
Haii Readers terima kasih masih setia membaca karya author..
.
.
Jangan lupa likenya,, kalau berbaik hati memberi ⚘ atau ☕ kepada author..
.
.
🍁🍁🍁🍁
Kediaman Utama Waluyo
Di kediaman Waluyo sedang berkumpul para cucu dan cucu mantu,, minus Raina karena ia tengah sibuk dengan orderan dan pembukuan karna ini adalah akhir bulan.
"Kita mendapat undangan acara syukuran dari sahabat oppa" ucap oppa memberitahukan pada cucu dan cucu mantunya usai makan malam bersama
"Siapa oppa?" Tanya Rayyi
"Gilang Dirgantara" ujar oppa menjawab pertanyaan Rayyi
"Kapan oppa ?" Kali ini pertanyaan dari Anggia
"Sabtu ini,, acaranya di kediaman beliau di puncak bogor,, ia meminta kita datang dan menginap disana" jelas oppa
"Hmm.. ga bisa oppa sama kak Rayyi atau mbak Anggi aja?" Ucap Raka,, sejujurnya ia malas ke acara seperti itu
"Tidak enak nak,, beliau mengundang kita semua lagi pula masih ada waktu 4 hari untuk kalian sesuaikan jadwal kalian,, kapan lagi kita bisa stay vacation bersama" terang kakek,, karna ia jarang pergi liburan bersama semua cucunya dan ini kesempatan emas menurutnya,, lalu oppa beranjak pergi ke kamarnya.
"Hush kamu jangan gitu ka" tegur Anggi yang melihat raut sedih di wajah oppa nya.
"Emang aku salah apa mbak?" Tanya Raka yang merasa tidak melakukan kesalahan
Rayyi yang sedang mengupas jeruk pun menghentikan kegiatannya dan memandang adik itu,, ia merasa adiknya walau pinter tapi bodoh " lu ga liat itu oppa sedih tau,, bukan masalah undangan nya tapi dia merindukkan moment kumpul liburan bersama,, coba lu inget udah berapa lama kita liburan bareng sama oppa,, jangan kan liburan jengguk oppa di jogja aja kita jarang sampe oppa yang selalu nyamperin kita " ujar Rayyi
Raka pun menundukkan kepalanya "maaf" hanya itu kata yang keluar dari mulutnya saat ini,, dia sadar banyak waktu yang di sia siakan untuk berkumpul sama keluarganya. Dan perkataan Rayyi menyadarkannya.
"Sekarang kamu minta maaf sana,, dan bilang kita mau ikut gitu" nasehat Anggi pada adik iparnya itu.
Raka pun bergegas menemui oppa nya untuk meminta maaf.
Tak lama kemudian Raina baru saja tiba di rumah itu.
"Assalamualikum" ucapnya ketika melihat kakaknya sedang duduk di ruanc tengah
"Waalaikumussalam" jawab sepasang suami istri itu kompak. Raina pun mendudukan dirinya di samping Rayyi dan menyandarkan kepala pada bahu sang kakak,, Anggi yang melihat adik iparnya begitu manja kepada suaminya hanya menggelengkan kepala dan tersenyum.
__ADS_1
"Capek dek?" Tanya Rayyi sambil mengelus kepala adiknya,, dan dijawab anggukkan oleh adiknya.
Rayyi membiarkan adiknya bersandar dibahunya,, sudah lama rasanya adiknya tak lagi manja seperti ini kepada dirinya. Ia terus mengelus rambut sang adik dengan sayang.
"Maas,,?" Panggil Anggi pada suaminya
"Iyaa yang.." jawab Rayyi sambil tetap mengelus rambut Raina
"Adek kayanya capek banget deh,, tuh liat sampe pules gitu dia ketiduran" ucap Anggi yang melihat Raina tertidur dibahu suaminya. "Pindahin gih mas ke kamarnya kasihan kalau posisinya seperti itu kelamaan yang ada leher dia sakit" ucapnya lagi
"Iyaa yang,, tapi tunggu Raka dulu,, biar dia yang gendong adek ke kamarnya,, bahu mas keram" jawab Rayyi sambil merasakan bahunya sudah pegal dan sedikit keram akibat kelamaan menopang kepala adiknya.
"Kaa,," panggil Rayyi ketika melihat Raka keluar dari kamar oppa. "Gimana,,?" Tanyanya lagi
"Udah kak aku udah ngomong sama oppa,, lah tuh anak kenapa moyoy disitu" tanya Raka yang melihat adiknya tertidur dibahu sang kakak.
"Capek kayanya dia,, cepat nih kamu gendong adek ke kamarnya kesian dia kalau kelamaan tidur posisi begini lagi pula bahu gue udah pegel" kata Rayyi.
Kemudian Raka pun menggendong Raina menuju kamarnya dengan kasih sayang "dasar nyusahin orang aja lu dek" ucap Raka. Lalu ia pun merebahkan tubuh adiknya di ranjang dan mencopot sepatu yang adiknya kenakan lalu menyelimbuti tubuh adik nya tak lupa ia mencium kening sang adik dengan sayang "tetap jadi adik kecil gue yang manja yaa dek, selamat malam mimpi indaah" ucapnya lalu bergegas keluar dari kamar itu.
🍁🍁🍁🍁
Keesokan paginya keluarga waluyo tengah sarapan bersama,, sebelum mereka semua berpencar dengan urusan masing masing,, dimana Rayyi akan meninjau proyek yang sedang ia tangani,, Raka akan ke rumah sakit,, Raina disibukkan dengan kafenya dan Anggi juga akan menemui temannya yang memakai jasanya untuk mendisain rumahnya jadi tinggal lah oppa di rumah nantinya.
"Sayang,, hari sabtu kita semua akan pergi ke bogor menghadiri undangan syukuran kakek Gilang?" Ucap Oppa memberitahu Raina
"Apa,,?? Tak bisa kah aku ga ikut oppa karna pekerjaan ku banyak" ungkapnya menolak dengan alesan bayak pekerjaan padahal dia ingin menghindari dimas.
"Tapi kak,,," ucap Raina malas
"Aku sama mbak mu aja rela meninggalkan pekerjaan demi liburan ini,, kamu juga tanyakan tuh sama kakakmu itu juga dia juga merelakan 2 harinya dari kesibukkan di rumah sakit" ujar Rayyi kembali sambil menunjuk Raka dengan pisau makan yang ia pegang.
"Beneraan kak Raka" tanya Raina penasaran pasalnya Raka paling anti melakukan hal itu apalagi bertemu denga dimas.
"Iya" jawab Raka singkat.
"Yaudah gak ada pilihan buat aku kan ,, jadi aku ikut aja" ucap Raina pasrah.
"Dek mau bareng gak?" Tanya Raka yang selesai sarapan duluan.
"Iyaa kak aku bareng" jawab Raina lalu ia menyambar gelas susunya dan meminumnya hingga tandas.
Mereka pun perpamitan kepada oppa dan juga Rayyi serta Anggi.
"Kak tumben lu mau ikut" tanya Raina masih pemasaran. Dan akhirnya Raka me ceritakan alasannya mengapa ia setuju.
🍁🍁🍁🍁
Kediaman Dirgantara
__ADS_1
Hari ini acara syukuran yang diselenggarakan kakek Gilang mensyukuri kesehatannya dan kepulangan kembali orang tua Dimas,, yaa semenjak kakek masuk rumah sakit tempo hari,, kedua orang tua dimas memutuskan untuk tinggal di indonesia agar dapat memantau kesehatan orang tuanya.
Adimas yang dari semalam telah tiba disana kini sedang memastikan segala persiapan harus sebagaimana mestinya agar tidak ada kekurangan,, acara syukuran ini hanya akan dihadiri warga sekitar,, sahabat,, dan anak anak panti asuhan karna kedua oran tuanya akan memberikan santunan bagi anak anak panti.
"Assalamualikum" ucap seseorang yang baru saja tiba di rumah tersebut
"Waalaikumussalam" ucap mama Sandara yang tengah sibuk mengatur makanan. Dan melihat siapa gerangan yang datang ternyata Miko dan salsa yang datang.
"Eeh kamu Mik tak kira siapa yang datang" sapa Mama. Yang dijawab senyuman oleh Miko
"Dimas dimana tan?" Tanyanya
"Tuh dia ada dibelakang,, saja gih temui dia" jawab mama. Dan miko pun menuju halaman belakang guna menemui Dimas.
"Hai tante,, kok aku ga disapa?" Ucap Salsa manja
"Oh iyaa tante lupa,, kamu juga ikut sal" ucap mama sandara basa basi
"Tante mau aku bantuin gak?" Tanya salsa
"Gak usah,, ini udah selesai kok" jawab mama sandra acuh. Salsa yang melihat mama nya dimas begitu cuek terhadapnya lalu ia memutuskan menyusul Miko ke halaman belakang.
"Bodo amat gue kesini kan mau ketemu dimdim ini" batin Salsa
"Ih kenapa miko mesti ajak tuh orang sih?" Gerutu mama sandra.
"Kenapa seh mam,, kok kamu papa perhatikan omel sendiri?" Tanya papa Ardi yang melihat istrinya ngomel ngomel sendiri.
"Aku kesel aja mas,, ngapain sih si dimas pake acara ngundang si salsa,, aku kan suruh dia undang miko aja" terang mama sandra perihal kekesalannya.
"Ooh,, kan mereka berteman udah lama pula wajar lah,, " jawab papa ardi
"Tapi mama gak suka aja dia gatel banget sama anak kita,, lagi pula kan papa mengundang keluarga oppa waluyo nanti malah berabe lagi liat si salsa kaya ulet bulu gitu" terang mama sandra
"Sudah lah mah jangan berfikiran aneh aneh"
Lain halnya dengan Dimas,, ia sedang melihat para karyawan eo yang sedang mendekor halaman belakang yang dijadikan wahana bermain anak nantinya. Ia dikejutkan dengan kedatangan asistennya.
"Hai dim" seru Miko
" eh lu bro,, kapan datang" ucapnya
"Barusan broo,, gila macet paraah men di cisarua sampe pegel kaki gue" keluh Miko.
Tak lama terdengar suara wanita yang memanggil namanya "didiiiim" seru wanita itu.
Dan dimas menghela napas kasar dan berkata pada Miko " ngapain sih lu bawa dia kesini bro,, bikin mood gue jelek aja" ucap Dimas kesal
" kaya lu ga tau dia aja dari kemarin ngentelin gue mulu bro" ucap Miko ga terima disalahlan dimas.
__ADS_1
.
.