
Haiii readers selamat membaca karya author.. π€π€
.
Jangan lupa tinggalin like nya yaa,, karna like itu gratiss.. ππ
.
Tapi kalau mau kasih βatau β author pasti lebih berterima kasih dan senang banget.. π π
.
-----------
Meals cafe and Resto
Setelah perkenalan singkat tadi di toilet baik Raina maupun salsa kembali kemeja masing masing.
"Udah dek tumben lama,, pup ya lu?" Tanya Raka frontal
"apaan seh lu kak,, malu maluin gue aja,, gue tadi lama abis ngobrol dulu sama orang" terang Riana
"Ooh,, ada temen lu disini" tanya Raka
"Bukan temen baru aja kenalan,, tadi adek abis nolongin dia baju dia kena noda terus tisu toilet abis yaa adek kasih aja itu tisu yang ade punya" jelas Raina
"Ooh gituu" jawab Raka sekenanya
"Kakak pesenin adek apa ?" Tanya Riana penasaran
"Lu kan udah janji ga protes,, gue pesen ayam betutu" ungkap Raka yang khawatir adiknya tidak mau
"Oh betutu,, oke ga apa apa lagian sekarang gue lagi ga pengen apa apa" kata Riana yang membuat kakaknya sedikit lega.
Lain halnya dimeja lain,, salsabila jalan menuju mejanya sambil cemberut karna noda dibajunya tak hilang yang membuatnya bete.
"Kenapa lu,, udah lama banget ke toilet terus datang datang manyun?" Tanya Miko penasaran sedangkan Adimas sibuk dengan makanannya hanya meliriknya sekilas.
"Ini tadi pas keluar toilet ada anak kecil nubruk gue mana bawa ice cream jadi baju gue kotor,, ni liat ga ilang,, untung tadi ada yang nolongin ngasih nie tisu" terang salsa sambil memperlihatkan tisu dan noda dibajunya
"Ooh yaudah,, makan nie udah dingin lu kelamaan seh,, noh liat si dimas udah mau abis" kata Miko sambil menunjuk Adimas
"Gue kan ga bisa makan makanan dingin" terang Adimas
"Udah sekarang lu makan sa" kata Adimas menunjuk makanan salsa,, .mereka akhirnya menikmati makan siang mereka dengan hikmad.
Selang berapa jam kemudian mereka pun selesai dan beranjak meninggalkan resto. Adimas pun menuju kasir sedangkan Miko dan Salsabila mendahului ke parkiran.
"Hallo dokter Raka,, lagi makan disini juga" sapa salsa ketika tidak sengaja ketemu dengan Rakadia ketika diparkiran.
"Hai dokter salsa,, ia nie abis makan siang disini,, kamu juga makan disini ya kok ga ketemu ?" Tanya Raka
"Iya nie saya sama temen temen dokter,, kenalkan dok ini sahabat saya Miko" kata Salsa
"Mik kenalin nie rekan dokter gue,, dokter Raka" ujar salsa kepada Miko,,
mereka pun saling memperkenalkan diri dengan berjabat tangan.
"Dokter Raka sendiri dengan siapa dok kesini ?" Tanya salsa basa basi karna dia melihat Raka hanya seorang diri
Raka pun mencari sekitar untuk melihat adiknya yang ternyata tidak ada dibelakangnya "mana dia " ucap Raka pada dirinya sendiri
"Apa dok ?" tanya Miko yang heran dengan Raka
"Ooh tidak,, saya mencari adik saya kemana dia sepertinya masih di dalam" jawab Raka
"Ooh dokter bersama adik dokter" timpal Salsa.
__ADS_1
Tak lama kemudian Raina yang selesai menerima telpon mencari keberadaan sang kakak. "Kemana dia sih"gerutunya,, ia pun bergegas keluar untuk menyusul kakaknya namun di depan pintu dia tak sengaja menabrak seseorang. "Ooh,, maaf saya yang salah karna terburu buru ?" Ucap nya sambil mengambil tasnya yang terjatuh tanpa melihat orang yang ditabrak.
"It's oke " kata pria tersebut yang ditabrak olenya. Sambil tersenyum melihat Raina. Raina pun segera memberes kan barangnya yang terjatuh namun dia merasa heran kenapa orang itu masih berdiri di depannya karna dia melihat sepasang sepatu itu didepan matanya,, "mau apa sih dia kan gue udah minta maaf"batinnya tanpa dia tau siapa orang itu.
Raina pun langsung tersentak setelah dia selesai dengan urusannya dan melihat siapa orang yang telah ditabraknya baru " KAMU.. ??" Ucapnya kesal
Adimas pun hanya tersenyum melihat reaksinya "iyaa akuu,, ternyata tunangan ku begitu ceroboh yaa ketika berjalan,, kamu gak berubah dari dulu " ujar Adimas
Ada sedikit rasa tersentak dalam diri Raina "kok dia masih inget kebiasaan gue dulu" batinnya, aneh dia merasa sangat senang ketika Adimas inget kebiasaannya,, namun dia buru buru bersikap mode galak "hei kamu enak aja bilang tunangan emang siapa gue mau dan setuju jadi tunangan lu !" Ucap Riana kesa
"Katakan itu pada kakek ku" jawab Adimas santai lalu pergi meninggalkan Raina sambil tersenyum senang "sungguh menyenangkan menggodanya" gumam Adimas
"Sialan Adimas" umpat Raina lalu ia pun bergegas menuju parkiran karna takut kakaknya menunggu lama.
Setibanya diparkiran Adimas merasa aneh dia melihat Raka sedang mengobrol dengan kedua temannya, ia pun menghampiri dan salsa yang melihat kedatangannya langsung melambaikan tangan kearahnya,
"Dimdim kamu kemana aja seh bayar aja begitu lama" tanya salsa sambil bergelayut manja dilengan Adimas
"Maaf,, tadi ada urusan dikit" jawabnya
"Dim,, kenalin ini rekan aku namanya dokter Raka,, kita ga sengaja tadi ketemu disini jadi kita ngobrol deh sambil aku nunggu kamu dan dokter Raka nunggu adiknya" terang Salsa
"Aku seeh udah kenalan sama beliau" kata Adimas yang dibenarkan oleh Raka
"Wah aku ga tau,, kenal dimana pasti a
di Rumah Sakit yaa kalian?" Tanya salsa lagi antusias
Kali ini Raka yang menjawab "bukan kami berkenalan waktu kakak saya menikah dan kebetulan kakek kita bersahabat" ungkap Raka menceritakan awal perkenalannya.
"Ooh begitu dunia begitu sempit yaa" kata salsa masih menggelayut manja dilengan Adimas,, itu tak luput dari perhatian Raka "apa mereka pacaran kalau benar aku terlambat" batin Raka sambil memandangi mereka. Tak berapa lama Raina menghampirinya.
"Kakak" panggilnya,, lalu ia terkejut melihat kakaknya sedang mengobrol dengan Adimas. Tunggu dengan siapa itu Adimas mesra sekali batinnya melihat Adimas digandeng seorang wanita,, aneh ada sedikit perasaan kecewa di hatinya
"Oh itu adik saya" kata Raka kepada Salsabila
"Dek sini buruan,, kakak kenalin sama teman kakak" katanya kepada sang adik
"Hem.. iyaa mbak,, ketemu lagi kita" kata Raina sambil melirik Adimas yang seolah tak mengenalinya
"Jadi kalian juga sudah saling kenal yaa?" Tanya Raka
"Iyaa kak beberapa jam lalu di toilet,, ini loh yang tadi gue ceritain" terang Raina, yang hanya dijawab anggukan oleh Raka
"Btw aku harus buru buru pamit nie,, soalnya mesri balik ke RS" kata Raka pamit undur diri
"Oke deh dokter,, kami juga mau balik,, hati hati dijalan yaa dok dan kamu Raina" kata salsa
Akhirnya mereka berpisah diarea parkir resto. Selama perjalanan pulang baik Raina maupun Raka hanya diam dengan memikiran masing masing.
"Dek jadi kerumah oppa ?" Tanya Raka memecah kesunyian
"Hmm,, gak jadi deh kak,, anter gue ke apartement aja " ujar Raina entah mengapa perasaannya tiba tiba badmood setelah di parkiiran resto tersebut.
"Lu ga apa apa kan de?" Tanya Raka lagi pasalnya dia sangat heran dengan adiknya yang tiba tiba seperti orang marah
"Gue baik baik aja kak, cuma sedikit capek" jawabnya sedikit bohong
"Baiklah,, lu istirahat dan minum vitaminnya terus tidur ya" perintah kakaknya yang dijawab anggukan oleh Raina
Beda halnya dengan Adimas dia merasa senang melihat ekspresi Raina barusan ketika dirinya digandeng oleh Salsa,, apa dia cemburu tanya pada diri sendiri,, yang membuatnya tersenyum
"Kenapa sih kamu dim,, dari tadi senyum senyum sendiri ?" Tanya Salsa yang heran melihatnya sedangkan yang ditanya tak menjawabnya malah tetap tersenyum. "Mikooo ini si dimdim sawan yaa senyum senyum sendiri kok gue serem " kata Salsa kepada Miko yang duduk dibelakang mereka
"Apaan seh lu sa,, drama mulu " dengus Adimas kesal.
"Mik lu anter ni miss drama balik pake mobil gue aja kan tas dia ada dibelakang" kata Adimas pada Miko
__ADS_1
"Kok gue seh dim,, ntr gue balik lagi gitu ke kantor ambil mobil gue,, repot dim" keluh miko
"Mobil gue lu bawa balik aja,, mobil lu gue yang pake,, mana kuncinya" jelas Adimas
"Dilaci meja kerja gue" jawab Miko
"Emang lu mau kemana lagi dim ?" Tanya Miko
"Gue ada urusan,, kan lu sendiri yang suruh gue buat minta perizinan lokasi" terang Adimas
"Oke deh,, semoga berhasil ya bro" kata Miko kepada Adimas disertai tepukan dipundaknya.
Tak lama mereka sampai dikantor advertising, dan langsung miko beputar posisi menggantikan Adimas menyetir,, dan Adimas langsung menuju ke dalam gedung kantornya.
"Mik kenapa seh si dimdim,, kayanya beda gitu" tanya salsa penasaran
"Beda gimana seh,, perasaan lu aja kali sih " jawab miko datar
"Aah masa lu ga perhatiin sih,, ada sesuatu yang terjadi gak selama gue pergi ?" Tanya salsa
"Gak ada sa" jawab miko tegas. maaf sa gue ga bisa cerita mengenai Adimas yang sebenarnya sudah dijodohkan ,,karna gue tau lu suka sama dia,, biar lu tau sendiri atau Adimas yang kasih tau lu batin miko
------------
Tripel'R cake and coffe
Setelah kembali ke kantor Adimas bergegas merapikan mejanya dan menuju ruangan Miko guna meghambil kunci mobil milik sahabatnya itu. Lalu ia melajukan kendaraan tersebut ke Tripel'R cake and coffe
"Selamat datang di toko kami" sapa pelayan itu ramah
"Maaf mbak,, bisa bertemu dengan pemilik toko ini" tanya Adimas
"Maaf mas,, ada perlu apa ya? Mbak Riananya udah pulang" jawab pelayan itu
"Saya dari kantor advertising yang kemarin kesini,, ingin meminta izin as
menyewa cafe ini untuk syuting" kata Adimas menjelaskan
"Ooh kantor yang kemarin datang yaa, kata mba Riana boleh saja memakai cafe ini tapi dengan beberapa persyaratan yang kami ajuka " ujar pelayan itu
"Tentu boleh, karna itu tujuan saya kemari" jawab Adimas, ada sedikit kelegaan dihatinya.
"Baik tunggu sebentar mas,, saya hubungi dulu mba Raina nya"
Dan detik itu juga indah si pelayan toko itu pun menghubungi Raina. Dalam dering ke 3 akhirnya telpon itu tersambung
π§ halo mbak maaf indah ganggu
π© iya gak apa ndah, ada apa ?
π§ mba disini ada orang dari kantor advertising kemarin,, masih mau sewa tempat, aku udah jelasin tentang pembicaraan kita kemarin mba dan dia setuju
π©bagus deh kalau dia setuju kalau kita punya syarat, terus gimana ndah ?
π§ ini orangnya mau ketemu dan berbicara lagsung sama mbak dan dia minta no mbak gimana ?
π© yaa sudah kasih aja kartu nama mba ndah,, ada lagi ?
π§ gak mba cuma itu aja,, indah tutup ya telponnya.
"Maaf mas telah menunggu" kata indah pada Adimas
"Tidak apa apa mba saya mengerti" jawab Adimas "lalu gimana kata atasannya mba?" Lanjutnya
"Ini mas" indah memberikan kartu nama Raina "kata mba Raina,, mas bisa menghubunginya untuk membicarakan kelanjutannya" terang Indah
Adimas pun menerima kartu nama tersebut RAINA PRAMESWARI MOE 0812XXXXXXXX akhirnya aku dapat nomer kamu juga batinnya sambil tersenyum
__ADS_1
"Kalau gitu sama terima kartu nama ini dan nanti akan saya hubungi,, terima kasih bantuannya" kata Adimas kemudian ia pun pamit
--------