Jodoh Pilihan Kakek Itu Musuh Ku

Jodoh Pilihan Kakek Itu Musuh Ku
Bab. 64


__ADS_3

Happy reading 😊😊


.


.


🌸🌸🌸


“apa kamu percaya dengan penjelasan aku Rain?’’ tanya Dimas yang menatap lekat Raina, namun gadis itu hanya menundukkan wajahnya.


Raina sedang berfikir apakah dia percaya dengan alasan dan penjelasan yang Dimas berikan, masih ada rasa kesal dihatinya melihat berita yang beredar bahwa pria itu keluar hotel bersama Salsa, apakah benar tidak terjadi apa-apa, tapi mengapa semua orang termasuk mbak Anggi percaya akan penjelasan Dimas, tapi jika dipikir-pikir sepertinya Dimas dapat mengendalikan diri tak mungkin dia melakukan hal yang buruk karna dulu juga dipernah menolaknya walaupun dengan susah payah, dan apakah sekarang aku harus percaya kepadanya, batin Raina.


“Rain kenapa kamu diam saja, apa kamu tak mempercayaiku?” tanya Dimas kembali.


“Please tolong percaya aku, berikan aku waktu untuk membuktikan semuanya kalau semua itu hanya fitnah dan jebakan, hanya kamu kekuatan aku sekarang Rain” mohon Dimas sambil menggenggam tangan raina. “please Rain bicaralah aku tau kamu kecewa dan marah sama aku?”

__ADS_1


Akhirnya Raina pun mengangkat wajahnya dan menatap wajah Dimas yang sangat sendu dan penuh penyesalah. Mereka pun saling tatap dan Raina menyelisik ke dalam mata Dimas mencari kebohongan dimata itu, ternyata dia tak mendapati nya.


“Maafkan aku, jujur aku sangat kaget dan kecewa melihat berita itu hati aku entah mengapa sangat sakit membaca berita itu, tapi aku akan mencoba mempercayai mu dan meminta mu menunjukkan bukti kalau berita itu adalah fitnah” ujar Raina


“terima kasih Rain, terima kasih banyak kepercayaan mu adalah energi terbesar yang aku butuhkan saat ini, akan aku buktikan segera jika itu tak sesuai dengan pemikiran mereka” jelas Dimas dengan wajah gembiranya, yaa kepercayaan Raina yang sangat ia butuhkan saat ini dan dia tidak akan mengecewakan gadis itu.


“tapi aku ada permintaan padamu’’ ucap raina.


“permintaan apa Rain, jika aku sanggup aku akan kabulkan’’


“aku rasa kamu sangat sanggup, aku hanya ingin kita tak bertemu dulu sampai kamu membuktikan semua jika berita itu bohong” jelas Raina


“yaa kamu pasti bisa, lagi pula kamu akan sibuk dengan pekerjaanmu dan mencari bukti skandal itu kan” jelas Raina


“yaa baiklah aku akan sesegera mungkin menyelesaikan semua kekisruhan ini, tapi aku juga ada syarat untuk mu?”

__ADS_1


“apa-apan itu disini kamu yang punya masalah kenapa memberikan aku syarat juga?”


“yaa mau tidak mau kamu harus menuruti syarat dari ku?’’ ujar Dimas


“apa syaratmu itu jangan macam-macam” ancam Raina


“tidak mungkinlah aku macam-macam aku masih takut dengan 2 bodyguard mu itu, aku hanya minta selama aku menyelesaikan masalah ini dan tidak menemui mu, kamu harus jauh-jauh dari Revano aku tidak mau kamu dekat dengannya, dan kamu harus menerima telepon dan wa dari aku setiap hari karena itu obat rindu ku” jelas Dimas


“dasar gombal” dengus Raina yang merasa aneh dengan permintaan Dimas


“bagaimana tak ada bantahan dan penawaran kamu harus setuju” ucap Dimas sambil menaik turunkan alisnya


“issh,, kamu ini tadi saja sedih gundah gulana sekarang menyebalkan, baik aku terima syaratnya” jawan Raina


“Nah gitu dong “ ucap Dimas penuh kemenangan lalu membawa Raina ke dalam pelukkannya.

__ADS_1


“sudah cukup lepasin ayo antar aku pulang” ucap Riana yang berusaha melerai pelukan Dimas, namun pria itu malah makin mengeratkan pelukkannya


“tunggu dulu, biarkan aku begini sebentar, aku sedang mencharger semangat ku apalagi kita mulai besok tidak akan bertemu” jelas Dimas dan Raina dia hanya bisa pasrah.


__ADS_2