
Nafisya masih terlelap dalam tidurnya yang nyenyak,karna hari ini minggu dan kebetulan Nafisya lagi halangan jadi tidak perlu melaksanakan Sholat.dan berkesempatan untuk bangun kesiangan.Tapi Jam 5.30 pagi Syakira sudah teriak-teriak membangunkan Nafisya.Gagal total Nafisya bangun kesiangan.
"Kak...kak fisya bangun...ini udah pagi lho...ayo kita pergi lari-lari pagi"Teriak Syakira sambil mengedor-ngedor pintu kamar Nafisya tapi tidak ada sahutan dari dalam,kemudian dia langsung menerobos masuk ke dalam kamar Nafisya
"Ihh tidurnya kayak kebo,pantasan ngak nyahutin"Gumam Syakira
"Kak bangun..bangun...Heii bangunn,"ucap syakira menepuk pelan pipi sang kak
"hhhhmmmm...."Nafisya mengeliat sebentar
"Ayo ihhhh kita pergi lari pagi mencari udara segar"ucap Syakira
Nafisya malah menarik selimutnya dan membelakangi syakira, melihat Nafisya tidak menanggapinya,syakirapun mulai kesal
"Heiii....ayo bangun.....bangunnn...kak...bangunnn..cepat bangun.."teriak Syakira dan langsung membuat Nafisya duduk
"Apaan sih kamu ira,pagi-pagi udah teriak-teriak"ucap Nafisya serak khas bangun tidur
"kakak sih dari tadi aku bangunin,ngak bangun-bangun,untung ngak aku siram pake air "ucap Syakira
"Ngapain pagi-pagi begini kamu bangunin kakak? sekarang hari minggu ira,kakak kan ingin bangun siang"ucap Nafisya kesal
"Ngak ada kak ,Ayo cepat nanti keburu kesiangan,kita lari-lari pagi cari udara segar"ucap Syakira
"ck.ck kamu ini,iya-iya tunggu bentar"Nafisya bangun dari tempat tidurnya menuju kamar mandi untuk cuci muka,setelah itu ganti baju dengan celana trening,baju kaos yang panjang lengan sampai pahanya , jilbab instan menutup dadanya,dan handuk kecil dilehernya
"Kak lama banget sih"teriak Syakira yang dari tadi menunggu di ruang tamu
"cuma 10 menit tauk,yaudah ayo pergi"ucap Nafisya keluar kamarnya tergesa-gesa
"Mau kemana nak?"ucap Ayah di teras rumah,sambil menikmati kopi
"Yah fisya dan kira pergi lari pagi yah,olahraga keluarin keringat,yaudah yah kami pergi dulu"ucap Nafisya kemudian menyalami ayahnya begitu juga dengan Syakira
Merekapun mulai lari-lari pagi keliling kompleks
"Wahh segar juga ya pagi-pagi begini"ucap Nafisya menikmati sejuknya udara pagi
"itu makanya ira bawa kakak,tapi banguninnya susah amat,tidur kok kayak kebo"ucap Syakira
"Hehehehe,mana ada tidur kayak kebo"ucap Nafisya terkekeh
"Iyah..iya terserah kakak"ucap syakira mengalah malas berdebat dengan Nafisya
Jam 8 pagi baru mereka sampai di rumahnya
"Lelah juga ya kak"ucap Syakira berjalan membuka pagar kayu rumahnya
"Iya kakak juga lelah,namanya juga olah raga ngeluarin keringat"ucap Nafisya menglap keringatnya dengan Handuk kecil
merekapun masuk kedalam rumahnya
"Assalamu'alaikum "ucap Nafisya
Ngak ada jawaban,mungkin mama lagi masak atau lagi sarapan sama Ayah
Nafisya dan Syakira masuk kedalam kamarnya istirahatkan tubuhnya sebentar
setelah itu Nafisya pergi ke kamar mandi
"Udah pulang kak,mana adik kamu"ucap mama membersihkan piring kotor habis sarapan pagi
"mungkin di kamarnya mah,fisya mau mandi dulu mah"ucap nafisya berlalu ke kamar mandi
__ADS_1
setelah mandi dan ganti baju,Nafisya pergi keluar kamarnya
"Kak mama dan Ayah pergi ke rumah bibi ya,kamu sama Ira di rumah,makanan udah ada di meja makan,mungkin nanti malam baru pulang"ucap mama yang udah siap berangkat dengan Ayah
"Iyah ma,hati-hati dijalan mama , Ayah"ucap Nafisya
"Mah trus kami ditinggal gitu,aku mau ke rumah teman ku lho mah,kak Nafisya gimana? "ucap Syakira yang baru keluar dari kamarnya
"kamu jangan lama-lama ke rumah temannya ingat waktu, kasian kakak mu sendirian dirumah"ucap Ayah
"Siap komandan,Hati-hati dijalan,sampaikan salamku pada bibi"ucap Syakira
"Fisya juga mah,bilang sama bibi fisya dan ira kangen"ucap Nafisya
"Iyah ,mama dan Ayah pergi dulu,Assalamu'alaikum"ucap mama
mama dan Ayah pergi menuju rumah bibi mengendarai motor yang biasa di pakai oleh Nafisya.tinggal Nafisya dan Syakira di rumah
"Ayo sarapan dek,kakak udah lapar nih"ucap Nafisya
mereka pergi ke meja makan dan memulai sarapannya.setelah sarapan Nafisya membereskan meja makan dan mencuci piringnya.
"kak kamu ngak papa kan aku tinggal,aku mau pergi ke rumah teman ku dulu"ucap syakira
"iya,jangan-jangan ,ingat apa kata ayah tadi"ucap Nafisya sedang mencuci piring makannya tadi
"iya..iya,Aku pergi dulu,,,Assalamu'alaikum"ucap Syakira berlalu pergi
"wa'alaikumussalam,hati-hati"teriak Nafisya karna Syakira udah berlalu pergi
kini tinggal lah Nafisya sendirian di rumah.setelah cuci piring Nafisya pergi ke kamarnya.
"Besok adalah ujian,aku harus belajar,agar bisa mendapat nilai yang bagus.Khila dan Mita bagaimana ya?,apa ngak sebaiknya belajar bareng aja ya"monolog Nafisya
📞 "Assalamu'alaikum khil,kamu lagi apa"
📞 "..........................................."
📞"Kita belajar bareng yuk khil,kamu ajak Mita sekalian"
📞"..........................................
📞"Hhhmm..Oke siip aku tunggu di rumah ya"
📞 " ......................................"
📞"Assalamu'alaikum"
Panggilan pun terputus,kemudian Nafisya keluar kamar,bersih-bersih rumah secepat kilat,sebelum teman-temannya datang.kemudian ambil cemilan didalam lemari dan diletakkan diruang tamu,setelah itu membuatkan minuman untuk teman-temannya.setelah semuanya beres
Tok-tok...tok..tok...bunyi ketukan pintu
"Assalamu'alaikum fisya....fisya"ucap Khila
"Wa'alaikumussalam,tunggu bentar"ucap Nafisya menuju pintu utama lalu membukakan pintunya
"Silahkan masuk"ucap Nafisya pada teman-temannya
"Kamu sendiri di rumah Sya?"ucap Mita mengikuti Nafisya keruang tamu
"Iya mit,Ayah sama mama ku pergi ke rumah bibi,adekku pergi ke rumah temannya"ucap Nafisya
"Wahhh udah disiapin minum nih kita mit,kayak tamu spesial aja nih kita"ucap Khila tiba diruang tamu telah tersedia cemilan dan minuman sirup
__ADS_1
"Yaelah fisya kayak siapa aja yang datang,repot-repot segala sih kamu"ucap Mita
"Ngak repot juga,lagian kan kalian sahabat aku,kalian juga jarang main ke rumahku"ucap Nafisya
"berhubung aku lagi haus,aku minum aja nih sirupnya,makasih lho Sya"ucap Mita mengambil sirup di atas meja
"kamu ya mit,tadi bilangnya repot-repot,sekarang malah main comot aja"ucap khila
"Ngak papa kali khil,itu aku siapin untuk kalian juga,yaudah dinikmati dulu,aku mau ambil buku sebentar"ucap Nafisya berlalu ke kamarnya
setelah mengambil buku,Nafisya bergabung kembali bersama teman-temannya
mereka duduk diruang tamu,untuk belajar.
"oohh iya khil,gimana acara makan malam dirumah abang kamu kemarin"ucap mita tiba-tiba
"Oh itu,makan malamnya sih lancar,setelah makan malamnya mereka ngomongin tentang perjodohan bang zayn dengan anak teman mama".
"Trus gimana Khil,perjodohannya diterima?"ucap Nafisya penasaran
"sepertinya sih ngak,soalnya bang zayn ngak suka sama tuh wanita,aku juga ngak suka sih,pakaiannya menurutku terlalu terbuka,trus dia kayak terobsesi gitu sama bang zayn"jelas Khila
"oohhhww,berarti dia udah saling kenal dong sama abang kamu,sampai terobsesi segala"ucap mita
"Iya..,dia mahasiswi di kampus tempat bang zayn ngajar,mungkin aja dia di kampus sering ngejar-ngejar bang zayn"ucap khila
"Menurut aku sih ya khil,kalau mau cari pendamping hidup itu ,harus liat-liat dulu, carilah wanita yang pandai dalam agama,menjaga diri,pandai mengurus rumah tangga,pandai mengatur keuangan,lembut. dan masih banyak lagi lainnya.bangun rumah tangga itu bukan hanya butuh cinta saja,tapi butuh kesiapan,kedewasaan ,mengurangi ego masing-masing itu perlu.ya karna kita bersama itu bukan hanya 1 hari atau 2 hari tapi untuk selamanya,karna menikah adalah ibadah terpanjang."ucap Nafisya Sok bijak,tapi memang benar sih
"iya benar juga sih,apa yang dibilangin oleh Fisya,kok kamu seperti orang yang udah berumah tangga aja fisya , tapi kenapa tidak kamu aja yang jadi calon istrinya abang zayn,secara kan itu semua kriteria sifat kamu"ucap Mita dengan ide gilanya
"Iiihh,ngaco kamu mit,aku cuma ngasih solusi doang kali,bukan berarti aku jadi calon istrinya,lagiankan aku masih kecil,aku belum siap dan mampu dalam mengurus rumah tangga , dan mana mau abang Khila dengan ku,aku masih suka ngambek,nangis,manja,marah-marah ngak jelas"ucap Nafisya
"Bisa aja tu Sya,bentar lagi juga lulus,ngak kecil itu namanya,kedewasaan seseorang itu tidak tergantung pada umurnya,bukankah setiap pasangan itu harus menerima kelebihan dan kekurangan pasangannya ,mana tau bang zayn mau sama kamu"ucap Khila membenarkan ucapan Mita sambil memikirkan sesuatu
"ehhh,ngak ahh ...kalian ada-ada aja deh,yaudah kita belajar,kalau gini terus kapan mulainya"ucap nafisya malas menanggapi ide gila teman-temannya itu
merekapun memulai belajarnya dan sesekali bercanda gurau dan mengoda Nafisya.mereka hanya mengulang-ulang pelajaran,yang sudah di ajarkan selama sebulan ini yang menyangkut tentang apa-apa saja yang akan keluar di ujian Nasional nanti,setiap belajar sore,guru selalu membahas kisi-kisi ujian,siapa yang fokus pasti bisa menjawab ujian nantinya.
Jam 5 sore,mereka baru selesai belajarnya,bukan hanya belajar sih,ketika waktu sholat maka berhenti untuk melaksanakan sholat,ketika lapar mereka makan sebentar,dan mereka bertiga sempat tidur,mungkin karna lelah belajar.
"Sya kita pamit pulang yah,soalnya udah sore banget ini"ucap Khila yang berada di teras rumah Nafisya untuk pamit pulang
"Iya Sya,nanti adikku pulang ngak ketemu aku,dia ngadu lagi sma papa dan mama,trus aku kena marah dong"ucap mita sedih yang dibuat-buat
"itu resiko kamu punya adik jahil"ucap khila meledek Mita
"Yaudah kalian hati-hati dijalan ya,"
Ketika Khila dan Mita berjalan menuju mobilnya ternyata Syakira masuk kedalam perkarangan rumahnya dengan motor kesayangannya
"Ehh ada kak Khila dan Mita,mau pulang kak"ucap Syakira turun dari motornya melihat teman kakaknya itu
"iya ra,kamu baru pulang toh,kami udah tadi main disini"ucap Khila
"Iya kak ,habia dari rumah teman ,makasih ya kak,udah temanin kak Nafisya..hati-hati dijalan kak"ucap Syakira
"Iya Ra,kami pulang dulu Fisya,Syakira"ucap khila dan Mita bersamaan dan masuk kedalam mobil Khila
Khila melajukan mobilnya meninggalkan rumah Nafisya diiringi dengan klason mobilnya
Nafisya dan Syakira masuk kembali kedalam rumahnya.
...****************...
__ADS_1
Bersambung