔥


Sorry aku gantung hehehe

__ADS_1


...LIKE KOMEN VOTE!...


BERSAMBUNG...


__ADS_2