
Sore ini Jalan pusat kota Yogyakarta sangat padat dengan banyaknya kendaraan yang berlalu lalang tidak ada yang mau mengalah saling berebutan untuk sampai pada tujuan masing-masing.Bunyi klason mobil dan motor sangat mengganggu pendengaran.
Begitu yang dirasakan oleh seorang laki-laki tampan yang berada dalam mobilnya untuk menuju pulang ke rumah. Hari ini adalah hari yang melelahkan bagi seorang zayn.Dia dibantu oleh kelvin harus memantau seluruh karyawan yang sedang menyiapkan untuk penerbitan buku baru yang akan diluncurkan kurang lebih 3 hari lagi.
"ck.....kenapa mereka tidak sabaran, semua orang juga akan sampai pada tujuannya"gumam zayn saat melihat kondisi jalan raya yang padat.
disisi lain
seorang laki-laki muda berwajah tampan dan ramah, sedang menikmati suasana sore hari dibalkon kamarnya sambil meminum teh hijau hangat.sepertinya sedang memikirkan sesuatu, atau merindukan seseorang yang dicintainya.
"Hhmm bagaimana ya kabar Nafisya sekarang, udah 3 hari aku tak melihat wajah cantiknya"monolog Alvan. Ya laki-laki itu Alvan Aryaguna laki-laki yang yang dikagumi dan mengagumi Nafisya.
iseng-iseng Alvan melihat kontak Nafisya,entah disengaja atau tidaknya Alvan menekan tanda panggilan.
" 📞Halo Assalamualaikum "ucap sesorang mengangkat teleponnya diseberang sana
Alvan dengan wajah terkejut disertai dengan debaran jantungnya yang berpacu dengan cepat
"📞Hallo......Hallo...dengan siapa ya? "ucap seseorang itu
"📞hah....oh Iya Wa....wa'alaikumsalam ini Kak Alvan dear "ucap Alvan gugup
"📞Ooohhhww, Kak Alvan ada apa Kak? "
" 📞Ngak.... ada cuma mau nanya apa kabar kamu dear "ucap Alvan berusaha santai
"📞Hhhmmm baik Kak, Kak Alvan gimana kabarnya?
"📞Alhamdulillah, aku juga baik dear.
himmm Kapan rencananya kamu pulang dear?"ucap Alvan
"📞kenapa emangnya Kak, aku baru 3 hari di rumah nenek, apa jangan-jangan Kak Alvan Rindu ya"ucap seseorang itu sambil menahan tawa
"📞Ahhh i..... iya rindu senyuman dan suaramu dear,hehehehe "ucap Alvan terkekeh pelan.
"📞Kak Alvan bisa aja,Aku juga rindu lho kak sama kak Alvan"ucap Seseorang diseberang sana
"📞Apaaahh... Aku ngak salah dengarkan, Ya Allah Apakah ini benar"batin Alvan berbunga-bunga
Alvan terkejut mendengar ucapan Nafisya, ya karna Nafisya orangnya pemalu dan ngak mungkin buat bicara sensitif seperti itu atau mungkin Nafisya merasakan hal yang sama dengan Alvan
"📞Hallo Kak, Kak Alvan masih disanakan , aku udahan dulu ya Kak, soalnya dipanggil nenek"
"📞hah...iya...,jaga diri baik-baik ya dear, Assalamualaikum "ucap Alvan bahagia
"📞Iya,kak Alvan juga jaga diri ya disana. Wa'alaikumsalam kak" menahan tawanya dan langsung memutuskan panggilannya
setelah panggilan berakhir, Alvan masih menatap Hp nya dengan senyum-senyum sendiri.
Diseberang sana seseorang tertawa lepas ,saking senangnya dia sampai melompat-lompat dikasur,sepertinya dia telah mengerjai seseorang.
Disisi lain
Nafisya sedang boncengan bersama Ali menggunakan motor Ali, mereka jalan-jalan keluar,menikmati indahnya kota Malang, biasanya dari kampung nenek Nafisya menuju kota Malang bisa memakan waktu 45 menit lebih.
"Ali kita mau kemana ini Ali"ucap Nafisya agak keras, agar Ali bisa dengar karna kebisingan kendaraan berlalu lalang
"Kita jalan-jalan aja Ayu"ucap Ali
"kita makan bakso yuk, soalnya aku pengen bakso Ali"ucap Nafisya
"Boleh juga tuh, kita Makan Bakso Malang, yang terkenal enaknya ituh "ucap Ali
"Iya itu maksud aku...go.... kita ke sana"ucap Nafisya girang
"Baik Putri Ayu"ucap Ali
"heheheheh"
merekapun menuju tempat makan Bakso Malang ,Tak membutuhkan waktu lama mereka pun sampai, karna dari tadi mereka sudah berada di kota Malang.
"Ayo masuk ke dalam"ucap Ali setelah memarkirkan motornya
__ADS_1
"kamu jalan duluan aja, aku ikuti di belakang"ucap Nafisya karna takut dikira pacaran oleh orang yang melihatnya
mereka memilih tempat duduk , ternyata disudut yang terlihat kosong,
"Gimana Ayu, kita disana aja yah, soalnya cuma itu yang kosong, yang lain udah penuh"ucap Ali
"Ngak papa Ali, lebih bagus yang situ menurut aku, ngak terlihat oleh banyak orang"ucap Nafisya tersenyum
"kamu duduk duluan aja, aku pesanin dulu, kamu Bakso komplit sama teh es kan?"ucap Ali
"Iya Ali.... "ucap Nafisya kemudian berlalu menuju tempat duduk yang disudut tadi.
"HP aku dimana ya, kok ngak ada"ucap Nafisya membuka tasnya dan mencari HPnya
"Ya Allah, Aku lupa ternyata tertinggal di atas kasur"ucap Nafisya meneput jidatnya
"kenapa Ayu? "ucap Ali setelah memesan bakso
"heheheh, ngak papa HP ku ketinggalan "ucap Nafisya cengengesan
"Kamu tuh, sifat pelupa dipelihara"ucap Ali
"Lupa kan udah fitrahnya manusia tuan Ali...... bukan dipelihara juga"ucap Nafisya memonyongkan bibirnya
"hahahah, iya... iya kamu benar putri Ayu, aku juga benar"ucap Ali ngak mau kalah
"ck... ck terserah kamu aja deh"ucap Nafisya ngalah
pesanan merekapun datang, mereka memakan-makanan masing-masing, tanpa ada suara, Nafisya terlihat sekali dia doyan bakso, karna memakannya dengan lahap dan Ali melihat Nafisya hanya geleng-geleng kepala saja.
"Pelan-pelan aja Makannya Ayu, ngak ada yang mau ambil bakso kamu"ucap Ali
"habisnya sih baksonya enak banget"ucap Nafisya kembali makan
Akhirnya mereka pun siap makan
"Alhamdulillah kenyang"ucap Nafisya dan membuat Ali tersenyum
"hhhmm setelah ini kita kenapa lagi Ayu? "ucap Ali
Ali dan Nafisya menuju meja kasir
"2 bakso komplit dan 2 teh es,berapa mbak"ucap Ali
"80 ribu mas"ucap kasir
"ini mbak "ali menyodorkan uang 100 ribu
"jangan Ali biar Aku yang bayar makananku"ucap Nafisya mencegah Ali
"ini aja mbak "ucap Nafisya memberikan uangnya
"Ini aja mbak "ucap Ali
"Yang benar yang mana ini?, satu-satu dong mbak,mas jangan berebutan kayak gini pusing saya jadinya"ucap Kasirnya pusing bercampur kesal
"ini aja mbak "ucap Nafisya memberikan uangnya dan Ali hanya pasrah mengalah
"Kok kamu yang bayarin aku sih"ucap Ali saat mereka telah berada diatas motor
"Ya ngak papa sekali-kali Ali, hehehh"ucap Nafisya tersenyum manis
"Yaudah Makasih putri Ayu yang cantik "ucap Ali tersenyum manis
"iihhh udah gak usah ngegombal tuan Ali"ucap Nafisya terkekeh memukul pelan punggung Ali .
"sakit tauk.... ohh iya setelah ini kita mau kemana lagi? "ucap Ali
"Kita ke Alun-alun kota Malang aja, udah lama aku ngak kesana"
"Siap bos"ucap Ali melajukan motornya menuju Alun-alun
"Udah sampai, Ayo...... "ucap Ali turun dari motornya saat tiba Di Alun-alun kota Malang
__ADS_1
"iya.....Ayuk"ucap Nafisya berjalan duluan dan diikuti oleh Ali dibelakangnya
"Wahhhh suasananya adem, banyak anak kecil juga disini Ya Ali"ucap Nafisya menoleh ke belakang
"hah.... iya kamu suka kan? "ucap Ali
"Kesana yuk Ali"ucap Nafisya menunjuk dan dijawab anggukan kepala oleh Ali.
Mereka menghabiskan berjalan-jalan sambil mengobrol mengelilingi Alun-alun Malang. setelah itu beli es krim dan duduk dibangku.
"Ayu setelah makan eskrim ini kita pulang ya, soalnya takut nanti kemalaman tiba di kampung"ucap Ali
"Siap bos"ucap Nafisya hormat bendera
Ali terkekeh pelan melihatnya
Mereka melajukan motornya meninggalkan alun-alun kota Malang.
Diperjalanan
"Ali aku mau beli pecel pincuk dan cwie mie buat nenek dan Ira ya!"
"Hhhmmm baik lah"ucap Ali mencari penjual pecel pincuk dan cwie mie.
"hhmm di sana Ali"tunjuk Nafisya pada penjualnya
Ali pun menepikan motornya ,dan kebetulan penjual pecel pincuk dan cwie mienya tidak terlalu jauh, bisa dijangkau dengan jalan kaki
"kamu beli pecel pincuknya dan aku yang akan beli cwie mie disana "ucap Ali
"Iya....Oke, pake uang kamu dulu aja, nanti aku ganti, 2 bungkus Ya Ali"ucap Nafisya
kemudian Ali berlalu menuju penjual cwie mie dan Nafisya memesan pecel pincuk.
20 menit menunggu, akhirnya pesanan mereka siap
"udah siap Ayu?"
"Baru aja siap, yaudah yuk "ucap Nafisya
merekapun pulang kerumah, di perjalanan pulang, Azan magrib berkumandang, Ali dan Nafisya berhenti di mesjid untuk melaksanakan Sholat Magrib. Setelah selesai mereka melnjutkan perjalanannya menuju desa, yang akan memakan waktu sekitar 30 menit lagi.
"kamu mau mampir dulu Ali"ucap Nafisya telah sampai didepan rumah nenek.
"Ngak usah Ayu, ini udah malam, sebentar lagi juga mau masuk sholat Isya "ucap Ali
"Oohh yaudah...Terimakasih ya untuk hari ini Ali"
"Iya sama-sama,aku pulang dulu ya nenek Assalamualaikum "ucap Ali pada nenek yang baru saja keluar
"Wa'alaikumussalam"ucap Nafisya dan nenek
Nafisyapun menghampiri nenek
"Assalamualaikum nek,maaf Ayu pulangnya malam, "ucap Nafisya menyalami tangan nenek
"Wa'alaikumsalam nduk, gak papa, ayuk masuk, nenek cemas aja, takut kamu kenapa-kenapa"ucap Nenek dan mereka masuk kerumah
"Cie...cie anak gadis pulang malam"nyindir Ira keluar dari kamar
"nenek aja ngak marah, kenapa kamu yang sewot"
"bukan sewot, cuma mau bilang aja, ngak baik anak gadis pulang malam"
"Iya tau.... kan tadi udah minta maaf sama nenek. Namanya juga ke Kota Malang, kan jauh, apalagi kita perginya sore, ehh ini cwie mie mau ngak? "
"Hah.....cwie mie mau lah, makasih kakak ku sayang"
"hhhmmm, kalau ada maunya ya baik, jangan habisi semua itu untuk kakak satu dek. "ucap Nafisya .yang diajak bicara aja udah kacir kebelakang ambil mangkok
"ohh iya nih buat nenek pecel pincuk "ucap Nafisya dan diterima dengan senang hati oleh nenek
...****************...
__ADS_1
jangan lupa tinggalkan jejak, beri dukungan dengan cara like