
Seperti biasa sama dengan pagi-pagi sebelumnya, semua insan disibukkan dengan aktivitas masing-masing menjalaninya perananya , memulai hari ini dengan penuh semangat yang tak pernah pudar,dengan cuaca cerah yang mendukung. bunyi kendaraan berlalu lalang di jalan raya, banyaknya manusia bersilang siur untuk mencapai tujuan masing-masing.
Begitu juga dengan pasutri ini,Zayn yang setiap harinya mengajar istri tercinta menuju kampus, setelah itu baru Zayn menuju kampus dimana dia mengajar.
"Tunggu Fisya"seruan gadis berhijab syar'i itu menghampiri Nafisya
"Ehh.. Iya Ran"ucap Nafisya, gadis yang berpenampilan sama dengan Nafisya itu yaitu Rania teman baru sekaligus dekat Nafisya.
Mereka beriringan sambil mengobrol menuju kelas
"Ehh iya ,Fisya tadi kamu diantar siapa?"tanya Rania
"Ohh... itu... itu Abang aku Ran, emang kenapa?"ucap Nafisya apa adanya
"hemm... ngak ada"ucap Rania tidak membahasnya lagi, karna memang Rania melihat Nafisya turun dari mobil saja, lagian dia juga ngak lihat Abangnya Nafisya.
tidak ada lagi pembicaraan diantara mereka,keduanya masuk ke kelas tak lama setelah itu Dosen pun datang.
Disisi lain
Ayana terlihat sibuk diruangan kerjanya. perusahaan kakaknya sekarang ini dikelola oleh Ayana, sampai ia tidak sadar Kelvin masuk ke ruangannya. lalu duduk di Sofa yang ada diruangan Ayana, pandangannya tidak lepas dari Ayana,tidak bosan-bosannya dia memandang wajah Ayana dengan tatapan serius namun juga menawan.
"Hehkmm..... "merasa ada orang di ruangannya, Ayana langsung mengalihkan pandangannya dari monitor yang ada dihadapannya.
"Kak Kelvin"ucapnya Terkejut
"Hemm.... sibuk banget sampai ngak tau aku ada diruangmu"ucap Kelvin dengan wajah muram.
"Ngak begitu Kak, ini pekerjaannya belum kelar, jadinya harus Ay selesai kan"ucap Ayana masih di kursi tempat duduknya.
"Nanti saja, bukankah ini udah jam makan siang, Ayo kita makan dulu, setelah itu baru dilanjutkan"ucap Kelvin bangkit dari duduknya.
"Ta.. tapi Kak...."ucap Ayana
"Makan siang tidak boleh tunda-tunda Ay, pekerjaan nanti juga bakalan selesai, sudah ayo"ucap Kelvin sudah berdiri dekat Ayana duduk.
Mau tidak mau Ayana menghentikan pekerjaannya dan mengikuti kelvin keluar dari ruangannya.
"Kita makan siang dimana Ay"
"Dilantai paling dasar kan ada kantin, kita makan disana aja, "ucap Ayana
"Pasti disana rame Ay, kamu ngak mau makan di resort atau restoran gitu,masa' bu direktur makan di kantin"usulan kelvin
"Loh apa salahnya kita semua kan sama, masalah jabatan atau pangkat itu bagi Ay biasa saja Kak,sudahlah Kak sekali-sekali kita makan dikantin "ucap Ayana santai
"semakin hari cintaku semakin bertambah pada ku Ay,kamu wanita cantik, baik, sholehah,rendah hati dan tidak sombong betapa beruntungnya jika aku bisa memiliki"batin Kelvin sambil menatap wajah Ayana
"heiii... kak kelvin ada apa? kenapa menatap Ay begitu?kita jadi ngak nih makan siang dikantin?"ucap Ayana
"Iya...iya Ayo"ucap kelvin menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, dirinya terciduk ketahuan menatap Ayana
Mereka berdua makan siang di kantin yang ada di kantor, disana banyaknya karyawan yang antri memesan makanan.kantin itu riuh dengan suara-suara karyawan.Namun saat Ayana dan Kelvin datang semuanya tampak terkejut dan suasana kantin menjadi tenang.
"Bu Ayana"ucap Karyawan menunduk hormat
"Bu Ayana"
"Tumben makan dikantin bu"
__ADS_1
"hehehee......Iya pengen aja makan di kantin,ngak papa kan saya makan dikantin"ucap Ayana ramah.
"tentu saja bu, malahan kami sangat senang,jarang-jarang direktur makan di kantin yang sama dengan karyawan biasa seperti kami ini"Ayana hanya terkekeh mendengar ucapan karyawan
"Mari bu"ucap karyawan tadi berlalu dan dianggukan oleh Ayana
Kelvin memesan makanan untuk Ayana dan dirinya, sedangkan Ayana duduk menunggu.
"Silahkan di makan bu direktur"ucap Kelvin dengan membawa nampan di tangannya
"hahahhaha.... terima kasih tuan Kelvin"ucap Ayana tertawa pelan ,kelvin juga ikut tertawa pelan.
DiLain tempat
derttt... derttt.... bunyi handphone Nafisya
"siapa yang telepon Fisya"ucap Rania
pasalnya mereka berjalan beriringan keluar kelas.
"Tunggu sebentar ya Ran, aku angkat telepon dulu"ucap Nafisya sedikit menjauh dari Rania
""*Assalamualaikum sayang, kamu udah pulang, "ucap Zayn diseberang sana
"wa'alaikumusalam Abang, ini Fisya baru keluar kelas,emangnya kenapa bang?"jawab Nafisya
"Ohh baiklah Abang jemput kamu sekarang ya,tunggu di sana"ucap Zayn
"kenapa tiba-tiba jemput Fisya, emang Abang ngak ngajar lagi"
"Ngak sayang, yaudah Abang kesana ya"
"Assalamualaikum"
"wa'alaikumussalam*"
"tumben sekali abang pulang cepat, emang ngak ngajar lagi apa?"batin Nafisya
setelah selesai menelepon Nafisya kembali ke tempat Rania menunggunya.
"Siapa Fisya?"ucap Rania penasaran
"Abang aku Ran, katanya mau jemput aku, kita sekalian aja Ran"ucap Nafisya
"emang ngak papa Fisya, kalau ngak aku naik taksi aja dari pada merepotkan"ucap Rania segan
"sudah ngak papa kok"ucap Nafisya tersenyum
Mereka berjalan beriringan menuju depan kampus, menunggu Abang Zayn nya Nafisya.
"Fisya aku ngak enak hati lho Sya"ucap Rania
"Ngak papa Kok Abang itu orangnya baik"ucap Nafisya
sekitar 20 menit mereka menunggu, mobil Zayn pun datang berhenti tepat dekat Nafisya dan Rania berdiri.
"Ayo masuk Ran"ucap Nafisya dengan langkah ragu Rania pun masuk ke mobil Zayn duduk dibangku belakang, sedangkan Nafisya duduk di samping Zayn.
Seperti biasa Nafisya menyalami Tangan Zayn begitu juga Zayn mencium kening Nafisya.
__ADS_1
Rania yang melihat pemandangan yang ada didepannya sempat kaget dan bertanya-tanya
"Abang antarin teman Fisya dulu ya bang, kasian dia sendirian nunggu taksi"
"Baiklah"ucap Zayn menoleh sebentar ke belakang.
kedua kalinya Rania kaget bukan main melihat sosok lelaki yang disebut oleh Nafisya sebagai Abangnya itu ternyata blasteran, wajah Zayn yang begitu tampan blasteran Indonesia Belanda, karna memang papanya Zayn orang Belanda.
"Wajahnya Abangnya Fisya blasteran, tidak mungkin mereka kakak adik, Fisya memiliki wajah Khas Indonesia, Ah sudahlah besok aku tanyakan langsung pada Fisya dari pada aku penasaran atau suhuzhon nggak jelas"batin Rania tidak ambil pusing
mobil Zayn melaju meninggalnya kampus Nafisya.
"Kost kamu dimana Ran"ucap Nafisya menoleh pada temannya.
"dekat jalan xxxxx Sya"ucap Rania
"Jauh juga kalo dari kampus ke kost mu"ucap Nafisya
"Heheheh... Iya mau gimana lagi Sya, namanya juga nuntut ilmu dan belajar"ucap Rania
mereka berdua terus mengobrol, sedangkan Zayn hanya menjadi pendengar setia.Hingga tak lama mereka tiba dekat jalan xxxx tempat kost nya Rania.
"Disini aja Sya ,Kost ku udah dekat kok"ucap Rania
"Yakin Ran? "tanya Nafisya
"Iya Sya yasudah aku keluar dulu ya Sya, makasih atas tumpangannya Om, dan juga Fisya, hati-hati di jalan"ucap Rania setelah itu keluar dari mobil Zayn setelah. Nafisya sedikit menurunkan kaca mobilnya melihat temannya, Rania melambaikan tangan kearah Nafisya begitu juga Nafisya. hingga mobil meleset pergi meninggalkan jalan xxxxx.
"Om??? "Nafisya menahan tawa mengulangi apa yang diucapkan temannya tadi
"Kenapa sayang?? "ucap Zayn heran melirik Nafisya sekilas
"Abang ngak dengar Rania bilang abang tadi Om"ucap Nafisya terkekeh
"Apahh!!.... memangnya aku terlihat om-om sayang, keterlaluan banget teman kamu"ucap Zayn masih fokus nyetir dengan wajah merajuk
"Hahahahahha...... mungkin kali bang kelihatan seperti om-om, lebih tepatnya om tampan ya? "ucap Nafisya tertawa pelan
"Ya..ya...ya.... yang jelas Om tampan ini suaminya sayang kan?"ucap Zayn tersenyum tipis ke arah Nafisya
"Itulah kenyataannya suami Ku"ucap Nafisya menarik sudut bibirnya
"Iya Istri kecil ku...."Nafisya terkekeh malu mendengar ucapan Zayn.
Tak terasa Mobil Zayn berhenti di sebuah restoran.
"Kok kita ke restoran abang?"ucap Nafisya heran
"Kita makan dulu sayang, pasti kamu lapar kan,"ucap Zayn
"heheheh... tau aja abang kalo Fisya lapar"ucap Nafisya mengusap-usap perutnya
"Yasudah ayo kita turun"ucap Zayn
Mereka berdua beriringan masuk ke dalam restoran sambil menggenggam tangan,begitulah pasutri yang satu ini selalu menggenggam tangan kemana saja pergi.
apalagi sekarang nafisya udah bisa berjalan normal ya walau agak pincang, tapi setidaknya sudah tidak pake bantuan tongkat dilengannya lagi.
...****************...
__ADS_1
Tdk bosan-bosannya author ingatkan buat like, coment, vote dan juga Rate 5 ya readers, supaya karya author berkembang