
Pagi harinya setelah sholat subuh Nafisya dan Zayn kembali tidur untung hari ini hari weekend jadi Zayn libur ngajar.semalam Zayn begitu semangatnya mengempur Nafisya hingga keduanya kelelahan,tak puas-puas nya Zayn melakukannya, Ya wajar saja pengalaman kedua kalinya Zayn mendapatkan haknya sebagai seorang suami.yang dulu ketika bujang Zayn belum pernah melakukannya, pasutri ini yang masih disebut pengantin baru yang hangat-hangatnya, apalagi selama 1 minggu ini mereka terlihat sosweet dan romantis.Zayn terlihat sekali begitu perhatian dan peduli pada istri kecilnya.
Pukul 9 pagi Zayn bangun dari tidurnyanya, sejenak menatap lamat-lamat Nafisya yang masih terlelap disampingnya dengan wajah kelelahan,Zayn mengukir senyum tipis dan mencium kening Nafisya.lalu keluar kamar menuju ke bawah membiarkan Nafisya masih tertidur.
"Kok baru bangun tidur nak, Fisya mana?"tegur Mama berpapasan dengan Zayn
"Masih tidur Mah,kakinya terasa kaku"ucap Zayn sambil menarik kursi dan duduk
"Kok bisa padahal kemarin baru Terapi"ucap Mama Anita heran.
"Ah.... Zayn ngak tau Mah, Oh iya mah ada makanan?, Zayn lapar"ucap Zayn mengaruk kepalanya tidak gatal dan mencoba mengalihkan pembicaraan.
"Ada...ya pasti lapar lah ini udah jam 9,mama pikir kamu udah kenyangnya di dalam kamar bersama Fisya"ucap Mama tersenyum jail
"Ngak lah mah"ucap Zayn bersemu merah
"Ayo, katanya lapar"ucap Mama merangkul lengan Zayn.
Mama Anita menyiapkan makanan untuk Zayn dan menemani Zayn sarapan pagi yang udah telat waktunya.
"Mama mau ke kamar kamu dulu, kasih makanan untuk Fisya, pasti dia juga lapar"ucap Mama membawa Nampan yang berisi makanan.
"Eh...ngak usah ma, Zayn aja yang kasih untuk dia"cegah Zayn
"Apa salahnya mama yang kasih, fisya kan menantu mama"ucap Mama Anita
"Sudah habisi saja makanan mu"ucap Mama berlalu meninggalkan Zayn yang panik, ranjangnya yang masih berantakan gara-gara semalam, Nafisya yang pake baju seadanya ditutupi selimut, rambut panjang yang masih lembab, wajahnya yang masih lelah berbaring di atas ranjang. sudah pasti mama tau apa yang terjadi semalam.
Disisi lain
Nafisya bangun dari tidurnya
"Aduh tubuh rasa remuk dan sakit-sakit semuanya, kaki juga terasa kaku, Bang Zayn benar-benar.... "gumam Nafisya berusaha bangkit.
"Kemana bang Zayn?jam berapa sekarang"ucap Nafisya melirik Jam weker disamping Nakas
"Astagfirullah al'azim udah jam 9 lewat, pantasen ngak ada Abang, keterlaluan aku bangun kesiangan dirumah mertua lagi"ucap Nafisya bergegas bangkit
membersihkan ranjangnya yang kacau balau.
Mama masuk ke kamar Zayn dan Nafisya.
terlihat Nafisya sedang merapikan ranjangnya dengan langkah tertatih dengan bantuan tongkat dilengannya
"Menantu mama udah bangun"ucap Mama melangkah masuk ke kamar membawa Nampan.
"Ehh.. Ma..mama"ucap Nafisya gugup, bagaimana tidak dia masih menggunakan kaos oblong Zayn dan legging dengan rambut lembab di gerai.
"Kenapa nak, kata Zayn kaki fisya kaku ya nak?"ucap Mama Anita sambil memperhatikan penampilan Nafisya, yang baru kali ini dilihat seperti sekarang. sambil mendekat dan meletakkan makanan di atas meja nakas
"Hah.... I... iya mah kaki Fisya agak kaku, Maafin Fisya ya mah bangun kesiangan, ngak bantuin mama nyiapin sarapan pagi"ucap Nafisya pelan menunduk
"Ngak papa sayang... Mama ngerti Kok,itu makanan udah mama bawakan kamu pasti laparkan "ucap menunjuk meja nakas, Nafisya langsung mengangkat kepalanya melihat meja Nakas
"Kok Mama repo..... "ucap Nafisya terpotong
__ADS_1
"Mama"ucap Zayn tiba-tiba masuk ke kamarnya
"iya ada apa?"ucap Mama menoleh ke arah sumber suara.
"hufftt.... "Zayn bernafas lega, ternyata Nafisya udah bangun, ranjangnya juga udah rapi, tapi masalahnya penampilan Nafisya.
"Yasudah mama keluar kamar dulu, Makan ya nak, istirahat lagi kalau kakinya masih terasa kaku,pasti Fisya lelah dan juga kehabisan tenaga"ucap Mama tersenyum jail ke arah Nafisya di balas senyuman canggung oleh Nafisya yang tidak mengerti maksud ucapan Mama Anita
"Ternyata anak mama ganas juga, jangan terlalu bersemangat Zayn, ingat dia masih belum pulih sempurna, kasian kakinya Kaku, apalagi nanti sulit berjalan,wajahnya lelah, kehabisan tenaga melayanimu"bisik mama pada Zayn sebelum keluar dari kamar anaknya membuat wajah Zayn bersemu merah menahan malu. kemudian Mama menutup pintu kamar Zayn.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Nafisya dan Zayn bersantai di Gazebo taman belakang melihat bunga yang sedang mekar. Nafisya bersandar di dada bidang Zayn,dan Zayn membentangkan tangannya dipunggung bangku.
"Bang apa kata mama sebelum keluar kamar tadi?kenapa wajah langsung memerah Fisya lihat tadi? "ucap Nafisya
"Ngak ada sayang,biarin aja ngak usah dipikirin"ucap Zayn mencium puncak kepala Nafisya yang ditutupi hijab.
"Fisya benar-benar terkejut saat mama masuk kamar tadi, untung aja ranjang udah fisya bersihin, tapi... penampilan Fisya yang jadi sorot perhatian mama,Fisya jadi malu bang"ucap Nafisya mendongak menatap wajah Zayn
"Kenapa malu sayang toh fisya masih pake baju,mama pasti ngerti lah"ucap Zayn mengangguk mengusap kepala Nafisya
" Iya juga sih bang, lagian Fisya ngak bawa baju nginap disini, kalau pun ada itu pinjaman bajunya tante Ayana yang ada di kamar tamu. "
"Iya.... Fisya masih mau nginap disini atau kita pulang ke apartemen?"ucap Zayn
"Pulang aja deh bang, ngakk enak Fisya .sama mama"ucap Nafisya
"Baiklah terserah Nyonya Zayn saja,nanti sore kita pulang ke apartemen "ucap Zayn menarik sudut bibirnya
"Hehkmmm... hehhmkk.... "deheman seseorang dan diikuti dengan tawaan pelan
"Begini ya Ay, pengantin baru bermesra-mesraan di tempat terbuka,terasa dunia milik berdua ya Ay"ucap Kelvin dan Ayana terkekeh pelan. mereka berdua mendekat dan duduk dibangku sebelahnya,
"Kenapa lho gerah?, panas?,atau ngak terima"ucap Zayn
"Ya jelas lah, tau tempat dong Bro"ucap Kelvin mendekat menepuk bahu Zayn pelan.
sedangkan Nafisya malu di goda Oleh Kelvin dan ditertawakan oleh Ayana.
"Ehh Kak Kelvin sama Tante habis dari mana nih berdua"ucap Nafisya mengalihkan pembicaraan
"Jalan-jalan di luar dong, ngak kayak Zayn yang senangnya dirumah mulu, Fisya ngak diajak jalan-jalan padahal kan sekarang weekend,waktunya refleksing"ucap Kelvin menyindir Zayn secara langsung. Zayn menatap sebal pada Kelvin yang tersenyum licik.
"Iya Sayang, Tadi Kak Kelvin ajak keluar, tapi cuma jalan-jalan dekat taman aja,' trus makan siang di cafe kemudian pulang deh"jelas Ayana
Zayn menyeringai "Wah parah lho.... cuma jalan-jalan ditaman doang, ngak diajak ke mall ,berbelanja kek atau apalah"cibir Zayn
"Masih mendingan dari lho bro"balas kelvin
Ayana dan Nafisya terkekeh pelan.
"Ohh... Iya nanti malam ada pasar malam, lho ikut ngak Bro, kita berpasangan"ajak Kelvin
"Gimana Fisya?"tanya Zayn
__ADS_1
"Fisya ngak ikut deh Kak, lagian nanti sore kami pulang ke apartemen, lain kali aja Kak"ucap Nafisya
"Yah, Kok ngak sih sayang, ngak asik dong"ucap Ayana
"Berdua dengan Kelvin Tante, Anggap aja kalian Kencan"ucap Zayn
"Ya pasti dong, berdua lebih menyenangkan kan Ay"ucap Kelvin
"ada-ada aja nih Kak kelvin"ucap Ayana malu-malu.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Sore harinya
Zayn dan Nafisya berangkat menuju apartemen mereka, diperjalanan.
"Sayang mau makan dulu atau pulang langsung"ucap Zayn sambil nyetir
"Terserah abang deh, Fisya nurut aja"ucap Nafisya
"Baik lah kita makan dulu sebelum pulang "ucap Zayn
Zayn dan Nafisya tiba direstoran, keduanya masuk ke dalam restoran beriringan dengan Zayn menggenggam erat jemari Nafisya, yang berjalan masih menggunakan tongkat dilengannya.
"Kita duduk di sana aja bang"tunjuk Nafisya pada meja yang memiliki 2 kursi,Zayn hanya mengangguk mengiyakan
Zayn menarik kursi dan mempersilakan Nafisya duduk di kursi.
"Abang so sweet banget sih, Fisya kan bisa sendiri"ucap Nafisya malu dilihatin orang.
Zayn hanya tersenyum tipis.
"Mau makan apa Nyonya Zayn"ucap Zayn pada Nafisya setelah duduk dan melihat buku menu.
"samain aja bang"ucap Nafisya
Zayn memanggil pelayan untuk mencatat makanan pesanan mereka, sembari menunggu makanan datang, mereka asik mengobrol dan bercanda, sudah banyak perubahan dalam diri Zayn, yang dulu kaku, dingin, cuek sekarang sudah bisa bercanda, hangat dan perhatian tentunya pada Nafisya saja.
dari kejauhan terlihat 2 wanita yang juga sedang makan direstoran yang sama dengan Zayn dan Nafisya.
"Itu bukannya Pak Zayn dan wanita yang katanya adik pak Zayn"ucap satu diantara mereka
"Ah.. iya lho benar, ayo kita samperin"ucap satu wanita lagi
"Ngak deh, coba lho perhatian, mereka bukan seperti kakak adik deh, tapi sebagai sepasang kekasih"ucapnya
"Ngaco lho enak aja sebagai sepasang kekasih, jelas-jelas Pak Zayn itu milik gw,tapi tunggu... tunggu sepertinya lho benar deh, dari tatapan pak Zayn begitu berbeda padanya, siapa dia sebenarnya "ucapnya geram
"tenang... lho bisa tenang ngak sih, kita coba selidiki aja, kita kan ngak tau siapa dia, gw penasaran "ucapnya
"Tumben otak lho encer, itu ide yang bagus"ucap wanita itu tersenyum licik menahan geram dan kesal melihat dari kejauhan Zayn dan Nafisya makan, terlihat Zayn yang begitu perhatian pada Nafisya,memandang Nafisya dengan penuh cinta, mengusap bibir Nafisya dengan jarinya saat ada sisa makanan dibibir Nafisya. Zayn yang minum digelas yang sama dengan Fisya begitu juga Nafisya yang menyendokkan makanan pada Zayn.
...****************...
jangan lupa tinggalkan jejak
__ADS_1