Jodoh Yang Tak Di Sangka

Jodoh Yang Tak Di Sangka
Bab 19


__ADS_3

Selesai melaksanakan Sholat Maghrib,Nafisya menghidangkan makanan yang telah dibuatnya dengan nenek tadi sore.


"Ayu panggil adikmu, kita makan malam "ucap Nenek, biasa kalau dikampung nama Fisya dipanggil Ayu atau neng geulis


"Baik nek"ucap Nafisya berjalan ke kamar memanggil Syakira yang sedang berbaring dikasur sambil telponan sama sang mama, tadi siang juga uda telpon tapi malamnya mama telpon lagi mungkin rasa kesepian karna tidak ada putr'i-putrinya di rumah


"Ayo makan Ra, nenek udah nunggu"ucap


"Oke,tunggu bentar,nanti aku susul"ucap Syakira


Nafisya pun berjalan ke tempat nenek, Ehh tiba-tiba ada seseorang yang mengetuk pintu rumah nenek dan mengucapkan salam


Nenek hendak berdiri membuka kan pintu, dicegah oleh Nafisya


"Biar Ayu aja nek yang bukain pintunya, nenek duduk aja"ucap Nafisya berjalan ke arah pintu


"Assalamualaikum"ucap seseorang


"Wa'alaikumussalam"ucap Nafisya membuka pintu


"Hai Ayu....."ucap Ali tersenyum manis pada Nafisya


"Ali...jadi juga kamu datang menemui ku"ucap Nafisya membalas senyuman Ali


"Yaiyah, aku tuu.... rindu sama sahabat ku yang geulis ini,"ucap Ali mencubit pipi Nafisya


"Heii... main sentuh aja, kamu"ucap Nadinya menepis tangan Ali


"Siapa yang datang Ayu"ucap nenek dari dalam rumah


"Ali nek"


"Yaudah masuk dulu atuh, kebetulan kita mau makan, sekalian aja kamu makan"ucap Nafisya mempersilahkan Ali masuk kedalam rumah, kemudian menutup pintu kembali.


Syakira keluar dari kamar dan terkejut ketika melihat Ali udah duduk bersama Nafisya dan nenek


"A' Ali kok bisa ada disini?kapan datangnya"ucap Syakira berjalan menuju tempat makan


"Barusan, kemana aja kamu Ra?"ucap Ali


"Ngak lihat apa aku baru aja keluar dari kamar"ucap Syakira jutek duduk disebelah nenek


"ihhh jutek amat sih neng, nanti cantiknya ilang lho"ucap Ali menahan tawa


"Biarin,jangan ngegombal aku,soalnya udah kebal dengan gombalan"ucap Syakira cuek


Nafisya dan Nenek hanya saling menatap melihat ekspresi Syakira ketika bertemu Ali selalu saja sok jutek dan Cuek


"Udah nduk, ngak boleh jutek gitu sama A' Ali nya nanti jodoh lho "ucap nenek dan Syakira langsung melototkan matanya


"Hah....jodoh ihhh ogah kali"ucap Syakira kesal


"hheheheh, aya -aya wae nenek nih, ngak mungkin lah nek"ucap Ali tidak terima jika jodoh sama Syakira


"Bisa aja kali.hihihih"ucap Nafisya menutup mulutnya tertawa


"udah-udah kapan makannya nih, dari tadi ngomong aja"ucap Nafisya takut melihat ekspresi Ali dan Syakira yang melotot ke arahnya


Merekapun memulai makannya ya walau dengan makanan sederhana dan ber alaskan tikar, namun tetap enak dan nikmat. setelah selesai makan Nafisya dan Syakira membersihkan piring bekas makan. Ali dan nenek duduk diruang tamu yang udah rusuh.

__ADS_1


selesai cuci piring, Nafisya dan Syakira menuju tempat nenek dan Ali berada


"Nek boleh ya Ali bawa Nafisya keluar sebentar"ucap Ali


"mau kemana malam-malam begini le' "ucap nenek


"Jangan kasih ijin nek, ngak baik berduan dengan bukan mahram keluar malam-malam"ucap Syakira sok tau


"Siapa juga yang berduan"ucap Ali


"jangan su'huzhon dulu kita perginya ngak berdua kok, kan sama kamu juga"ucap Nafisya tersenyum ke arah Adiknya


"tuhh dengerin......."ucap Ali dan itu membuat Syakira kesal bercampur malu.


Mereka bertiga akhirnya bisa keluar menikmati indahnya malam hari di desa.


"Indahnya bintang berkelap - kelip dilangit Ya "ucap Nafisya memandang bintang dilangit sambil berjalan.


"Iya... kamu suka kan Ayu.., dulu setiap kita keluar malam cuma lihat bintang aja,trus kamu bilang gini ,"Ali bintang yang paling terang itu punya aku,kamu ngak boleh ambil"ucap Ali mengingat kenangan masa kecilnya dengan Nafisya


"Hehehehe, kamu masih ingat juga Ali,aku hampir aja lupa, trus kamu bilang gini "Siapa juga yang mau ambil bintang kamu, bintangnya dilangit, mana bisa aku gapai"ucap Nafisya menirukan suara Ali


mereka berduapun tertawa bahagia,sedangkan Syakira cuma dongkol dalam hatinya karna tidak dianggap.


"Kita ke rumah pohon yang pernah kita buat dulu Ya Ayu, "ucap Ali


"emangnya rumah pohon itu masih ada dan utuh, udah 3 tahun loh aku ngak kesana "ucap Nafisya


"Masih lah Ayu, aku selalu bersihin dan menjaganya selama kamu tidak ada"ucap Ali


"Kamu benar-benar sahabat ku paling the best deh "ucap Nafisya memberi jempol pada Ali


"Wooiiii..... kalian anggap aku ngak sih, dari tadi aku diacuhkan,kalian tertawa, ngobrol lah aku diam aja,kalau ngak niat ngajak aku, aku ngak bakal ikut dengan kalian"ucap Syakira marah


Ali dan Nafisya cuma saling tatap, mereka merasa bersalah juga karna udah acuhkan Syakira


"Ira maafkan kakak, kami tidak bermaksud begitu pada mu"ucap Nafisya yang hendak turun tapi dicegah oleh Ali


"Biar aku aja yang bujuk dia"ucap Ali turun menghampiri Syakira yang ngambek dan marah


"Mau apa lho, ini semua gara-gara lho"ucap syakira menyalahkan Ali


"Ira maafkan aku, kami benar-benar lupa jika kau ikut dengan kami, sehingga kami mengacuhkanmu, kami ngak akan ngulanginya lagi, mohonlah mengerti Ira,aku dan kakakmu udah lama ngak bertemu jadi kami ingin saling melepas rindu dan bercerita lagi"ucap Ali merasa bersalah dan minta maaf


"jika melepas rindu berdua ngapain kalian mengajak aku hah.....,apa lho tau gue seperti obat nyamuk diantara kalian berdua"ucap Syakira semakin marah


melihat kondisi seperti ini, akhirnya Nafisya turun kebawah dan menghampiri Ali dan Syakira


Melihat Nafisya mendekat padanya Syakira pun lari pulang


"Biarkan ini urusanku Ali, biar aku yang mengatasinya ,kamu pulanglah"ucap Nafisya


"Ngak Ayu, ini juga urusanku,ini salah ku"ucap Ali


"ini salah kita berdua , dia adikku jadi aku yang tau bagaimana sifatnya,"ucap Nafisya


"adikmu juga adikku Ayu"


"mengertilah Ali, dia tidak akan mau jika melihat kamu nanti"ucap Nafisya memohon dan langsung berlari mengejar Syakira yang udah jauh

__ADS_1


Mau tidak mau akhirnya Ali mengikuti apa yang dikatakan Nafisya. Ali terpaksa pulang ke rumahnya.


tiba dirumah nenek, Syakira masuk tergesa-gesa tanpa mengucapkan salam


"Ira tunggu kakak"ucap Nafisya juga masuk kedalam rumah, mendengar suara Nafisya nenek keluar dari kamarnya


"Assalamualaikum nek ,


"wa'alaikumussalam , Adikmu udah pulang Ayu"ucap nenek


"udah di kamar nenek,yaudah Ayu ke kamar dulu ya nek, nenek tidur aja"ucap Nafisya menutupi masalahnya takut nenek khawatir dan cemas


Nafisya masuk kedalam kamar dan melihat Syakira yang sedang berbaring membelakanginya,kemudian dia ikut naik ke atas kasur


"Ira sayang, dengarkan kakak dulu ya"


"Aku mau tidur capek.. , kalau mau ngomong besok aja"ucap Syakira


Nafisya tidak tau mau bicara apa lagi, akhirnya keluar kamar menuju kamar mandi untuk berwudhu, setelah itu masuk kamar dan melaksanakan Sholat Isya dengan khusyuk, selesai Sholat Nafisya berdzikir sebentar dan Berdo'a ,nyelipkan Nama Alvan dalam do'anya dan juga meminta pada Allah agar masalah perusahaan keluarga Khila cepat selesai.


Lalu Nafisya berbaring disamping syakira dia juga merasa lelah, masalah syakira besok akan diselesaikannya. Nafisya tidak pernah membutuhkan waktu lama untuk terlelap


Sisi lain


dirumah zayn


Diruang tamu ada Zayn,Mama Anita, Bunda Ani, Khila dan Ayahnya Khila


"Zayn gimana perusahaan kita nak"ucap mana Anita


"Mama tidak usah sedih dan khawatir biar zayn yang atasi semuanya "ucap zayn


"Bunda,aku butuh suntikkan dana dari perusahaan bunda"ucap zayn datar


"berapa kamu butuhkan zayn"


"Besok akan ku beritahu..., setelah peluncuran karya baru ini berhasil, akan ku kembalikan dana perusahaan bunda "ucap zayn datar


"Tidak apa-apa sayang, kapanpun kamu kembalikan tidak masalah bagi bunda "ucap bunda tersenyum


"Aku tidak enak hati dengan Ayah"ucap zayn


"Ayah setuju saja dengan keputusan bunda nak zayn "ucap ayah tersenyum


"Trus gimana di kampus bang? kamu ngak ngajar lagi disana bang? "ucap khila


"tetap ngajar, tapi untuk saat ini tidak, setelah masalah perusahaan selesai aku kembali ngajar lagi"ucap zayn


"kenapa kamu tidak tetap diperusahaan aja zayn?"ucap mama Anita


"Tidak bisa mah,tapi aku akan tetap awasi perusahaan terus, mama tidak usah khawatir, kelvin akan selalu bantu "ucap zayn


"Biarkan saja Kak, zayn tidak akan lengah dalam perusahaan, percaya lah, dia tetap akan mengendalikan perusahaan kakak"ucap Bunda Ani sambil mengusap punggung mama Anita


"Aku mau ke kamar dulu"ucap zayn beranjak menuju kamarnya begitupun Khila juga pergi ke kamarnya.


Mama Anita dan bunda Ani juga pergi ke kamar masing-masing, karna hari sudah malam, waktunya untuk istirahatkan tubuh setelah banyaknya kegiatan yang dilakukan tadi siang.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2