Jerat Cinta Duren Ansa (Duda Keren Anak Satu)

Jerat Cinta Duren Ansa (Duda Keren Anak Satu)
Bertemu Jhonatan


__ADS_3

Mobil yang dikemudikan Yogi telah sampai di parkiran Night Club yang di maksud oleh pria itu, wajah Fara semakin gelisah karena kekasihnya benar-benar mengajaknya kesebuah tempat hiburan malam yang selama ini tidak pernah Fara datangi.


"Yog, kau serius membawaku kesini?" tanya Fara menatap nanar pria yang ada di sampingnya.


"Buatlah hidupmu sedikit berguna Fara" sinis Yogi.


"Apa maksud mu?"


"Bukankah kau di buang oleh orang tuamu sendiri? bukankah orang tuamu tidak menginginkan kehadiranmu? itu artinya kehadiran mu tidak berarti di dunia ini, sehingga wanita yang melahirkan mu saja tidak perduli padamu" tegas Yogi membuat hati Fara merasakan sakit.


"Kau tega mengatakan itu semua padaku Yog" mata Fara sudah menganak sungai, dan air matanya luruh bebas membasahi pipi.


"Bukan aku yang tega, tapi orang tua yang membuang anaknya itu yang tega. Aku hanya bicara fakta, apakah begitu menyakitkan?" Yogi tersenyum remeh melihat air mata Fara.


"Aku mau pulang" ucap Fara membuka pintu mobil itu namun tidak bisa.


"Buka pintunya Yog, biarkan aku pulang" ujar Fara menatap benci pada Yogi.


"Tidak semudah itu sayang" ucap Yogi menyeringai.


"Apa mau mu?" seru Fara merasa frustasi dengan keadaan ini.


"Kau tahu Fara? kau adalah wanita bodoh yang percaya begitu saja dengan kata-kata ku. Selain tidak berharga, dirimu itu sangat bodoh sehingga mudah tertipu dengan kata manis ku yang tentunya hanya bualan" tutur Yogi.


"Apakah kau pikir aku benar-benar mencintai mu dan menyayangi mu? memang apa yang kamu miliki sehingga aku mau hidup berdampingan denganmu? Aku memang bukan pria kaya, tapi aku menginginkan wanita yang jelas asal usulnya untuk menjadi pendamping ku. Dan tentunya itu bukan kamu" Yogi melirik Fara yang hanya diam dalam tangisnya.


"Jangan bermimpi menjadi Cinderella dalam kehidupan ini, karena hidupmu tidak seindah itu, hidupmu adalah kepahitan yang benar-benar nyata dan tidak akan berubah menjadi kebahagiaan saat seorang pria datang dalam hidup" Yogi terus menyudutkan Fara jika kehidupannya benar-benar tidak berarti.


"Bahkan seorang pelacur lebih berharga dari mu" Fara mengangkat kepalanya dan menatap tak percaya pada Yogi.


"Aku tidak serendah itu sehingga kau membandingkan diriku dengan pelacur Yog" tegas Fara.

__ADS_1


"Oh ya? tapi bukankah kehadiran mu di dunia ini adalah aib?"


"Ingat Fara, kau adalah anak buangan, anak yang tidak di inginkan, kau adalah aib, kau tidak berarti, tidak berguna, sama sekali tidak berharga" kata-kata yang di ucapkan Yogi terasa begitu menusuk dalam hati Fara.


"CUKUPPPPP" teriak Fara menutup kedua telinga dengan kedua tangannya, rasanya sungguh tak sanggup mendengar kata-kata Yogi yang sangat menyakitkan meskipun itu sebuah kebenaran.


"Apakah sungguh menyakitkan kenyataan tentang hidupmu?" ucap Yogi, membuat Fara semakin tergugu.


"Lihat aku" Yogi mencengkram kuat dagu Fara.


"Bukan tidak mungkin jika kau adalah anak seorang ****** yang menjajakan tubuhnya, Dan menghasilkan dirimu yang sangat tidak berharga. Maka buatlah dirimu berguna untuk ku, setidaknya aku tidak akan menyesal telah mengenalmu" Yogi menatap tajam Fara.


Yogi terus memprovokasi Fara agar gadis itu kehilangan rasa percaya diri dan merasa tidak berharga, untuk memuluskan rencana jahatnya.


"Hidupmu akan sedikit berguna jika kau menurut padaku" kata Yogi lembut setelah melihat tatapan kosong di mata Fara, ia sangat yakin jika gadis di hadapannya itu sudah sangat putus asa akan nasibnya.


"Kau adalah wanita yang tidak berdaya Fara, kau butuh perlindungan dan sandaran. Dan hanya diriku yang bisa memberikan semua itu, kau paham?" Yogi menghapus jejak air mata Fara yang sudah tidak keluar lagi.


"Kau bersedia menuruti perkataan dan perintah ku?" tanya Yogi di angguki Fara dengan lemah.


🌼🌼🌼


Seorang pria dengan pakaian serba hitam dan tubuh atletis menatap intens pada Fara, sedangkan gadis yang di tatapnya hanya diam seolah tak bernyawa. Pria itu adalah Jonathan Henderson 35 tahun, seorang rentenir yang memiliki kuasa dalam dunia hitam.


Jika kalian kira Jhonatan adalah seorang mafia itu salah besar, Jhonatan bukan mafia karena ia tidak mau berurusan dengan klan berbahaya seperti itu. Namun kehidupannya selalu berkecimpung di dunia malam, Bar, Kasino, Balap Liar, Taruhan, Arena Boxing namun ia tidak mau dikatakan premanisme. Memang dirinya bukanlah preman atau perampok. Semua penghasilan yang ia miliki sebagian besar mang dari dunia malam, sepak terjangnya di dunia malam sudah sangat disegani oleh orang-orang yang memang penikmat dunia malam.


Dan di meja kasino lah Yogi bertemu dengan Jhonatan hingga terlilit hutang puluhan juta. Namun kini Yogi bisa bernafas lega karena menawarkan Fara pada Jhonatan sebagai pelunas hutangnya.


"Kau yakin akan memberikan gadis ini padaku sebagai pelunasan hutang-hutang mu?" Jhonatan sangat yakin jika gadis yang ada di hadapannya ini adalah benar-benar gadis, bukan gadis rasa wanita, maksudnya gadis bukan perawan, tapi benar-benar gadis masih perawan.


"Apakah tuan tidak tertarik?" Yogi sangat berharap jika lintah darat itu tertarik dengan penawaran nya.

__ADS_1


"Aku tidak tertarik" ujar Jhonatan membuat Yogi tegang.


"Tapi aku sangat-sangat tertarik" sambungnya tersenyum miring.


"Baguslah" gumam Yogi.


"Tapi bagaimana dengan keluarganya? aku tidak ingin berurusan dengan pihak ketiga"


"Tuan tidak perlu khawatir, dia adalah gadis sebatang kara, bahkan orang tuanya membuangnya. Jadi tidak akan ada masalah yang akan Tuan hadapi kedepannya" Yogi meyakinkan Jhonatan agar bersedia menerima Fara.


"Baiklah, tinggalkan ruangan ini. kau bisa menemui Liam, dia akan mengurus sisanya" usir Jhonatan pada Yogi. Dan pria itu pergi begitu saja tanpa perduli akan nasib Fara selanjutnya.


Jhonatan mendekati Fara, ada sedikit rasa iba dalam hatinya melihat gadis lugu dan polos seperti Fara bisa jatuh ke tangan pria seperti Yogi. Namun ada untungnya jika karena berkat Yogi, dirinya kini memiliki kuasa penuh atas gadis lugu dan polos itu.


"Rambut mu sangat wangi, aku suka dan membuatku bergairah" bisik Jhonatan di telinga Fara, Tangan kekarnya membelai rambut panjang milik Fara.


Seolah kesadaran Fara kembali setelah mendengan bisikan Jhonatan, tubuhnya menegang dan ketakutan saat Jhonatan mulai meraba tubuhnya.


"To...tolong jangan sakiti aku hiks...hiks..." lirih Fara dalam dekapan Jhonatan, Fara benar-benar merasa dirinya tidak berharga karena membiarkan pria asing menyentuh tubuhnya.


"Aku tidak akan menyakitimu sayang, tapi aku akan memberikanmu kenikmatan yang tiada Tara, dan aku pastikan kau akan ketagihan" bisik Jhonatan terus menciumi aroma rambut panjang Fara.


"Tu...tuan tolong lepaskan aku" Fara mengiba dengan putus asa, ia tidak tahu pasti bagaimana caranya dirinya bisa bersama pria asing itu dalam kamar, namun ia sangat berharap jika pria gagah yang ada di hadapannya memiliki belas kasihan dan bersedia melepaskannya.


🌼


🌼


🌼


🌼

__ADS_1


🌼


TBC 🌺


__ADS_2