Jerat Cinta Duren Ansa (Duda Keren Anak Satu)

Jerat Cinta Duren Ansa (Duda Keren Anak Satu)
Kebenaran


__ADS_3

Didalam sebuah kamar yang bernuansa ungu, dengan di penuhi pernak-pernik merchandise dari salah satu Idol K-Pop, tiga wanita yang terdiam dari mertua, menantu, dan cucu duduk bungkam, belum ada yang memulai berbicara. Wanita yang berperan sebagai mertua sekaligus nenek itu menunggu penjelasan dari cucu dan menantunya, sedangkan sang menantu semakin diliputi rasa takut, cemas, dan bingung. Sebab ia pasti akan kesulitan untuk membela diri dari kisah masa lalunya.


Risha, gadis yang menjadi cucu juga sebagai anak sambung itu tengah menimbang-nimbang untuk mengatakan suatu kebenaran yang baru ia ketahui tentang masa lalu Mami sambungnya pada Neneknya. Namun gadis itu masih ragu, sebab ia belum memastikan pada Nya, apakah Papi nya, sudah mengetahui masa lalu sang istri, atau memang sang istri yang juga di panggil Mami olehnya itu sengaja menipu dan berbohong pada Papinya.


"Risha, sudah lebih dari lima menit Nenek menunggu kamu bicara, apakah akan tetap diam sampai pagi?" ujar nenek Asri, membuat Risha melihat pada Elea.


"Dan kamu Elea, kamu itu disini sebagai ibu sambungnya Risha, kenapa kamu malah menamparnya? Mama melihat jika kamu yang mulai menampar pipi Risha" Elea yang di tanya seperti itu oleh ibu mertuanya hanya diam, tak mampu menjawab apapun dan semakin menundukkan kepalanya.


"Risha cepat bicara, jangan membuat nenek semakin marah karena hilang kesabaran" hardik nenek Asri menatap tajam pada cucunya.


"Sebenarnya...."


🌼 Flashback On🌼


Setelah selesai makan siang di kantin kampus, Citra mengajak Risha pergi ke halaman kampus yang lumayan sepi Adri hilir mudik para mahasiswa/mahasiswi. Dan disinilah mereka berada, duduk di sebuah bangku yang di buat dari semen dan keramik mengelilingi pohon besar.


"Mau bicara apa sih?" tanya Risha penasaran melihat wajah serius Citra.


"Ini tentang Tante El" ucap Citra mantap memberi tahu masa lalu Elea tentang pekerjaannya.


"Mami? Mami gue lagi di rawat di rumah sakit tadi pagi, kayaknya Mami terlalu merindukan Papi deh" kata Risha mengingat tangis Elea.


"Gue gak yakin"


"Maksud Lo?"


"Lo tahu nggak pekerjaan Tante El sebelum dia menikah sama Papi Lo?"


"Gue gak inget pastinya, tapi kata Papi, Mami itu SPG. Emang Lo tahu Mami jadi SPG apa?"


"Tante El itu bukan SPG, tapi wanita bayaran" tegas Citra.


"Gue gak ngerti"


"Tante El itu wanita yang biasanya di bayar oleh para pria untuk menemaninya datang ke sebuah acara, atau ke suatu tempat gitu"


"Sumpah gue gak paham" kata Risha yang memang belum tahu jika ada profesi seperti itu.

__ADS_1


"Gini ya Ris, misalkan ada cowok jomblo dan perlu pasangan, atau gandeng untuk datang ke sebuah acara. Maka dia akan menyewa jasa Tante El"


Deg....


Hati Risha ingin menolak percaya, tapi yang mengatakan ini adalah Citra, dan kemungkinan 99% itu adalah benar.


"Lo jangan ngarang Cit, nanti jadi fitnah lho"


"Gue udah duga kalau Lo gak akan percaya, tapi gue gak bohong. Bahkan Bang Tommy pernah pake jasa Tante El"


Duarrrrrr....


"Apa maksudnya?"


"Saat itu Bang Tommy harus menghadiri sebuah pesta pernikahan rekan kerjanya, dan di pesta itu diharuskan hadir dengan pasangan. Jadi Bang Tommy sewa Tante El, karena saat itu Kak Alana sedang liburan"


"Lo bercanda kan?"


"Gue gak lagi bercanda Ris, dan gue bicara fakta" kata Citra lalu mengeluarkan ponselnya dari dalam tas.


"Lo bisa lihat ini iklan yang di pasang oleh Tante El buat cari pelanggan nya, Bahkan dalam iklan ini tertera harga yang harus di bayar" ujar Citra menunjukkan sebuah iklan Elea yang menawarkan jasanya, di lengkapi dengan tarif juga denda jika kliennya melanggar.


"Lo gak buta kan Ris, itu Tante El. Ya meskipun di situ tertulis berbagai denda jika melanggar. Tapi Tante El itu tetap wanita bayaran, gue yakin jika Tante El juga melayani kliennya sampai ke atas ranjang. Ingat, jika yang di cari Tante El adalah uang. Jika ada pria hidung belang yang menawarkan bayar berlipat-lipat untuk menghangatkan ranjangnya, tidak mungkin ditolak kan?" tutur Citra meyakinkan Risha jika Elea adalah wanita bayaran yang tidak jauh berbeda dengan pe es ka.


"Yang jadi pertanyaan gue adalah, keluarga Lo tahu nggak tentang ini? Tante El itu terkenal di kalangan mahasiswa yang pernah pakai jasanya Ris, dan juga kalangan pengusaha seperti Om Martin. Contohnya ya kayak Abang gue" tanya Citra menatap Risha yang terlihat shock dan bingung.


"Melihat dari reaksi Lo, gue yakin jika keluarga Lo juga belum tahu tentang hal ini"


"Gue...." Risha kehilangan kata-kata untuk bicara, rasanya dunia gadis itu berhenti berputar.


"Gue kasih tahu hal ini bukan karena apa-apa Ris, tapi ini semua demi kebaikanmu Lo juga keluarga Lo. Jangan sampai suatu saat nanti klien atau rekan kerja Papi Lo tahu dan pernah jadi pelanggan Tante El. Pasti semua itu akan mempengaruhi nama baik perusahaan Papi Lo juga keluarga Hariz"


"Gue tahu itu" lirih Risha masih mencerna sebuah fakta yang baru ia ketahui.


"Gue boleh tanya satu hal?"


"Apa?"

__ADS_1


"Setelah Lo tahu kebenaran tentang Tante El, apakah Lo yakin jika anak yang di kandung Tante El saat ini adalah anak Papi Lo?"


"Kenapa Lo tanya begitu?"


"Karena pekerjaan Tante El itu sangat memungkinkan jika..." Citra melirik Risha yang menunggu kalimat nya.


"You know lah apa maksud gue"


"Apa bener kalau Mami wanita seperti itu? Apa papi tahu? Atau Mami sengaja bojo dan menipu kami semua? Apakah semua itu mami lakukan demi uang? Apakah Mami sejahat itu? Apakah anak itu bukan...." dugaan demi dugaan memenuhi pikiran Risha, gadis itu mendadak jadi pusing memikirkan kebenaran Elea.


"Are you okay Ris?" tanya Citra melihat Risha yang menatap kosong.


"No, I'm not okay" jawab Risha jujur.


"Gue tahu Lo pasti kaget dan shock, tapi . Gue minta maaf kalau apa yang gue katakan buat Lo bingung"


"Lo gak salah Cit, dan terimakasih karena Lo udah kasih tahu gue kebenaran ini"


"Gue hanya gak mau Lo semakin sayang sama wanita seperti Tante El, dia bukan wanita baik-baik"


"Gue..."


"Kalau Lo masih gak percaya, Lo boleh tanya langsung sama Bang Tommy. Dia beneran pernah pakai jasa Tante El" ucap Citra kembali meyakinkan Risha.


"Tentu, gue memang ingin tanya langsung sama Bang Tommy, apakah hari ini Bang Tommy sibuk?"


"Tadi pagi Bang Tommy berangkat ke Surabaya, lusa baru pulang. Atau Lo mau tanya via telepon?"


"Nggak, gue mau ketemu langsung. Gue tunggu bang Tommy pulang aja" ucap Risha. Ia tidak menyangka jika Mami nya dan pria yang paling di cintai nya pernah jalan bersama, meskipun hanya sebagai pekerja dan kliennya. Tapi pekerjaan itu sangat membuat Risha berpikir negatif thinking.


🌼


🌼


🌼


🌼

__ADS_1


🌼


TBC 🌺


__ADS_2