
Setelah makan siang tadi, Nafisya langsung menuju apartemen nya, dia tidak kembali lagi ke kampus untuk membantu persiapan acara kampus, moodnya sangat buruk saat melihat suaminya bersama seorang wanita makan siang di Cafe, sungguh sakit hatinya, seperti diremas dan tusuk duri hingga menembus ke dalam, sakit tapi tak berdarah itulah Nafisya rasakan.
"Kau dengan kejamnya menuduhku berselingkuh di belakangmu Abang, tapi Abang apa? kenyataan nya kau sendirilah yang bermain di belakangku, Kau tega Abang sangat sangat tega"ucap Nafisya membenamkan kepalanya diatas bantal.
"Siapa wanita itu?, bahkan kamu lebih terlihat akrab dan dekat dengannya, seolah-olah kau melupakan ku sejenak"ucap Nafisya tersendu-sendu
"Nanti setelah kau pulang aku akan membicarakan ini dengan mu Abang"lirih Nafisya
Lelah menangis akhirnya Nafisya terlelap.
Di sisi lain
dua wanita muda sedang menikmati masa muda mereka.Mereka jalan-jalan ke mall melihat-lihat model pakaian, tas dan sepatu keluaran baru. Siapa lagi kalo bukan Jeni dan Rosa.
"Lho tau ngak, Abang gw sebentar lagi mau nikah, gw bakalan punya kakak ipar"ucap Jeni bicara dengan semangatnya
"Oh ya? sama siapa Abang lho mau nikah?"ucap Rosa asik melihat-lihat pakaian
"Itu yang gw bilang sama lho Kak Ayana, tantenya Pak Zayn"ucap Jeni senang
"Ohhh ohh gw ingat, waktu itu yang makan malam bersama Abang lho dan Pak Zayn kan, cantik kok"ucap Rosa dengan raut wajah muram.
"Lo kenapa kayak ngak senang gitu? lho ngak mau Abang gw nikah?"ucap Jeni heran
"Goblok lo bukan begitu maksud gw"ucap Rosa mendorong pelan kepala jeni dengan telunjuknya. lalu berjalan pindah melihat dress cantik
"Trus apa maksud lo?"ucap Jeni berjalan terus mengikuti Rosa
"Hah? gw tau pasti ada hubungannya dengan Pak Zayn"ucap Jeni menghentikan langkah Rosa dan menatap ke arahnya, lalu kemudian berjalan lagi.
"Heii lho kenapa sih?ngak bisa tenang apa berjalan kesini ke sana mulu"kesal Jeni
"Lho benar Jen, gw nyerah aja lagi buat perjuangin cinta gw sama Pak Zayn, ngak ada gunanya juga dia udah menikah, sia-sia gw cinta kalo bertepuk sebelah tangan Jen"ucap Nafisya sendu
"Tumben lho udah sadar, selama ini kemana aja lho, sebenarnya gw udah dikasih tau oleh Abang gw...."ucap Jeni terpotong
Karna Rosa memukul pelan kepalanya dengan tas Rosa
"Auww sakit tauk, lho benar benar ngak ada akhlak"ucap Jeni meringgis
"rasain lho"ucap Rosa kesal meninggal Jeni yang masih meringgis mengusap kepalanya.
burgghh
Tak sengaja Rosa menyenggol seorang lelaki sehingga belanjaan laki-laki itu jatuh berserakan di lantai.
"Eehh sorry sorry gw ngak sengaja"ucap Rosa menunduk dan membungkuk mengumpulkan belanjaan lelaki itu, sama halnya dengan lelaki itu dia juga menunduk mengumpulkan belanjaannya yang berserakan.
Tak sengaja tangan Rosa menyentuh tangan lelaki tersebut, sontak saja lelaki itu menarik tangannya.
"Epps sorry"ucap Rosa canggung dan menatap lelaki tersebut yang masih fokus mengumpulkan belanjaannya.
Setelah semuanya terkumpul
"Ini punya lho"ucap Rosa berdiri dan menyodorkan pada lelaki itu yang juga sudah berdiri.
Sesaat mereka saling tatap, kemudian Lelaki tersebut langsung menundukkan pandangannya,apalagi pakaian Rosa yang terbuka, itu sangat membuatnya risih lalu dia menerima barang-barang yang sudah di kumpulkan oleh Rosa.
"gw minta maaf ngak sengaja nyenggol lho"ucap Rosa
"Ohh tidak apa-apa terima kasih, kalo kita saya permisi"ucap lelaki itu melangkah
"Heii tunggu!! siapa nama lho"ucap Rosa menghentikan langkah lelaki tersebut dan sekilas menoleh ke belakang.
"Zaki"ucapnya kemudian melangkah menjauhi Nafisya.
"Hehkkmmm... hekmmm... "deheman Jeni membuyarkan pandangan Nafisya
"Siapa tu??"goda jeni
"Apaan sih lho,ngak jelas"ucap Rosa pergi meninggalkan jeni.
__ADS_1
"baru juga gw nyampe hampiri dia, malah gw ditinggal lagi"gerutu Jeni.
🍁🍁🍁🍁🍁
Disisi lain
pukul setengah 7 malam
Sebelum Zayn pulang ke apartemen nya terlebih dulu ia pergi ke rumah Angel, karna tadi sore Angel minta Zayn singgah dulu ke rumahnya bawakan martabak manis kesukaannya.
ting dong ting dong
"Iya sebentar"ucap seseorang dari dalam
saat pintu sudah dibuka
"Zayn, Ayo masuk dulu Zayn"ucap Angel mempersilakan Zayn masuk
"Tidak usah Angel, hari udah malam, aku harus pulang dulu"
"ini martabak manisnya"ucap Zayn memberikan martabak untuk Angel.
"Tidak baik begitu Zayn, walaupun kita tidak menjadi kekasih lagi tapi setidaknya kita berteman baik, Ayo masuk jangan menolak begitu Zayn, kita udah lama lo Zayn tidak bertemu"bujuk Angel
"Tapi...."
"sudah Ayo"ucap Angel
"hufffhttt"Zayn mengambil nafas
dan akhirnya Zayn luluh juga masuk ke dalam rumah Jeni.Di rumah Jeni hanya ada dirinya seorang, orang tuanya tentu saja di luar negeri, dia sendiri yang memutuskan untuk pulang ke kota kelahirannya itu, sebab ingin bertemu dengan kekasihnya lebih tepatnya mantan kekasih, karna di luar negeri dia juga memiliki seorang kekasih.
"Duduk dulu Zayn, jangan sungkan aku buatin minum dulu"ucap Angel
"Tidak usah Angel, aku tidak lama kok, lagian istri ku sendirian di apartemen"ucap Zayn
"kamu takut banget sih Zayn, istri kamu ngak akan marah kan jika kamu pulang telat, lagian sekali-sekali kamu mampir masa ngak dibuatin minum"bujuk halus Angel
"pusing aku ngomong sama kamu Angel, dulu ngak secerewet ini"ucap Zayn
lalu berjalan ke dapur.
Zayn masih diam menunggu di ruang tamu, dia selalu melihat ke ponselnya,berharap Nafisya akan menelepon,sebenernya ingin menelepon Nafisya tapi karna gensi, jadi niatnya diurungkan.
Tak lama Angel datang dengan membawa nampan berisi Minuman dan juga martabak yang baru dibeli Zayn tadi.
"Silahkan diminum Zayn"ucap Angel
dalam hatinya Angel sedang tersenyum licik.
"Kamu malah repot-repot segala, makasih lo Angel"
"Aku ngak merasa direpotin kok Zayn"ucap Angel tersebut manis ke arah Zayn.
Zayn meminum minuman yang telah dibuatkan Angel untuknya.
"Zayn makasih ya kamu udah singgah mampir bawain martabak untukku, aku pikir kamu tidak akan datang ke sini"ucap Angel berpindah duduk di Sofa yang sama dengan Zayn
"Tentu saja aku akan datang Angel"ucap Zayn
"Oh iya Zayn istri kamu orang mana? kapan-kapan kenalin aku dengan istrimu ya Zayn, aku penasaran perempuan mana yang bisa meluluhkan hati seorang Zayn"ucap Angel ,Zayn hanya tersenyum tipis.
"Dia masih orang Yogyakarta Kok, Insya Allah kalau ada waktu aku akan perkenalkan dia pada mu"ucap Zayn.
Angel terpaksa tersenyum padahal hatinya kesal dan dongkol sekali membahas istri Zayn.
"Ah kok panas ya Angel, mungkin aku gerah baru pulang kerja langsung kesini ngak sempat mandi"ucap Zayn gelisah.
"Yess sudah bereaksi, aku berhasil, sebentar lagi kau akan jadi milikku Zayn"batin Angel tersenyum licik
"Masa'sih Zayn, rumah aku pake Ac loh"ucap Angel berusaha mendekati Zayn
__ADS_1
derttt dertttt ponsel Zayn berbunyi tertara My love wife ❤.Angel sangat kesal
Zayn langsung meraih ponselnya dan mengangkat teleponnya
"Ah gerah, Wa....wa'alaikumsalam Ada apa?"
"Hemm sebentar lagi aku pulang"
"ah panas, tidak apa-apa"
Telepon Zayn dan Nafisya berakhir
"A aku harus pu pulang Angel"ucap Zayn terbata-bata
"Panas sekali,panas"ucap Zayn membuka Jas nya dan mengibas-ngibas
"Tunggu Zayn, ada apa dengan mu, kenapa kepanasan seperti ini"ucap Angel memegang tangan Zayn dan mengelus-elus lembut
"Tidak Angel, lepas lepaskan tanganmu"bentak Zayn matanya memerah tubusnya merasa panas dan gerah
"Zayn kamu tega membetak ku"ucap Angel air matanya tergenang
"ma maaf kan a aku Angel, maaf"ucap Zayn meraih tas kerjanya hendak pergi meninggalkan Angel
"Zayn Zayn"Angel mengejar Zayn menarik tangan Zayn.
"lepaskan minggir Angel jangan mendekati ku"Zayn sudah tidak tahan menghempas tangan Angel dan langsung keluar dari rumah Angel meninggalkan Angel yang menahan marah dan mengepal tangannya.
"Kurang ajar, rencana ku tidak berhasil"
Zayn langsung masuk ke dalam mobilnya dan melajukan mobilnya menuju apartemen.
Tiba di basement apartemen, Zayn berjalan dengan langkah gontai, dan goyah kepalanya terasa pusing,badannya panas sampai keubun-ubun.
Zayn menerobos masuk ke dalam apartemennya.Nafisya yang berada di ruang keluarga terkejut melihat kedatangan Zayn yang benar-benar kacau, berjalan tidak benar, dan gontai.
"Astagfirullah al'azim Abang"Nafisya menghampiri Zayn yang sudah terduduk lemas di depan pintu apartemen
"panas tubuhku panas, jangan dekati aku"gumam Zayn lemah
"Kenapa bisa begini Abang, apa yang terjadi"ucap Nafisya memegang wajah Zayn yang memerah
"jangan sentuh aku"
"Stop Abang,sudah cukup kamu marahan pada ku Abang, aku ini Fisya, Fisya istrimu Abang, kenapa aku tidak boleh menyentuh mu"ucap Nafisya kecewa dengan Zayn
Zayn menatap nanar Nafisya, sesaat kemudian Zayn meraih tengkuk Nafisya dan menc***m bibir Nafisya dengan rakus, Nafisya terkejut dengan Zayn, memukul-mukul dada Zayn untuk melepaskan ci**mannya, Nafisya merasa kehabisan Nafas dan pasokan oksigen.
"hhhpmmm"Zayn Tak menghiraukan Nafisya
"Hhppm A.. abang"Nafas Nafisya tersenggal-senggal setelah Zayn melepas ci**uman
Zayn langsung mengangkat tubuh Nafisya seperti bridel style
"A abang turunin Fisya "ucap Nafisya terkejut dan refleks mengalungkan tangannya pada leher Zayn
Zayn meletakkan tubuh Nafisya agak kasar di atas ranjang dan menatapnya dengan gabut gairah,Nafisya bangkit duduk dan merinsut takut melihat tatapan Zayn.
Zayn mendekati dan menindih Nafisya
lalu kembali mencu**m dan melu*** kasar bibir Nafisya.
"A abang kenapa abang begini, Fisya takut melihat Abang"ucap Nafisya setelah Zayn melepas ciu**n panas dan bergairah.
"Abang mohon bantu Abang dek, Abang tidak tahan lagi"mata Zayn memohon dan berkabut gairah
"bantu apa Abang? Fisya ngak ngerti?"ucap Nafisya heran
"Kau akan mengerti nanti dek"ucap Zayn membuka seluruh kancing bajunya, tentu saja Nafisya terkejut kaget. Setelah itu Zayn kembali menindih Nafisya dan melanjutkan aksinya.
Hanya mereka yang tau apa yang akan terjadi selanjutnya
__ADS_1
...****************...
Huttsss Jomblo Jangan ngintip ya😜😉