
🌳🌳🌳🌳
Hari ini mommy Elisa berencana mengajak Salsa untuk bertemu dengan keluarga Adimas guna meminta maaf atas kelakuan nya tempo hari,, Mommy Elisa sendiri telah membuat janji dengan mama Sandra orang tua dari Adimas.
Sebenarnya mama Sandra sudah malas berurusan dengan Salsa,, tapi karna tidak enak dengan mommy Elisa yang notabene adalah teman sosialitanya dan melihat perilaku dari mommy Elisa yang sangat jauh dengan anaknya Salsa membuatnya sulit menolak permintaan temannya itu.
"Mom,, kok kita berhenti disini sih?" Tanya Salsa kesal. Karna saat ini mereka sedang berhenti di toko kue "Tripel'R cake and Coffe" yang sudah pasti Salsa tau itu milik siapa.
"Bentar sayang,, mommy hanya ingin membeli buah tangan untuk jeng Sandra" jawab mommy Elisa yang tak tau menahu tentang Raina.
"Kenapa mesti disini sih mom?? Cari tempat lain aja kan bisa?"
"Mommy pengen coba cake disini sayang,, kata temen temen mommy cake disini enaak apalagi dissert box nya"
"Biasa aja menurut ku" dengus Salsa kesal
"Kamu mau ikut turun atau tunggu di mobil?" Tanya mommy memberi pilihan pada Salsa
"Aku tunggu disini saja mom"
"Ok tunggu sebentar yaa sayang" ucap mommy lalu bergegas masuk ke dalam toko itu.
🌳🌳🌳🌳
Tripel'R cake and Coffe
"Selamat siang,, selamat datang di toko kami,, silahkan dilihat lihat dulu" sambut pegawai toko tersebut.
"Saya minta cake red velvet yang cantik,, dan beberapa dissert box andalan disini yaa mba,, dan tolong dipisah paperbag nya ya" ucap mommy Elsa sambil menunjuk ke arah cake yang dipilihnya dan pegawai itu pun segera mengemas permintaan pelanggan tersebut di pantery.
pict. by pinterest
"Mas ilham dessert boxnya 5 yaa sama redvelvetnya" ucap nuy pada chef pasterry
__ADS_1
"Siap" balas ilham
"Mbak shelia sini deh?" Panggil nuy pada seniornya yang tengah mengecek ketersediaan bahan.
"Kenapa seh kamu panggil panggil mbak aja"
"Mbak,, didepan ada pembeli ini aku lagi nunggu mas ilham nyiapin pesenannya"
"Lantas ngapain kamu manggil aku hmm?"
"Gini mbak didepan itu yang beli,, tante tante dan wajahnya mirip sekali sama mbak Raina,, kali aja mbak kenal" terang nuy menjelaskan alasa nya memanggil seniornya itu. Karna dia merasa jika mommy elisa mirip sekali dengan atasanny itu.
"Masa?? Perasaan kamu aja kali nuy" jawab Shelia gak percaya
"Iih coba aja mbak liat gih"
Karna kepo juga dengan apa yang diucapkan oleh juniornya itu,, mau gak mau Shelia pun segera keluar dengan membawa pesanan mommy elisa. Dan ternyata apa yang dikatakan oleh nuy benar adanya. Wajah wanita paruh baya itu sangat mirip sekali dengan temannya membuatnya mematung seketika.
"Hallo mbak,, ada apa?" Tanya mommy elisa pada shelia yang dari tadi hany melihatnya.
Shelia pun terbangun dari lamunannya. "Maaf nyonya,, saya cuma sedikit terkejut melihat anda" jawab nya polos
"Ooh tidak nyonya,, saya terkejut karna anda sangat mirip dengan pemilik toko ini" ucap Shelia menjelaskan
"Massa ?,, wah saya jadi penasaran nie" kata mommy elisa
"Iya betul nyonya,, bukan hanya saya yang merasa tapi karyawan kami yang tadi melayani anda juga merasa seperti itu" ucap Shelia sambil membuat struk pembelian.
"Saya jadi penasaran kalau begitu" ucap mommy elisa
"Anda bisa bertemu dengannya kok nyonya jika anda mau,, anda pasti sama kagetnya dengan saya"
"Baiklah nextime saya kembali lagi,, hari ini saya ada janji dengan teman saya dan juga sudah ditunggu anak saya tuh di sana" ucap mommy elisa sambil menujuk ke arah mobilnya.
"Baiklah terima kasih cakenya,, saya pergi dulu" kata mommy elisa melenggang pergi.
Tak lama kepergian mommy elisa,, Raina baru saja tiba di kafe dengan diantar Rayyi. Sedangkan Shelia dan nuy tengah berghibah ria tentang mommy elisa yang mirip dengan Raina.
__ADS_1
"Woow Gibah terooos" ucap Raina kepada dua karyawannya
"Eh baru datang mbak" ucap keduanya.
"Ada yang seru kayanya" tanya Rayyi melihat keduanya dari tadi asyik berbincang sampai ia dan Raina datang tidak sadar.
"Ini loh mas Rayyi,, tadi ada pembeli.." belum selesai Shelia berbicara sudah di potong oleh Raina
"Pasti cowok ganteng kan?" Ujar Raina
"Iisssh,, main potong aja dan salah pula" dengus Shelia
"Abis apa atuuh?"
"Pembelinya mirip banget sama kamu,, dia ibu paruh baya,, kamu versi tua iya kan nuy?" Ucap Shelia sambil meminta dukungan nuy atas ucapa nya
"Iyaa bener mbak,, coba aja mbak tadi datang lebih cepat" ucap nuy
"Mungkin kebetulan aja kali" ujar Rayyi. "Yaudah aku pamit dulu yaa" lanjutnya lalu pergi meninggalkan toko.
🌳🌳🌳🌳
Sementara itu didalam mobil yang Salsa dan sang mamah tumpangi.
"Mom kok lama sekali" tanya Salsa kesal pasalnya mamanya hanya membeli kue begitu lama.
"Ooh tadi itu nunggu dikemas dulu sama ada pelayan sana yang ngajakin ngobrol" ujar mommy.
🌟🌟🌟🌟
Terima kasih sudah membaca karya author jangan lupa like nya,, ⚘ dan ☕ nyaa yaa buat imun author nulis
.
.
Baca juga karya author 👇👇
__ADS_1