
Pagi ini Nafisya dan Syakira telah disibukkan untuk berangkat pulang ke Yogyakarta.
"Nduk udah siap nduk, ayo sarapan dulu sebelum pergi"ucap nenek sambil menghidangkan sarapan sederhananya.
"Iya nek, sebentar lagi ini lagi pasang hijab dulu"ucap Ayu yang sedang sibuk dengan hijabnya sedangkan Syakira mencek barang-barang takut ada yang ketinggalan
setelah selesai kemudian berjalan menuju tempat nenek yang telah menunggu untuk sarapan pagi
"Sarapan dulu nduk, sebelum berangkat nanti di jalan ngak kalaparan"
"Iya nek"Nafisya dan Syakira bersamaan
kemudian mereka sarapan dengan hening, setelah sarapan selesai Nafisya hendak berdiri akan membersihkan sisa sarapan.
"Ndak usah nduk, biar nenek aja yang bersihin, sekarang bawa barang-barangmu kedepan tunggu Ali datang"
"Ngak papa nek, biar ayu bersihin dulu, barang-barang biar Ira yang bawa"ucap Nafisya tetap membersihkan sisa sarapan mereka. dan Syakira membawa barang-barang ke teras dibantu oleh nenek.
Bersamaan dengan Itu Ali datang dengan mobil Abahnya
tikkkk..... tikkk bunyi klakson mobil Ali
"Panggil Ayu nduk, A'a Ali udah datang"ucap nenek pada Syakira
"Baik nek"ucap Syakira berlari ke belakang menuju Nafisya yang sedang cuci piring.Untung Nafisya udah siap cuci bekas makan mereka tadi.
"Kak udah selesai?,ayo cepat Kak, A'a Ali udah datang"
"Iya tunggu bentar Ira,kakak taruh dulu piringnya di rak "ucap Nafisya berjalan cepat menuju rak piring.
"Yaudah ayuk nanti Ali kelamaan nunggu kita"ucap Nafisya setelah menyusun piring
"Iya kak"ucap Syakira berjalan duluan menuju teras
"Udah semua nduk, ngak ada yang ketinggalan lagi kan, barangmu udah dimasukkan Ali kedalam mobilnya "ucap nenek
"Iya nek, udah semua"ucap Nafisya dan Syakira berjalan mendekati nenek dan memeluknya erat seperti ngak ingin pisah dengan nenek
"Nek kami izin pulang ya nek, nenek jaga diri dan baik-baik disini nek, kami pasti merindukan nenek"ucap Nafisya dengan mata berkaca-kaca
"Nek makasih untuk 2 minggu ini, maafkan kami merepotkan nenek ya, Kami pasti kesini lagi kok nek "ucap Syakira juga dengan mata berkaca-kaca masih memeluk nenek
"Iya nduk, nenek sayang kalian berdua, kalian cucu nenek,ingat jangan lupa nasehat -nasehat nenek"ucap nenek menepuk pelan kedua cucunya
"Yaudah sana kasian A'a Ali nungguin kalian"sambung nenek menguatkan diri untuk tidak terlihat sedih didepan cucunya.
"Iya kami pergi ya nek"ucap Nafisya
"Oh Ini ada sedikit uang untuk diperjalanan"ucap nenek memberikan uang
"Ngak usah nek, nenek simpan aja uang nenek, uang Ayu masih ada kok nekk"ucap Nafisya menolak
"Ini dari nenek ayo terima,henteu kunanaon nolak rezeki(ngak baik nolak rezeki) "
"Yaudah kalau nenek maksa,Ira yang ambil"Syakira mengambil uang dari nenek
"Ayo cepat nanti ketinggalan Bis lho "ucap Ali membuka suara
"Udah sana masuk mobil gih "ucap nenek
"Nenek kami pamit ya Assalamualaikum "ucap Nafisya bersalaman bergantian dengan Syakira kemudian masuk kedalam mobil kursi penumpang.
"Jangan di belakang mbak, biar aku yang di belakang sama mbak Ira "ucap Suara Zahra yang duduk dikursi depan
"Lhoh Zahra toh, kamu juga ikut?kok mbak ngak lihat kamu"ucap Nafisya
"Gimana mau lihat, zahra aja ngak keluar dari mobil lagian mbak juga sibuk berpelukan sama nenek"ucap Zahra apa adanya
"Ohhhh iya... iya heheheheh"ucap Nafisya
"Udah semua kan Ayu, zahra kok kamu masih duduk disini, kan mbak Ayu yang akan duduk disini "ucap Ali masuk ke dalam mobil
"Iya tauu.......ini aku mau pindah nih"Zahra pindah ke bangku penumpang dan Nafisya keluar dari mobil pindah ke bangku depan
Ali menjalankan mobilnya,Nafisya dan Syakira membuka sedikit jendela dan melambaikan tangan pada nenek
tikkkkk... bunyi klakson mobil.
Perjalanan menuju terminal memakan waktu 50 menit .Didalam mobil Zahra sibuk berceloteh dengan Syakira yang matanya seperti mmengawasi orang yang ada di bangku depan,sedangkan Nafisya dan Ali hanya sesekali berbicara,bukan tak ingin mengobrol hanya saja Nafisya ingin Ali fokus menyetir mobil.
Mereka pun sampai di terminal landungsari kota Malang, Ali membantu mengeluarkan barang-barang
"Terima kasih banyak-banyak Ali, kamu udah bantuin aku, hanya ucapan terima kasih yang bisa aku ucapkan"
__ADS_1
"Makasih A'a "Ucap Syakira datar tanpa ekspresi
"Iya sama-sama, kalian berdua udah aku anggap seperti keluargaku sendiri, jadi santai aja"
"boleh ya aku peluk kamu Ayu sebagai tanda perpisahan"sambung Ali
"Ngak boleh..!! ngak mahram a'a nanti aku aduin ummi lho"ucap Zahra
Anak kecil aja tau, masa kamu ngak"ucap zahra
"modus kali tuh kak"cibir Syakira
"Kok malah nyalahin aku semua sih, kalau ngak boleh yaudah ngak papa"ucap Ali cemberut
"Yaudah Ali kami berangkat dulu, Zahra mbak berangkat ya"Nafisya memeluk Zahra begitu juga dengan Syakira juga memeluk Zahra
"Hati-hati ya mbak, Zahra pasti merindukan kalian berdua, jangan lupa telepon zahra kalau udah disana ya mbak "ucap Zahra menyalami tangan Nafisya dan juga Syakira
"Zahra aja dipeluk aku ngak"gumam Ali
"Ali kami pamit pulang ya, aku titip nenek sama kamu, Assalamualaikum "Nafisya mengatup Tangannya dan dijawab anggukan oleh Ali
"Aku juga pamit a'a jangan sampai rindu dengan Aku,udah ngak ada teman berdebat lagi"ucap Syakira kemudian berjalan duluan masuk Bis dan disusul oleh Nafisya
"Ya hati-hati aku pasti merindukan kalian berdua"teriak Ali.Nafisya dan Syakira Menoleh kebelakang sambil tersenyum ke arah Ali kemudian masuk kedalam Bis
"Tadi dekat ngak bilang, kalau udah jauh baru teriak"cibir zahra
Kemudian Bis di jalankan oleh sopirnya untuk menuju Yogyakarta. Ali dan Zahra juga melajukan mobilnya pulang ke rumah.
Didalam Bis Syakira memperhatikan jalanan di kaca jendela
"Kamu sedih ninggalin nenek, Ali atau kampung"
"Ya sedih ninggalin semua yang ada disini lah, kakak ngak sedih gitu? "
"sedih juga lah, tapi ngak di lihatin,hhhhmm apa kamu sedih ngak bisa berdebat lagi dengan Ali atau ngak ingin jauh dari Ali"ucap Nafisya tersenyum melihat seketika wajah adiknya bersemu merah
"ihhhhh..... apaan sih Kak, Ngapain juga sedih karna A'a Ali yang nyeselin itu,udah ah aku mau tidur kemarin malam tidur larut mendengar nasihat nenek. "ucap Syakira memejamkan matanya.
4 jam perjalanan telah di tempuh, sekarang tibalah Nafisya dan Syakira di Terminal Giwangan Yogyakarta, Kota yang ditempatinya dan sangat dirindukannya selama 2 minggu ini. Kemudian mereka keluar dari bis sambil membawa koper berisi barang-barang.
Terlihat Nafisya sedang mencari seseorang yang udah janji menjemputnya.
"Mama dan Ayah ngak usah jemput kita"
"Trus kita pulangnya gimana Kak? "
"Udah ikut aja, kita ke sana yuk"tunjuk Nafisya pada Mobil yang menjemputnya dengan seseorang yang bersandar pada mobilnya sambil memainkan HP kemudian menoleh kebelakang terlihat Nafisya yang menampilkan senyum manis ke arahnya.
"Ya Allah dear kok kamu ngak telpon Kak Alvan, Kan Kak Alvan bisa kesana menjemput bukan malah kamu yang jalan kesini "ucap Alvan membantu mengambil koper milik Nafisya dan dimasuk kan kedalam mobil, kemudian juga koper Syakira.Syakira yang melihat hanya melongo bingung.
"Yaudah ayo masuk dear sekalian adiknya"Alvan tersenyum hangat
"Iya makasih ya Kak,Ayo Ira masuk ke dalam mobil"Nafisya dan Syakira duduk di kursi belakang
"Lho kok disitu duduknya dear, berasa jadi sopir kamu aku dong"ucap Alvan masuk kedalam mobil.
"Hehehe maafkan fisya Kak, trus fisya duduknya dimana Kak? "Nafisya cengengesan
"Ya di depan lah"ucap Alvan kemudian Nafisya turun dan duduk di kursi depan
"Udahkan kak" dibalas senyuman oleh Alvan dan Nafisya hanya menunduk.Alvan menjalankan mobilnya meninggalkan terminal.
Di dalam mobil
"Mau langsung pulang atau gimana dear"ucap Alvan membuka pembicaraan
"Hhmmm pulang aja kak"jawab Nafisya
"Kamu lapar ngak dear?"kemudian Nafisya menoleh ke arah Syakira,syakira yang tau maksud kakaknya hanya menganggukkan kepalanya
"Hhhhmmm, Iya kak "ucap Baginya malu-malu
"kalau gitu kita cari tempat makan ya dear"ucap Alvan
tak membutuhkan waktu lama mereka tiba di cafe ,Nafisya, Alvan dan Syakira turun dari mobil dengan wajah berbinar.
"Yaudah ayuk masuk"ucap Alvan yang jalan duluan dan diikuti oleh Nafisya dan Syakira di belakang.
"Jadi ini toh Kak Nafisya ngak telepon mama tadi ternyata ada pangerannya yang jemput"ucap Syakira pelan
"Ihh apaan sih kamu, dia orang yang mau jemput kita bukan aku yang minta lho ya"ucap Nafisya pelan
__ADS_1
"Ayo dear, kita duduk di sini aja"tunjuk Alvan pada kursi kosong
"Hhhhmm iya kak"ucap Nafisya berjalan mendekat kemudian duduk dan diikuti oleh Syakira
"Mau pesan apa dear "ucap Alvan melihat buku menu
"Samaan aja dengan kak Alvan deh"
"Adiknya mau pesan apa?"
"Churros, Chicken Fingers,minumnya tea 1"ucap Syakira melihat buku menu
Alvan mencatat pesanannya dan pesanan Syakira.setelah itu memanggil pelayan cafe dan memberikan catatan pesanan.
"Ingat ngak dear, waktu itu kamu bilang kalau kamu rindu dengan ku"ucap Alvan langsung membuat Nafisya terkejut setengah mati (Iya sih dia rindu dengan Alvan hanya saja tidak pernah mengungkapkannya secara langsung) kemudian menoleh ke arah Syakira yang mengedikkan bahunya tanda tidak tau
"Hhhhmm ngak Kak, emangnya fisya pernah ngomong gitu ya sama Kak Alvan "ucap Nafisya malu bercampur heran
"Heheheh iya, ngak papa kok dear, kita juga merasakan hal yang sama, sama-sama rindu"ucap Alvan tersenyum lembut dan dibalas dengan Senyum terpaksa oleh Nafisya
Makanan yang mereka pesan pun datang, terhidang banyak makanan diatas meja membuat Nafisya inginn protes
"udah nikmati aja dear "ucap Alvan
kemudian mereka makan tanpa bersuara,apalagi syakira makan dengan lahap.setelah mereka selesai makan
"silahkan makan hidangan penutupnya dear dan adiknya ohh siapa namanya ya? "ucap Alvan memakan satu potong cake dan menanyakan nama Syakira
"Syakira Kak boleh panggil Ira aja kak"ucap Syakira cepat
"Hah Iya I... ira"ucap Alvan belum terbiasa
"Ira uang kamu tadi tinggal berapa"bisik Nafisya
"Tinggal 20 ribu kalau ngak salah"Syakira mengeluarkan uang dari sakunya dan diberikan pada Nafisya
"Trus bayar makanan kamu gimana?"
"pake uang kakak lah atau uang Kak Alvan tu"
"enak aja kamu"
"Ada apa dear......??"ucap Alvan melihat kakak adik itu yang sedang berdebat
"Ngak ada Kak, Mau bayar makanan kita kak"jujur Nafisya
"Ohhh yaudah ayuk ke kasir"ucap Alvan
"Kak aku tunggu di luar ya"Syakira melenggang pergi ke luar sedangkan Nafisya dan Alvan membayar makanan mereka
"Berapa semuanya mbak? "ucap Nafisya
"150 ribu mbak "
Nafisya mengeluarkan uangnya yang ternyata hanya 80 ribu
"Uangnya kurang dear, yaudah biar aku aja yang bayar"ucap Alvan
"Besok Nafisya ganti ya uang Kak Alvan, ini pegang 80 dulu"ucap Nafisya menyerahkan uangnya pada Alvan
"Ngak usah dear, ini uangnya mbak "ucap Alvan pada kasir
setelah selesai acara membayar makanan
mereka berdua keluar menuju parkiran yang terlihat Syakira sedang menunggu disana kemudian mereka bertiga masuk ke dalam mobil
"Kak udah 2 kali lho Kak Alvan yang bayar, Fisya jadi malu sama Kak Alvan"ucap Nafisya merasa tidak hati
"Ya ngak papa dear, kan aku juga makan ya harus bayar lha"ucap Alvan fokus nyetir
"Besok fisya bayar ya kak"
"Heheheheh Ngak usah gitu, kan udah dibayar 80 ribu tadi kurangnya biarin aja"
"Tapi fisya ngak enak sama kak Alvan,Makasih banyak loh Kak udah baik sama Fisya "
Alvan hanya tersenyum ke arah Nafisya
Dan Syakira hanya memperhatikan 2 sejoli itu lagi berdebat.
...****************...
Ayo berikan like dan vote nya dong readers
__ADS_1