
Hari berganti hari ,minggu berganti minggu, tak terasa telah 1 bulan dilewati oleh Nafisya bersama Zayn, yang tentunya setiap hari tak akan terasa indah bila tidak berdebat dan bertengkar, namun setelah itu baikan lagi. Walau pun begitu Tapi Zayn tidak pernah lupa setiap 3 kali seminggu rutin mengantar dan menemani Nafisya untuk fisioterapi dan Zayn juga selalu mengingatkan Nafisya untuk minum obatnya, Zayn begitu memperhatikan kesehatan Nafisya, kadang juga ketika malam hari Nafisya merasa kakinya nyeri dan kram hebat terpaksa Zayn begadang menenangkan dan menemaninya hingga tidur,ya walau dengan gerutuan ngak jelas.
Mereka berdua masih tinggal di rumah kedua orangtuanya, kadang nginap dirumah Mama Anita kadang juga di rumah Mama Yuni.Zayn maupun Nafisya belum niat dan berpikir untuk tinggal mandiri ,keduanya masih ingin tinggal di rumah orangtua meraka, apalagi dengan kondisi Nafisya sekarang ini, tidak mungkin Zayn meninggalkannya sendirian ketika dia bekerja, pastinya Nafisya akan kesulitan nantinya.
Mengenai hubungan Kelvin dan Ayana, mereka semakin akrab dan dekat , setiap hari kelvin ngak absen untuk datang kerumah Zayn, untuk menemui Ayana, tak jarang juga Kelvin mengajak Ayana keluar jalan-jalan dan melakukan kencan kalau kata anak muda zaman sekarang, tapi tidak bagi Ayana dan Kelvin hubungan mereka belum jelas, cuma untuk lebih saling mengenal lebih jauh, lagian Ayana nyaman di dekat Kelvin begitu juga kelvin dia juga sangat nyaman bahagia Didekat orang yang dicintainya.
kembali lagi pada Nafisya
Kadang sesekali Mita dan Khila selalu datang menghibur dan main ke rumah Nafisya, sekaligus melihat keadaan Nafisya,apalagi yang dilakukan kedua sahabatnya itu selain ngobrol bareng, bercanda, tertawa dan lebih lagi selalu menggoda Nafisya.
sama seperti hari ini Khila dan Mita kembali main kerumah Nafisya namun kali ini bersama Alvan, Angga dan Andi. mereka udah lama rasanya ngak bersama bareng lagi terakhir kali waktu itu ketika dirumah sakit menjenguk Nafisya. Walau begitu Alvan sesekali menghubungi Nafisya untuk cuma sekedar menanyakan keadaan Nafisya dan ingin kekeh untuk ke rumah Nafisya melihat keadaannya, namun Nafisya menolak halus Alvan, karna takut Zayn akan marah nantinya,juga tak ingin ngasih harapan lagi buat Alvan secara dia sudah menikah dengan Zayn. tapi sampai sekarang tidak ada yang tau pernikahan Nafisya kecuali kedua sahabatnya.
Mereka semua duduk di ruang tamu sambil mengobrol.
"Terimakasih ya teman-teman udah datang jenguk Nafisya."ucap Nafisya tersenyum ramah pada semuanya.
"heheheh..... kami bahkan hampir tiap hari datang ketemu sama kamu Sya, iya ngak khil"ucap Mita
"Ya iyalah..... "
"Maaf ya anak-anak, silahkan diminum dan dicicipi kue bolunya dulu"ucap Mama letakkan minuman dan kue bolu di atas meja ruang tamu.
"Makasih tante, maaf kami merepotkan"ucap Alvan sopan
"Ngak kok nak, malahan tante senang kalian mau kesini jenguk Fisya"
"Makasih ya mah"ucap Nafisya dijawab anggukan oleh Mama dan kemudian berlalu melanjutkan pekerjaan beliau yang tertunda.
"Maaf ya dear kami bertiga baru menjenguk kamu setelah dirumah sakit waktu itu,"ucap Alvan
"hehehhe.... ngak papa kok Kak, lagian aku juga menolak ngak enak dijenguk terus, nanti malah merepotkan kalian, aku udah baikan kok"ucap Nafisya tersenyum.
"Alhamdulillah kalau begitu, oh iya kamu belum ada lagi ya ke sekolah, kamu udah tau belum kalau kelas kita menang lomba bola Voli putri dan lomba solo song oleh Khila"ucap Alvan melihat kearah Khila sambil tersenyum membuat Khila Salting,sambil melirik Angga yang menatapnya dingin.
"hehhehehe..... kakak bisa aja"ucap Khila malu-malu,tidak luput dari pandangan Angga. Khila dan Angga sekarang udah pacaran, 1 minggu yang lalu mereka ketemuan di taman. Khila telah memberikan jawaban atas perasaan Angga padanya saat di Pantai waktu itu.
"Aku udah tau kok Kak, khila dan Mita yang kasih tau, Alhamdulillah ya Kak, kelas kita bisa menang, pasti buk Maya bangga sekali"ucap Nafisya bahagia.
"Alhamdulillah Sya, buk Maya bangga banget, rencana hari Rabu besok kita akan mengadakan makan besar di restoran bersama-sama, kamu ikut ya dear"ucap Alvan dengan tatapan memohon
"Insya Allah Kak, aku minta izin dulu ya Kak"
__ADS_1
"Iyalah harus minta izin kan udah punya pak su..... "
"iya papanya Nafisya, iya kan Mita"potong khila sambil mencubit lengan mita dan tersenyum paksa
"hihihihi..... iya Khil.. "ucap Mita menahan sakit dari cubitan Khila
Alvan, angga dan Abdi bingung dan heran dengan ucapan Khila dan Mita, sedangkan Nafisya bernafas lega.
"Kami berharap banget kamu datang dear, nanti biar Kak Alvan yang jemput"ucap Alvan membuat Khila dan Mita melotot
"Eeehh..... jangan Kak, Fisya Insya Allah bisa datang Kak, fisya ngak ingin merepotkan kak Alvan.
"Yaudah deh, "ucap Alvan sedikit kecewa.
"Ohh.... iya guys kalian udah tau belum kalau Angga dan Khila udah jadian"ucap Andi langsung mendapatkan sorotan tajam dari Khila dan Angga
"Andi!!!!!.. .......dasar mulut ember, Sok tau banget kamu"ucap Khila bangkit memukul lengan Andi yang duduk disebelah Angga, sekaligus Andi mendapat injakan kaki oleh Angga. Nafisya, Mita dan Alvan melongo melihatnya sambil menatap tajam kearah dua pasangan yang baru jadian itu.
"Auwwww...sakit.... sakit tauk.... kalian tega banget sih....."
"waktu itu aku lihat langsung kok kalian jadian di taman Kan, udah ahh.... sakit kalian ngak ada rasa kasiannya sama gw "ucap Andi
"Apah!!!!! kamu benar-benar ya Khil, ngak kasih tau kita"ucap Mita dengan kesal
"kamu ngak anggap kita sahabat lagi, masa'iya kita tau dari si biang ulat bulu"tunjuk Mita pada Andi
"Loh kok aku di bilang biang ulat bulu sih beb"ucap Andi menahan sakit sambil cemberut pada Mita
"Andi..... Andi banyak banget dapat gelar"ucap Alvan menahan tawa, begitu juga Nafisya
"Maaf ya, sebenarnya aku mau kasih tau kalian berdua, tapi belum ada waktu terus..."
"alasan kamu aja itu, padahal kan kita sering ketemu, emang kamu ngak niat kasih tau kita "ucap Mita masih dengan mode kesal
"Udah-udah Mit, ngak sepenuhnya salah Khila kok, iya emang dia belum siap kasih tau kita... iyakan Khil"ucap Nafisya menengahi
"Iya benar kata Fisya, mereka berdua mungkin komitmen jaga hubungannya berdua, ngak ingin orang tau "ucap Alvan
"hhhmm... benar lho bro, lho paling ngertiin gw, ngak sama nih sama si mulut ember"ucap Angga
" Tapi lebih baik saling menjaga aja ya, jangan pacaran, itu sama aja menabung dosa, tapi aku ngak melarang kalian cuma ngingatin aja kok"ucap Nafisya tersenyum
__ADS_1
"Iya Fisya aku tau, untuk saat ini aku menjalani komitmen aja sama Khila, nanti kalau udah kerja aku bakalan secepatnya menghalal hubungan kami"ucap Angga menatap Khila yang tersenyum manis padanya
"Baguslah kalau begitu, aku mendukung kalian"
"Udahkan Mit jangan marah lagi ya, jangan kesal lagi ya"ucap Nafisya pada Mita dan dijawab anggukan olehnya,dan Khila tersenyum pada Mita
🍁🍁🍁🍁🍁
setelah pulangnya teman-temannya, kemudian Nafisya istirahat di kamarnya, lagian hari ini Nafisya lagi ngak sholat jadi dia tertidur sampai sore.
Zayn pulang dari kantor langsung masuk ke kamar Nafisya, terlihat Nafisya tertidur pulas di ranjangnya. Zayn mendekat niat ingin membangunkan Nafisya.tapi Zayn mengurungkan niatnya, dia ingin berlama-lama menatap wajah teduh Nafisya yang menenangkan jika dilihat. tangan zayn terulur mengusap lembut kepala Nafisya yang ditutupi hijabnya.
Nafisya merasa terganggu dalam tidurnya, kemudian perlahan mulai membuka matanya.membuat Zayn terkejut bukan main.
"Abang!!!!"ucap Nafisya suara Khas tidur
"jangan teriak-teriak"ucap Zayn duduk ditepi ranjang
"Maaf.... tadi abang ngapain dekat-dekat Nafisya, abang mau macam-macam ya"ucap Nafisya bangkit berbaring, dengan mata menyelidik Zayn
"Jangan Negatif thinking kamu"ucap Zayn datar
"Trus ngapain tadi..... ayo jawab jujur!!! "
"itu..... itu dihijab kamu ada cicak jatuh....."
"hah..... cicak... mana bang cicaknya, ahhrgg... "ucap Nafisya panik dan takut
"udah aku buang tadi... itu makanya jangan nuduh-nuduh orang"ucap Zayn menarik sudut bibirnya
"Iya.... iya bang maaf ya bang"ucap Nafisya memohon dengan puppy eyes
"Hhhmm.... Iya, udah mandi apa belum, masa'iya anak gadis tertidur sampai sore begini"ucap Zayn melepas Jas dan kaus kakinya
"hehehhehe...... belum bang"ucap Nafisya
"Yaudah sana mandi atau mau dimandiin"ucap Zayn dengan tersenyum sinis
"Ngak lah, abang dasar otaknya kotor" ucap Nafisya kesal melempar bantal pada Zayn. yang tersenyum bahagia nyaris tak terlihat habis mengerjai Nafisya.
...****************...
__ADS_1