Jodoh Yang Tak Di Sangka

Jodoh Yang Tak Di Sangka
Bab 22


__ADS_3

Hampir 2 minggu Nafisya berada di rumah neneknya, selama itu dia selalu menikmati dan menghabiskan waktu bersama Sahabat tercinta. Dia begitu bahagia bersama Ali yang selalu perhatian dan sefrekuensi dengan dirinya, tidak itu saja Ali akan melakukan apapun agar Nafisya bahagia, tidak pernah Ali berkata kasar apalagi membentak, kalau masalah pasti ada tapi Ali dengan dewasa menghadapi dan memperbaikinya, terkadang mereka cuma salah paham dan perbedaan pendapat.


setiap malamnya dia selalu menyempatkan waktu untuk menghubungi kedua teman baiknya, jujur saya Nafisya sangat rindu dengan Khila dan Mita.


Pagi menjelang siang


Nafisya tidak melihat Ali, biasanya Ali selalu lewat atau sekadar mampir ke rumah nenek . Nafisya terlihat khawatir dengan sahabatnya itu, kemudian dia memutuskan untuk ke rumah Ali


"Assalamualaikum...Ali... ..Assalamualaikum Ali... .... "ucap Nafisya lembut


"Wa'alaikumussalam"ucap seorang perempuan paruh baya, namun masih kelihatan muda dan segar, membukakan pintu rumahnya


"Assalamualaikum Ummi "ucap Nafisya menyalami tangan Ummi Ali


"Wa'alaikumussalam Neng geulis , masuk dulu atuh"ucap ummi Asiyah ramah


Ummi Asiyah bekerja sebagai guru ngaji dan pengisi dakwah dibeberapa daerah Kota Malang bahkan keluar kota.


"Iya Ummi, Hatur Nuhun "ucap Nafisya masuk kedalam rumah


"Silahkan duduk , Mau minum apa neng? "ucap Ummi


"ngak usah ummi, Ayu cuma mau lihat keadaan Ali aja, apakah dia baik-baik soalnya dari tadi pagi Ayu ngak lihat Ali "


"Ooohh gitu toh, Ali baik-baik aja kok, neng ngak perlu khawatir, kemarin dia begadang bantuin Abahnya, jadinya sekarang masih tidur"ucap Ummi Asiyah


"Neng Ayu tunggu disini ya, biar ummi bangunin Ali dulu"ucap Ummi bangkit dari duduknya


"biarin aja ummi ngak usah dibangunkan pasti Ali lelah ummi ,Ayu cuma nanya keadaannya aja"ucap Nafisya ramah


"Ohhh tidak sayang, malahan Ali senang kalau neng Ayu kesini cari dia dan nanyain kabarnya"ucap Ummi tersenyum ramah. setelah itu berlalu menuju kamar Ali


"Ummi..... Ummi..... Zahra cantik jelita Datang"ucap remaja perempuan teriak-teriak masuk ke rumah membuat Nafisya terkejut oleh suaranya yang cempreng.


"Eehhh.....ada mbak Ayu, maaf ya mbak aku teriak-teriak"ucap Zahra cengengesan (adiknya Ali) menghampiri Nafisya


"Hehehehe, ngak papa Zahra, ayo duduk sini dekat mbak "ucap Nafisya tersenyum lembut


Zahra menyalami tangan Nafisya dan duduk didekatnya


"Hhhhmm, tumben kesini mbak, cari A'a Ali ya? "ucap Zahra tersenyum genit


"heheheheh, i..ya mau lihat keadaan Ali aja, mbak pikir Ali sakit"ucap Nafisya kikuk


"cieee.. cieee pedulinya sama A'a, orangnya baik-baik aja kok mbak"


"Ya peduli lah dek, Ali kan Sahabat kecil mbak , Ohh ya sekarang udah kelas berapa zahra?"


"Mau naik kelas 2 smp mbak, tinggal nunggu hasil ujiannya aja,semoga aku naik kelas"


"Mbak do'ain semoga zahra yang geulis ini naik kelas,semangat belajarnya ya"ucap Nafisya mengusap kepala zahra


"Hatur Nuhun mbak, In Syaa Allah pasti semangat mbak, "ucap Zahra tersenyum bahagia dan Nafisya juga ikut tersenyum


"Ummi pasti bangunin A'a Ali ya mbak, A'a itu orangnya pemalas, susah bangun, ngak mau ngalah trus....... "ucap Zahra terpotong


"Trus apa lagi hah?, asal ngomong aja kamu, mau mempengaruhi Ayu dengan omong kosong "ucap Ali tiba-tiba keluar dari kamar udah rapi dan bersih, karna setelah dibangunin oleh umminya dan mengatakan ada Nafisya mencarinya kemudian dia langsung mandi.


"Emang kenyataannya tauk "ucap Zahra menjulurkan lidahnya kesal


"Hehehehe, udah-udah ngak boleh berantem ya"ucap Nafisya Ramah


terlihat Zahra dan Ali saling memandang dengan tatapan tajam,


"Ummi kemana Ali? "


"Ummi kebelakang buatin minum"ucap Ali ramah dan kembali tersenyum ke arah Nafisya


"Udah lama nunggu Ayu? "ucap Ali


"heheheh, lumayanlah,tapi ada zahra kok yang nemanin aku jadi ngak sendirian"ucap Nafisya tersenyum ke arah zahra dan dibalas dengan senyuman juga oleh zahra


"Ayo silahkan di minum"ucap Ummi menyajikan minuman dan sedikit cemilan


"Terimakasih ya Ummi, udah repotin ummi "ucap Nafisya

__ADS_1


"ngak ngerepotin kok, Ummi senang neng Ayu main kesini "ucap ummi ramah


merekapun mengobrol santai dan sesekali bercanda tawa, terlihat sekali raut wajah bahagia diantara mereka, namun berbeda hal dengan kakak beradik yang selalu berbeda pendapat, yang membuat perdebatan mulut diantara keduanya, Ummi yang melihat anaknya itu hanya menegur dan menasehati keduanya, sedangkan Nafisya tersenyum melihat tingkah kakak adik itu.


"Ummi sepertinya Ayu pamit pulang deh"ucap Nafisya


"Lah kok buru-buru neng?"ucap ummi


"Iya kok cepat banget pulangnya, yaudah kalau gitu biar aku temanin sekalian kita jalan-jalan"ucap Ali


"Ummi Ali jalan-jalan dulu ya sama Ayu"Ali menyalami tangan umminya


"Ayu pamit ya mi, besok-besok kesini lagi deh, Assalamualaikum Ummi"Nafisya juga menyalami tangan Ummi


"iya sayang, wa'alaikumussalam"ucap Ummi mengusap kepala Ayu


Ali yang melihat kedekatan umminya dengan Nafisya, dia sangat senang dan ada kebahagiaan tersendiri dari dirinya.


"mbak pulang ya dek, kalau mau ketemu mbak, Zahra bisa aja main ke rumah nenek ya"ucap Nafisya pada zahra


"siap mbak"ucap zahra mengangkat jempolnya


Ali dan Nafisya meninggalkan rumah Ali dan mereka jalan-jalan entah mau kemana


"Ali kita sholat zuhur dulu yuk "ucap Nafisya menunjuk musholla terdekat


mereka melaksanakan sholat Zuhur dulu di Musholla, setelah selesai mereka kembali berjalan


"Gimana kalau kita ke sungai Ayu, pasti sangat menyenangkan "ucap Ali


"hah.. Iya sungai, tempat main kita waktu kecil dulu, dimana aku yang dorong kamu sampai tercebur ke sungai sampai basah kuyup, lalu kamu tarik tangan aku untuk masuk, kita berdua main siram-siram air, hahahahaha"ucap Nafisya sepanjang perjalanan menuju sungai


"kenangan manis yang ngak terlupakan, pulang ke rumah aku kena marah sama abahku"ucap Ali bahagia


"Aku juga kena marah mamaku, heheheh kita imbas"ucap terkekeh


sampainya mereka ke sungai, mereka melihat aliran sungai yang indah, dan banyaknya batuan-batuan besar.


"Sungainya terlihat bersih dan jernih ya Ali,sama seperti dulu, tapi sekarang agak banyak batuannya"


"Iya dong, Abah ku melarang keras masyarakat membuang sampah ke sungai, Desa kita kan terkenal dengan kebersihannya,itu maka nya air sungai terlihat jernih dan bersih ada banyak juga orang yang ngambil air minum disini."jelas Ali


"heii... Ayu sini"ucap Ali pada saat nafisya menoleh ke arahnya, Ali menyiram Air sungai dengan tangannya ke wajah Nafisya.


"Ali....... kesini kamu,....jangan Lari kamu curang ."Nafisya mengejar Ali dan ingin membalas Ali juga, Ali terpleset lalu tercebur ke sungai


"Hahahahah....... rasain,kamu sendirikan yang kena batunya"ucap Nafisya tertawa pelan


"idihhh....., ngak dibantuin malah ketawa.nihhh rasain juga"ucap Ali menyiram Nafisya pake tangannya


"Ali..... udah dong, basah nih wajah dan jilbab ku"


Didalam air ali merasa nginjak sesuatu pas dilihatnya ternyata ikan yang diinjaknya


"Ayu lihat deh ada ikan disini "


"hah.... ikan mana Ali mana biar aku tangkap"ucap Nafisya berbinar


"ada di kakiku, ngak sengaja aku injak nii"ucap Ali lalu Nafisya langsung mengikat roknya dan terlihat Nafisya pake celana panjang,mengikat baju tuniknya juga sampai pinggang, kemudian masuk kedalam sungai


"Ayu kenapa kamu masuk? lihat lah bajumu basah"


"ngak papa...., ayo kita tangkap ikannya"


mereka pun menangkap ikan dikaki ali tadi, ,ikan sangat liar dan terus memberontak, terpaksa Ali injak agak kuat, agar ikannya bisa diam.


"ikannya dapat Ali, dimana kita letakkan"ucap Nafisya kemudian Ali keluar dari sungai mencari bambu runcing dan menusuk ikan tadi.


mereka kembali mencari ikan lagi, menggunakan bambu runcing, sangat susah menangkap ikan didalam air, jika tidak menggunakan umpan atau jaring, tapi Ali dan Nafisya tetap berusaha menangkap ikan disungai menggunakan Bambu, beberapa kali mereka terjatuh, namun bangkit lagi. dan tertawa bersama.


"kelihatannya hari udah sore Ali, kita pulang yuk, nanti nenek pasti mencariku"ucap Nafisya


"Yaudah ayo, Alhamdulillah kita dapat 3 ikan besar"mereka keluar dari sungai dengan keadaan baju basah.


Mereka pulang ke rumah dengan keadaan basah-basah, untung jilbab dan baju Nafisya tidak terlalu basah, jadi tidak memperlihatkan lekuk tubuhnya, sedangkan Ali bajunya basah kuyup.

__ADS_1


"Ali nanti malam makan di rumah ya, kita menikmati ikan hasil tangkapan kita tadi"ucap Nafisya setelah tiba di rumah nenek


"siap bos, yaudah aku pulang dulu ya,bye..."ucap Ali melambaikan tangannya dan dibalas oleh Nafisya.


Setelah itu Nafisya masuk ke rumah, kebetulan nenek dan Syakira belum pulang dari kebun,jadi Nafisya segera bersih-bersih dan melaksanakan sholat Ashar.setelah itu pergi berlalu menuju dapur, untuk memasak ikan yang ditangkapnya bersama Ali tadi.


"Kak.... kakak.... kau udah pulang ...?"teriak Ira masuk kerumah


"Nduk ngak boleh teriak-teriak atuh, ngak baik,"nasehat nenek


"hehehehe, maaf nek "cengir Syakira


"Iya dek, kakak ada didapur "ucap Nafisya dari dapur.Syakira langsung menuju dapur


"Lagi masak apa nih? "


"ini mau masak ikan asam pedas, kamu bersih-bersih dulu sana, setelah itu bantuin kak"


"Baiklah"ucap Syakira berlalu menuju kamar mandi


"Nduk mau nenek bantuin?"


"Ngak usah nek, nenek pasti lelah, biar Nafisya aja yang masak"ucap Nafisya tersenyum


Malam harinya


Setelah Sholat Magrib Nafisya menyajikan masakannya yang dibantu oleh Syakira dan nenek.


"Ayo Kak, kita makan aku udah ngak sabar mau mencicipinya"ucap Syakira tak sabaran


"Sabar nduk pasti dimakan kok"ucap nenek


"Tunggu Ali dulu, dia mau kesini makan bareng kita, "ucap Nafisya


"ck....ck..kok dia ikut makan sama kita juga"cemberut Syakira


"Iya dia tadi yang nangkap ikannya, hah....... seperti itu dia udah datang"ucap Nafisya berlalu membuka pintu mendengar ucapan salam Ali.


"Ayo masuk, nenek dan Syakira udah nunggu" Nafisya dan Ali menuju tempat nenek


"Silahkan dimakan lee ini masakan Nafisya lho "ucap Nenek


"Iya nek, Hatur nuhun, ini pasti Raos pisan"puji Ali


"Makan aja dulu, nanti pujinya, aku udah lapar nih"cerocos Syakira


"huttttsss"


Mereka makan dengan lahap, masakan Nafisya memang the best, Ali dan Syakira pun sampai nambah 2 kali.


"Gimana enak ngak"ucap Nafisya setelah semuanya selesai makan


"enak banget"ucap Ali dan Syakira bersamaan


"Hehhhhmmm,heheheh,barengan"goda Nafisya


"idihhhh... apaan sih kebetulan aja kali "tolak Syakira


"Itu tanda-tanda jodoh atuh "ucap nenek membuat Ali dan Syakira terkejut.


"Heheheh, nenek aya-aya wae, mitos itu nek "ucap Ali


Kemudian Nafisya dan Syakira membersihkan piring sisa makan. sedangkan Ali berpamitan pada nenek untuk pulang, karna Abahnya menelpon untuk segera pulang.


setelah cuci piring, Nafisya dan Syakira menghampiri nenek


"Ali udah pulang ya nek "ucap Nafisya


"Iya nduk,katanya Abahnya menelepon menyuruh pulang"ucap nenek


"Udah sholat Isya nduk? "ucap nenek pada Nafisya dan Syakira


"belum nek, kita barengan aja"ucap Syakira


Nenek, Nafisya dan Syakira melakukan sholat Isya bersama-sama setelah itu tadarusan membaca Al-qur'an.(Hati merasa adem dan tenang)

__ADS_1


...****************...


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya guys, dukung author, supaya semangat update nya


__ADS_2