
Terima kasih masih setia dengan karya authour..
.
.
Jangan lupa dukung author dengan like karya author yaa..
.
.
🍁🍁🍁🍁
B*C Hospitaly
Ting..
Suara notifikasi pesan dari handphone Adimas berbunyi,, ia yang sedang merebahkan tubuhnya di sofabad kamar rawat kakeknya pun segera bangkit menghambil handphone nya yang tergeletak diatas meja. Lalu ia melihat siapa yang mengiriminya pesan dan ternyata "Gadisku" nama yang tertera di layar handphonenya,, iyaa Dimas telah mengganti nama Raina di handphone nya dengan nama "Gadisku" sejak malam itu dimana dia melepaskan cincin dijemarinya dan dipindahkan ke jemari gadis itu,, dan sejak saat itu ia bertekad meluluhkan gadis yang telah membuatnya resah.
📩 Gadisku
Jika kamu serius besok malam datang ke rumah oppa,, temui kakak kakaku.
Begitu bunyi pesan yang masuk untuknya,, ia lalu tersenyum membacanya dan langsung membalas pesan itu
📨 Gadisku
Tunggu aku,, aku akan datang menemui kakakmu,, akan ku buktikan aku serius pada mu dan aku mencintai mu.
Sent
Setelah mengirim pesan balasan tersebut,, ia terus tersenyum,, semangat perjuanganmu baru akan dimulai gumamnya dalam hati menyemangati diri sendiri.
Diatas bangkar kakeknya yang terbangun melihat cucunya yang sedang tersenyum sendiri dan melihat aura kebahagiaan yang terpancar dari wajah cucunya
"Hei nak,, kenapa kamu tersenyum sendiri?" Tanya kakek penasaran
Dimas pun terperanjat mendengar suara kakeknya,, lalu ia pun menghampiri kakeknya tersebut.
"Dimas lagi senang kek,, barusan Raina baru mengabari dimas kalau kakaknya mau bertemu dimas" ungkap nya dengan antusias
"Bagus itu,, jangan sia siakan kesempatan emas ini nak,, perjuangkan dia,, dia gadis baik baik" ucap kakek nya memberi nasihat
"Terima kasih kek,, ini berkat kakek membuka jalan untuk dimas,, dan dimas meminta restu kakek"
" semoga Allah merestui dan meridhoi mu nak,, melapangkan jalan mu,, kakek merestui mu"
"Terima kasih kek".
Keesokan harinnya Dimas masih setia menemani sang kakek di rumah sakit,, dia menyuruh kedua orang tuanya dari semalam untuk istirahat hotel sekitar rumah sakit,, karna ia berfikir orang tuanya butuh istirahat setelah perjalanan panjang mereka.
📞👨 hallo mik,, gimana perusahaan aman kan
📞👦 iyaa aman broo,, tapi gue butuh tanda tangan loe buat kontrak dengan PT. Cakra chokelat buat iklan iklan selanjutnya,, gue suruh mita aja ya ke Apartement lu?
📞👨 gue masih di Bogor nemenin kakek,, lu aja yang kesini biar si mita yang handle kantor
📞👦 siap nanti gue abis makan siang meluncur kesana yaa,, kesian mita kalau gue tinggal sekarang pasti kerepotan
📞👨 oke,, lu atur ajj bro,, makasih yaa
Tak lama setelah ia menelepon Miko,, orang tua Dimas pun datang ke rumah sakit,
"Assalamualikum" seru Ardi dan Sarah
"Waalaikum salam " jawab Dimas
__ADS_1
"Gimana keadaan kakek nak?" Tanya Sarah
"Alhamdulillah dari semalam stabil,, sekarang kita tunggu dokter visit saja dulu mah,, katanya sebentar lagi" jawab Dimas
"Baiklah,, dim sebaiknya kamu sarapan dulu sayang sekarang sudah pukul 9.30,, ajaklah papah mu juga biar mama yang jaga kakek"
"Baik mah,, dimas juga lapeee,, ayook pah kita ngopi"
"Aku tinggal dulu yaa mah" ucap papah.
🍁🍁🍁🍁
Kantor Advertaising
Disini Miko tengah sibuk dengan pekerjaan Adimas yang sekarang dia handle,,
"Mit,, ini sudah aku periksa nanti langsung kamu suruh team eksekusi yaa" perintah Miko pada Mita
"Siap pak" jawab Mita yang langsung memberes kan berkas berkas yang sudah diperiksa oleh Miko
"Ada lagi gak pak,, biar sekalian saya kerjakan " tanya Mita lagi
"Udah itu aja,, sama kamu standby yaa dikantor soalnya saya abis istirahat mau ketemu Dimas" kata Miko
"Baik pak,, titip salam buat pak Gilang semoga lekas sehat" ungkap Mita
Tiba tiba pintu ruang kerja Dimas dibuka oleh seseorang,, yaah Mita dan Miko memang sedang bekerja di ruang Dimas.
"Dimdim how are you" seru seseorang yang baru saja datang tiba tiba ke ruangan itu
"Issshh.. ulet keket" umpat Mita kesal
"Loe ga bisa yaa Sal kalau ke ruangan orang tuh ketuk pintu kek,, jangan asal masuk aja" ucap Miko yang kesal dengan tingkah seenaknya seorang dokter satu itu.
"Kok elu seh Mik,, si Dimdim mana?" Seru Salsa kesal,, karna tak melihat keberadaan Dimas sang pujaan hatinya
"Lu yaa gue tanya malah balik nanya" seru Miko kesal.
"Eh maksud kamu siapa ulat keket" tanya Salsa kesal sebab merasa disindir. Miko yang mendengarnya hanya teersenyum sedangkan Mita dia tak menghiraukan ucapan si ulet keket
"Heran dokter kok gak ada harga dirinya ngejar laki" bathin Mita
Balik lagi ke dalam ruangan Dimas,, dimana disana Salsa masih kesal dengan ucapan Mita sedangkan Miko tengah asyik dengan pekerjaannya dan menghiraukan ocehan Salsa
"Mik,, si Dimdim mana seh ?" Tanya Salsa
"Dimas gak masuk kantor" jawab Miko datar
"Iyaa gue tau dia gak ada tapi kemana? Gak mungkin kan diapartementnya?" Tanya nya lagi,, tapi Miko tak menggubrisnya.
"Mikoo,, iih ngeselin" ucap Salsa sambil menggoyangkan lengan Miko
Miko yang jengah dengan kelakuan sahabatnya itu pun akhirnya bersuara.
"Lu mau tau Dimas dimana?" Tanya Miko yang dijawab anggukan oleh Salsa
"Oke kalau lu mau tau,, lu harus biarin gue selesaiin ini dulu,, lu duduk santai dulu,, beres ini gue kasih tau dimana Dimas" ujar Miko dan akhirnya Salsa menurut demi bertemu sang pujaan hati
Satu jam usai sudah Miko menyelesaikan pekerjaannya,, diliriknya jam tangan dilengannya ternyata sudah pukul 12.15 dan ia melihat Salsa tertidur di sofa.
"Pantesan sepi,, miss drama tertidur rupanya" ucap Miko. Lalu ia beranjak dari kursi kerja Dimas melangkah menuju sofa tempat Salsa tertidur.
"Sal,, salsa bangun woiii" ucapnya membangunkan salsa
Salsa yang mendengar namanya dipanggil langsung membuka matanya
"Isshh apaan seh berisik tau" ucap Salsa cuek lalu memejamkan matanya lagi
__ADS_1
"Lah dia molor lagi,, yaudah Sal lu lanjut tidur aja,, gue mau pergi makan siang terus ketemu Dimas,, gue jalan yak" ucap Dimas melangkah pergi
Mendengar kata Dimas,, salsa langsung terperanjat rasa kantuknya langsung hilang,,
"Tunggu gue ikut Mik,," ucap Salsa kesal
"Lu malah ninggalin gue,, emang demi apa gue nunggu lu selesaiin kerjaan kalau bukan demi Dimdim" prepet Salsa kepada Miko yang berjalan didepannya
"Berisik luh,, bikin malu" ucap Miko
Akhirnya merek sampai di parkiran,,
"Lu mau ikutin gue pake mobil lu? Apa lu mau nebeng pake mobil gue? Jangan bilang lu suruh gue bawa mobil lu ogah gue" kata Miko memberi pilihan kepada salsa
"Emang kita mau ketemu Dimdim dimana seh? Gue pake mobil gue aja ngikutin lu dibelakang" jawab Salsa
"Ke Bogor" ucap Miko menjawab pertanyaan Salsa
"Serius lu ke Bogor??" Tanya salsa kaget
"Iyaa serius" jawab Miko
"Yaudah gue nebeng lu aja dah,, mana hapal gue Bogor,, belum lagi macetnya" ungkap salsa
"Ayook cepetan naik,, kita makan dulu gue udah lapar" seru Miko, dan Salsa pun mengikuti Miko.
🍁🍁🍁🍁
B*C Hospital
Kini Dimas tengah berkumpul dengan orang tuanya,, wajah nya sangat bahagia karna bisa berkumpul dengan keluarga karna moment ini sangat jarang terjadi,, ditambah dengan wa tadi pagi dari gadisnya yang memberitahu kalau kakaknya ingin bertemu dengannya,, makin senang hatinya,, wajahnya tak berhenti tersenyum,, membuat sang mama kepo.
"Pah kenapa anakmu mama perhatikan dari tadi dia senang banget?" Tanya sandra pada suaminya
"Gak tau mah,, tadi juga dikantin dia senyum mulu?" Jawab Ardi yang merasa heran dengan tingkah anaknya,, tapi tidak dengan kakeknya
"Pah,, apa papah tau kenapa itu cucu mu?" Tanya Ardi pada papah nya
"Tanyakan sendiri pada anakmu sana?" Ucap kakek
"Issh,, saling lempar lemparan" gerutu sandra
"Dim,, ada dengan kamu nak,, mama perhatiikan kamu hari ini senang sekali?" Tanya mamanya
"Aku senang sekali kita bisa berkumpul kaya gini mah,," ucap Dimas
"Lebay kamu" seru sang mama "kayanya bukan hanya itu?" Tanyanya lagi
"Hemm,, dimas mau minta restu dan doa sama mama dan papah,, dimas mau perjuangan cinta dimas,, nanti malem dimas mau ketemu kakaknya Raina" ungkap dimas
"Secepat itu nak,, tapi baguslah,, mau suka gadis itu,, mama doakan kau berjodoh dengannya" ucap sandra sambil memeluk anaknya
"Semangat yaa son,, papah mendukung mu" kali ini sang papa memberikan doa.
Sementara itu Miko dan Salsa telah tiba di halaman rumah sakit.
"Kok kita kesini sih Mik,, gue kira mau ke rumah kakek ketemu dimdim?" Tanya Salsa
"Iya kita mau ketemu dimdim kok" jawab Miko pasalnya dia tidak memberitahukan apa apa pada salsa.
"Apa Dimdim sakit Mik?" Tanya Salsa khawatir
"Bukan,, kakek yang sakit dan dimas disini jagain kakek" jawab Miko.
Dan kini mereka berdua telah sampai di depan kamar rawat kakek.
"Kakeeek gimana keadaan kakek" seru salsa tanpa permisi masuk ke ruangan kakek dan langsung heboh sendiri,, membuat miko geleng geleng kepala,, dan orang yang ada didalam kamar melihat tingkahnya kesal terutama Dimas yang melotot ke arah Miko
__ADS_1
.
.