Jerat Cinta Duren Ansa (Duda Keren Anak Satu)

Jerat Cinta Duren Ansa (Duda Keren Anak Satu)
Keputusan Fara


__ADS_3

Karena hari masih sore, Tommy akhirnya mengajak Risha jalan-jalan ke taman kota untuk sekedar menghabiskan waktu bersama, begitulah yang Tommy katakan pada Risha. Namun sebenarnya pria itu ingin memastikan perasaannya pada gadis yang menjadi sahabat adiknya itu. Hubungan Tommy dan Alana memang belum lama berakhir, dan jika menilik dalam hati Tommy, masih ada rasa dalam hati ya untuk Alana, namun tak sebesar dulu. Intinya Tommy belum seratus persen move on, tapi ia ingin membuka hatinya untuk wanita lain.


Mungkin secara kasar Tommy ingin menjadikan Risha sebagai pelarian, tapi tidak menutup kemungkinan jika pada akhirnya Tommy benar-benar melabuhkan pilihan hatinya pada Risha. Risha adalah gadis baik-baik dan tidak neko-neko, Risha juga berasal dari kalangan keluarga terpandang, bibit bebet bobot nya sangat jelas. Jika Tommy membawa Risha untuk di kenalkan pada keluarganya, bisa di pastikan turunnya restu pasti akan lancar jaya seperti jalan tol, apalagi Mama Tommy sangat mengutamakan bibit bebet bobot calon menantunya.


"Tidak ada yang marah kan, jika aku mengajak mu jalan begini?" tanya Tommy saat membuka kan pintu mobil untuk Risha.


Risha tersenyum mendengar pertanyaan Tommy, memang siapa yang akan marah jika dirinya jalan bersama pria manapun?.


"Aku gadis bebas Bang, maksudnya aku single, so jangan khawatir tentangku. Aku malah takut jika dilabrak cewek saat jalan sama Abang seperti ini" Risha membalikkan keadaan, ia bersikap seolah-olah tidak tahu jika saat ini Tommy juga pria single.


"Memang siapa yang berani melabrak kamu? tenang saja, Abang juga single" ucap Tommy mengajak Risha duduk di salah satu bangku taman.


"Benarkah? aku baru tahu jika Abang single" bohong Risha, padahal jelas-jelas tadi Citra mengatakan jika Abang nya itu single.


"Kamu sendiri kenapa single?" Tommy mulai mengorek informasi tentang Risha.


"Karena aku di khianati oleh pacarku" lirih Risha, meskipun ia tidak terlalu mencintai Irfan, tapi bagaimana pun juga pria itu adalah pacar pertama Risha. Dan melupakannya bukan hal yang mudah, apalagi mereka bersama-sama hingga dua tahun.


Yah meskipun sekarang Risha sudah biasa saja, tapi jika ingat apa yang dilakukan Irfan di belakangnya, Risha jadi sedikit kesal. Rasanya ingin menampar pipi Irfan bolak balik sampai pria itu pingsan.


"Kamu cantik Risha, kenapa pria itu sampai selingkuh?" Tommy merasa jika pacar Risha sangat tidak bersyukur karena telah mengkhianati gadis itu.


"Dia selingkuh karena aku tidak mau di ajak naik ke ranjangnya, jadi saat ada wanita lain yang bersedia menghangatkan ranjangnya ya... pengkhianatan itu terjadi" ucap Risha tersenyum sinis.


"Ah...begitu" Tommy mengangguk paham.

__ADS_1


"Abang sendiri kenapa jadi single? bukannya dulu sudah sampai tahap pertunangan?"


"Yahhh mau bagaimana lagi? namanya juga bukan jodoh" Tommy sendiri juga tidak mengerti kenapa tiba-tiba Alana memutuskan hubungan mereka, padahal sudah ada obrolan tentang pernikahan.


"Sabar ya Bang, jodoh Abang pasti akan datang di waktu yang tepat" ucap Risha sok bijak.


"Ya, maunya sih jodoh Abang kamu" Tommy menatap Risha.


"Hahaaa Abang bisa aja bercanda nya" jantung Risha sudah jedag jedug gara-gara ucapan Tommy.


"Memang kamu gak mau berjodoh sama Abang?" Risha tak tahu harus menjawab apa? sebab Tommy menunjukkan tatapan yang serius.


"U...udah kali Bang, ja...jangan bahas jodoh. Nanti Risha baper" Risha mengalihkan wajahnya yang bersemu merah, gadis itu sungguh salah tingkah.


"Yakin gak mau sama Abang?" ulang Tommy.


"Lucu sekali" gumam Tommy menatap punggung mungil Risha yang semakin menjauh.


Risha bernafas lega saat sudah berada jauh dari Tommy. Rasanya sungguh seperti senang jantung saat mendengar kalimat-kalimat Tommy yang menginginkan dirinya sebagai jodoh Tommy. Jika saja Tommy serius dengan ucapannya, sudah pasti Risha akan sangat bahagia jungkir balik.


"Bang Tommy iseng banget sih pake ngomongin masalah jodoh" gerutu Risha melangkahkan kakinya mendekati pedagang minuman tak jauh dari taman.


🌼🌼🌼


Di sebuah rumah kontrakan, seorang gadis duduk dengan tubuh bergetar karena di hadapannya ada seorang pria tampan laksana dewa, namun semua hanyalah casing nya saja. Sebab kelakuan bukan seperti dewa, melainkan seperti raja iblis yang tidak kenal rasa kasihan.

__ADS_1


"Waktu mu akan berakhir dalam satu minggu ke depan Fara, jika kau tidak sanggup membayarnya, sebaiknya kamu tidak berulah macam-macam yang pada akhirnya merugikan dirimu sendiri" Jhonatan, ya pria yang baru saja bicara adalah Jhonatan, rentenir yang sudah membeli tubuh Fara dari Yogi.


"Aku masih berusaha Tuan" lirih Fara, ia sangat berharap jika Elea bisa membantunya agar terlepas dari tangan dingin Jhonatan.


"Aku tahu, tapi jangan terlalu berharap pada sahabat mu itu" ucap Jhonatan, membuat Fara menatapnya.


"Kau tidak lupa kan jika selama ini orang-orang ku mengawasi dan mengikuti mu kemanapun kau pergi?" ucapan Jhonatan kembali mengingatkan nya jika hidupnya bukankah lagi milik Fara.


"Aku tidak lupa Tuan" elak Fara, padahal ia lupa jika selama ini ada orang yang selalu memantau gerak-gerik nya.


"Jika kau lupa juga tidak masalah bagiku" sahutnya enteng, pria itu tidak berharap jika Fara mampu membayar uang yang sudah Jhonatan keluarkan. Karena pada dasarnya Jhonatan sudah tertarik pada wajah ayu Fara, sayang sekali Fara bersikeras untuk lepas dari jeratnya.


"Karena aku akan sangat senang jika kamu bersedia hidup denganku. Aku akan memberikanmu perlindungan dan tidak akan membuat mu di pandang remeh orang lain. Aku punya kuasa yang cukup untuk meratukan dirimu, dan ya, aku bisa membantu mu balas dendam pada Yogi jika kamu merasa sakit hati padanya" Jhonatan memberikan janji dan penawaran menarik agar Fara dengan suka rela hidup dengannya, termasuk menjadi partner ranjangnya. Jhonatan adalah pria dewasa yang normal, ia sudah sering terbang ke nirwana berasa para wanita yang di belinya, namun khusus Fara, Jhonatan akan memperlakukannya dengan cara berbeda.


"Terimakasih atas tawaran anda Tuan, tapi aku tidak ingin menggantungkan hidupku pada orang lain. Dan untuk Yogi, aku akan membalasnya dengan caraku sendiri" ucap Fara yakin dengan keputusannya. Fara sudah pernah sekali menggantungkan hidupnya pada pria seperti Yogi, dan berakhir dirinya masuk dalam jeratan Jhonatan. Tentu saja gadis itu tidak ingin masuk dalam lubang yang sama, Bahkan sekarang Fara tidak memiliki keinginan untuk menikah dan membina biduk rumah tangga. Fara sudah menerima nasibnya yang di buang sejak bayi, jika tuhan sudah menakdirkannya untuk hidup sendirian dalam dunia ini, maka Fara tidak keberatan menjalaninya. Dari pada harus menelan kekecewaan karena menggantungkan hidupnya pada orang lain.


🌼


🌼


🌼


🌼


🌼

__ADS_1


TBC 🌺


__ADS_2