Jodoh Pilihan Kakek Itu Musuh Ku

Jodoh Pilihan Kakek Itu Musuh Ku
Bab 32


__ADS_3

Selamat membaca karya author..


.


.


Jangan lupa dukung karya author dengan memberi like.. 🙏🙏


.


.


🍁🍁🍁🍁


Kedatangan Miko yang membawa Salsa membuat Dimas kesal,, pasalnya Salsa yang notabene seorang dokter apalagi memiliki spesialisasi khusus sebagai dokter internis tidak bisa menjaga sikapnya layaknya dokter,, membuat kegaduhan di ruang rawat kakeknya hanya untuk menarik perhatian Dimas.


"Kakek kenapa gak kasih tau Salsa kalau sakit,, kan bisa salsa tangani sendiri" ujar Salsa


"Kakek sudah baik baik saja kok sal,, terima kasih atas perhatianmu" ucap kakek


"Tak perlu sungkan sama salsa kek" ujar salsa kembali,, lalu ia melihat kearah sofa ruang tunggu pasien di kamar tersebut,, ternyata ada dua orang paruh baya yang sedang memperhatikannya,, rupa nya ia tak menyadari keberadaan orang orang di dalam ruangan tersebut ketika tadi masuk.


"Mampus ada orang tuanya dimdim" batinnya.


"Hallo om tante maaf salsa tadi ga liat om dan tante karna terlalu panik dengaf keadaan kakek" serunya sambil menghampiri orang tua Dimas.


"Gak apa apa kok Sa,, oh yaa kamu tambah cantik aja" ucap Sandra


Salsa yang dibilang cantik oleh ibu pujaan hatinya merasa tersanjung,,


"Aah tante juga selalu cantik dan awet muda" ungkapnya.


"Dimdim kamu kenapa ga bilang kakek masuk rumah sakit" tanya Salsa pada Dimas sambil bergelayut manja seperti biasanya. Dan tentu membuat dimas risih


"Mana aku kepikiran kamu,, orang aku aja panil denger keadaan kakek" jawab dimas datar


"Dimdim,, kamu keliatan lelah,, mau aku pijit,, yuuk duduk sini aku pijit" tawar Salsa


"Gak Sal aku gak lelah" jawab dimas lagi lagi datar


" apa dimdim mau makan,, makan yaa makan ?" Tawar salsa lagi


" stop sal,, aku sedang tidak mau apa apa" jawab Dimas kesal


"Mik ayoo ikut aku,, mana pekerjaan yang harus aku tandatangani" ucap Dimas pada Miko dan menariknya keluar ruang rawat itu dan menuju cafetaria.


Sementara dikamar itu terlihat salsa termenung sedih karna bentakkan suara Dimas yang baru pertama kali ia dengar itu,, melihat sahabat anaknya sedih,, sandra lalu merangkulnya untuk menghiburnya


"Maafkan Dimas yaa sal,, mungkin dia lagi bayak fikiran" ucap sandra


"Iyaa tante,, salsa cuma sedih aja karna ini baru pertama kalinya dimas berkata tinggi sama salsa" keluh salsa


"Makanya Sal,, kamu jadi perempuan anggun dikit jangan agresif gitu laki yaa takut" ucap Ardi pasalnya dia sebagai laki laki gerah melihat kelakuan salsa,, untung saja anak semata wayangnya tak menyukai gadis itu jika sampe menyukai ia akan sangat murka.


Sementara itu Dimas dan Miko telah sampai dicafetaria,,


"Bro lu ngapain sih bawa dia kesini?" Kesal Adimas


"Gue gak tega sama dia bro,, dari pagi datang ke kantor nyariin lu sampe ketiduran di sofa,, lagi pula gue gerah sama dia yang ngintilin gue mulu cari info lu" terang Miko


Lalu keduanya terlibat obrolan serius mengenai pekerjaan, sehingga jam telah menunjukan pukul 3 sore.


"Yaa ampun gue lupa?" Seru Dimas ditengah tengah obrolan


" apaan seh lu yang lupa panik amat" tanya Miko tapi tak di gubris oleh Dimas dia malah membuka handphone nya dan menuliskan pesan.


📨 mamah


Mah,, aku langsung jalan ke jakarta kerumah Raina,, doakan aku yaa maah,, dan please jangan kasih tau Salsa aku kemana,, aku mohon mah


Sent


Tak lama ia mendapat balasan dari sang mama


📩 mama


Kamu hati hati dijalan nak,, sampaikan salam kami untuk keluarga Raina,, kami mendoakan niat baik mu.


Setelah menerima balasan pesan dari mamanya Dimas pun lalu kembali berbicara dengan Miko


"Bro?" Tanyanya


"Masih inget lu ada gue disini" sarkas Miko kesal


"Sory,, sory ada lagi ga yang penting,, kalau gak ada gue cabut duluan ada urusan penting" jelas Dimas


"Urusan apa seh lu,, sok sibuk amat? "


"Urusan masa depan gue,, gue belum bisa cerita sama lu,, tapi setelah masuk kantor gue cerita sama lu,, sekarang tugas lu jangan ngomong apa apa sama si salsa tentang gue" ucap Dimas seraya bangkit dari kursinya


"Eh monyong gimana kalau tuh anak nyariin luh" tanya Miko kesal


"Gue percaya sama lu,, lu bisa jadi pawang dia,, gue jalan dulu" ucap Dimas bergegas pergi


"Sialan jauh jauh cuma gini doang gue,, ditambah harus berurusan sama di ulet keket,, ya allah salah apa hamba" batin Miko.


Dan Miko pun kembali ke ruang rawat kakek Gilang,, guna pamit karna urusannya telah selesai dengan Dimas

__ADS_1


"Ayok sal kita balik" ajak Miko begitu tiba di ruangan tersebut


"Balik,, cepet amat" jawab Salsa


" gue takut kemaleman pulangnya pasti macet dah jalanan" jawab Miko


"Terus si Dimdim mana?" Tanyanya


"Dia jalan katanya ada urusan"


"Kemana?"


"Mana gue tau? Pacarnya bukan ortu nya juga bukan" jawab Miko sekenanya


"Noh lu tanya sama ortunya mumpung ada?" Ucapnya lagi


"Tante,, dimdimnya kemana ya?? Salsa kesini karna kangen dimdim" tanya Salsa manja


"Dimas lagi om suruh ketemu rekan bisnis om" kali ini Ardi yang menjawab


"Kok sore sore gini sih,, jam luar jam kerja" tanya salsa bingung


"Terserah mereka lah,, kan kita yang butuh mereka" jawab Ardi datar.


"Ayook lu mau pulang atau gue tinggal?" Tanya Miko


"Iih gue ikut luh laah"


"Om tante Miko pamit yaa,, kek cepet sehat biar bisa jalanin misi lagi" ucap Miko


"Misi? Misi apa ?" Kepo Salsa


"Urusan lelaki" jawab Kakek.


"Yaudah semua salsa pamit yaa"


Akhirnya Salsa dan Miko pulang,, dan ruang rawat kembali tenang


"Syukur lah salsa cepet pulang pusing aku ngadepinnya" ucap Ardi


"Kamu fikir,, kamu aja yang pusing aku juga pusing kepala ku" jawab Sandra.


"Untung saja bukan dia calon menantu ku" gerutunya lagi


"Sudah,, sudah kalian ini sudah tua masih saja ribut " lerai kakek


"Oh ya San,, Dimas apa memberitahu mu dia kemana?" Tanya kakek


"Oh iya pak,, dia bilang dia pulang ke jakarta persiapan nanti malam ke rumah Raina" jawab Sandra


"Kita doakan saja dia berhasil" ucap kakek


🍁🍁🍁🍁


Raina tampak cemas memikirkan nanti malam,, dia khawatir jika kakak kakaknya akan bertindak berlebihan terhadap Dimas,,


"Hayooo bengong aja" seru Anggi,, mengagetkan adik iparnya yang sedang duduk dibalkon


"Dasaar mbak Anggiii,, kaget akuu" jawab Raina


"Abis kamu bengong aja, kenapa hmm?" Tanya Raina


"Aku takut mbak " cicit Raina


"Takut kenapa dek?"


"Aku takut nanti malam,, mereka akan berbuat apa yaa?" Tanya Raina


"Kenapa mesti kamu yang takut dek" tanya Anggi


"Kamu takut gak direstuin yaa sama bodyguard mu"


"Apa seeh mbaak,, aku mah biasa aja gak ngarep banget" dusta Raina


"Masa?" Goda Anggi


"Benar mbaak" jawab Raina


"Tapi mata kamu gak bisa bohong dek,, kamu ngarep banget mereka merestui kalian" kata Anggi dan Skat Mat Raina pun bungkam.


"Dek kamu jadi suruh orang cafe bawain cake kesini?" Tanya Anggi karna setau dia Raina memesan cake untuk nanti malam


"Iyaa kak,, nanti mas Huda yang anter kesini" jawab Raina


"Kira kira Huda udah jalan belum dek?" Tanyanya lagi


"Belum kayanya,, kenapa mbak?"


"Heheh,, mbak pengen dibawain dessert box strawbery dan carrosaint strowbery" kata Anggi sambil cengengesan


" apa?? Carrosaint strowberry sejak kapan menu di kafe aku ada itu?" Tanya Raina


"Yaah,, mbak lagi pengen banget dek,, please yaa suruh Ilham bikin,, satu juga gak apa apa deh" ucap Anggi memohon dengan wajah puppyeyes


"Mbak desseert box strowbery seh ada nah carrosaint mana ada aneh aneh aja" kata Raina


"Pleasee dek,, mbak pengen banget" lagi lagi Anggi memohon

__ADS_1


"Baiklah aku minta mas Ilham buat" kata Raina lalu menelpon ilham.


"Makasih yaa dek" ucap Anggi setelah Raina selesai menelpon


"Mbak,, jangan jangan lagi ngidam kali,, permintaan nya aneh aneh aja" ucap Raina


DEG,, hati Anggi langsung membeku,, apa dirinya hamil karna semenjak menikah ia baru satu kali datang bulan dan setelah itu ia dan Rayyi tidak pernah absen olahraga diatas kasur.


"Mbak gak tau dek" jawab Anggi


"Coba deh mbak cek,, siapa tau bakal ada Rayyi junior" ujar Raina


"Nanti deh mbak beli testpeck dulu,, tapi kamu jangan dulu ngomong apa apa yaa sama kakak kamu" kata Anggi wanti wanti pasalnya ia ingin memberi kejutan pada suaminya jika benar ia hamil.


🍁🍁🍁🍁


Dimas terjebak macet panjang ketika ia memasuki jakarta,, ia sangat cemas khawatir akan telat sampai ke tempat gadisnya,, itu tidak boleh terjadi,, dia tidak boleh menampilkan kesan buruk untuk pertama kali diacara pertemuan dengan keluarga pujaan hatinya,, cukup dulu ia berprilaku buruk tidak untuk saat ini fikirnya,,


Ia tak mungkin pulang ke Apartementnya jarak tempuhnya tak memungkinkan ditambah macet,, ia lalu berfikir untuk mampir ke toko pakaian yang dilewati untuk membeli pakaian,, akhirnya dia menemukan toko pakian diruko ruko sepanjang jalan yang dia lewati.


Ia pun bergegas masuk kedalam toko tersebut dan memilih pakaina casual,, setelah itu ia bergegas pergi setelah mendapatkan apa yang ia butuh kan,, lalu sekarang ia harus membersihkan diri biar lebih fresh ketika bertemu Raina,, tak mungkin ia membersihkan diri di hotel merah putih dan sekarang berganti putih biru (hayoo kalian tau gak hotel apa itu???) Fikirnya,, lalu ia mendapatkan ilham ini kan daerah apartement sekretarisnya Mita,, yaah aku bisa numpang membersihkan diri dirumah mita batin Dimas. Lalu ia menghibungi Mita.


📞👦 hallo mit,, kamu lagi apartement gak mit


📞👩 iya pak,, saya masih dijalan pak belum sampe apartement,, ada apa ya pak


📞👦 kira kira masih lama gak yaa mit


📞👩 5 atau 10 menitan lagi saya sampai kok pak,, ada apa ya pak


📞👦 oke saya tunggu diaprtement kamu,, segera yaa kamu kemari


Dimas pun langsung menutup telponnya,, dan membuat Mita terheran heran


"Kenapa yang kok bengong gitu?" Tanya tunangan Mita,, yah saat ini mita sedang bersama tunangannya


"Aku heran aja yang sama bos ku,, dia lagi nunggu aku di apartement nyuruh cepet cepet sampai lagi" keluh Mita pada sang kekasih


"Mungkin dia ada perlu,, kan ga biasanya bos kamu kaya gitu" ucap sang Tunangan yang memang sudah sedikit mengenal Dimas.


Akhirnya mobil yang dikendarai mita dan tunangannya tiba di apartement mita, dan merek melihat Dimas sedang menunggunya di lobi.


"Pak Dimas beneran nunggu saya?" Tanya Mita heran


"Yaah iyalah masa saya becanda ayook cepat kita ke tempat kamu" kata Dimas memerintah


"Untung ada kamu juga jo,, jadi gak akan ada salah paham" ujar Dimas lagi ketika melihat jonathan bersama mita


"Ada apa seh pak?" Tanya mita nambah penasaran


"Aku mau numpang mandi ditempat kamu" ujar Dimas datar,, membuat Mita dan Jo kanget mendengarnya


"Emang diapartement bapak kenapa? Airnya mati?" Tanya nya lagi


"Udah cepat nanti aku jelasin" kata Dimas.


Akhirnya mereka menuju apartement Mita. Setibanya di dalam apartement Mita Dimas bergegas mencari kamar mandi


"Mit mana kamar mandi tamunya?" Tanyanya,, lalu Mita menjawabny dengan tunjukan tangannya


"Oke,, terima kasih"


"Itu bos kamu lagi kenapa sayang,, aneh banget?" Tanya jo


" mana aku tau yaang" jawab Mita. Akhirnya sepasang kekasih itu duduk diruang tv sambil menunggu Dimas selesai mandi


Tak lama Dimas telah selesai,, lalu ia menemui Mita


"Mit jo makasih yaa tumpangan kamar mandinya" ucap Dimas


"Jangan makasih doang pak,, jelasin dulu kenapa numpang mandi disini" tanya Minta yang sedari tadi penasaran


"Saya dari Bogor ,, ada janji ketemu sam keluarga Raina,, saya gak mungkin pulang ke apartement saya karna waktu nya mepet dan juga ga mungkin juga saya mandi di pom bensin" jelas Dimas


"Lagi pula posisi saya dan apartement kamu dekat,, dan dari sini juga dekat sama rumah Raina" jelasnya lagi


"Ooh jadi ceritanya mau ketemu keluarga calon istri nih?" Goda Mita


"Betull,, doakan lancar yaa Mit"


"Saya doakan pak,, dari pada bapak sama ulet keket" ujar Mita lagi dia masih kesel sama Salsa


"Oke deh,, saya jalan dulunyaa takut macet dan terima kasih bayak" ucap Dimas lalu pergi dari apartement mita


"Bisa bucin juga yaa yang bos kamu?" Ujar jo yang baru melihat tingkah absrud atasan tunangannya


"Yaah namanya juga cinta yang" jawab Mita.


.


.


🍁🍁🍁🍁


Aduh duh,, dimdim segitu bucinnya kah sama Raina..


Disini ada yang bucin juga gak sama pasangannya ??

__ADS_1


Author mah termasuk orang yang bucin sama pasangan 😂😂😂


__ADS_2