
Tujuan mereka bertiga terlebih dahulu adalah pusat belanja.
Einkaufszentrum Glatt
Mereka bertiga segera masuk ke dalam tempat tersebut dan mulai berkeliling untuk melihat-lihat barang yang mungkin akan membuat mereka tertarik.
"Kak, aku ingin membeli ini. Bagaimana menurut kamu?" Audrey menunjukkan sebuah gaun bermotif indah.
"Aku rasa ini bagus di badan kamu, motifnya juga tidak terlalu norak." ucap Amman pada Audrey.
"Baiklah, aku ambil yang ini." Audrey mengambil dua buah gaun yang memiliki motif berbeda.
Sementara Anisa hanya terus berjalan sambil melihat pakaian yang mungkin pas di tubuhnya.
"Kenapa pakaiannya sangat seksi semua?" gumam Anisa sambil terus mencari pakaian tertutup.
Amman yang melihat Anisa seperti kebingungan langsung meminta izin kepada Audrey untuk menghampiri Anisa.
"Anisa?" Amman memanggil dan Anisa langsung menoleh.
"Mas!" Anisa tersenyum tipis. "Aku bingung memilih pakaian mana yang harus dibeli, semuanya sangat terbuka dan aku rasa aku tidak jadi membeli apapun." adu nya kepada Amman.
"Nisa, ini adalah pakaian untuk dirumah. Apa kamu tidak ingin terlihat seksi jika sedang berdua denganku? Hm." Amman mengerlingkan mata.
Anisa hanya tersipu dan menggeleng.
"Baiklah, aku akan memilihkan pakaian yang sekiranya cocok di badan kamu." Amman mulai mencari pakaian yang mungkin Anisa suka.
Saat mereka berdua sedang memilih pakaian, Audrey melipir ke sebuah tempat penjualan Jam tangan bermerek ROLEX.
__ADS_1
Dia melihat-lihat jam tersebut dan ingin membelinya untuk Amman.
"Untung saja aku membawa ATM milikku sendiri, jika tidak pasti akan sulit membelikan hadiah untuk kak Amman." gumam Audrey sambil terus melihat jam yang mungkin cocok untuk Amman.
Audrey mengambil sebuah jam yang sangat bagus, dan dia melihat jam itu dengan seksama. "Sepertinya ini keluaran terbaru."
Audrey langsung memberikan jam itu kepada sang penjual dan dia meminta untuk segera dibungkus'kan.
Setelah selesai di masukkan kotak dan dibungkus, sang penjual langsung memberikannya kepada Audrey.
Audrey pun menerima dengan senang hati dan memasukkan kotak itu ke dalam tas nya, dia memberikan uang 450EUR yang setara dengan tujuh juta rupiah. Dirinya segera pergi dari tempat penjualan Jam sebelum Amman bertanya-tanya apa yang dia lakukan di tempat itu.
Beberapa menit kemudian, mereka bertiga keluar dari pusat perbelanjaan dan saat ini ingin pergi ke tempat penjualan bahan pokok dari Indonesia.
Dua puluh menit.
"Sepertinya aku butuh ini." Anisa mengambil kacang almond untuk membuat cake sebagai hidangan penutup setelah makan.
Dia memasukkan barang belanjaan di keranjang, dan dirinya melihat ke sekeliling untuk mencari keberadaan Amman dan Audrey.
"Dimana Mas Amman dan Audrey?" gumam Anisa sambil mengedarkan pandangan .
Anisa terus berjalan untuk mencari keberadaan suaminya.
Beberapa saat kemudian, Anisa melihat Audrey dan Amman sedang memilih sesuatu sambil sesekali bergurau.
Ada rasa bersalah di dalam hati Anisa karena sudah masuk ke dalam rumah tangga Amman dan Audrey.
"Aku rasanya ingin pergi jauh. Aku sangat malu dan merasa bersalah karena sudah menganggu kehidupan mereka berdua. Maafkan aku ya Allah, maafkan aku." lirih Anisa sambil menunduk.
__ADS_1
"Anisa?" Amman menepuk pundak Anisa dengan pelan.
Anisa mendongak dan menatap Amman yang sudah berada di depannya, dia segera bergegas menghapus air mata yang hampir menetes.
"Mas, sejak kapan kalian berdua ada disini?" Anisa bertanya dengan nada biasa saja.
"Baru saja, kamu kenapa? Apa ada sesuatu yang membuatmu sedih?" Amman menangkup wajah Anisa.
"T—tidak! A—aku, aku hanya kesulitan membawa keranjang ini."
"Kenapa tidak memanggilku? Harusnya kamu panggil aku dan aku akan membantumu membawa keranjang ini." Amman langsung mengambil alih keranjang belanjaan.
"Aku hanya tidak ingin menganggu kamu yang sedang bersama dengan Audrey."
Audrey mengerutkan dahinya. "Kenapa kak Nisa harus sungkan seperti ini? Kita sama-sama istri kak Amman jadi kak Anisa tidak perlu sungkan untuk meminta bantuan atau apapun.''
Anisa hanya menunduk.
"Baiklah, apa kamu sudah selesai belanja? Bisa kita pulang sekarang, sudah hampir dua jam kita berada di tempat ini." ucap Amman.
"Aku sudah selesai membeli semua bahan yang ku butuhkan." jawab Anisa.
Mereka bertiga pergi ke kasir dan membayar semua barang belanjaan.
•
•
**TBC
HAPPY READING
__ADS_1
YUK TINGGALKAN JEJAK SERTA DUKUNGAN, TERIMA KASIH BANYAK 🙏**