Jodoh Yang Tak Di Sangka

Jodoh Yang Tak Di Sangka
Bucin karna Allah


__ADS_3

Sore harinya


Zayn dan Nafisya pulang ke apartemen , setelah mereka berpamitan pada Mama dan Ayah.Sebenarnya Nafisya ingin menginap di rumah Mamanya tapi karna besok dia harus kuliah dan Zayn harus mengajar jadinya tidak bisa menginap.


"Adek kita belanja dulu sebelum pulang ke apartemen"ucap Zayn


"Iya Abang, persediaan bahan makanan kita juga menipis"ucap Nafisya


Mobil Zayn menuju swalayan,Zayn dan Nafisya turun dari mobil,lalu mereka masuk ke swalayan.


"Abang mau ini?"tanya Nafisya menunjuk Ayam


"Boleh dek, ini juga, udang juga dek"ucap Zayn mengambil beberapa lauk dalam pendingin


"Sayurnya mau yang mana Abang"


"Terserah adek aja"ucap Zayn


cukup lama mereka berbelanja keperluan rumah tangga, hingga akhirnya selesai juga dua kantong belanja telah di tenteng Zayn dan membawanya ke mobil.


"Adek mau beli apa lagi"tanya Zayn


"Mau cake Abang,sepertinya minuman dingin juga"ucap Nafisya manja


"Yaudah kita ke cafe aja"ucap Zayn melajukan mobilnya meninggalkan swalayan menuju cafe.


"Di cafe xxxx ya Abang"ucap Nafisya


"heeemmm"


Mobil melaju menuju cafe yang dimaksud Nafisya.


"Ohh iya Abang memang benar ya kalo sekarang badan adek udah berisi,banyak yang bilang begitu"ucap Nafisya dengan cemberut


"heemmm... itu tandanya Adek bahagia sayang, ngak papa kok badan Adek berisi Abang malah suka"ucap Zayn tersenyum tipis


"Iya sih, Adek bahagia hidup dengan Abang,jujur ya Abang adek ngak ingin jauh dari Abang"ucap Nafisya polos dan manja


"Sama Abang juga begitu"ucap Zayn menatap Nafisya dengan penuh cinta


Mobil mereka pun sampai di cafe. Zayn dan Nafisya langsung turun dari mobil dan berjalan dengan menggenggam tangan.


Zayn memilih tempat duduk untuk mereka berdua, kemudian menarik kursi dan mempersilahkan Nafisya duduk.


"tumben Abang so sweet"ucap Nafisya menahan senyum


"jangan diledek sayang, kan Abang belajar"ucap Zayn


"hehhehehe.... iya iya maaf Abang"ucap Nafisya tersenyum manis


"heemm"ucap Zayn mengangguk


"Adek mau pesan apa?"ucap Zayn

__ADS_1


"himm himm apa ya"ucap Nafisya membalik balikkan menu makanan


"butter cake, red velvet cake, pound cake,milk tea, dan fruit tea, udah itu aja mbak"ucap Nafisya


"cuma cake aja dek, makanannya ngak?"ucap Zayn heran


"Ngak Abang itu udah cukup"ucap Nafisya tersenyum, sedangkan Zayn ikut tersenyum kikuk.


"Tunggu disini biar Abang pesanin dulu"ucap Zayn bangkit dari duduknya untuk memesan makanan.


Sekitar 5 menit Zayn kembali


"Kenapa Adek pesan banyak cake?semuanya dihabisin Kan?"tanya Zayn


"Pasti dong, Adek mau semuanya"ucap Nafisya


"Yasudah lah"


"Tapi-tapi nanti badan Adek ngak akan gemuk kan Bang"tanya Nafisya ragu


"Kalo sehari ini aja ngak papa kok"ucap Zayn tersenyum tipis


Tak lama makanan mereka datang, Zayn memesan steak kentang dan pasta, juga minumannya cappuccino.kemudian mereka menikmati makanannya masing-masing.


"Adek mau pastanya"ucap Zayn


Nafisya menggeleng kepala


"Yaudah habisin cake nya"ucap Zayn kembali menikmati makanannya


"heheheh... tidak habis Abang, tapi Abang tenang saja Adek bakalan habisin nanti"ucap Nafisya.Zayn hanya mengangguk sebagai jawabannya.


Mereka masuk ke dalam mobil dan kembali ke apartemen.


30 menit kemudian mereka sampai di basement parkir apartemen. Zayn mengeluarkan 2 kantor belanjaannya dan mereka masuk ke dalam lift dan menuju lantai apartemen mereka.


"Abang mandi dulu sana, biar Adek yang susun belanjaan kita dulu"ucap Nafisya saat mereka sudah sampai di dapur.


"Yasudah Abang mandi dulu, nanti Abang bantuin ya dek"ucap Zayn


"hem"ucap Nafisya mengangguk


kemudian memulai mengeluarkan Barang belanjaan kebutuhan rumah tangganya. lalu satu persatu Nafisya susun dengan rapi di dalam kulkas bahan makanan, sayur dan buah-buah di cuci dulu sebelum di masukkan ke dalam kulkas.Susu di susun rapi di dinding kulkas, minuman kaleng dan lainnya.


"Alhamdulillah akhirnya siap juga"ucap Nafisya mengusap dahinya dengan tangan.lalu masuk ke dalam kamarnya.


"sudah selesai dek"ucap Zayn terlihat segar habis mandi.


"Sudah Abang"ucap Nafisya kemudian mengambil handuk


"Apa yang bisa Abang bantu dek"ucap Zayn sebelum Nafisya masuk ke kamar mandi


"Abang bantu potong sayur dan iris bawang aja Bang, sesudah mandi Adek mau masak"ucap Nafisya

__ADS_1


"lebih baik masak dulu dek, habis itu baru mandi,biar ngak keringatan"ucap Zayn


"Iya juga Ya, Ayo kita masak dulu"ucap Nafisya kembali meletakkan handuk nya dan menarik tangan Zayn.


Mereka berdua memasak bersama, lebih tepatnya Zayn cuma bantu memotong-motong doang, Nafisya yang memasak dan meracik bumbunya.


saat memotong bawang, mata Zayn sangat perih sampai keluar air matanya.Nafisya yang melihat itu langsung menahan tawa, kemudian menghampiri Zayn.


"Ya ampun cup cup cup"ucap Nafisya berjinjit dan meniup-niup mata Zayn sambil mengusap air matanya


"Itu makanya Abang ngak usah bantuin Adek, kan begini jadinya"ucap Nafisya masih berjinjit


"belum terbiasa aja dek, ngak papa kok"ucap Zayn mengedip-ngedipkan matanya yang masih terasa perih


"sudah sana Abang duduk aja di kursi biar ini Adek yang ngerjain ini semua"ucap Nafisya


"Yasudah lah"ucap Zayn menurut ucapan Nafisya dan masih memperhatikan Nafisya yang cekatan dalam memasak.


🍁🍁🍁🍁🍁


Malam harinya


Mereka makan malam bersama menikmati makanan yang sudah di masak Nafisya tadi. Nafisya hanya tersenyum bahagia melihat Zayn dengan lahap memakan masakannya.


"gimana bang enak ngak?"tanya Nafisya


"sangat dek"ucap Zayn memberikan jempol dan lanjut memakan makanannya.


Setelah mereka selesai makan dan membereskan sisa makanannya juga mencuci piring kotor, lalu keduanya bersantai di balkon kamarnya sambil menikmati indahnya kota Yogyakarta saat malam hari.


"Abang"


"Hemm iya apa?"


"kalo badan adek gemuk, Abang masih mau ngak sama adek, atau Abang bakalan ninggalin adek?"tanya Nafisya asal


"Adek ngomong apa sih, ngak jelas aja, mana mungkin Abang begitu sayang, Adek istri Abang sampai kapan pun Abang tidak akan meninggalkan adek, karna dalam hati sudah tersimpan cinta untuk adek, hanya ada satu nama yaitu Adek"ucap Zayn menatap Nafisya dengan tatapan teduh


"Beneran? Abang janji kan sama Adek?"Zayn menganggukkan kepalanya


"Dan asal Abang tau juga hati adek hanya untuk Abang selamanya,dan nama Abang juga terukir dalam hati adek"ucap Nafisya menyandarkan kepalanya didada bidang Zayn


Zayn mencium kening Nafisya


"Abang mencintai Adek"


"Adek juga mencintai Abang karna Allah"ucap Nafisya tersenyum lembut pada Zayn


"Terima kasih sayang"ucap Zayn mengusap-usap kepala Nafisya yang tertutup jilbab.


...****************...


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa like, coment, vote dan rate 5 readers


__ADS_2