
1 minggu berlalu
Pagi ini Nafisya dan Zayn berangkat menuju rumah Mama Anita untuk mengantar Ayana dan Kelvin serta Mani dan juga keluarganya ke Bandara, Semuanya sama-sama berangkat dalam jam penerbangan yang sama menuju Singapura.Mani dan Keluarganya kembali pulang ke Singapura sedangkan Ayana dan kelvin berbulan madu ke Singapura.
Ayana dan Kelvin satu mobil dengan Nafisya dan Zayn. Sedangkan Mani dan yang lainnya diantar dengan mobil Mama Anita menuju Bandara.
"Zayn dan Nafisya kalian sudah pernah berbulan madu berdua?"tanya Ayana yang duduk di kursi penumpang bersama Kelvin sang suaminya.
"Belum pernah sayang, Si Zayn gila kerja mana ada waktu berbulan madu dengan istrinya"jawab Kelvin
"Asal bicara aja lho, gw pasti akan ajak istri gw bulan madu, tapi kami cari waktu yang tepat dulu, saat ini Fisya kuliah, gw juga kerja ,kami masih sibuk belum ada waktu buat bersenang-senang"ucap Zayn menimpali ucapan Kelvin.
"Lho di sana jangan kelamaan bulan madunya,susah gw sendirian buat ngurusin perusahaan, apalagi gw juga harus ngajar mahasiswa"
"Hahahahha...... Iya gw ngerti susah banget di posisi lho bro, kami ngak lama kok di singapura cuma sebulan, iyakan sayang??"
"Hah?? sebulan serius mas?? lama bangat?"ujar Ayana terkejut
"Hehheee,,,,, sebulan aku rasa cukup buat Tante dan Kak Kelvin menghabiskan waktu berdua di sana"ucap Nafisya polos
"Cukup apanya dek kelamaan itu, cutinya boleh 10 hari ngak boleh lebih, kalo lebih siap-siap saja gajinya di potong"ucap Zayn
"Ya janganlah Bro, lho seriusan amat,tanggung jawab gw udah sekarang, apalagi sekarang uang tabungan gw udah menipis, harus giat lagi cari uang"ucap Kelvin.
"Itu makanya jangan kelamaan lho senang-senang di sana"
_
Mereka sampai di Bandara, ternyata Mani dan Keluarga beserta mama Anita dan juga Oma sudah menunggu dari tadi.
45 menit lagi pesawat akan berangkat menuju tujuan.Sebelum para penumpang melakukan pemeriksaan Mani, Ayana dan kelvin berpamitan pada Mama Anita, Oma ,Zayn dan Nafisya.
"Zayn kapan-kapan ajak ya Fisya ke Singapura"ucap Mani
"Insha Allah Mani"ucap Zayn, Nafisya hanya tersenyum menanggapi ucapan Mani.
"Akhir tahun ini aku selesai kuliah, nanti bakalan balik lagi ke Indonesia buat cari jodoh"ucap Diano cengengesan
"Anak ini,, jodoh yang pikirin, kerja dulu baru nikah,mau di kasih makan apa anak orang nanti"ucap Mani mengacak rambut Diano
Mereka semua terkekeh
Setelah acara berpamitan, rombongan Mani, Ayana dan Kelvin berjalan masuk untuk melakukan pemeriksaan dan check ini sebelum pesawat take off.
__ADS_1
Kemudian Mama Anita termasuk Nafisya dan Zayn juga akan pulang meninggalkan bandara.
"Cucu menantu pulang bareng Oma?"tanya Oma
"Fisya kuliah Oma,nanti setelah pulang kuliah Fisya ke rumah Mama"
"Iya sayang"jawab Mama Anita
"Yaudah Zayn dan Nafisya duluan Mah, Oma"ucap Zayn menyalami tangan Oma dan Mama Anita begitu juga Nafisya.
_
"Fisya pergi dulu ya Bang"ucap Nafisya mencium punggung tangan Zayn dan Zayn mencium kening Nafisya.
Setelah Zayn mengantar Nafisya ke kampusnya kemudian Zayn langsung menuju Perusahaan milik keluarganya.
Nafisya berjalan menuju kelasnya, tapi di sepanjang perjalanan setiap orang menatapnya dengan sinis dan tidak suka banyak juga diantaranya yang menyindir dan melontarkan kata-kata hujatan dan cemoohan.
"Ngak nyangka ya di kampus kita ini ada mahasiswi yang berprilaku seperti itu"
"Iya benar menodai nama kampus saja"
"Dia itu cuma menutupi prilakunya yang keji dengan Jilbabnya yang panjang"
"Hemm dasar munafik, sok suci, wajah aja yang lugu dan polos padahal aslinya murahan"
Saat Nafisya masuk ke kelas pun teman-teman sejurusan dengannya juga berbisik-bisik memandang rendah pada Nafisya.
"Tidak tau malu kebusukannya sudah tersebar luas di kampus ini"ucap salah satu diantara mereka dengan suara yang agak keras supaya terdengar oleh Nafisya.
Rania menarik tangan Nafisya dan membawanya duduk. Lalu menatap Nafisya dengan tatapan sendu.
"Ada apa Rania, ada masalah apa? kenapa orang-orang melihat ku tidak suka? siapa yang mereka sindir dan hujat?"tanya Nafisya tidak sabaran pada Rania.
"Masalah ini berkaitan dengan mu fisya, mereka semua membicarakan mu, ada yang menyebarkan berita hoxs mengenai mu yang menjadi simpanan seorang dosen yang mengajar di kampus xxxxx bukan kah itu suamimu, Pak Zayn ada juga bilang kamu simpanan om-om pemilik perusahaan Dyandra"ucap Rania pelan.
Nafisya membulatkan matanya terkejut mendengar ucapan Rania barusan, ternyata dialah yang dibicarakan orang-orang dari tadi.Nafisya tidak habis pikir siapa yang menyebarkan berita hoxs tentangnya sehingga menggemparkan satu kampus ini.
Selama kelas di mulai hingga berakhir Nafisya tidak bisa fokus dan tenang.Nafisya tidak tau harus berbuat apa sekarang, semua yang terjadi dan berita yang tersebar di kampus tidaklah benar, apa yang harus di lakukannya berkata jujur pun akan percuma saat ini semua orang pasti tidak akan percaya.
"Woiiii Fisya kamu di panggil ke ruangan Dekan"ucap salah satu dari mereka.
Nafisya menatap Rania, lalu Rania menggenggam tangan Nafisya dan menganggukan kepalanya.
__ADS_1
"Ayo!!, aku akan temani, kamu tenang saja,semuanya akan baik-baik saja, nanti jelaskan semuanya di sana, ini hanyalah kesalahan"ucap Rania menguatkan Nafisya
Mereka berdua berjalan menuju ruangan Dekan, para mahasiswa dan mahasiswi berkerumunan mengikuti Nafisya di belakang, tak lupa dengan suara-suara ejekan dan hujatan yang dilontarkan untuk Nafisya.Ada juga teriakan dan biciran dari mereka.
Nafisya berusaha sabar dan menahan hatinya untuk tetap tenang, menahan air matanya supaya tidak luruh, hatinya benar-benar sakit mendengar celaan dari orang-orang di kampus.
"Cukup!! cukup!!jaga mulut kalian! hati-hatilah bicara!! apa kalian tidak memiliki etika dengan seenaknya berkata-kata kasar yang menyakiti hati orang lain, apa kalian semua yakin dengan berita itu? apa sudah jelas kebenarannya? "ucap Zaki datang mencegah keributan.
"Rania bawalah Nafisya menuju ruang Dekan"ucap Zaki
"Baik Kak, Terimakasih Kak"jawab Rania berjalan cepat membawa Nafisya menuju ruang Dekan.
"Masuklah, aku tunggu di luar"ucap Rania saat mereka sampai di depan pintu ruang Dekan. Nafisya mengangguk.
Di dalam ruangan dekan Nafisya ditanyai oleh dekan menanyakan tentang benarnya berita tentang dirinya yang beredar di Kampus.
"Demi Allah Pak saya bukan lah wanita simpanan seorang dosen yang mengajar di kampus xxxxx, dan bukan pula simpanan dari pemilik perusahaan Dyandra, kedua orang itu sama, beliau adalah suami saya Zayn Aksa Dyandra Pak,kami menikah 10 bulan yang lalu"ucap Nafisya menunduk.
"Apa kamu tidak berbohong, saya memang sudah mendengar bahwa Pak Zayn sudah menikah tapi sampai sekarang istrinya belum ada yang tau dan di foto-foto yang terpajang di papan pemberitahuan kampus itu apa foto kamu dan.... Pak Zayn?"Nafisya menghela nafasnya pelan.
"Permisi....."
"Apa yang dikatakannya memang benar, dia istri saya Nafisya Ulila Marwah"ucap Zayn masuk keruang Dekan membuat Dekan dan Nafisya terkejut dengan kedatangan Zayn apalagi di luar ruang semakin riuh dengan suara-suara para mahasiswa dan mahasiswi.
Zayn berjalan mendekatkan duduk di samping Nafisya, sedangkan Nafisya masih terkejut dan tidak percaya ternyata suaminya ada di depannya saat ini.
"Kami menikah 10 bulan yang lalu dan jika anda masih tidak percaya ini buku nikah kami"ucap Zayn dengan wajah serius sambil mengeluarkan 2 buah nikah dari dalam jasnya dan memperlihatkannya pada Dekan.
"Kami percaya pada anda Pak, ini kesalah pahaman yang terjadi, dan di kampus ini tidak ada yang tau jika Nafisya sudah menikah apalagi menikah dengan anda orang terhormat Pak"
"Saya minta maaf Pak atas kesalahpahaman dan penyebaran berita tidak benar Nafisya Pak, secepatnya akan saya selesaikan dan meluruskan kebenarannya"
" saya juga minta maaf pada Nafisya sempat meragukannya tadi, kamu tenang saja nama kamu akan kembali bersih"
"Hemmm,,,, memang harus begitu , saya merasa tidak terima istri saya dihujat dan di pandang rendah oleh orang lain,, saya minta pada Anda untuk mengumumkan besok didepan seluruhnya agar semua jelas dan clear"ucap Zayn tegas, Nafisya hanya diam menatap suaminya.
"Terimakasih, kami permisi"ucap Zayn kembali mengambil buku nikahnya dan menarik tangan Nafisya keluar dari ruang Dekan.
Para mahasiswa dan mahasiswi yang berkerumun di depan ruang dekan pada ketakutan mereka mendadak terdiam menutup mulutnya masing-masing, saat Zayn dan Nafisya keluar, mereka semua menunduk memberi jalan untuk Zayn dan Nafisya lewat.
"Sungguh tidak di percaya,jadi yang ada di foto itu adalah Pak Zayn orang terhormat dan berpengaruh adalah suaminya Nafisya"bisik-bisik salah satu mahasiswi.
Zaki juga terkejut mendengar kebenarannya, ternyata Nafisya sudah menikah dengan seseorang yang paling di hormati dan disegani oleh para petinggi kampus yang ada di Yogyakarta bahkan disebut juga dengan dosen terkenal karna kepintaran dan ketampanannya.Pantasan waktu di acara pernikahan Tante Nafisya kemarin, Zaki melihat Nafisya bersama dengan Pak Zayn.
__ADS_1
Zayn membawa Nafisya masuk ke dalam mobil. Mobil melaju meninggalkan area kampus.
...****************...