
_Jangan menaruh harapan pada manusia,karna itu adalah patah hati yang disengaja_
...----------------...
Seperti biasanya,Pagi ini Nafisya berangkat ke sekolah dengan semangat dan tidak lupa bersyukur. Tinggal 2 minggu lagi Nafisya Akan mengikuti ujian Nasional,ujian yang menentukan lulus atau tidaknya.Jadi dia sering pulang kesorean untuk mengulangi pelajaran yang akan yang uji nantinya.supaya lulus dengan nilai terbaik
"Anak-anak ujian tinggal 2 minggu lagi ,Kalian harus mempersiapkan diri dengan baik,kita akan pulang sore untuk mengulangi materi-materi yang akan di uji nanti"Ucap Buk Maya didepan kelas Nafisya
"Baik Buk"ucap semua siswa
kemudian ada siswa yang mengangkat tangan .
"Buk kenapa harus pulang sore buk,saya ngak bisa buk"ucap salah satu siswa,
"Gini ya anak-anak ,tidak ada paksaan ,yang mau belajar silahkan,yang tidak juga ngak papa"ucap Buk Maya
"Oke kita kembali pada pelajaran kita hari ini"ucap buk maya
semua siswa kelas 12 belajar dengan bersungguh-sungguh,walaupun ada juga yang main-main,mereka cuma istirahat 10 menit untuk refleksing sebentar,kemudian belajar lagi hingga bel pulang berbunyi.
semua siswa-siswi berhamburan keluar kelas dan pulang kerumah mereka kecuali kelas 12 yang mengikuti belajar tambahan sore.Mereka istirahat untuk sholat Zuhur dan makan siang.
"Khil kita sholat dulu yuk"ajak Nafisya
khila hanya menganggukkan kepalanya
"Mit kamu ngak sholat?"ucap khila
semenjak diputusin pacarnya Alhamdulillah Mita sudah berubah ,sekarang dia sudah melaksanakan sholat sama seperti khila dan Nafisya, tapi belum berniat untuk berhijab,karna dirinya merasa belum pantas.
"Oh iya,udah masuk waktu zuhur ya,yaudah kita ke musholla"ucap Mita
mereka bertiga pergi ke musholla untuk melaksanakan sholat Zuhur.
Setelah selesai mereka pergi kekantin
"kalian mau pesan apa,biar aku yang pesanin"ucap Khila
"aku yang biasa aja khil !"ucap Nafisya
"aku batagor sama teh es aja khila"ucap mita
khilapun pergi memesan makanan nafisya dan mita
tiba-tiba Alvan datang menghampiri meja Nafisya dan Mita
"Aku boleh bergabung ngak sama kalian"ucap Alvan membawa nampan makanannya
"Hhmm boleh kak"ucap Nafisya
"Khila mana,kok ngak sama kalian "ucap Alvan mendudukkan bokongnya di samping kursinya Nafisya
"Khila sedang memesan makanan kak ,kenapa kak alvan nanya-nya khila"ucap mita selidik
"ya kan biasanya khila bersama kalian ,ya wajar dong aku tanya,"ucap Alvan santai
khilapun datang membawakan makanan pesanan teman-temannya
"nih pesanan kalian"ucap khila memberikannya pda temannya
"Makasih ya khila cuantik"ucap mita genit
"eehh ada kak Alvan,mau makan bareng juga kak"ucap khila melihat alvan
"ya iyah lah khil,kalau ngak ngapain aku belum makan makanan aku"ucap Alvan
"hehehe,iya "ucap khila
kemudian dia duduk disamping Mita,dari tadi Nafisya risih dengan Alvan yang duduk disampingnya.dia menggeser kursinya agak menjauh dari Alvan
Mereka makan tanpa bersuara dan sesekali Khila melirik ke arah Alvan yang juga melirik kearah Nafisya. Mita yang melihat kejadian lirik melirik tersebut cuma bisa geleng kepala dan berdehem
"Hehhhmmm"
Alvan,khila dan Nafisya langsung melihat kearah Mita
"kenapa kamu mit?ucap Nafisya yang tidak tau apa-apa dan heran terhadap Mita
"Ngak ada, cuma susah banget menelan makananya"ucap Mita asal
__ADS_1
"ada-ada aja,nelan makanan aja susah,apalagi buat menelan pahitnya kehidupan"ucap Khila
"Ngak harus ditelan juga kali ,kehidupan pahit mah harus dijalanin"ucap mita sok bijak
"wahh sok bijak amat kamu mit"ucap Khila terkekeh
"udah-udah,kalau udah siap makannya kita langsung ke kelas aja,sebentar lagi guru akan masuk "ucap Alvan menengahi percakapan mereka
merekapun berjalan menuju ke kelas dan benar saja guru yang mengajar tambahan sore itu masuk ke lokal 12 ips 1,kelasnya Nafisya.Mereka belajar dengan fokus pembelajaran pun berakhir jam 4 sore
"Oke anak-anak kita cukupkan sampai disini dulu pembelajaran kita hari ini,
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh"ucap guru,
"Baik buk,Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh buk"ucap siswa
kemudian seluruh siswa dengan wajah yang letih dan lelah keluar dari kelas mereka dan menuju rumah mereka masing-masing.
Khila,Nafisya dan Mita mereka menuju parkiran mengambil kendaraannya
"khil aku nebeng pulang sama kamu ya khil"ucap mita
"Ngak bisa mit,aku ngak pulang ke rumahku,aku pulang kerumah bang Zayn"ucap khila
"Biar aku aja yang ngantarin kamu pulang mit"ucap Nafisya
"Rumah kita kan beda jalur,trus kamu jauh dong pulangnya?"ucap Mita
"Ya ngak papa,biasanya kamu diantarin khila,berhubung khila ngak bisa,jadi aku dong yang ngantarin kamu pulang"ucap Nafisya perhatian
"Wahh enak ya hidup kamu mit,selalu nebeng aja,beruntung deh kamu temanan sama kita"ucap Khila
"Iyalah hidup harus dinikmati,kalau bisa gratis ngapain harus ngeluarin uang.Makasih sahabatku "ucap Mita merangkul Khila dan Nafisya
"iidih,kalau ada maunya ya gini nih"ucap Khila
"Yaudah yuk pulang,"ucap Nafisya
merekapun menaiki kendaraan masing-masing
"Bye,sampai jumpa besok"ucap khila menurunkan kaca mobilnya lalu menjalankan mobilnya
"Makasih Fisya sayank,kamu Ngak mampir dulu"ucap Mita dengan nada manja kemudian turun dari motor Nafisya,
"Hehehe,Ngak usah deh mit,lain kali aja,soalnya ini udah sore"ucap Nafisya
"Oh ngak papa"ucap mita mengerti
"Yaudah aku pergi dulu,Assalamu'alaikum"ucap Nafisya menjalankan motornya menuju rumahnya
"Wa'alaikumsalam"ucap Mit yang terus melihat Nafisya sampai hilang dari pandangannya,kemudian masuk kedalam perkarangan rumahnya.
Sesampainya di depan pagar,kemudian Nafisya turun membuka pagar yang terbuat dari kayu,setelah itu kembali melajukan motornya menuju perkarangan rumahnya.
"Assalamu'alaikum"ucap Nafisya
"Wa'alaikumsalam kak,"jawab syakira yang sedang asik menyiram sikembang didepan rumah
"Wahhh rajinnya sore-sore begini menyiram bunga"ucap Nafisya menggoda adiknya
"Ya iyalah,sekali-sekali bantu mama menyiram sikembangnya"ucap Syakira sok rajin
"Ya memang harus dek,kalau dapat setiap hari,agar mama ngak kelelahan ngurusin rumah sendirian"ucap Nafisya memberi petuahnya
"Yaudah kakak masuk dulu"ucap Nafisya masuk kedalam rumah.
menuju kamarnya kemudian pergi ke kamar mandi membersihkan diri dan setelah itu melaksanakan sholat Ashar.
"Udah pulang kak"ucap mama melihat Nafisya keluar dari kamarnya
"Iya ma,mama mau kemana?"ucap Nafisya melihat mamanya yang hendak mau keluar
"Mama mau beli martabak kak"ucap mama
"yaudah biar Nafisya dan Syakira aja yang beliin mah"ucap Nafisya dan mama hanya menganggukkan kepalanya
"Ira...Ira...."panggil Nafisya
"Iya kak,ada apa"ucap Syakira menghampiri Nafisya
__ADS_1
"kita keluar yuk,mau beliin mama martabak"ucap Nafisya
"yaudah tunggu sebentar"ucap syakira berlari ke kamarnya.
"udah, Ayo let's go.."ucap Syakira yang udah siap dlam waktu sekejap,tidak seperti wanita pada umumnya ,kalau keluar harus nunggu berjam-jam baru siap
"cepat amat,pamit dulu sama mama"ucap Nafisya yang berdiri diteras
"mama..mama....kita pergi dulu,kalau lama jangan marah ya,soalnya kita jalan-jalan sekalian"ucap khila teriak
"kamu jangan teriak-teriak dong dek,.Iya yang penting jangan pulang malam"ucap mama keluar menghampiri anak-anaknya
"Assalamu'alaikum mah"ucap mereka menyalami mamanya
"Biar kakak yang bawa motor dek"ucap Nafisya langsung mengambil kunci motor dari tangan Syakira
"yaudah deh"ucap syakira cemberut
kemudian Nafisya menjalankan motornya
"Kak kita ketaman yuk,kalau sore-sore gini lebih asik "ucap Syakira berbicara agak keras supaya terdengar,karna ada suara kebisingan jalan raya
"Iya , oke kita kesana"ucap Nafisya melajukan motornya ke taman
10 menit kemudian,mereka sudah sampai di taman.mereka berjalan-jalan keliling taman menikmati indahnya sore,tak sengaja Nafisya menangkap sosok yang dikenalnya bermain bersama anak kecil dengan sesekali tertawa dan bahagia.
"kita kesana yuk ra,sepertinya itu teman kakak"ucap Nafisya
kemudian Syakira dan Nafisya menghampiri sosok pria itu yang sedang bermain dengan anak kecil
"Assalamu'alaikum kak,sedang apa kak Alvan disini?"ucap Nafisya
"Eehh.. Wa'alaikumsalam fisya,kamu disini juga??,aku lagi bawa keponakan aku main."ucap Alvan berbalik badan melihat ke arah Nafisya
"Iya kak,aku lagi jalan-jalan bareng adek aku"ucap Nafisya
"Hei ganteng siapa Namamu"ucap Nafisya membungkuk menyejajarkan badannya dengan keponakan Alvan
"Hei Tante,Nama atu Kiano"ucap kiano yang belum terlalu lancar berbicara,karna umurnya masih 5 tahun.
"Wahhh Nama yang bagus yang sayang"ucap Nafisya mengusap rambut kiona dengan penuh sayang
"Kak aku tinggal dulu ya kak,mau beli martabak mama"ucap syakira kemudian berlalu meninggalkan Nafisya,seraya menganggukkan kepalanya kepada kak Alvan
"Mau main sama tante ngak,kita kesana yuk"ucap Nafisya Mengajak kiano main
kiano melihat kearah Alvan sebentar,lalu alvan menganggukkan kepalanya sebagai tanda boleh dan mengikuti Nafisya dan kiano dari belakang
"cepatan om,pedangin tanan atu dong om,sini.."ucap kiano, meminta alvan memegang tangannya sama dengan Nafisya yang juga memegang tangannya.Alvan melihat ke arah Nafisya yang juga melihat kearahnya dengan tatapan bingung
"Ayo...om"desak kiano
Terpaksa Alvan memegang tangan kiano.dengan Nafisya memegang disebelah kanan dan Alvan memegang disebelah kiri ,dan jika orang lain yang melihat posisi seperti itu akan beranggapan mereka seperti keluarga kecil yang bahagia
"keluarga yang bahagia ya mas"ucap seorang ibu-ibu pada Alvan sedang memandang Nafisya dan Kiano dengan bergantian,dan ditanggapi dengan senyum canggung oleh Alvan
"semoga aja bu,memang itu yang saya inginkan"ucap Alvan dalam hatinya
"Ayo itut main dengan kita om"ucap kiano
mereka bertigapun bermain dengan asik dan sesekali tertawa bahagia.
Nafisya melihat ke arah Alvan yang sangat sayang kepada keponakannya,membuat Nafisya terpesona terhadap Alvan.Ya Nafisya juga mengagumi Alvan sejak dulu.tidak ada yang tau perasaan fisya termasuk khila dan Mita.Cukuplah Nafisya mengagumi dalam diam.
Sekarang Nafisya berada diatas motor bersama dengan Syakira ,mereka pulang setelah melaksanakan Sholat Magrib dan makan diluar.
"Ternyata aku cuma mengantar orang untuk ketemu sama kekasihnya"ucap Syakira asal
"iihhh apaan sih ngak jelas banget,mana ada aku kekasih ira...itu tadi teman kakak"ucap Nafisya gemes
"hehehe,aku jujur nih ya kak,kalian tadi itu seperti keluarga kecil yang bahagia aja"ucap Syakira jujur
"Ada-ada aja kamu ira,masih kecil juga"ucap Nafisya canggung
merekapun tiba dirumah dan memberikan martabak yang dibeli tadi kepada mama yang lagi nonton tv bersama ayah di ruang keluarga dan setelah itu masuk kedalam kamar masing-masing.
...****************...
Bersambung
__ADS_1