Jodoh Pilihan Kakek Itu Musuh Ku

Jodoh Pilihan Kakek Itu Musuh Ku
Bab. 59


__ADS_3

🌸🌸🌸🌸


Keadaan oppa Waluyo sudah sedikit membaik dan telah terbangun dari koma nya,, mama Sandra dan kakek Gilang yang diberitahu perihal keadaan oppa oleh Dimas pun sempat menjengguknya namun saat itu keadaan oppa koma. Dan untuk hubungan Dimas dan Raina pun sampai saat ini belum ada perubahan masih sama,, Raina dengan sikap keras kepalanya dan gengsinya masih saja belum bisa mengakui perasaan sebenarnya yang ia rasakan pada Dimas,, membuat Dimas prustasi bingung apa yang harus dia lakukan lagi agar gadis itu percaya padanya. Setelah kejadian Dimas mengantar Raina ke rumah sakit dan kejadian ponsel Dimas yang tertinggal di tangan Raina lalu ia mengambilnya keesokkan harinya dan menemukan Raina bersama pria itu lagi ditaman rumah sakit. Tak pernah lagi dia bertemu bahkan menghubungi gadis itu lagi.


🌸🌸🌸🌸


Lain halnya dengan Salsa gadis itu masih sangat kecewa dan kesal terhadap penolakkan Dimas yang berkali kali kepadanya. Kurang apa dirinya dibandingkan dengan tukang kue dan kopi,, dirinya cantik dan seorang dokter internis yang handal prestasi tak usah lagi diragukan belum lagi dirinya adalah putri satu satunya dari seorang pengusaha ternama Candrik Alexander,, siapa yang tak mengenal orang tuanya dinegeri ini,, lalu kenapa dia mendapatkan nasib cinta bertepuk sebelah tangan.


"bik dimana salsa? " tanya mommy Elisa mencari keberadaan putrinya karna beliau baru saja tiba di Indonesia bersama suaminya.


"non Salsa ada dikamarnya buk,, sudah 4 hari non salsa ngurung diri dikamar" jelas salah satu ART dikediaman Salsa.


Elisa yang mendengar penuturan sang ART pun terkejut "kok kamu gak kabarin saya sih bik? ". dan ART itu hanya bisa menundukkan kepalanya merasa bersalah sedangkan Elisa bergegas ke kamar sang putri.


Tok.. Tok.. Tok


"Sal,, are you oke sayang,, boleh mommy masuk? " ujar Elisa dari balik pintu. Dan tak lama pintu pun langsung dibuka oleh sang pemilik kamar.


"what happen sayang?" tanya nya lagi melihat raut wajah sedih putrinya.


"gak apa apa mom" dusta Salsa,, ia tak mau menceritakan masalahnya dengan Adimas kepada sang mommy karna ia tau sang mommy pasti akan menyalahkannya dan menyuruhnya berhenti mengejar dimas. " daddy mana mom,, bukannya mommy kembali bersama daddy? " tanya


"iyaa mommy bersama daddy mu,, tuh dia masih ada di luar masih menerima telpon dari rekan bisnisnya" jawab Elisa. " yasudah mommy mau istirahat dulu yaa sayang,, jika kamu baik baik saja" ucap Elisa sambil memelul dan mengecup kening Salsa sebelum menuju kamarnya.


Salsa pun bergegas turun ke bawah ia hendak menemui sang daddy yang telah lama tidak dijumpainya lebih dari 4 bulan lamanya,, ia menunggu sang daddy di ruang keluarga sambil memainkan ponselnya. Tak lama pria perlente yang usianya sudah kepala 4 tapi masih terlihat bugar itu pun memasuki kediamannya yang telah lama ia tinggalkan untuk urusan bisnisnya.


"daady" teriak Salsa begitu melihat daddynya masuk dan segera berlari memeluk sang daddy. "aku kangen dad" ucapnya manja.


Candrik pun menerima pelukkan hangat dari anaknya,, anak semata wayang nya yang kini telah beranjak dewasa dan menjadi kebanggaannya itu. "yaah daddy juga kangen honey" ucap Cadrik sambil mencium kening sang anak. "heii what happen honey? " tanya ketika melihat raut wajah sedih anaknya.

__ADS_1


Candrik pun mengajak Salsa ke ruang kerjanya karena Salsa ingin bercerita tentang masalahnya pada daddy nya hanya 4 mata,, karena hanya daddy nya lah yang paling mengerti keadaannya dan selalu akan membantunya. Dan Salsa pun menceritakan semuanya pada sang daddy.


"ayo laah katanya daddy mau membantu ku,, aku sudah melakukan apa yang daddy perintahkan


meminta maaf kepada keluarga Dimas,, berbuat baik pada Dimas,, tapi apa hasilnya ia masih saja menolakku,, aku hanya ingin dimas dad" ucapnya setelah ia menceritakan semuanya pada daddy nya.


"baiklah honey,, karena daddy telah ada disini maka daddy akan membantu mu"


"seriuus daddy" ucap Salsa antusias


"serius honey,, pastikan sekarang itu Dimas akan menemanimu ke acara wadding Kevin di hotel xx,, nanti kita akan menjebaknya disana honey,, serahkan pada daddy tapi daddy minta kamu jangan bertindak bodoh tanpa sepengetahuan daddy" jelas cadrik


"maksud daddy" tanya Salsa tak mengerti


"yaah kamu jangan melakukan hal gila dengan memberikan virgin mu kepada dia honey,, walaupun kita akan menjebaknya dengan cerita seperti itu tak lantas kamu sungguh sungguh melakukan hal mesum itu,, kamu paham" jelas Cadrik


"whatever lah,, yang penting daddy membantu ku"


"issh dad,, aku masih kangen sama daddy" rengek salsa


"tapi daddy lelaah sayang setelah perjalanan panjang dan lagi mommy mu itu menyusul daddy ketika sedang datang bulan,, dan kau tau daddy harus berpuasa" jelas sang daddy yang tak menghiraukan rengekkan Salsa,, lebih memilih beristirahat dikamarnya menyusul sang istri agar nanti malam rencananya berhasil.


🌸🌸🌸🌸


Dua hari lalu oppa Waluyo telah diperbolehkan pulang ke kediamannya,, semua cucu dan cucu mantunya bahu membahu untuk merawat oppa mereka,, begitu pula dengan Raka dan Raina mereka kini memilih tinggal bersama oppa meninggalkan sementara apartement mereka. Raka sangat ketat menjaga kesehatan oppa nya ia tak mau oppa nya kembali anfal awalnya ia akan mempekerjakan suster untuk menjaga oppa nya namun oppa nya menolak,, jadilah mereka berempat saling membahu menjaga oppa.


Seperti sekarang dimana Raina yang telah memiliki janji dengan Revano jauh jauh hari untuk menemani pria itu menghadiri wedding koleganya. Ia telah meminta tolong Anggia untuk menjaga oppa nya malam ini. Ia sedari sore sudah bersiap siap karna tepat pukul 7 malam Revano akan menjemputnya di cafe Tripel'R,, Raina sengaja meminta pria itu menjemputnya disana tidak di kediamannya agar kakak kakaknya tidak mengetahuinya. Jadilah ia harus pergi sejak pukul 5 sore dengan meminta izin kepada oppa nya akan menghadiri pesta sahabatnya.


Sampailah ia di cafe miliknya,, terlihat disana Shelia yang heran dengan kedatangan sang pemilik cafe karna tak biasanya bossnya itu datang pada sore hari. Dan terlihat terburu buru ke ruangannya.

__ADS_1


"mas Ilham,, tumben mbak Raina datang sore sore gini? " tanya nya pada Ilham


"mungkin ada urusan,, kamu gak nanyain tadi? " Ilham balik bertanya


"gimana mau tanya dia buru buru masuk ke ruangannya" jawab Shelia.


Raina yang sedari tadi datang langsung bergegas ke ruang pribadinya karena ia harus segera bersiap sebelum Revano datang menjemputnya dan waktunya sangat mepet sekali. Dan benar saja tak lama kemudian Revano telah tiba di cafe.


Tok.. Tok.. Tok


"permisi mbak,, ada pak Revano mencari mbak? " ucap Indah


"yaah ndah aku tau,, suruh dia tunggu sebentar" balas Raina sambil touch up make upnya. Dan tak lama kemudian ia keluar dari ruangannya,, dimana semua karyawannya terkejut melihat oenampilan atasannya itu karna sangat berbeda kini Raina mengenakan gaun berwarna peach selutut dan tak lupa sepatu high hellsnya sungguh memandangan yang langka bagi mereka yang mengenalnya.


"sudah siap? " tanya Revano ketika Raina telah menghampirinya.


"sudah,, eh tapi tunggu sebentar,, kamu duluan saja ke mobil aku mau berbicara dulu dengan karyawanku" ujar Raina yang kembali berbalik setelah berjalan sampai di depan pintu. Dan Revano pun duluan menuju mobilnya. Pria itu sangat terpesona dengan tampilan Raina.


"hei kalian" seruu Raina pada karyawannya dan mereka pun segera mendekati kearahnya. "aku akan menemani tamanku ke acara wedding,, ku harap kalian jangan bicara kepada kakak kakaku dengan siapa aku pergi,, kalian mengertj aku kan? " ujarnya pada karyawannya dan diangguki oleh para karyawannya tanda mengerti.


" dan kamu Shelia jangan katakan apapun juga,, nanti kamu dapat bertanya apa pun yang ada dipikiranmu kepada ku besok" ujar Raina yang paham akan sikap karyawan sekaligus sahabatnya itu.


"iyaa aku paham,, tapi kamu janji akan ceritakan semuanya pada ku" ucapnya dan Raina pun bergegas menemui Revano yang telah menunggunya


🌸🌸🌸🌸


Tak berbeda dengan Raina,, Adimas pun tengah bersiap untuk menemani Salsa ke acara Wedding sahabatnya. Kali ini Salsa yang datang menjemput Dimas di apartemennya. Setelah menelpon dimas dan memberitahukan jika dirinya telah ada di lobby apartement pria itu dan menyuruh dimas segera turun.


"wah ganteng sekali kamu" puji Salsa setelah dimas memasukki mobilnya siap mengendari mobil tersebut.

__ADS_1


"bersikaplah wajar ingat janji mu" ucap Dimas datar


"iyaa aku ingat kok,, wajarlah aku muji kamu" jawab Salsa sedangkan dimas acuh ia fokus mengendari kendaraan ketempat tujuannya yaitu hotel xx


__ADS_2