
selesai sholat Magrib , Zayn melajukan mobilnya dan singgah terlebih dahulu ke restoran untuk membeli makanan. sedangkan Nafisya hanya menunggu Zayn di dalam mobil.
Setelah membeli makanan, kemudian Zayn langsung menuju mobil dan melajukan mobilnya menuju apartemen.
sekitar 25 menit mereka Tiba di basement apartemen Zayn menoleh ke arah Nafisya yang ternyata sudah tidur.
"selalu begini lagi-lagi tidur, punya istri suka banget tidur."gumam Zayn
terpaksa Zayn harus menggendong Nafisya, karna Zayn tidak tega untuk membangunkan istri kecilnya itu. lagian badan Nafisya yang mungil dan kecil jadi lebih memudahkan Zayn mengangkat tubuhnya.
Nafisya yang merasa tubuhnya melayang, membuatnya terbangun dari tidur.
perlahan membuka mata
"Aaaaa...... Abang kenapa tubuh Fisya melayang"pekik Nafisya
"Kita dimana bang"
"kita udah sampe, Abang mengangkat tubuh Fisya sayang karna tadi kamu tidur, sekarang kita sedang berada di lift menuju apartemen"ucap Zayn
"Turunin Fisya Abang, pasti Abang kesusahan dan keberatan"ucap Nafisya
Zayn pun menurunkan tubuh Nafisya.
"Kenapa Abang tidak bangunkan Fisya tadi"ucap Nafisya sudah berdiri namun masih sempoyongan
"Sayang bisa berdiri ngak nih, mau Abang gendong lagi ngak"ucap Zayn agak Khawatir melihat istrinya itu
"hehehehe.... bisa, wajar aja Fisya kan bangun tidur "ucap Nafisya cengir
Pintu lift terbuka mereka tiba didepan apartemen, Zayn langsung menekan digit masuk apartemen dan pintu pun terbuka. Mereka berdua masuk ke ke dalam apartemen lalu menuju kamar mereka.
Abang duluan atau Fisya yang duluan bersih-bersih"ucap Nafisya
"Berdua aja langsung sayang, lebih menghemat waktu,"ucap Zayn menyeringai
"Ngak... Ngak!!! sendiri-sendiri aja, yang ada nanti bukan malah menghemat waktu tapi mubazir waktu"ucap Nafisya mencebik bibirnya
"Ya Ampun sayang mana ada begitu lagian kamu juga masih datang tamu bulanan kan? "ucap Zayn
"Heh? Iya juga ya, tapi tetap tidak boleh Abang, Malu tauk Fisya mandi sama Abang"ucap Nafisya polos
"Astaga kenapa harus malu sayang, Abang udah tau semuanya kok, bahkan dimana tahi lalat di tubuh kamu aja Abang tau"ucap Zayn geleng-geleng kepala
"Apah??? dasar Abang mesum....."pekik Nafisya ,berlari menuju kamar mandi dan menutup pintunya dengan keras
sedangkan Zayn hanya melongo menyaksikan dan menahan cekikikan.
"Astagfirullah, makanan yang aku beli tadi masih tinggal di mobil"ucap Zayn baru ingat, kemudian melangkah kaki keluar dari apartemen menuju basement.
10 menit berlalu Nafisya keluar dari kamar mandi menggunakan kimono dan handuknya, karna dia lupa bawa baju ganti tadi.
"Loh kemana Abang?, kenapa ngak ada?,ah sudah lah aku mau ganti baju dulu"ucap Nafisya menuju ruang ganti.
keluar dari ruang ganti Nafisya menggunakan kaos oblong sepanjang paha, celana kulot dan jilbab sorong.
"Abang kemana aja dari tadi, sana bersih-bersih dulu bang, tapi jangan mandi ya bang, hari udah malam, takutnya nanti masuk angin"ucap Nafisya melihat Zayn yang baru saja masuk ke kamar.
"Iya... iya baik lah sayangku, Oh iya makanan udah Abang letakkan di meja makan,tadi ketinggalan di mobil"ucap Zayn setelah berlalu menuju kamar mandi. Dan Nafisya keluar kamarnya menuju meja makan.
__ADS_1
"yah gara-gara gendong aku tadi, sampai ketinggalan makanan di mobil, kan jadi nyusahin Abang, terpaksa Abang harus balik ke basement parkir, kasian Abang"gumam Nafisya sambil berjalan menuju meja makan
Nafisya sibuk menyiapkan makanan yang sudah di beli tadi diatas meja dan menyusun nya dengan rapi.
Tak lama Zayn datang menghampiri Nafisya yang sedang duduk menunggunya.
"Ayo makan Abang"ucap Nafisya berdiri mengambilkan makan untuk Zayn.
"Mau lauk yang mana Abang?"tanya Nafisya
Zayn menunjuk makanan yang diinginkannya dan Nafisya mengambilkannya lalu diberikan kepada Zayn.
Mereka pun makan malam dengan hening dan tenang, Nampaknya Zayn maupun Nafisya makan dengan lahap karna mereka memang lapar.
Setelah selesai makan Nafisya membersihkan meja makan dan mencuci piring kotor bersama Zayn.Sejak Nafisya sakit Zayn selalu membantu Nafisya mencuci piring dan membersihkan sisa makanan mereka. Yang sebelumnya tidak pernah sama sekali di lakukannya.
Meja berdua langsung menuju Kamar mereka. Nafisya dan Zayn duduk di Sofa santai yang ada di kamar mereka. Zayn sibuk dengan laptopnya memeriksa email dan data perusahaan Mamanya yang saat ini dikelola oleh Tantenya. Sedangkan Nafisya sibuk dengan Handphone membalas chat dari teman-temannya.
"Sya kita video call yuk sama Mita juga"pesan Khila.
"Boleh juga aku juga rindu sama kalian berdua"balas Nafisya
Khila memulai panggilan video call duluan, menambah Mita juga.Nafisya yang awalnya duduk disofa dekat Zayn, kemudian berpindah ke ranjang.
"Assalamualaikum Khila, Mita"sapa Nafisya duluan
"Wa'alaikumsalam Fisya, uuhhh... aku rindu berat Nih, Hai Khil aku juga rindu sama kamu"ucap Mita heboh
"Wa'alaikumsalam sahabatku sekaligus Kakak Iparku dan juga Mita sahabat emberku,aku rindu kalian berdua"ucap Khila juga tak kalah senang.
"Hehehhehe... kalian berdua apa kabar, gimana di sana kuliahnya?"ucap Nafisya tersenyum bahagia.
"Alhamdulillah"Ucap Nafisya terkekeh
"Oh iya Khil, Arga juga kuliah di jepang Kan, gimana hubungan kalian"ucap Mita
"Iya Arga kuliah di jepang, tapi kami beda kota jadi jarang bertemu, palingan seminggu hanya satu kali"ucap Khila
"Sabar LDR Khil, lebih baik begitu jangan sering ketemu untuk menjaga"ucap Nafisya.
"Gimana enak ngak kuliah di jepang"ucap Mita
"Ya gimana ya?? ada enaknya ada ngak enak nya juga, kalau disini Ilmu,informasi dan sistem tata belajarnya lebih maju.trus kalian tau lah kalo diluar negeri laki-laki dan perempuan itu bebas aja mau ngapain, ngak ada malu-malunya.Tapi Lingkungan sekitar nya cuek aja ngak ada peduli atau hidup sosial gitu,Disini tergantung diri masing-masing aja mau terpengaruh atau tidak dengan lingkungan sekitar "jelas Khila ,Nafisya dan Mita hanya manggut-manggut mengerti.
"Kalau kamu di Surabaya gimana Mit?"
"Ya begitulah, dimana pun kuliah tergantung diri kita bisa menyesuaikannya atau tidak, Kalian tau Ngak disini aku udah punya Doi lho"ucap Mita berbinar.
"Wahh.... siapa tuh, kenalin sama kami dong, ngak modelan kayak si Andi kan? "ucap Khila menahan tawa
"Ihhh.... apasih Kamu Khil, ya jauh beda lah, Doi aku tuh kakak senior yang guanteng banget deh pokoknya"ucap Mita lebay
"Masa'?? Dia suka juga sama kamu ngak?"ledek Khila
"Ya.... Ya... mana aku tau?"ucap Mita muram
"Sudah-sudah..,intinya gini jangan ngejar-ngejar cowok Mit,jaga lah fitrah kita sebagai perempuan, jangan mau diajak pacaran,Oke👌"ucap Nafisya
"dengarin tuh ucap Fisya "ucap Khila
__ADS_1
"Iya... iya aku tau kok Fisya, lagian aku juga ngak mau pacaran, aku cuma suka doang, tapi berharap iya sih, hehheheh"ucap Mita
"Udah lah alih topik pembicaraan lagi"ucap Khila
"Kalau aku lihat-lihat pipi kamu makin berisi aja Sya, udah ada tanda-tanda kita punya ponakan belum? aku udah nggak sabar nih mau punya ponakan,iya ngak mit? "ucap Khila
"wahhhhh benar juga tu Khil, kita bakalan jadi aunty dong,uhhhh...ngak sabar nih"ucap Mita heboh
"Ettss.... kalian jangan senang dulu dong, masalahnya aku tu belum ada tanda-tanda hamil"ucap Nafisya sendu
"Kamu ngak pake KB kan Sya?atau nunda punya baby dulu"ucap Khila
"Ngak, Abang Zayn larang aku pake KB,aku juga ngak akan nunda-nunda punya Baby, tapi ya belum rezeki aja kali"ucap Nafisya
"Yahh.... jadi kapan nih kami mau punya ponakan, kamu itu harus giat melakukannya dong, supaya cepat jadi,"ucap Mita cemberut
" tunggu-tunggu gimana sih Sya rasanya?,aku penasaran deh, apalagi Abangnya Khila kan blasteran jadi tenaganya ekstra dong, kamu bisa ngak menyeimbangi tenaga Pak Zayn,secara badan kamu kecil dan mungil gitu "ucap Mita penasaran dan cekikikan di seberang sana
"Mita..... kamu tuh yah, mulutnya ngak bisa di rem apa, bicaranya jangan terlalu vulgar dong, aku jadi malu kan,dan kamu pengen rasainnya ya nikah sana"Ucap Nafisya geram juga menahan malu
Sedangkan Khila diseberang sana tak henti-Hentinya ketawa
"Ada apa sayang? kenapa teriak-teriak begitu, ngak bisa ngomongnya baik-baik"ucap Zayn merasa terganggu
"Heheheh.... Maaf Abang"ucah Nafisya
"Gara-gara kamu nih Mit"ucap Nafisya bersungut-sungut
"Hahahahahh... udah -udah, perut aku sakit nih, kamu juga mit ngak ada malu-malunya ngomong vulgar kayak gitu, itu kan Privasi nya Fisya, Jadi dia sendiri yang rasain, kalau kamu pengen juga, makanya nikah"ucap Khila terkekeh.
"Ya aku cuma penasaran doang, aku lihat-lihat Pak Zayn itu lelaki perkasa tapi ngak gercep, buktinya Fisya belum hamil juga"ucap Mita
"Ya Allah Mita kenapa otak kamu mesum begini sih, udah cucinya sana,ngak baik"ucap Nafisya bersemu
"Hahahahhahahah"tawa Khila dan Mita pecah
"Hehehhe.... Maaf ,Ohh... Iya hari udah malam nih, aku mau tidur dulu, aku matiin Ya, Sampai jumpa lagi, muchh... untuk kalian berdua... good night,Assalamu'alaikum"ucap Mita,setelah dijawab oleh Khila dan Nafisya, Mita pun mematikan video call nya.
"Aku juga ya Sya, udah jam setengah 11 malam disini, aku mau istirahat juga, Jangan lupa kasih jatah malamnya Abang Zayn.... sampaikan juga salamku buat Abang ya Sya.
Bye...... Assalamualaikum"ucap Khila menahan tawa melihat ekspresi Nafisya, kemudian mematikan vc nya.
Nafisya menghela Nafasnya,menetralkan jantungnya,sungguh teman-temannya buat dia malu dan juga geram.
"Udah selesai Video call nya"ucap Zayn yang meletakkan laptopnya di meja nakas di samping ranjang.
"Sudah Abang, tapi Fisya masih kesal tuh sama mereka, bisa-bisanya mereka bicara vulgar dan juga mesum, Fisya malu Abang.... "ucap Nafisya merajuk
"Jangan merajuk dong sayang,tambah gemas Abang sama kamu, memangnya mereka ngomong apa tadi? "ucap Zayn mengusap-usap kepala Nafisya yang masih tertutup jilbab sorongnya
"Udah ah Bang, jangan dibahas lagi, malas Fisya"ucap Nafisya
"Yasudah,istirahat lah, Abang mau sholat Isya dulu"ucap Zayn mengecup puncak kepala Nafisya setelah itu bangkit menuju kamar mandi.
...****************...
Jangan lupa dilike, coment, vote dan rate 5 ya readers, supaya author sering update
Thank's
__ADS_1