Jodoh Yang Tak Di Sangka

Jodoh Yang Tak Di Sangka
Bab 18


__ADS_3

...Awali dengan bismillah,in Syaa Allah akan Mudah...


...----------------...


Setelah sholat subuh,rumah Nafisya telah disibukkan dengan kegiatan masing-masing,Mama masak pagi-pagi untuk sarapan ,Ayah yang sedang menyiapkan Mobil,Nafisya dan Syakira sedang siap-siap di kamarnya.


"Udah siap nak? Ayo cepat nanti ketinggalan bus"teriak mama yang lagi menghidangkan makanan di meja makan


"Sebentar lagi mah"sahut nafisya dan Syakira dari kamarnya


Nafisya dan Syakira keluar dari kamarnya menuju ruang makan yang telah ada Mama dan Ayah


"Aduh cantiknya anak mama" ucap mama


"Anak ayah juga kali mah,."ucap Ayah dan membuat mama ,Nafisya dan Syakira tertawa melihatnya


"iya...iya.. yah,yaudah ayo sarapan sayang"ucap mama


Merekapun memulai sarapannya tanpa ada suara.setelah sarapan mama membersihkan meja makan


"Uang yang Ayah kasih cukupkan? dan Barang kalian udah siap semua kan"ucap Ayah


"cukup yah...Udah yah,tinggal berangkat aja lagi"ucap Syakira semangat.


"Yaudah ayo ambil, letakkan diteras rumah biar ayah yang masukkan ke garasi"ucap Ayah


"Baik yah"ucap Syakira dan Nafisya kemudian bergegas ke kamar udah mengambil barang-barang yang telah dikemasnya kemarin


"Ngak ada yang ketinggalan kan?"ucap Ayah telah selesai memasukkan barang anaknya ke bagasi


"Ngak yah"ucap Nafisya dan Syakira bersamaan


"Ayo berangkat "ucap mama merangkul dua anak gadisnya masuk kedalam mobil.


kemudian Ayah melajukan mobilnya menuju terminal bus,mengantar 2 putrinya.setelah 45 menit perjalananya akhirnya mereka sampai di terminal.Ayah menurunkan barang kedua putrinya.mereka tiba diterminal tepat waktu karna 20 menit lagi bus akan berangkat.


"Jaga diri baik-baik ya,ingat pesan Ayah sama mama"ucap Mama sedih melepas putrinya


"Iya mah,kami pasti jaga diri kok"ucap Nafisya lembut


"Ira jaga kakak kamu,dia ceroboh, dan ngak hati-hati ayah ngak mau kedua putri ayah kenapa-kenapa"ucap Ayah khawatir


"Baik Ayah,pasti aku akan jaga adik ku...eehh salah kakakku maksudnya"ucap syakira terkekeh dan langsung dapat cubitan dari Nafisya.kalau dari Badan memang badan Syakira lebih besar dari pada Nafisya.jika orang ngak tau maka beranggapan Syakira lah kakaknya dan Nafisya Adiknya


"Nanti kalau udah sampai dirumah nenek,jangan lupa kabarin Ayah dan mama ya"ucap mama


"Siip mah,mama tenang saja,yaudah kami kesana dulu mah,mungkin sebentar lagi berangkat"ucap Syakira


mamapun memeluk putrinya berganti begitu juga dengan Ayah yang juga memeluk putri.


"Pergilah hati-hati dijalan"ucap mama


"iya mah,Assalamu'alaikum"ucap Nafisya dan Syakira bersamaan berlalu meninggalkan mama dan Ayah yang masih menatap mereka yang masuk kedalam Bus.


Ketika bus dijalankan,Syakira dan Nafisya melambaikan tangan pd kedua orang tuanya,sampai bus menjauh.


"Ayo mah kita pulang,kemarin mama yang yakinkan Ayah,sekarang mama yang sedih"ucap Ayah menghibur mama


"ihh....ayah ngeledek mama nih"ucap mama memukul pelan lengan ayah


kemudian mereka masuk mobil dan kembali kerumah.


Didalam Bus


"kakak kalau ngantuk tidur aja kak,perjalanan kita masih jauh"ucap Syakira menyenderkan kepala Nafisya ke bahunya


"Ngak dek,kakak ngak ngantuk kok"ucap Nafisya

__ADS_1


belum juga sampai 30 menit bicara,Nafisya akhirnya tertidur dibahu adiknya


"Tapi katanya ngak ngantuk,kenapa bisa tidur,ck ..ck ,kebiasaan kalau udah nyaman,langsung pulas tidurnya seperti aku aja kakaknya"ucap Syakira menahan senyum dan geleng-geleng kepala melihat kakaknya


kurang lebih 4 jam perjalanan akhirnya Nafisya dan Syakira tiba diterminal Ladungsari Kota Malang.untuk menuju kecamatan kasembon mereka membutuhkan waktu 1 jam lebih menggunakan angkutan umum perdesaan.


disisi lain


Perusahaan Dyandra Kreatif


Zayn berada didalam ruangnya sedang mencek investor-investor yang telah mencabut saham dari perusahaan,juga sedang mengirim email kepada investor lain yang ingin bergabung diperusahaannya.


Tiba-tiba kelvin masuk kedalam ruangan zayn tanpa mengetuk pintu


"Bisakah kau mengetuk pintu dulu sebelum masuk"ucap zayn dingin menatap kelvin


"Maaf Bro, gue ada informasi penting buat lho"ucap kelvin


"Ini perusahaan,jadi tolong hargai saya sebagai pimpinan disini"ucap zayn serius


"Ma...aaf tuan zayn..."ucap kelvin


" informasi apa yang ingin anda sampaikan"ucap Zayn


"Sepertinya Perusahaan Gharudawaca semakin maju, karna pasokan dari dana investor kita,apa yang harus kita lakukan tuan?"ucap Kelvin


"Kau adalah tangan kanan ku ,kau bisa perintahkan pimpinan redaksi untuk meluncurkan karya baru kita, langsung promosikan karya kita pada klayak banyak.karna aku masih awam dan belum juga kenal dengan mereka semua,jadi aku menyuruhmu untuk mengatur dan mengarahkannya "ucap zayn


"Tapi kita butuh dana untuk itu tuan"ucap kelvin


"Kita masih punya dana bukan,kau gunakan saja dana yang ada dulu,jika masih kurang nanti aku akan pinjam dana Dari perusahaan Bunda Ani,yang terpenting luncurkan karya yang bisa menarik perhatian klayak,dengan begitu kita akan mendapatkan klien yang bisa meningkat transparansi dan produktivitas data.Peningkatan pendapatan dan keuntungan.yang membuat perusahaan kita maju."ucap Zayn


"wah...wahh lho cerdik sekali Bro,gua salut pada lho....dua jempol buat lho"ucap Kelvin kagum yang memberikan 2 jempol untuk zayn


"Tidak perlu pakai kecurangan untuk menjatuhkan orang lain,kita berdiri dan bangkit lagi bukan dengan cara kotor tapi dengan cara yang bersih"ucap zayn menarik ujung bibirnya membentuk ejekan


"Ngak salah lho rajin belajar dan belajar seharusnya dari dulu lho yang pimpin perusahaan ini , "ucap kelvin lalu keluar dari ruang zayn. kemudian mencari pimpinan redaksi untuk membicarakan perintah dari zayn tadi.


disisi lain


"Adem sekali disini ya kak,udah lama rasanya ngak kesini,Khas perdesaan kental banget"Ucap Syakira


Mereka berjalan menuju rumah Nenek yang ada di desa Bayem


"Iya dek padahal udah menjelang siang,udaranya masih terasa segar"ucap Nafisya yang sedang melihat sekelilingnya adanya hamparan sawah, kebun teh, kebun sayur, banyak juga para petani berjalan kesana dan kesini ada juga yang sedang memetik hasil kebunnya.


"Eeehh...neng geulis "ucap salah satu ibu yang melihat Nafisya


"Iya bu..... siti kan, apa kabarmu"ucap nafisya menyalami tangan bu siti


"benar neng masih ingat ibu, Alhamdulillah ibu baik nak, kamu dan keluarga gimana kabarnya?"


"Alhamdulillah kami sekeluarga baik bu,ini adik fisya buk"ucap Nafisya menunjuk syakira yang dari tadi diam mengamati kakaknya bicara dengan bu siti


"oohhh....ini Syakira toh,udah besar saja, udah lama ya ngak ke kampuang"ucap bu siti


"Iya bu....soalnya kan sibuk sekolah bu , Alhamdulillah sekarang lagi libur jadi pergi ke kampung menjenguk nenek"ucap Nafisya ramah


"Ooohh...ibu paham neng, orangtuanya ngak kesini juga neng"


"ngak bu, belum ada waktu senggang,hhhmm kalau begitu punten(permisi) bu "ucap Nafisya menundukkan kepalanya sebentar


"Iya neng"


Akhirnya tiba juga Nafisya dirumah neneknya. yang sangat sederhana, adanya pagar dari kayu biasa, cat rumah juga udah pudar, tapi depan rumah tetap segar, karna nenek yang suka dengan tumbuhan dan bunga, ada juga pohon mangga yang udah berbuah, pohon jambu yang sedang berbunga, dan juga pohon jeruk yang bisa dipetik. Atap rumah yang udah usang, komsen jendela udah mulai rapuh dan lantai yang ber alaskan tikar.


"Assalamualaikum....Assalamualaikum.......nenek.. nenek.. "ucap Nafisya dan Syakira bersamaan sambil mengetok pintu rumah neneknya

__ADS_1


"Cari siapa neng?"ucap seorang laki-laki muda yang melintas dirumah nenek


"Maaf mas, nenek yang tinggal di rumah ini kemana yah?"ucap Nafisya berbalik badan ke arah pria tersebut


"Ya Allah,,,,Ayu, kamu Ayu kan,sahabat kecil aku"ucap laki-laki itu yang bernama Ali, Dia biasa memanggil nama Nafisya dengan sebutan Ayu karna parasnya yang Ayu, ramah dan Awal hurufnya samakan dengan Awal huruf Nama Ali


"Ali........ "Nafisya berjalan ke arah Ali dan Syukur tetap mematung ditempatkan melihat kakaknya


"Aku rindu kamu Ayu, udah lama kita ngak ketemu "ucap Ali berjalan mendekat ke arah Nafisya dan hendak memeluknya


"Eeettsss... jangan Nyosor aja Ali... Ngak boleh meluk, kita udah dewasa dan ngak mahram"ucap Nafisya mundur beberapa langkah


"kenapa begitu..? apa kamu ngak rindu sama aku Ayu?, dulu aja kita sering meluk dan bermain bersama"ucap Ali


"Aku sangat rindu dengan sahabat kecilku lah, yang sering jahilin aku, tapi aku tetap sayang samanya, tapi apa yang harus ku perbuat, kita ngak bisa lagi meluk seperti dulu, kita ngak mahram, berdosa kalau kita bersentuhan jika bukan mahram kita, mengertikan maksudku"jelas Nafisya lembut


"Iya....Ayu aku ngerti,Ayu bawel tapi aku tetap sayang, jadi aku bolehlah lihatin kamu lama-lama untuk melepas rindu "ucap Ali


"hehehehe, aya-aya wae kamu,....tetap ngak boleh"ucap Nafisya menahan tawa melihat ekspresi Ali


"kalau ngak boleh, aku peluk aja nih"ucap Ali cemberut


"Kak.....kak fisya kapan ketemu neneknya, malah asik ngobrol "ucap Syakira kesal karna diacuhkan kakaknya yang melepas rindu dengan sahabat kecilnya


"Itu Ira kan? "ucap Ali bertanya pada Nadinya dan dijawab anggukkan kepala oleh Nafisya


"Hai Ra, apa kabar "ucap Ali berjalan ke arah Syakira dan diikuti oleh Nafisya


" Baik.. aku kirain a'a Ali ngak kenal aku lagi"ucap syakira jutek


"Yaelah jangan jutek gitu dong neng"ucap Ali menyentil dahi Syakira


"Sakit tauk, "ucap Syakira mengusap dahinya


"Hehehehe, Udah-udah, Ali kamu tau nenekku ngak? "ucap Nafisya


"Sepertinya dikebun, kalian mau ke kebun atau aku panggilin aja"ucap Ali


"kami ikut ke kebun aja Ali"ucap Nafisya


merekapun pergi ke kebun dimana nenek berada,sepanjang perjalanan Nafisya dan Ali bercanda gurau, dan membuat Syakira seperti obat nyamuk aja.


"Nenek.... "ucap Syakira berlari ke arah neneknya yang sedang memetik teh


"Ya Allah Gusti ..Nduk.. "ucap nenek memeluk Syakira


"Syakira rindu nenek"ucap syakira membalas pelukan nenek


"nenek juga Rindu kamu nduk"ucap nenek


"heehhmmm, jadi Syakira aja nih cucu nenek, Fisya ngak"ucap Nafisya pura-pura cemburu


"eeehhh, ada sini Ayu, sini Ayu nya nenek"ucap nenek merentangkan tangannya supaya Nafisya bisa bergabung untuk berpelukan.


Cukup lama mereka berpelukan saling melepas rindu antara nenek dan cucunya dan Ali cuma melihat haru kepada mereka


"Ayo pulang nduk "ucap nenek memegang tangan kedua cucunya


"nenek ngak jadi memetik teh"ucap Nafisya


"Biar dilanjutkan aja oleh mereka"ucap nenek menunjuk ibu-ibu yang sedang asik memetik teh sambil ngerumpi.


"tunggu sebentar nenek"ucap Nafisya berjalan ke arah Ali


"Terimakasih Ali... kamu Ngak pulang Ali? atau main ke rumah nenekku"ucap Nafisya


"heheheh,..Ngak Ayu, aku bantuin ibu disini,nanti malam aku ketempat kamu"ucap Ali

__ADS_1


"Baiklah aku tunggu,aku pergi dulu"ucap Nafisya dan berjalan menyusul neneknya untuk pulang.


...****************...


__ADS_2