Jodoh Yang Tak Di Sangka

Jodoh Yang Tak Di Sangka
Bab 12


__ADS_3

..._Jangan melihat orang dari covernya aja,tapi lihatlah dari hatinya_...


...----------------...


Malam harinya di rumah Zayn


Mama Anita sedang sibuk menghidangkan makan malam dibantu oleh Bi minah


ting...tong..ting..tong


bunyi bel rumah,kebetulan Khila telah berada di akhir tangga,jadi dia yang berniat membukakan pintu rumah


"Eehh biar mama aja ya bukain pintunya khil,kamu segera panggil bang zayn untuk turun ke bawah"cegah mama Anita yang berjalan keluar dari dapur


"hhmm,baik ma"ucap khila kembali naik tangga menuju kamar zayn


sedangkan Mama Anita membukakan pintu untuk tamunya


"Assalamu'alaikum jeng"ucap Shinta bersalaman dan saling menempelkan pipi sebelah kiri dan kanan


"Wa'alaikumsalam jeng Shinta, "puji Mama Anita


"Hallo tante,apa kabar tan"ucap anak Shinta menyalami mama Anita


"Wahh udah dewasa aja kamu,tambah cantik dan menarik lagi"ucap mama Anita memuji Anak Shinta


"Hehehe,terima kasih tante juga kelihatan muda dan cantik"Basa basi anak nyonya Shinta


"Yaudah,ayo masuk jeng dan Tuan"ucap mama Anita mempersilahkan tamunya masuk kemudian berjalan menuju ruang keluarga.sedangkan anaknya Nyonya Shinta melihat dan meneliti rumah mewah itu.


"jeng Shinta dan Tuan Haris kita lebih baik makan dulu ya,nanti setelah itu baru kita mengobrol santai"ucap mama Anita


"Baiklah Nyonya Anita"ucap Tuan Haris suaminya Nyonya Shinta


kemudian mereka semua menuju ruang makan ,tak lama datanglah Zayn dan Khila yang juga ikut bergabung dengan Mereka.


Alangkah terkejutnya anak Nyonya Shinta melihat sosok laki-laki yang begitu dikenal .sedangkan Zayn tidak melihat ke arah anaknya Nyonya Shinta .


Berbeda dengan Khila menatap anak nyonya Shinta yang memakai dress mewah bagian bawah sejajar dengan lutut ,bagian tangannya hanya sampai lengan bagian atas,punggungnya sedikit terekpos,bagian leher dan dada juga terlihat hanya saja tidak memperlihatkan belahan dadanya.dan itu menurut khila adalah pakaian yang seksi dan tidak menurut Rosa dres yang dipakainya saat ini adalah dres tertutup dari semua pakaiannya.


"Wahh... ini anakmu jeng Anita,udah lama aku tak melihatnya ternyata sekarang dia begitu tampan dan menawan"puji Nyonya Shinta yang kagum melihat Zayn


"Hhhmmm ,bisa aja kamu jeng ,anak kamu juga cantik"ucap mama Anita


"Zayn beri salam pada Nyonya Shinta dan Suaminya"titah mama anita


"Assalamu'alaikum Tuan dan Nyonya"ucap Zayn datar dan santai


"Wa'alaikumsalam nak Zayn"ucap Nyonya Shinta dan Suaminya


"disebelah zayn itu siapa jeng"ucap nyonya anita melihat khila


"Hallo tante,aku Khila keponakan mama Anita dan sepupu bang Zayn"jelas khila dengan nada datar


"Hallo Khila"ucap nyonya Shinta tersenyum

__ADS_1


"Mari semua kita mulai makan malamnya"ucap mama Anita


Mereka semua makan dengan tenang dan sangat menikmatinya.tidak dengan anaknya nyonya Shinta yang menetralkan jantungnya melihat sosok pria tampan itu sedekat ini.dan itu membuat Khila merasa aneh dan janggal melihat anak nyonya Shinta yang menatap zayn dari tadi


"Hehhhmm" deheman Khila membuat anak nyonya Shinta mengalihkan pandangannya dari wajah Zayn


"Kenapa khil,minum dulu"ucap mama Anita menyodorkan Air putih kepada Khila


"Hhmm iya ma"ucap Khila menerima dan meneguk air putihnya


Setelah selesai makan,zayn berdiri hendak pergi


"zayn mau kemana?,ayo ikut bergabung ke ruang keluarga"ucap Mama Anita


"tapi mah.."ucap zayn


"ngak ada tapi-tapian ayo"ucap mama Anita manarik tangan putranya sedangkan zayn hanya pasrah mengikuti mamanya


mereka semua menuju ruang keluarga .Tak lama kemudian datanglah bi Minah membawakan minuman dan cemilan untuk tamu Mama Anita


"Terimakasih bik"ucap mama anita


"ya nyonya,saya kebelakang dulu"ucap bi minah


Mama Anita ,dan Khila duduk di kursi yang sama,Nyonya Anita dan Suaminya juga duduk dikursi yang sama,sedangkan Zayn dan Anaknya Nyonya Shinta duduk pada kursi tunggal yang saling berhadapan dengan jarak yang jauh.Dari tadi zayn tidak pernah melihat ke arah anaknya Nyonya Shinta jadi dia tidak tau bentuk dan rupanya.dia sibuk dengan ponselnya.


"Anak mu kuliah dimana sekarang jeng"ucap mama Anita membuka suara


"Di Universitas xxxxxxxx jeng"ucap nyonya Anita


"Wahh berarti sama dong,zayn juga di universitas itu menjadi dosen"ucap mama Anita, sesaat kemudian zayn langsung mendongkakkan kepalanya ke atas dan melihat ke arah anaknya nyonya Shinta,beberapa detik zayn terdiam melihat anaknya nyonya Shinta yang ternyata mahasiswi yang tidak tau malu yang mengejar cinta zayn dan mencari perhatiannya


"Hallo pak Zayn"sapa Rosa dengan senyuman manis.Semua orang terkejut melihat ke arah mereka yang ternyata saling kenal begitu juga Khila yang kelihatannya tidak suka dengan Rosa


"Berarti kalian udah saling kenal,,tapi kenapa tadi seperti tidak mengenal satu sama lain dan tidak saling menyapa"Ucap Nyonya Shinta


"Iyah mom,pak zayn adalah dosen yang mengajar Rosa di Kampus, bagaimana mau menyapa mom pak zayn aja tidak melihat ke arah Rosa"ucap Rosa


"Kebetulan sekali,nak Rosa dan Zayn saling kenal,jadi kita tak perlu mengenalkan mereka lagi"ucap mama Anita


"Iyah jeng,kita langsungkan saja ,gimana soal perjodohan anak kita ini"ucap nyonya Shinta yang tak sabaran


"Hhhmmm,itu semua saya serahkan pada zayn ,karna bagaimana pun dia yang akan menjalani nantinya"


Zayn terkejut dan langsung melihat ke arah mamanya dengan tatapan dingin dan tidak setuju


"Apah... mom,Rosa mau dijodohkan dengan Pak zayn"ucap Rosa berbinar dan pastinya sangat senang sekali.Khila yang diam dari tadi cuma menatap sinis ke arah Rosa dan dibalas dengan tatapan yang tak kalah sinis oleh Rosa


"Iya sayang....."ucap Nyonya Shinta


"Lebih baik saya diskusikan dulu masalah perjodohan ini dengan Zayn,saya tidak bisa mengambil keputusan secara sepihak jeng"ucap mama Anita ramah


"Baik Nyonya,kami juga mengerti,lagian saat ini Rosa juga masih Kuliah "ucap Tuan Haris suaminya Nyonya Shinta


"Itu tidah masalah papi,Rosa juga bisa membagi waktunya nanti setelah menikah"ucap Nyonya Shinta dan dijawab anggukkan oleh Rosa

__ADS_1


"Keputusan ada ditangan keluarga Nyonya Anita Mom"ucap Tuan Haris


mereka melanjutkan mengobrolnya dan berbincang hangat .tidak dengan zayn,jika bukan karna mamanya maka dia tidak akan berada di ruang keluarga itu.yang membuatnya bosan.


Tak terasa udah jam 9 malam,keluarga Nyonya Shinta berpamitan untuk pulang.Mama Anita dan Khila pergi mengantar tamunya ke depan


"Terima kasih atas jamuannya ya jeng,kami pamit pulang dulu jeng, "ucap Nyonya Shinta


"Iya jeng ,Hati-hati dijalan,kalau ada waktu lagi main-main lah ke sini"ucap mama Anita


"Rosa pamit ya tante"ucap Rosa bersalaman


"Iya sayang,sering-sering main kesini ya"ucap mama Anita


"Siap tante"ucap Rosa tersenyum manis dan melirik sekilas ke arah khila yang terlihat cuek


Setelah kelurga Nyonya Shinta Pulang,mama anita menutup pintunya dan berjalan bersama Khila


"Khila senang mama tidak langsung menyetujui soal perjodohan itu, kita harus bicarakan dulu dengan bang zayn apa dia setuju atau tidak"ucap Khil


"Iya sayang untuk apa tergesa-gesa,kamu memang benar,bagaimanapun zayn yang akan menjalaninya"ucap Mama Anita


"Mama ke kamar bang zayn dulu ya "ucap mama Anita


"Iya ma aku juga ke kamar mah,mau menelpon bunda dan ayah"ucap khila


mama Anita pergi ke kamar zayn dan Khila menuju kamarnya


" zayn,ini mama nak"ucap mama Anita mengetuk pintu


"masuk mah,"ucap Zayn dari kamarnya


mama masuk kedalam kamar zayn dan duduk di pinggar ranjang


"Apa zayn marah sama mama"ucap mama


Zayn langsung membenarkan duduknya


"Tidak,hanya saja aku tidak terima mendengar perjodohan yang mereka maksud,"ucap Zayn


"mama mengerti nak,dulu mama dan nyonya Shinta berniat menjodohkan anak kami,tapi mama mengerti bahwa semuanya ada pada keputusanmu"penjelasan mama


"Asal mama tau,aku tidak akan menerima perjodohan itu, ingat mah jangan menilai orang dari covernya saja,tapi lihatlah bagaimana hatinya"ucap zayn bijak dan tegas


"Itu makanya mama tidak menerima langsung soal perjodohan itu, "ucap mama zayn


"Memang seharusnya begitu,aku tau siapa Rosa ma,aku tidak menyukai wanita seperti dia,jadi batalkan saja perjodohan ini "ucap Zayn menolak


"Kalau begitu ucapanmu,maka apa yang harus mama perbuat lagi,,tapi Zayn tidakkan kau ingin mama senang melihat mu menikah"ucap mama menampilkan raut sedih


"Takdirlah yang akan menentukannya,akan aku terima wanita pilihan mama,tapi tidak dengan Rosa"ucap Zayn pasrah


Bagaimana pun dia juga udah pantas untuk menikah dan melupakan masa lalunya.


"Aku sudah lelah ma"ucap zayn dan mama Anita mengerti lalu keluar dari kamar Zayn dengan senyum manis yang mengembang dibibirnya

__ADS_1


...****************...


Bersambung


__ADS_2