Jodoh Yang Tak Di Sangka

Jodoh Yang Tak Di Sangka
Zayn and Nafisya


__ADS_3

Malam harinya


Setelah Sholat Magrib Nafisya menghampiri Zayn di atas ranjang yang sibuk dengan Handphonenya.


"Hhhmm..... Ayo keluar pak makan malam, udah ditungguin mama dan Ayah"ucap Nafisya


"Hhmm.... kamu duluan aja"ucap Zayn datar


kemudian Nafisya menjalankan kursi rodanya keluar kamar menuju ruang makan.


kebetulan Ira keluar kamar


"Eehh.... mana pak Zayn Kak, dia ngak ikut makan malam"ucap Ira mendekati Nafisya berinisiatif mendorong kursi roda Nafisya


"Entah lah dek, mungkin dia nyusul nanti"ucap Nafisya


"Nak Zayn mana nak, kenapa ngak ikut makan malam bersama kita"ucap Ayah


"Iya...apa dia ngak suka makan seperti ini"ucap Mama sedih


"Ahh.... mama ngak gitu juga mah, lagian nanti kalau dia lapar pasti makan, ngapain nanya dia mulu sih, ayo kita makan"ucap Nafisya


"Fisya ngak boleh gitu lho nak, Zayn itu suami mu, harus sopan padanya"ucap Ayah


"Iya... iya maaf yah"ucap Nafisya


Merekapun memulai makan malamnya,saat tengah asik dengan makanan masing-masing, Zayn datang.


"Nak Zayn ayo bergabung nak"ucap Ayah


Zayn duduk di sebelah Nafisya yang fokus makan tanpa menoleh Zayn.


Mama Nafisya mengambilkan makanan untuk Zayn, melihat kondisi Nafisya yang tidak bisa mengambil makanan untuk Zayn, makanannya aja diambilin oleh Mama.


"Mau lauk yang mana nak?"ucap


"Biar aku sendiri yang ambil mah"ucap Zayn mengambil piring yang dipegang mama yang telah berisi Nasi. Zayn mengambil makanan sederhana yang disediakan di meja makan, setelah itu baru ikut makan.


Ayah dan Ira sudah selesai makan.


"lanjut aja makannya ya nak, jangan sunkan kalau mau nambah makanan, " ucap Ayah berdiri dan diikuti oleh Ira kemudian berjalan menuju ruang keluarga. sesaat kemudian mama udah siap.


"Mama tinggal ya kalian berdua, nanti kalau butuh apa-apa panggil aja ya nak, meja makan biar mama yang beresin nanti"ucap Mama dan berjalan menuju ruang keluarga bergabung dengan Ira dan Ayah.


perasaan Nafisya yang duluan makan, tapi belum juga selesai dari tadi. mungkin nungguin Zayn selesai makan🤔😅


Zayn selesai makan, Nafisya juga selesai makan.


"Kamu yang duluan makan, tapi selesai sama dengan ku"ucap Zayn cuek


"Emangnya mau ditinggal sendirian makan? "balas Nafisya cuek


Zayn beranjak dari kursinya


"Mau kemana?"


"Ke kamar"


"Trus nih meja makan siapa yang bersihin?"


"Kan ada Mama kamu, adek kamu juga"


"Ngak bisa gitu dong pak, kita yang terakhir makan jadi harus bantuin beresin


"Kita??? "ucap Zayn menyipitkan matanya


"Ya Kita, kalau aku sendiri mana bisa pak, dengan kondisi begini, pak Zayn tinggal kumpulin piringnya aja, trus nanti biar aku yang cuci"ucap Nafisya setengah memelas


Zayn berpikir ngak mungkin Nafisya ngerjainnya sendiri dengan kondisi begini


Zayn menatap gantian meja makan dengan Nafisya yang tersenyum memelas.


"Ngak ah, ini bukan kerjaan aku"


"Yaudah kalau bapak tega aku sendirian ngak papa kok"ucap Nafisya dengan susah payah meraih piring diatas meja. melihat Nafisya kesusahan, Zayn terpaksa harus bantuin


"Biar aku aja"ucap Zayn mengumpulin piring kotor


"Seumur-umur hidup gw, baru kali ini beresin meja makan"umpat Zayn dalam hatinya

__ADS_1


Setelah itu piring kotor dibawa ke wastafel cuci piring dan diikuti oleh Nafisya dengan tersenyum dibelakang Zayn


"Udah nih"ucap Zayn


"Makasih pak"ucap Nafisya tersenyum


kemudian mulai mencuci piring kotor, sedangkan Zayn masih setia menemani Nafisya cuci piring.Setelah selesai cuci piring


"Sudah selesai"ucap Zayn dibelakang Nafisya


"loh bapak masih disini, Fisya pikir udah ke kamar tadi"


"Bantuin kamu"ucap Zayn mengambil piring yang sudah dicuci Nafisya


"letak dimana ini?"


"Disitu pak"tunjuk Nafisya pada rak piring yang tidak terlalu jauh dari wastafel. Zayn pun melangkah ke rak piring dan menyusun piring yang ditangannya.


Nafisya hanya menatap Zayn dengan tersenyum.


"Kenapa senyum-senyum, aku cuma bantuin kamu, karna kondisi mu seperti ini, "ucap Zayn cuek


"Udah selesai kan"ucap Zayn mendorong kursi roda Nafisya


"jangan GR aku cuma ngak enak dilihat mama dan Ayah mu, jika biarin kamu dorong kursi roda sendirian"bisik Zayn ditelinga Nafisya


"Ya ngak lah, aku tuh orangnya ngak suka baper"


Zayn dan Nafisya bergabung dengan Ayah dan Mama juga Ira


"Kok lama banget Kak di ruang makan"ucap Syakira


"Iya tadi sekalian beresin dek"


"kan udah mama bilang tadi Kak, biarin mama, kamu masih sakit lho Kak"


"dibantuin oleh pak Zayn juga mah"


"maaf ya nak Zayn merepotin"


"hhhmm.. Iya mah"ucap Zayn datar


pukul 9 malam, Zayn pamit pada Ayah dan Mama untuk ke kamar Nafisya, saat membuka pintu kamar, Zayn melihat Nafisya sedang merenung didekat jendela sambil menatap Malam yang sunyi. Zayn mencoba mendekat.


"Lagi ngapain"ucap Zayn sambil menatap malam nan sunyi


"Astagfirullah pak Zayn ngangetin aku aja"ucap Nafisya kaget


"Biasanya orang sakit itu istirahat, lah ini ngak!!" keduanya diam sambil menatap sunyinya malam


"kau nyesal ya nikah sama aku"ucap Zayn


"nyesal??? untuk apa? ngak ada gunanya juga"ucap Nafisya masih menatap malam


"memangnya pak Zayn nyesal nikah sama aku? "


"Hah...... hhhmmmm....... entahlah aku juga ngak tau, sekarang ya jalani aja"


"Kau kan masih sangat muda, harus terikat dengan pernikahan"


" Muda atau tuanya pasti setiap orang bakalan nikah pak"


"kau ngak mau melanjutkan kuliah?"


"Ya pasti mau lah pak, itu kan mimpi aku, untuk mewujudkan cita-cita, tapi...... dengan kondisi seperti ini akan sulit pak"ucap Nafisya menunduk sedih,Zayn juga ikut merasakan apa yang dirasakan Nafisya, ini semua terjadi gara-garanya.


"Sudahlah, kau pasti akan sembuh, kau bisa dulu kuliah dirumah, aku akan mengajarimu nantinya"ucap Zayn datar tapi dengan penuh kelembutan. Nafisya mendongkakkan kepalanya menatap Zayn seketika mata mereka bertemu. dengan cepat Nafisya menunduk malu.


terjadi keheningan, mereka sama menatap malam


"hhhmm.... kau mau di sini sampai pagi atau tidur"ucap Zayn mengalihkan kecanggungan


"Heheheh... pak Zayn ada-ada aja, mana mungkin aku menatap malam hingga pagi"


"Oh. Iya kenapa kau selalu memanggilku Pak, sejak kapan aku jadi bapakmu"ucap Zayn


"hehehheh, sejak kapan??? 🤔Trus aku harus panggil apa dong, lagian kan memang benar umur kita beda jauh"ucap Nafisya bingung


"terserah asalkan jangan pak atau bapak"

__ADS_1


"Kalau om gimana?"


"Heiii....kau pikir aku ini, om_om gitu"


"Ya ngak gitu maksudku,iya om tampan dan " Zayn tersenyum nyaris tak terlihat


"hhhhmmm"


"Mas.....!! "


"kakak"


"Zauji"


"Babe"


"Sayang? aahh.... tidak... tidak


"suamiku? "


"om tampan"


"Pak boss"


"Panggilan apa itu?"


"panggilan yang mana nih ,yang akan ku panggil"ucap Nafisya, Saya menggelengkan kepalanya tidak setuju sambil melenggang menuju ranjang. Nafisya menutup gorden jendelanya sambil menyusul Zayn


"hhhmmmm.... kalau abang gimana, sama kayak panggilan Khila"ucap Nafisya


"Hhhmm...... boleh lah"ucap Zayn


"Yaudah ayo tidur"ucap Zayn merebahkan dirinya diatas ranjang Nafisya yang berukuran sedang


"Kau tidak tidur"ucap Zayn


"Gimana caranya"


"Aduhh... aku lupa"Zayn bangkit kembali membantu Nafisya berbaring diatas ranjangnya.


"Hijabnya ngak dilepas? "tanya Zayn karna Nafisya masih menggunakan hijabnya untuk tidur


"Ngak pak ehh.... bang, ngak nyaman aku buka hijab dilihat laki-laki"


"Terserah lah"ucap Zayn


berjalan mematikan lampu kamar tinggallah lampu nakas setelah itu baru merebahkan dirinya disebelah Nafisya.


Nafisya mengambil gulingnya dan diletakkan ditengah-tengah mereka sebagai pembatas


"Jangan dekat-dekat ya bang, jangan lewati guling ini"ucap Nafisya wanti-wanti


"idih........GR amat"balas Zayn cuek


"Iyakan tadi sore, udah kelewat batas, sampai meluk aku segala"cibir Nafisya


"Itu ngak sengaja, jangan dibahas lagi"


Mereka pun sama-sama berbaring telentang sambil melihat kelangit-langit kamar. Nafisya atau pun belum belum menutup matanya. saat Nafisya menoleh kearah Zayn, Zayn juga menoleh kearah Nafisya, alhasil mereka berpandangan.


"Kok belum tidur"ucap Zayn


"entahlah ngak bisa tidur, ini baru pertama kalinya aku sekamar dan seranjang sama laki-laki"


"sama aku juga"ucap Zayn


"berarti abang juga pertama kalinya, Fisya pikir udah pernah? "


"Udah pernah ngapain?"ucap Zayn dengan mata tajam


"hehehehhe.... ngak ada"cengir Nafisya


"Udah ah tidur lagi"


"hhhhmm..... "


Mereka pun berusaha untuk tidur dan terlelap.


...****************...

__ADS_1


Tolong kasih like, dan vote nya dong readers, dukung karya author, supaya author semangat update


__ADS_2