Jodoh Pilihan Kakek Itu Musuh Ku

Jodoh Pilihan Kakek Itu Musuh Ku
Bab 39


__ADS_3

Haii Readers terima kasih masih setia membaca karya author..


.


.


Jangan lupa likenya,, kalau berbaik hati memberi ⚘ atau ☕ kepada author..


.


.


🍁🍁🍁🍁


PoV Revano


Setelah pertemuan dengan sahabatku Raka,, dan mendengar penuturan nya bahwa Aina gadis yang ku cintai dulu yang tak lain adalah adiknya ternyata dia masih sendiri,, dan katanya juga tidak tidak pernah berpacaran,, Yaa Tuhan apakah gadis itu patah hati atas tindakkannya dulu,, apakah gadis itu masih menunggunya hingga enggan berpacaran. Ada setitik Rasa bersalah namun aku pun bahagia akan hal itu. Aku harus memastikannya.


Kini ku yakinkan diri setelah bertemu Raka,, keesokkan harinya ku datangi kafe miliknya,, ku begitu di buat takjub kafe bernunsa hangat dan mungil itu terlihat ramai dan maju walau terlihat kecil namun pelanggannya banyak,, bukan kah sebuah usaha itu dikatakan sukses jika memiliki pelanggan. Ku langkahkan kaki ku masuk ke dalan kafe,,kuperhatikan sekeliling namun gadis yang kucari tak terlihat,, akhirnya ku memutuskan pertanya pada salah seorang pelayan di kafe itu dan pelayan memberitahu jika gadis itu belum datang dan ku putuskan untuk menunggunya.


Tak lamu dengar pelayan barusan berkata pada gadis yang baru saja tiba jika ia dicari seseorang langsung ku arahkan pandanganku ke arah gadis itu,, gadis perparas cantik dan mungil namun terlihat dewasa dan kulihat dari belakang gestur tubuhnya milik gadis yang kucari. Ku yakin dia adalah Aina lalu ke beranikan berbicara pada nya dan benar saja dia Aina,, dia tak terkejut melihat kedatanganku mungkin Raka yang telah memberitahunya,, gadis itu terlihat jutek menjawab pertanyaanku,, ku coba peruntunganku untuk mengajaknya makan siang dan "YES" berhasil.


Setelah ku jeput dia di kafenya kita bergegas menuju Resto yang dulu biasa aku dan dia menghabiskan waktu. Setelah memesan pesanan ku coba mecairkan suasana dengan bertanya sesuatu pada gadis itu,, yaa gadis itu menjawab pertanyaan ku namun dengan nada ketus ku tau dia masih marah dan kecewa pada ku,, maaf kan aku yang dulu yang tak mampu memperjuangkan mu tak mampu mempertahanmu karna ego ku yang tak ingin pertemanan ku dan kedua kakakmu hancur. Aku terus berfikir karna perbuatanku membuatnya tak lagi mementingkan asmaranya.


Namun semua pemikiranku salah,, setelah ku melihat raut wajahnya yang berubah setelah ia kedapatan melihat entah siapa dan disebrang sana,, dan tak lama kemudian dia melihat seorang pasangan yang sedang bermesraan. Ku liat ada sorot mata kekecewaan dan kesedihan yang terpancar dimatanya,, yaa aku tak salah menilai mungkin karna kedekatan kita dahulu jadi aku tau gadis itu sedikit banyak,, kuperhatikan duduknya makin gelisah tak lama ia mengajakku pergi dari sana. Ada apa dengannya?


Setelah membayar tagihan segera ku susul Aina keluar resto,, ku perhatikan dia bergegas menuju parkiran dimana mobil ku berada,, "Oh tuhan apa ada salah dari pertanyaanku" tanya ku untuk diri ku sendiri namun lamunanku buyar saat ada seseorang dari sebrang sana memanggil nama nya. "Raina,, Raina,, tunggu aku?" Seru pria disebrang jalan sambil berlari mengejarnya. Dan Aina mempercepat langkahnya dan menyuruh ku cepat tanpa menoleh ke arahku. Pasti ada yang tidak beres fikirku.


Aina menyuruhku segera menjalankan mobil menjauh dari resto tersebut dan pria itu masih tetap mengejarnya. Ku coba beranikan diri bertanya pada aina "temen kamu?" Lagi marahan ya?" Tanyaku. Dan dia hanya diam seribu bahas dan menyuruh ku mengantarnya kembali ke kafe.


🍁🍁🍁🍁

__ADS_1


"Aarrgh SIAL" umpat Dimas dengan nafas tersenggal ketika melihat mobil yang di naiki Raina hilang dari hadapannya.


"Raina pasti marah sama gue,, si Salsa bikin repot aja" ujarnya kesal.


"Dim,, dimdim iih kenapa lari lari sih,, kan aku ga mau ditinggal gitu aja" kata salsa yang ikut mengejar Dimas, ia melihat Raina keluar dari cafe itu dan Dimas mengejarnya,, tadinya ia kesal dan marah tapi setelah melihat Raina jalan dengan Pria lain hatinya senang karna tak akan ada lagi saingan menurutnya.


Tak lama kemudian ponsel Dimas berdering dan ia pun merogoh sakunya dan dilihatlah nomer yang tertera di layar ponsel "mama"


📞👵 "dim dimana kamu sayang"


📞👦"masih dikantor mah"


📞👵 " sayang besok kakek mengadakan syukuran,, jadi kamu pulang ke bogor yaa sayang acaranya jam 10"


📞👦 "baik mah,, nanti dimas kesana"


📞👵 "kamu ajak Miko juga sayang biar rame jangan lupa ajak calon mantu mama sayang "


📞👵 "baiklah,, tapi kamu harus berjuang ya sayang"


Akhirnya ibu dan anak itu mengakhiri telponnya. Sementara itu salsa yang sejak tadi menguping bertanya tanya mereka mau pergi kemana kenapa hanya miko yang turut serta sedangka dia tak diajak,, "gak boleh,, gue harus ikut dan harus tau mereka mau kemana jangan bilang gue Salsa kalau gue ga bisa dapetin yang gue mau" bathinnya dan Salsa pun memikirkan cara agar Dimas jatuh kepelukkannya.


Sementara itu Dimas sedang mencoba menghubungi Raina namun panggilannya tak dijawab dan ia pun mengirim pesan


📨 Gadisku


"Rain,, please aku mau bicara sama kamu jangan hindari aku,, kamu salah paham"


Sent


"Rain,, kakek mengundang mu beserta keluarga ke bogor karna kakek mengadakan syukuran,, kuharap kamu datang"

__ADS_1


Akhirnya Dimas hanya mengirim pesan dan berharap dia bisa hadir di acara kakeknya dan dia bisa menjelaskan kesalahpahaman ini.


Lalu dimas pun bergegas pergi mengabaika Salsa yang sedari tadi membuntutinya..


🍁🍁🍁🍁


Tripel'R cake dan coffe


Setelah diantar oleh Revano,, ia bergegas masuk ke dalam ruangannya,, hatinya masih kesal melihat Dimas dan Dr. Salsa,, Ya tuhan dia bingung dengan perasaannya sendiri dan ponsel nya terus berdering dan ia melihat siapa yang menelponnya nama Dimas tertera di layar ponsel namun dia abaikan begitu saja.


Dan setelah lelah menelopon Raina ternyata Dimas mengirim kan pesan, dan ia pun membacanya,, ia belum ingin menemui pria itu hatinya masih kecewa dan kesal,, Raina pun jadi teringat Revano "pasti pria itu heran dengan tindakkan ku barusan,, dan menuntut penjelasan dariku" pikirnya. Sejujurnya Raina masih sangat bersalah dengan Revano,, pria itu pasti mengkhawatirkan dirinya. Segera ia menelpon Revano agar laki laki itu tak khawatir


📞👩 "hallo" "maaf membuatmu tak nyaman barusan ada,, next time aku janji akan menemani mu makan"


📞👱 "oh yaa Aina gak apa apa aku ngerti kok,, jika kamu butuh teman cerita aku mau kok dengerinnya"


📞👩 "terima kasih telah mengerti"


Lalu sambungan telpon pun terputus.


.


.


Maaf 3 hari gak up next,, authornya baru pulang nemenin liburan tetangga 😅😅 katanya buat jadi tour guide eh.. yang dianter malah ga jelas destinasi pilihannya,, padahal author udah jelas pilihin yang seru seru dan bagus bagus.. malah ngeyel orang nya,, namanya nganter yaa nurut aja lw kaya orang ogeb jadinya.


.


.


Jangan lupa yaa baca karya author terbaru udah up 3 bab looh..

__ADS_1



__ADS_2