Jodoh Yang Tak Di Sangka

Jodoh Yang Tak Di Sangka
Bab 7 Bermain di Danau


__ADS_3

apapun yang menjadi takdirmu akan mencari jalan untuk menemukanmu


...----------------...


Disaat asik menikmati keindahan dan kesjukan angin danau yang menerpa tubuh Alvan dan Nafisya ,mereka dikejutkan dengan kedatangan Khila dan Mita


"Woiii ,asik benar kalian berdua, "ucap Mita tiba-tiba,walaupun dia tau bahwa alvan dan Nafisya berada diposisi yang berbeda.


"Astagfirullah,datang-datang membuat jantung aku copot saja"ucap Alvan kaget


"Ngapain kak Alvan,lagi melamun ya ,sambil lihatin fisya"goda Mita,mendengar ucapan Mita ,khila terlihat kesal,karna dia menyimpan rasa pada Alvan,.


"Aku tuh lagi menikmati sepoi-sepoi angin"ucap Alvan terlihat gugup.


Nafisya yang mendengar kebisingan pun langsung melihat ke belakang,ternyata kedua sahabatnya sudah sampai,kemudian dia berjalan ke arah mereka.


"Kalian udah sampai,kok lama banget sih,"ucap Nafisya


"Tadi sedikit macet,jadi agak lama,kamu udah dari tadi datang sama kak Alvan?"ucap Khila


"Hhmm ngak juga sih,emang kenapa?"ucap Nafisya


"Ngak papa,"ucap khila


"Fisya kita kesana yuk,kayaknya lebih indah disana deh"ucap Mita menarik tangan Nafisya


"iya tunggu bentar,jangan tarik-tarik juga kali,khila kamu mau kesana ngak? ucap Nafisya


"enggak deh kalian aja,aku duduk disini dulu"ucap khila sambil duduk disamping Alvan.


Mita dan Nafisya pun pergi kearah yang ditunjuk oleh Mita tadi,yang lumayan jauh dari tempat duduk alvan dan khila,


"Fisya ini indah sekali,sejuk dan tenang"ucap mita terpana


"iya memang indah,sangat cocok untuk kita menenangkan fikiran di sini"ucap Nafisya sambil duduk di atas tanah


"Apalagi aku yang sedang galau ini"ucap Mita juga duduk ditanah disamping Nafisya.


"Kamu galau kenapa mita?,aku perhatiin kamu baik-baik aja"ucap Nafisya


"ya diluarnya aja kelihatan baik-baik,didalamnya hati sedang hancur fisya,2 hari yang lalu aku diputusin sama pacar aku,alasan gara-gara aku ngak hubungin dia, aku ikuti kata kamu dan khila waktu itu,untuk fokus dulu sama ujian"penjelasan mita , terlihat dari raut wajahnya sedih dan air matanya berlinang


Nafisya pun langsung memeluk mita dan menenangkan mita. Mita pun menangis dalam pelukan Nafisya


"kamu tidak perlu menangisi dia,untuk apa kamu buang-buang air mata mu yang berharga demi dia yang tidak halal bagi mu, kan udah aku bilangin,pacaran itu cuma buang-buang waktu , membuat hati dan fikiran kita lelah,dan juga menambah dosa"ucap Nafisya sambil mengelus punggung mita dengan lembut


Mita melepas pelukannya dengan Nafisya sambil menatap wajah nafisya,


"kamu benar fisya,selama ini aku hanya buang-buang waktu aja bersama dia,mungkin ini adalah teguran dari Allah ,agar aku kembali ke jalannya"ucap mita menangis


"udah Mit ,jika dia jodohmu maka kalian akan dipersatukan lagi dalam ikatan halal,dan apapun yang di takdirkan untukmu tidak pernah melewatkanmu,,jangan nangis lagi kamu jelek tauk kalau nangis"ucap Nafisya menghapus air mata mita sambil menahan tawa"


"iiihh kamu.. ,masih sempatnya ngatai aku jelek,ihh fisya ngebelin"ucap mita merajuk


"hahahhaha..."tawa nafisya dan mita pun juga ikut tertawa

__ADS_1


disisi lain


"kak Alvan suka ya sama Nafisya"ucap khila membuka pembicaraan, karna dari tadi mereka hanya diam,entah apa yang ada difikiran mereka masing-masing


"hah...?apaan sih kamu khila,ada-ada aja, ya ngak lah , mana ada aku suka sama Nafisya"ucap Alvan terkejut, dan berusaha untuk santai


"ya aku perhatiin kak alvan terus ngotot ingin antarin fisya pulang, diam-diam curi pandang dengan fisya,bersikap berbeda kepada fisya"ucap khila yang selalu memperhatikan sikap alvan kepada nafisya


"ya itu biasa aja menurut aku,kamu dan mita kan juga sering aku antarin pulang,kalau fisya kan ngak,dia kan selalu bawa motor"ucap alvan biasa aja


"hhhmm iya juga sih"ucap khila bingung terhadap alvan.


"yaudah kita nyusul mereka yuk"ucap alvan dan diikuti oleh khila


Alvan dan Khilapun menyusul Nafisya dan Mita


"woii... apa sih yang kalian ketawain,ketawanya bareng-bareng dong,kok aku ngak di ajak sih"ucap khila langsung duduk di sebelah nafisya.


"ini nafisya ngejek aku,dia bilang aku jelek"ucap mita cemberut


"kan memang benar kamu jelek,jadi selama ini kamu ngerasa cantik gitu"ucap khila menahan tawa melihat ekspresi mita


"iiiihhhh ngebelin,kalian berdua sama saja"ucap mita memalingkan wajahnya dan disambut gelak tawa oleh kedua sahabtnya


"udah-udah, kok kalian menertawakan mita sih,nanti dia ngambek lho,tu tambah jelek wajahnya "ucap alvan ikut tertawa sambil berdiri disebelah khila ,melihat tingkah 3 cewek itu.


Mitapun melepas sepatunya lalu melepar ke arah alvan


bughh...


"Auuuww,sakit tauk,jadi cewek kok galak amat sih "ucap alvan


sedangkan dari tadi nafisya dan khila ngak berhenti ketawanya


"udah-udah.. perut aku sakit nih,ketawa mulu"ucap khila ngos-ngosan berhenti ketawa


"aku juga,kita minta maaf mita,jangan ngambek dong,kan kita cuma bercanda"ucap nafisya sambil berhenti ketawa.


"iya..iya aku maafin"ucap mita masih kesal


"kalau udah maafin kita,senyum dong"ucap Nafisya


mita pun tersenyum


" kalau gini kan cantik"ucap mereka barengan


"lah kok bisa samaan"ucap alvan,nafisya dan juga khila


sekarang giliran mita yang ketawa


"kalian aneh banget,bisa barengan segala bicaranya,janjian ya......"ucap mita ketawa


Alvan,khila dan nafisya pun bingung


"ya ngak lah"ucap Nafisya,

__ADS_1


alvan dan khila menatap nafisya dengan tatapan tidak mengerti dan bingung


"udah jangan bingung segala,kalian satu hati bertiga tuh"ucap mita asal bicara


alvan,khila dan nafisya saling berpandangan satu sama lain


"udah dong pandangannya,sampai kapan kita disini,lebih baik kita makan dulu ,aku udah lapar nih"ucap mita menahan tawa melihat ekspresi mereka


"kita mau makan di mana nih"ucap nafisya membuyarkan pandangan mereka bertiga


"ya....terserah aja deh,dimana maunya si mita itu"ucap Alvan gugup


merekapun pun mencari tempat makan dekat dengan danau,lalu memasan makanan untuk mereka berempat


"wahhh disini enak sekali makannya langsung disambut dengan angin sepoi-sepoi"ucap mita


"iya mit,lebih adem disini ya"ucap nafisya menikmati


"ya iya lah,kita kesininya pas waktu yang tepat"ucap khila


makanan pun datang dan mereka makan tanpa ada suara,selesai makan,mereka langsung ke parkiran


"kita ke wahana permainan lagi kan"ucap khila


"yaudah yuk"ucap mereka


merekapun masuk ke dalam mobil,mita dengan khila dan Alvan dengan Nafisya


Didalam mobil Alvan


"kak bisakah kita mampir dulu ke mesjid kak?,aku mau sholat Ashar dulu sebentar"ucap nafisya bertanya


"oke,baiklah "ucap Alvan


tidak ada lagi pembicaraan diantara mereka sampai alvan menghentikan mobilnya di mesjid


"kenapa ngak turun,kita udah sampai di mesjidnya"ucap Alvan heran karna nafisya belum turun dari mobil


"hhmm,kak alvan ngak sholat kak?"ucap nafisya hati-hati


"Aku udah lama ngak sholat fisya,kamu aja yang sholat,lagian aku udah ngak terlalu hafal bacaannya. " ucap Alvan


"lebih baik kita memulai lagi kak,dari pada tidak sama sekali"ucap fisya hati-hati


hati alvan pun menghangat mendengar ucapan nafisya,walaupun alvan baik,murah senyum dan lembut,namun dia tidaklah sholat,karna orang tuanya tidak mengajarkan sholat padanya,dia dulu pernah diajarkan sholat ketika di kampung bersama kakeknya dan itupun udah lama.


Alvan akhirnya turun melaksanakan sholat cuma dengan bacan yang masih diingatnya. setelah selesai sholat merekapun kembali menjalankan mobilnya


"Terima kasih fisya,karna kau telah mengingatkanku ,dan sekarang hatiku merasa tenang"ucap alvan


"sudah kewajiban kita untuk saling mengingatkan saudara muslim kita kak"ucap nafisya terharu melihat alvan


...****************...


...Bersambung...................

__ADS_1


__ADS_2