Jodoh Yang Tak Di Sangka

Jodoh Yang Tak Di Sangka
Cerita malam


__ADS_3

Setelah acara resepsi selesai,semua keluarga besar aurora masuk ke kamar mereka masing-masing, termasuk Kelvin dan Ayana, mereka juga lelah menyambut banyaknya para tamu yang mengucapkan selamat untuk keduanya.


"Mau bersih-bersih dulu Ay"ucap Kelvin memecah kecanggungan diantara mereka.


"Heh! Iya,Kakak duluan aja, aku melepas aksesoris dan bersihin sisa make up dulu"jawab Ayana lalu berjalan menuju meja rias.


Kelvin pun masuk ke kamar mandi untuk bersih-bersih.


"Hufffttt,,,,, kenapa gugup dan canggung banget ya"gumam Ayana sambil melepas aksesoris yang melekat di dihijabnya.


Setelah Kelvin selesai, kemudian bergantian dengan Ayana yang juga bersih-bersih.


"Apa nanti Kak Kelvin langsung meminta haknya"


"Bukan kah ini malam pertama kami,Ya Allah aku gugup banget, rasanya belum siap melakukannya"


"Tapi itu kewajiban ku, Duhhhh,,,,,, bagaimana ini, apa yang harus ku lakukan"


Begitulah pertanyaan-pertanyaan yang berputar di kepala Ayana.


Cukup lama Ayana di dalam kamar mandi, membuat Kelvin khawatir.


"Ay kenapa lama banget? ada apa Ay, apa terjadi sesuatu di dalam?"ucap Kelvin mengetuk-ngetuk pintu kamar mandi.


"Ay buka pintunya jangan buat Kak Kelvin khawatir"ucap Kelvin lagi


"Iya kak tunggu sebentar,aku baik-baik aja kok"ucap Ayana sembari membuka pintu kamar mandi.


"Syukurlah, kak pikir Ay kenapa-kenapa di dalam"ucap Kelvin


"Maaf kak!"


"Cantik"gumam Kelvin baru menyadari Ay tanpa hijab dengan rambut panjang sebahu,dan pakaian piyama tidur.Ini pertama kali Kelvin melihat Ayana berpenampilan seperti ini, ternyata istrinya begitu cantik alami.


Mendengar pujian Kelvin, wajah Ayana langsung bersemu merah dan menundukkan kepalanya.


Kelvin mendekat kemudian memegang tangan Ayana,seketika Ayana kaget dan menatap Kelvin.


Kelvin membawa Ayana menuju ranjang yang dipenuhi bunga mawar merah di atasnya.


Jantung Ayana berdetak begitu cepat dan kencang, rasa gugup sangat mendominasi di dalam dirinya disertai rasa takut.


"Ay"panggil Kelvin lembut.


tidak ada jawaban dari Ayana.


"Ay!"ucap Kelvin lagi berbalik melihat ke arah istrinya.

__ADS_1


"Kenapa melamun hem?"ucap Kelvin menyentuh pipi Ayana


"Hah!"ucap Ayana kaget tidak sengaja menepis tangan Kelvin.


"Kenapa Ay?"ucap Kelvin kaget bercampur bingung.


"Astagfirullah maafin aku kak, aku tidak sengaja, tadi refleks kaget Kak Kelvin nyentuh pipi aku"ucap Ayana merasa bersalah.


"Tidak apa-apa"jawab Kelvin tersenyum.


"Ayo istirahat, pasti Ay lelahkan"ucap Kelvin.


Keduanya telah berbaring diatas ranjang, masih diam dan sama-sama menatap langit-langit kamar. Kelvin menghadap ke arah Ayana.


"kenapa belum tidur? apa Ay ingin melakukan malam pertama kita?"ucap Kelvin.Ayana sontak langsung menatap Kelvin.


"Hah!! malam pertama?? tidak-tidak Kak"


"Kenapa? apa Ay tidak ingin melakukannya dengan kak, kita sudah sah menjadi suami istri dan itu hak kak"ucap Kelvin kecewa dengan jawaban Ayana.


"Bukan begitu kak, kita pasti akan melakukannya tapi tidak malam ini ya kak, kan Ay lelah pasti kak juga lelah, Ay pasti kok berikan hak kak sebagai suami"ucap Ayana tersenyum kemudian miring menghadap suaminya.


"Yasudah kalo begitu istirahatlah"ucap Kelvin kemudian mendekat dan mencium kening Ayana.


"Selamat malam my wife"bisik Kelvin dan memeluk Ayana.Awalnya Ayana merasa risih di peluk oleh lelaki yang sudah menjadi suaminya itu, tapi lama-lamaan Ayana merasakan nyaman dan kehangatan yan diberikan oleh suaminya hingga tanpa sadar terlelap.


Disisi lain


"Tidak ada, Fisya lelah mau tidur bang"ucap Nafisya kemudian naik ke atas ranjang dan berbaring membelakangi Zayn yang masih berdiri.


"Ada apa dek? apa Abang ada salah? bilang sama Abang jangan diam begini"ucap Zayn juga naik ke atas ranjang dan membalikkan tubuh Nafisya.


"Fisya lagi malas bicara bang, besok aja di bahas, Fisya mau tidur"ucap Nafisya kemudian kembali berbalik badan membelakangi Zayn.


"kalo Fisya diam aja tidak jelasin sekarang Abang ngak bisa tenang, Abang juga ngak peka terhadap diam Fisya sayang"ucap Zayn berusaha membujuk Nafisya supaya bicara.


"Abang ngak tau udah buat Fisya kesal, kesal sama Abang"ucap Nafisya bangkit dan duduk berhadapan dengan Zayn.


"Kesal? kenapa?"Zayn mengerutkan keningngnya tidak mengerti.


"Abang ketemu sama Mbak Angel tadi kan? itu sih tidak masalah bagi Fisya, tapi yang bikin Fisya sakit hati kenapa Abang biarin Mbak Angel temani Abang dan ikut menyambut para tamu yang datang trus tamu itu beranggapan Abang sama mbak Angel suami istri kan, padahal kan Fisya istrinya Abang,Fisya tidak terima Bang"jelas Nafisya


"Jadi cuma gara-gara itu adek sampe diamin Abang, maafin Abang ya sayang, tadi Abang udah cegah Angel tapi Angel tetap kekeh buat disana, sayang jangan salah paham ya, Abang udah bilang kok pada tamu-tamu tadi bahwa Angel bukan istri Abang, tapi kamulah istri Abang"


"Hanya saja adek tadi ngak kelihatan entah menghilang kemana, kalo tadi ada dekat Abang pasti udah Abang kenalin pada semua tamu penting yang datang tadi"jelas Zayn sambil menarik hidung mungil Fisya karna gemas melihat istri kecilnya itu.


"Ihhhh sakit tauk Bang, mentang punya hidung mancung malah tarik-tarik hidung Fisya"ucap Nafisya mengusap hidungnya yang memerah karna ulah Zayn.

__ADS_1


"Sakit ya?maaf ya dek"ucap Zayn mencium hidung Fisya.


"Abang........... ih"ucap Nafisya memukul pelan dada Zayn.


"Kenapa sayang?"Zayn menyeringai dengan mendekat kan wajahnya ke arah Nafisya.


"Ehhhh ngapain? kita bahas masalah tadi dulu, jangan main nyosor aja"ucap Nafisya menahan dada bidang Zayn.


"Bahas apa lagi dek, kan udah selesai?"jawab Zayn bingung


"Hemmmm belum,,,,,, trus gimana nih jadi Fisya salah paham sama Abang"ucap Nafisya manyun


"Nggak salah sayang biasa aja itu namanya adek cemburu, iya kan?"ucap Zayn mengangkat satu alisnya.


"Ngak! siapa yang cemburu biasa aja"ucap Nafisya


"Beneran biasa aja, ngak marah Abang dekat sama Angel?"goda Zayn


"Abang mau CLBK gitu? terserah Abang, yang jelas kalo Abang dekat sama mbak Angel Abang ngak boleh dekat lagi sama Fisya."ucap Nafisya


"Heh! ngak boleh gitu dong sayang! mana bisa Abang ngak bisa dekat sama Fisya sedetik aja"


"Lebay"cibir Fisya


Kemudian kembali berbaring.


"Jangan tidur dulu dong dek?"


"aduhhh, apa lagi sih Bang?"


"Hemmmm,,,,, Abang ingin Fisya"ucap Zayn memelas


"Yahhhh,,,, ngak bisa besok aja Abang, emangnya Abang ngak lelah? Fisya lelah lho Bang"ucap Nafisya


"Yaudah deh, besok aja tapi besok harus double"ucap Zayn tidak memaksa karena dia juga mengerti pasti istrinya lelah mengurus acara nikahan tantenya begitu juga dirinya juga lelah.


"Biasanya juga double sampai Fisya kewalahan lagi"cebik Nafisya,Zayn hanya menarik sudut bibirnya mendengar ucapan sang istri.


"sini sayang mendekat"Fisya pun mendekatkan tubuhnya pada Zayn.


Kemudian langsung disambut oleh Zayn dengan memeluk tubuhnya Nafisya.


Mereka berdua pun terlelap dengan berpelukan.


...****************...


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa like, koment, dan vote juga follow ya readers.


Supaya ceritanya tetap lanjut


__ADS_2