
Nafisya merasa senang dan bangga melihat teman-temannya memenangkan lomba tarik tambang, tapi tiba-tiba Nafisya kebelet pipis mau ke kamar mandi.
"Zar kalau Khila dan Mita cari aku, bilang aja aku ke kamar penginapan ya"ucap Nafisya berdiri dan berbicara pada teman sekelasnya itu
"Iya baik Sya"ucap Zarin
Nafisya pun setengah berlari menuju kamar penginapan yang lumayan agak jauh.
Tanpa di dasarinya Daniel juga berlari ke arahnya. Merasa yang yang mengikuti Nafisya mempercepat larinya, begitupun juga Daniel, dengan tubuh yang kecil langkah yang kecil dengan mudahnya Daniel bisa menangkap Nafisya.
"Heiii mau kemana kau"ucap Daniel menarik tangan Nafisya hingga berbalik badan
"Ka.... kamu, mau apa lagi kamu tolong lepaskan saya,"ucap Nafisya berusaha melepaskan tangannya dari Daniel
"Kenapa manis...iya ini aku..apa kau kangen dengan ku"ucap Daniel dengan tersenyum licik dan menyentuh dagu Nafisya yang langsung di tepis oleh Nafisya
"Wahh galak sekali kau manis"
"Jangan macam-macam kamu, tolong lepaskan saya, saya mau ke toilet kebelet, tolong lah!!!"ucap Nafisya memelas
"kenapa tidak dari tadi kau bilang, ayo cepat sana"ucap Daniel melepas tangan Nafisya
"Gimana saya mau bilang, kamu malah menarik tangan saya"ucap Nafisya berjalan cepat meninggalkan Daniel yang masih mengikutinya dari belakang.
"kenapa masih mengikuti saya"ucap Nafisya berbalik badan
"Ya terserah gw, kau jangan banyak ngomong, mau ke toilet atau tidak!! "ucap Daniel
"orang aneh yang harusnya marah itu saya, bukan kamu"ucap Nafisya setengah berlari ke kamar penginapannya karna sudah tidak tahan lagi. Daniel pun masih mengikutinya.
di sisi lain
Khila dan Mita kembali ke tempat duduk seperti tadi, tapi anehnya mereka tidak menemukan Nafisya di sana
"kemana Nafisya perasaan dia masih di sini tadi"ucap Mita
"Zar kamu lihat Nafisya ngak"ucap Khila pada Zarin yang duduk sebelah Nafisya tadi
"Oohh... fisya katanya tadi ke kamar penginapan"
"ngapain???"ucap mita
"Ngak tau, yang jelas kalau kalian cari ,dia bilang ke kamar penginapan"ucap Zarin
"Ok makasih ya Zar, ayo mit kita susul Fisya"ucap Khila menarik tangan Mita
mereka berdua menuju kamar penginapan
saat se sampainya di dekat penginapan
"Eehhh...tunggu....tunggu yang di depan pintu kamar kita siapa Khil,laki-laki lagi ?
"Iya.... yah aku juga ngak tau, ayo kita lihat dari dekat"ucap Khil
mereka berdua berjalan pelan-pelan mengendap-ngendap
"woooiiii.... apa yang lho lakukan di sini"ucap mereka berdua serempak membuat Daniel kaget
"Terserah gue, apa urusannya dengan lho"ucap Daniel kesal
"ada urusannya lah dengan kami, ini kamar penginapan kami, lho mau mencuri yah, atau mau ngintip hah??"ucap Mita
"Hhhhmm sepertinya lho pacarnya Irma yang berbuat mesum kemarin di Puncak, benarkan?? "ucap Khila matanya seperti menginterogasi
"Iya benar trus kenapa?"ucap Daniel menantang
"Apa yang lho lakukan di depan Kamar penginapan kami"ucap Khila
"Males gw ngeladanin cewek seperti lho pada, lebih baik gw pergi"ucap Daniel berlalu pergi
__ADS_1
"Wooiii malah pergi lho."ucap Mita
"Fisya.... fisya kamu ada di dalam? "ucap Khila mengetuk pintu
"Hhhhmm Iya, tunggu bentar"ucap Nafisya melipat mukenahnya setelah itu berjalan membukakan kunci pintu untuk kedua temannya,tadi sengaja di kuncinya untuk berjaga-jaga agar si Daniel yang nekat itu tidak masuk.
"Kok kamu ada di sini Sya, trus di depan kamar kita tadi ada Cowok nya Irma"ucap Khila
"Iya tadi itu aku kebelet pipis trus pergi ke kamar penginapan ,habis itu aku langsung melaksanakan sholat zuhur, kalau tentang Daniel itu aku ngak tau kok dia bisa ada di depan kamar kita"ucap Nafisya
"Hhhmm... apa kamu bertemu dia tadi pas mau ke sini"ucap Mita
Nafisya menceritakan kejadiannya dari bertemu dengan Daniel hingga di ikuti ,tapi yang Nafisya ngak tau kenapa Daniel masih mengikutinya hingga kamar penginapan.
"Ohhhh.. begitu kejadiannya, kalau aku simpulkan dia tertarik sama kami Sya, tapi yang anehnya dia udah ada Irma kenapa masih ingin cewek lagi"ucap Mita
"kamu tau sendiri lah Mit, kalau cowok itu mana bisa hanya satu cewek,kadang dia hanya mempermainkan perasaan cewek,kadang juga untuk pelampiaskan nafsunya aja,seperti kemarin dia berbuat mesum pada Irma, Ihhh ngeri banget deh"ucap Khila
"Udah ahh kita ngak usah bahas itu lagi, manusia berhak untuk berbuat kebaikan kah atau keburukan, itu tergantung pada dirinya masing-masing"ucap Nafisya
"Kamu benar Sya, tapi yang kami takutkan dia akan berbuat nekat pada kamu Sya"ucap Khila
"Ngak usah di pikirkan Khil, Insya Allah baik-baik aja, jika Allah selalu melindungi hamba-hambanya, yaudah yuk, kita lihat pertandingan tarik tambang laki-laki"ucap Nafisya
mereka pergi menuju area pertandingan laki-laki, kemudian duduk di samping Alvan dan teman-temannya
" Arga kalian udah tanding apa belum"ucap Mita
"Hhmm belum, Gimana tadi Khil kalian menang ngak? "ucap Arga menjawab Mita seadanya dan bertanya pada Khila membuat Mita kesal
"Alhamdulillah Kita menang, benar ngak Mit "ucap Khila mengedipkan matanya ke arah Mita yang kesal
"Benar beb, kamu menang, wahhh aku bangga sama kamu,nanti bakalan aku traktir deh"ucap Andi berbinar
"Lho jangan panggil gw beb, ihh jijik gue dengar nya"ucap Mita mendelikkan matanya
"Eettss bukan Mita aja ya, kami ada berlima jadi lho harus traktir kami semua, tambah Nafisya satu"jawab Khila
"Mati gw kalau lho semua minta traktir, gw cuma bilang Mita doang"ucap Andi
"kalau lho mau traktir gw, lho harus traktir teman-teman gw juga, ngak usah kebanyakan drama lho"ucap Mita cuek
mereka semua menertawakan 2 sejoli yang tidak pernah akur itu, yang satu bucin dan satu lagi juteknya minta ampun
Untuk selanjutnya IPS 1 vc IPA 3,
"Semangat untuk kalian semua, semoga menang "ucap Khila
"Iya Khil, makasih kamu dukung ya"ucap Arga ramah,membuat yang lain memandang aneh pada Arga yang selalu dingin dan irit bicara itu.
Nafisya tersenyum ke arah Alvan, dengan tangannya mengepal ke atas.
IPS 1 siap bertanding dengan IPA 3
siap... 1...2....Mulai
"Kak Alvan, Kak Alvan "sorak para ciwi -ciwi
"Kak Alvan semangat kak"ucap Khila
Arga yang mendengarnya langsung kesal dengan menarik-narik tali tambang dengan kuat
"Arga kamu pasti bisa ga, yang strong ga"teriak Khila menambah semangat Arga
dan mengundang perhatian Mita dan Nafisya
"Hehekmm, Kak Alvan atau Arga nih"ejek Mita
"ihhh apaan sih Mit, sebagai teman kita itu harus mendukung teman kita, benar ngak Sya"ucap Khila
__ADS_1
"Hhhhmm... benar banget"
"Khil aku jujur nih ya, Arga yang dingin seperti es batu itu, kenapa bisa ramah kalau bicara sama kamu khil, heran deh ,kalau aku yang bicara, jawabnya dingin banget"ucap Mita cemberut
"Mana aku tau lah, hhhmm kamu cemburu yahh"goda Khil
"hutts....nanti aja kita ngomongnya, kita saksikan aja mereka bertanding
dukungan para ciwi -ciwi menambah semangat Mereka berlima bertanding, apalagi itu yang beri semangat dari orang spesial di hatinya.pertandingan pun dimenangkan oleh IPS 1,semua penonton pendukung bersorak dan berteriak histeris IPS 1,termasuk Khila, Mita dan Nafisya.
Alvan dan kawan-kawannya Tos tangan dengan bangganya,
"Kak Alvan cinta ku pada mu"
"Love you untuk kamu Kak Alvan "
"Kami bangga padamu"
"Jijik deh dengarnya, mereka itu kok alay dan lebay banget sih, aku juga tau kok Kak Alvan memang tampan tapi ngak gitu juga kali"cerocos mita yang hanya di dengar oleh Khila dan Nafisya.
mereka berlima kembali ke tempat semula
"Wahh selamat ya Kak atas kemenangannya, terimakasih udah buat nama baik kelas kita"sambut Nafisya
"selamat juga ya Kak, kami bangga pada kalian semua"ucap Khila
"ini semua berkat kerja keras dan dukungan kalian, hari ini kita akan merayakan kemenangan kita dengan acara makan-makan"ucap Alvan tersenyum bahagia
"bukan gw yang bayar ya Van"ucap Andi
"kenapa lho udah takut duluan, dasar pengecut"ucap Mita
"Tenang aja aku yang bayar kok"ucap Alvan
"Lebih baik jangan buang-buang uang deh, kan nanti malam kita juga bakalan makan bersama, kan BBQ seafood,"ucap Nafisya
"Iya benar tuh ucap Fisya, yaudah yuk udah gerah nih kita ke kamar penginapan masing-masing yuk"ucap Khila
"yahh, ngak jadi dong makan gratis"ucap Mita
"Ngak usah sedih beb, kita makan berdua aja"ucap Andi
"Ngak usah, gw ngak mau, lho aja yang makan sanah "ucap Mita
"hahahhahah....., sabar ndi cinta harus di perjuangkan"ucap Alvan
mereka berenam berjalan menuju ke kamar penginapan masing-masing. untuk istirahat dan membersihkan tubuh yang udah lengket.
tiba di kamar penginapan masing-masing
"aku nanti aja deh mandinya, mau tidur aja"ucap Mita udah merebahkan badannya di kasur empuk
"kamu duluan aja mandi khil, aku juga mau istirahat soalnya"ucap Nafisya udah berbaring di kasur satu lagi
"Yaudah deh, kalian tidur aja, aku mau mandi"ucap Khila menuju kamar mandi.
sedangkan Mita dan Nafisya udah terlelap tidur siang, apalagi di tambah ada AC di kamar mereka, dan angin pantai juga masuk ke celah-celah kamar membuat mereka berdua tidak kegerahan.
setelah Mandi, Khila menuju sofa di kamar dan duduk main HPnya
ting bunyi pesan masuk
Khila membuka Whatsapp nya ternyata dari Arga
"Khil maaf mengganggu kamu, aku cuma mau bilang setelah BBQ malam nanti, kamu temui aku di belakang kamar penginapan dekat pantai ya, ada yang mau aku omongin sama kamu, jangan bawa teman-teman kamu, cukup kamu aja,terimakasih sebelumnya, dan aku harap kamu datang ya "pesan Arga
Khila mengerutkan keningnya, bertanya-tanya
"kenapa sih dengan Arga dan ada apa ya, tumben-tumben ajak ketemuan, di sekolah aja ngak pernah ngomong, orang aneh"gumam Khila
__ADS_1
banyak pertanyaan yang memenuhi pikirannya membuat Khila terlelap di Sofa.
...****************...